cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 245 Documents
ANALISIS CONTRACT CHANGE ORDER (CCO) PADA PEKERJAAN STRUKTUR (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung BTN Kanwil 1 Jawa Barat) : ANALYSIS OF CONTRACT CHANGE ORDER (CCO) ON STRUCTURAL WORK (Case Study: BTN Regional Office 1 West Java Building Construction Project) Noviana, Alvia Anasya; Rahayu, Sri
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v20i2.54892

Abstract

Dalam proyek konstruksi, Contract Change Order (CCO) atau perubahan biaya kontrak merupakan hal yang umum terjadi. CCO adalah penyesuaian biaya yang disebabkan oleh perubahan volume atau lingkup pekerjaan, baik berupa penambahan maupun pengurangan. Dasar hukum mengenai perubahan kontrak ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2010 Pasal 87 Ayat 1. Penelitian ini menganalisis CCO pada pekerjaan struktural dalam proyek pembangunan Gedung BTN Kantor Wilayah 1 Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk mengetahui besarnya biaya akibat CCO serta mengidentifikasi sub pekerjaan struktural yang paling memengaruhi timbulnya CCO. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dokumentasi. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder dari proyek serta referensi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai COR sebesar 29,79%, CORA sebesar 24,63%, dan CORS sebesar 39,98%. Sub pekerjaan struktural yang memberikan pengaruh terbesar terhadap terjadinya CCO adalah pekerjaan pit lift, retaining wall untuk ramp basement, serta ruang pompa dan Ground Gater Tank (GWT). Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan perubahan dalam sub pekerjaan struktural untuk meminimalkan dampak biaya dalam proyek konstruksi.
MENINGKATKAN STABILITAS LAHAN INDUSTRI PESISIR MELALUI TIMBUNAN BATU KAPUR: Studi Kasus Geoteknik dan Keberlanjutan di JIIPE, Gresik, Jawa Timur Cahyono, Heru Setiyo; Ihwalrezky, Zsagheta; Wicaksono, Mochammad Hendy
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v20i2.55022

Abstract

Penelitinan ini mengevaluasi batu kapur lokal sebagai solusi berkelanjutan untuk stabilisasi lahan reklamasi pesisir di JIIPE, Gresik, yang menghadapi tantangan tanah lunak, plastisitas tinggi, dan penurunan permukaan. Melalui uji laboratorium (ASTM/SNI), eksperimen lapangan, dan pemodelan pada area 5 hektar, penelitian mengkaji kelayakan teknis, lingkungan, dan ekonomi material tersebut. Karakterisasi laboratorium menunjukkan sifat optimal Lime Stone: struktur bergradasi baik (65% kerikil, 30% pasir), kandungan karbonat 85%, dan kepadatan kering maksimum 19,8 kN/m³ pada kadar air optimum 12,5%. Implementasi lapangan mencapai pemadatan 95%, mengurangi penurunan segera 57% (12,3 mm vs. 28,7 mm pada tanah asli) dan membatasi penurunan konsolidasi hingga 45 mm dalam 10 tahun (sesuai SNI 8460:2017). Daya dukung ultimat meningkat menjadi 1.850 kPa (Faktor Keamanan = 9,25), melebihi kebutuhan industri, dengan konduktivitas hidraulik 1,2 × 10⁻⁴ cm/s untuk mitigasi likuifaksi. Secara ekonomi, batu kapur menurunkan biaya material 30% (Rp. 85.000/m³) dan emisi transportasi 45%. Pemantauan lingkungan mencatat tidak ada dampak buruk pada air tanah (pH 6,8–7,2). Dengan skalabilitas sebesar 2.000.000 m³ dan ketahanan beban dinamis, Lime Stone menjadi alternatif berkelanjutan pengganti pasir dan kerikil. Temuan ini menawarkan model replikabel untuk pengembangan industri pesisir di negara berkembang yang selaras dengan SDG 9 dan 13.
PEMODELAN ESTIMASI BIAYA STRUKTUR PILE SLAB MENGGUNAKAN METODE COST SIGNIFICANT MODEL (CSM) Diansyah Putra, Rio; Lusiana; Elvira
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55216

Abstract

Estimasi biaya selalu menjadi salah satu elemen yang krusial dalam suatu manajemen proyek secara keseluruhan. Dengan melakukan perhitungan estimasi, maka dapat diketahui biaya yang dibutuhkan dalam suatu proyek. Cost Significant Model merupakan metode estimasi biaya yang menggunakan data historis dari proyek terdahulu dengan fokus komponen biaya yang signifikan berpengaruh pada biaya totel proyek. Pemodelan biaya dilakukan menggunakan data historis dari 5 (lima) lokasi kegiatan konstruksi pile slab yang ada di Kalimantan Barat dari tahun 2021 sampai tahun 2023. Hasil analisis diperoleh bahwa item-item pekerjaan dengan biaya yang berdampak signifikan terhadap total biaya proyek adalah pekerjaan tiang pancang dan pemancangan (X7) yang memiliki kontribusi sebesar 39,5%, pekerjaan tulangan (X6) yang memiliki kontribusi sebesar 30,6% dan pekerjaan beton (X5) yang memiliki kontribusi sebesar 18,1% dengan total persentase kumulatif 88,2%. Hasil analisis pekerjaan yang signifikan diperoleh model estimasi Y=a0+9057436,808(X5) + 1247,276(X6) + 2030633,274(X7). Nilai Akurasi model biaya diperoleh rata-rata minimum sebesar -5,27% dan rata-rata maksimum 6,55 %.
EFFECTIVENESS OF SHOW CAUSE MEETING IMPLEMENTATION IN THE ROAD AND BRIDGE PROJECT WEST SUMATRA PROVINCE Sudiro, Hari; Ophiyandri, Taufika; Hidayat, Benny
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55303

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, masih ditemukan keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan. Untuk proyek yang telah memasuki fase kontrak kritis, perlu dilakukan rapat pembuktian atau Show Cause Meeting (SCM). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas SCM pada proyek pembangunan jalan dan jembatan yang berada di bawah naungan Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat. Dari analisis terhadap empat proyek konstruksi, keterlambatan pekerjaan diketahui dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pelaksanaan SCM mengacu pada Standar Operasional Prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Namun, waktu pelaksanaan dan target realisasi ditentukan berdasarkan hasil diskusi dalam rapat SCM, dengan mempertimbangkan kemampuan kontraktor serta kondisi lapangan. Secara umum, SCM mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian progres pekerjaan, sehingga proyek dapat melewati tahap kontrak kritis dan terhindar dari risiko pemutusan kontrak.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH STYROFOAM TERHADAP BENDA UJI PADA AC-WC MELALUI PENGUJIAN MARSHALL Maya Nabila Delani; Patriotika, Fithriyah
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan limbah styrofoam terhadap karakteristik campuran aspal pada lapisan permukaan jalan atau Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Limbah styrofoam, sebagai salah satu material termoplastik berbasis polistirena, memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam modifikasi campuran aspal guna mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium. Tahapan meliputi persiapan bahan, pencampuran agregat dan aspal dengan variasi kadar styrofoam, pembuatan benda uji, serta pengujian karakteristik Marshall sesuai standar nasional. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, dan parameter volumetrik campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan styrofoam berdampak negatif terhadap performa campuran dengan stabilitas menurun dan kelelehan meningkat seiring dengan penambahan styrofoam. Campuran tanpa styrofoam menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas dan perubahan iklim. Dengan demikian, limbah styrofoam tidak direkomendasikan sebagai bahan tambahan dalam campuran aspal karena tidak memberikan peningkatan mutu teknis. Pemanfaatan limbah non-biodegradable dalam konstruksi perlu dikaji ulang apabila tidak memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan atau kinerja struktural.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN GEDUNG ASRAMA A DAN B UNIVERSITAS XYZ: Optimalisasi Layanan Mahasiswa Menggunakan Metode Benefit-Cost Ratio Nadia Salsabila Nefrin; Ari Syaiful Rahman Arifin
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55528

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis biaya operasional serta pemeliharaan Gedung A dan B Asrama Universitas XYZ. Dalam konteks pengelolaan aset PTN-BH, pengelolaan asrama penting untuk mendukung layanan mahasiswa sekaligus menjadi sumber penerimaan institusi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer dari observasi dan wawancara pengelola, serta data sekunder berupa laporan keuangan operasional dan pemeliharaan. Komponen biaya yang dianalisis meliputi listrik, air, keamanan, kebersihan, layanan internet, serta pemeliharaan rutin dan kolektif bangunan. Analisis dilakukan dengan pendekatan ekonomi teknik menggunakan metode Benefit-Cost Ratio untuk menilai kelayakan ekonomi. Hasil menunjukkan biaya operasional dan pemeliharaan dapat dikelola secara efisien dan masih dalam batas kewajaran. Pendapatan dari penyewaan kamar mampu menutup seluruh biaya, menandakan pengelolaan asrama bisa dilakukan mandiri dan berkelanjutan tanpa membebani institusi. Sistem pengelolaan yang terstruktur dan transparan juga meningkatkan efisiensi pengeluaran serta berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan universitas. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan strategis untuk pengelolaan fasilitas asrama yang efisien dan berkelanjutan.
STUDI KOMPARASI STRUKTUR TANPA DAN DENGAN DINDING GESER: Studi kasus gedung hotel bertingkat sedang Bas Boys, Maher Salal Hesy; Pranata, Yosafat Aji
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis struktur untuk mengetahui pengaruh penggunaan dinding geser pada struktur bangunan gedung bertingkat sedang. Ruang lingkup penelitian yaitu bangunan terdiri dari 15 lantai dengan sistem struktur beton bertulang. Studi komparasi dilakukan untuk membandingkan perilaku struktur gedung dengan dan tanpa dinding geser, khususnya dalam hal deformasi, volume material, serta gaya dalam yang terjadi pada kolom dan balok utama. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak analisis struktur berbasis metode statik ekivalen sesuai standar SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa gedung dengan dinding geser mengalami peningkatan volume material sekitar 3,5% dibandingkan gedung tanpa dinding geser. Namun demikian, penggunaan dinding geser secara signifikan mengurangi nilai simpangan rata-rata hingga 63.07%, yang mengindikasikan peningkatan kekakuan dan stabilitas struktur terhadap beban lateral. Selain itu, gaya dalam pada elemen kolom dan balok mengalami distribusi yang lebih merata dan terkendali pada struktur dengan dinding geser, sehingga mengurangi potensi kerusakan akibat beban gempa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi dinding geser pada gedung bertingkat tinggi merupakan solusi efektif untuk meningkatkan kinerja, meskipun disertai peningkatan penggunaan material.
A ANALYSIS OF THE TENANT'S SATISFACTION IN THE AGAM REGENCY GOVERNMENT'S CIVIL SERVANT LOW-COST RENTAL APARTMENTS USING THE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) METHOD Fashalli, Astrha; Ophiyandri, Taufika; Suraji, Akhmad
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.55961

Abstract

Pemerintah Kabupaten Agam memiliki sebuah rumah susun khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, kualitas bangunan, prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), serta kondisi fisik rumah susun seringkali menjadi masalah. Tingkat kepuasan penghuni dapat menunjukkan kualitas pengelolaan rumah susun, terutama terkait sarana, prasarana, dan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan mencari tahu faktor-faktor yang kurang memuaskan penghuni terkait PSU dan pengelolaan rumah susun. Metode yang digunakan adalah observasi langsung kondisi PSU dan menyebar kuesioner kepada 57 penghuni. Data dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), yang membandingkan tingkat kepentingan dan kepuasan dalam empat kuadran. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada 12 faktor yang dinilai belum memuaskan oleh penghuni. Faktor-faktor tersebut meliputi air bersih, tempat sampah, parkir, pembuangan air limbah, penerangan listrik, internet/wi-fi, sistem proteksi kebakaran, pemeliharaan bangunan, kedisiplinan pengelola, kecukupan SDM pengelola, pelayanan penanganan keluhan, dan ketersediaan tata cara pengaduan. Untuk meningkatkan kinerja, disarankan untuk mengoptimalkan PSU, melakukan pemeliharaan, memperbaiki manajemen pengelolaan, dan menyediakan anggaran yang memadai.
IDENTIFIKASI DAN PENANGANAN RISIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG PARKIR DAN MENARA MASJID AGUNG MEDAN Harahap, Ummi Kalsum; Nurmaidah
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.56194

Abstract

Proyek adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan sekali yang pada umumnya memiliki durasi yang perdek serta memiliki waktu awal dan akhir kegiatannya dengan rincian waktu yang jelas. Pada proses pembangunn bangunan diperlukan manajemen yang baik agar tidak terjadi masalah serta kerugian. Manajemen proyek adalah proses pengelolaan proyek yaitu melalui pengelolaan, penjadwalan sumberdaya di proyek untuk mencapaitarget dan pengalokasian. Pada manajemen proyek ada beberapa manajemen yang dibutuhkan salah satunya manajemen resiko. Proyek konstruksi memiliki tingkat risiko yang tinggi akibat kompleksitas pekerjaan, ketidakpastian kondisi lapangan, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis risiko utama dan mengevaluasi pelaksanaan manajemen risiko pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir Lanjutan Aula dan Menara Masjid Agung Medan. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 jenis risiko, dengan 5 risiko dominan yaitu: perbedaan kondisi tanah dasar, gangguan keamanan proyek, kekurangan tenaga kerja, tambahan lingkup kerja, dan perubahan konstruksi yang telah jadi. Rekomendasi penanganan utama termasuk pengujian kepadatan tanah dan penggunaan pondasi dalam untuk menyesuaikan kondisi tanah.
STUDI SIFAT VISKOELASTIS ASPAL DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH MASKER Ananda Putra, I Gusti Agung; Triguna Sulaksana, Bagus Alit; Hiskia Sahara, Romario Firdaus
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i1.56534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana penambahan limbah masker sebagai bahan aditif meningkatkan sifat mekanistik aspal. Mekanistik reologi aspal dinilai  memakai alat Dynamic Shear Rheometer (DSR) digunakan. Kadar 0%, 1%, 2%, dan 3% dari berat aspal digunakan untuk serat limbah masker medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspal dengan 3% limbah masker memiliki nilai E* tertinggi, yang menunjukkan resistensi deformasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sampel aspal lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan serat limbah masker 3% dapat meningkatkan nilai Modulus Kekakuan Aspal (E*) dan dibandingkan dengan sampel aspal lainnya, menunjukkan perilaku yang lebih elastis dan kaku. Deformasi (Rutting) aspal dengan tingkat penetrasi 60/70 pada suhu 66,5°C lebih kecil dibandingkan dengan aspal dengan 1% limbah masker (69,0°C), aspal dengan 2% limbah masker (72,0°C), dan aspal dengan 3% limbah masker (75,1°C). Berdasarkan data, nilai E* dipengaruhi oleh perubahan suhu yang mengubah karakteristik viskoelastisnya.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue