cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Ditinjau dari Minat Belajar Siswa Arlya Kirana; Iyan Rosita Dewi Nur
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1992

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika dan minat siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau dari Minat Belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Miles dan Huberman. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 14 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, angket dan wawancara. Pengabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) siswa yang masuk kategori minat belajar tinggi memiliki kemampuan pemahaman konsep dalam memberi contoh dari suatu konsep, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk matematika, menginterpretasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah, 2) siswa dengan minat belajar sedang mempunyai kemampuan pemahaman konsep dalam memberi contoh dari suatu konsep dan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk matematika, 3) siswa dengan minat belajar rendah hanya mempunyai kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk matematika.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Dalam Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Maryam Alzanatul Umam; Rafiq Zulkarnaen
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1993

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis dibuktikan dengan sebagian besar siswa tidak bisa merumuskan ulang solusi dari masalah yang diberikan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengkaji kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IX dalam menyelesaikan permasalahan yang berkenaan dengan materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Pada penelitian ini digunakannya metode deskriptif kualitatif. Teknik Simple Random Sampling yang peneliti gunakan untuk memilih subjek penelitian. 13 siswa pada satu MTs di Kabupaten Karawang menjadi subjek penelitian. Instrumen tes dan nontes digunakan pada penelitian ini, tiga soal uraian yang memuat indikator menyatakan kembali sebuah konsep, menyajikan konsep ke dalam representasi matematis, mengaplikasikan konsep algoritma dalam pemecahan masalah. Selanjutnya, untuk instrument nontes berbentuk wawancara tidak terstruktur untuk mengetahui kesulitan siswa. Berlandaskan pada hasil kajian data yang sudah dilakukan, maka didapatkan persentase siswa yang mampu menyatakan kembali sebuah konsep mencapai 23,08%, menyajikan konsep ke dalam representasi matematis mencapai 53,85%, dan mengaplikasikan konsep algoritma dalam pemecahan masalah mencapai 30,77%. Maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa saat mengerjakan soal SPLDV secara keseluruhan tergolong rendah, dengan persentase 35,90%. Faktor penyebab yang turut mempengaruhi pemerolehan rendahnya persentase pemahaman konsep matematis siswa yaitu kurangnya konsentrasi belajar, kebiasaan belajar yang tidak teratur dan metode pembelajaran yang kurang menarik.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII Pada Materi Aritmatika Sosial Dede Indra Dwi Nugraha; Dori Lukman Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan siswa sekolah menengah SMP dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi aritmatika sosial. Dalam artikel ini, mata pelajaran yang dipertimbangkan di salah satu SMP di Kabupaten Karawang, jumlah siswa yang menjadi subjek berjumlah enam orang pada kelas delapan, yang dikelompokkan ke dalam siswa dengan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif tentang bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berkorelasi dengan bagaimana siswa mereduksi dan menyajikan data. Dalam artikel ini, data dianalisis menggunakan empat tahap kemampuan pemecahan masalah matematis, yaitu memahami masalah, merumuskan rencana masalah, memecahkan masalah, dan meninjau kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16,67% siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang tinggi, 50% siswa memiliki kemampuan sedang atau menengah dalam menyelesaikan masalah matematika dan 33,33% memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIII SMP di Kabupaten Karawang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika sedang dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Yanah; Dori Lukman Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1995

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang kemampuan penalaran matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Pada artikel ini, subjek yang diambil dari kelas IX pada salah satu SMP di Karawang sebanyak 6 siswa yang dikelompokkan dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Artikel ini akan dikaji secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Kemampuan penalaran matematis ini akan diukur berdasarkan bagaimana siswa mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, memberikan alasan terhadap suatu kebenaran solusi, menarik kesimpulan logis, dan menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tertulis, atau gambar. Artikel ini mengambil analisis datanya menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari kajian tersebut, terdapat siswa yang memiliki kemampuan penalaran matematis pada kategori tinggi sebesar 33,33%, siswa pada kategori sedang dengan sebesar 16,67%, dan siswa pada kategori rendah sebesar 50%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa kelas IX disalah satu SMP di Karawang dalam menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) masih tergolong rendah.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Pada Materi Teorema Phytagoras M Gina Auliah Ramdan; Lessa Roesdiana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1996

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada materi teorema pythagoras dengan pengkategorian tingkat kemampuan penalaran matematis tinggi, sedang, dan rendah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX sebanyak 20 orang. Bentuk pengambilan data yaitu pemberian 5 butir soal tes tertulis pada subjek terpilih. Hasil penelitian ini menunjukan klasifikasi kemampuan penalaran matematis siswa diperoleh persentase sebesar 33,38% pada indikator membuat generalisasi untuk memperkirakan jawaban dan proses solusi; 20,43% pada indikator melakukan manipulasi matematika; 27,07% pada indikator menggunakan pola dan hubungan untuk menganalisis situasi matematika; dan sebesar 1,63% pada indikator penalaran menarik kesimpulan. Secara keseluruhan didapatkan hasil persentase sebesar 20,63% masuk dalam kriteria rendah.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Himpunan Anggi Pratiwi Zaditania; Redo Martila Ruli
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah pada materi himpunan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP di Karawang dengan subjek penelitian yaitu 19 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan komunikasi matematis berupa 4 butir soal uraian mengenai materi himpunan serta wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh dari 4 butir soal komunikasi matematis yang diberikan mendapatkan hasil untuk butir soal nomor 2 dan 4 termasuk pada kategori rendah dengan persentase , butir soal nomor 1 termasuk kategori sedang dengan persentase >33% sedangkan butir soal nomor 3 termasuk kategori tinggi dengan persentase >66%. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil yang didapat bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa SMP masih tergolong rendah, dimana terdapat 2 dari 4 butir soal yang termasuk kategori rendah. Salah satu penyebab rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dikarenakan pemahaman konsep pada materi himpunan masih terbilang kurang, mengakibatkan kesalahan pemahaman atas apa yang ditanyakan pada soal.
Media Audio Visual dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Studi Tentang Motivasi Belajar Siswa di Masa Pandemi Meifa Kindangen; Jeane Marie Tulung; Berdinata Massang
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.2050

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PAK selama masa pandemi. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran daring. untuk membantu pendidik dalam pelakasnaan pembelajaran PAK di sekolah selama masa pandemi atau wabah Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif dengan metode pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 52 siswa kelas X SMA Negeri 4 Manado pada Tahun Ajaran 2020/2021 yang diambil secara acak. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket yang dibagikan melalui google form. Teknik analisis data dengan menggunakan perbandingan rata-rata pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan hasil post-test motivasi belajar siswa lebih tinggi dibanding hasil pre-test. Dari hasil tersebut maka kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dalam penggunaan media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PAK secara daring di kelas X SMA Negeri 4 Manado.
Peran Kebudayaan Dalam Pembelajaran IPA Di Indonesia: Studi Literatur Etnosains Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.2099

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mensintesis peran budaya dalam pembelajaran IPA di Indonesia. Sumber data terdiri atas artikel-artikel hasil penelitian yang dipublikasi melalui jurnal dan prosiding seminar, baik tingkat nasional maupun internasional. Dokumen artikel dikoleksi mellaui laman Google Scholar dan Science Direct menggunakan kata kunci “etnosains dalam pembelajaran IPA” atau “ethnoscience in science learning”. Selama penelusuran, telah berhasil dikoleksi sebanyak 277 dokumen artikel yang terpublikasi pada rentang tahun 2007 - 2020. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kebudayaan dapat diintegrasikan ke dalam berbagai fasilitas pembelajaran seperti strategi, pendekatan, model dan metode pembelajaran. Berbagai media pembelajaran sains seperti modul, booklet, majalah, buku ajar, komik, lembar kerja dan multimedia juga dapat dikembangkan dari pengetahuan budaya lokal. Hasil belajar sains ini menckaup aspek sikap, keterampilan proses dan penguasaan terhadap produk sains. Kebudayaan yang diintegrasikan atau dijadikan basis dalam pembelajaran sains juga telah terbukti mampu mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan diabad 21 seperti HOTS, keterampilan berpikir kritis, berkolaborasi, literasi sains, berpikir kreatif, dan kemampuan memcahkan masalah. Adapun kesimpulan yang dapat kami ambil dari studi ini adalah peran kebudayaan dalam pembelajaran sains di Indonesia dibedakan menjadi 3 aspek yaitu aspek pedagogi, sebagai sumber belajar dan mampu meningkatkan dan mengembangkan berbagai hasil belajar sains.
Developing Ability to Collect Patterns Using Natural Material Media in Class IV Students Mohammad Archi Maulyda; Muhammad Erfan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.2117

Abstract

This research is based on the results of observations and experiences of researchers, that cognitive ability in compiling patterns is still low. The use of natural material media will be more fun for children in compiling patterns, because natural material media are very interesting for children. Based on this background, the problems studied were formulated, namely: "Can using natural material media develop the ability to compose patterns in fourth grade students?". This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach with a sample of fourth-grade students in an elementary school in the city of Mataram. This research was conducted in three cycles, using an assessment instrument in the form of sheets of the ability to compose patterns with natural materials media and teacher observation sheets. The results of this study, namely the media of natural materials proved successful and able to develop the ability to compose patterns in fourth-grade elementary school students. This can be seen from the results of data analysis on the use of natural media in the first cycle reaching 58.34%, the second cycle 70.84%, ​​and the third cycle 87.50%. Based on the results of the study, it can be concluded that the act of learning through the use of natural media can develop the ability to compose patterns in fourth-grade students in elementary schools.
Media Puzzle Daur Hidup Hewan Untuk Menstimulasi Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Siswa Sekolah Dasar Andi Wibowo; Istiqomatul Mufidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.1848

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media puzzle pada materi daur hidup hewan, mengetahui tingkat kelayakan media puzzle daur hidup hewan dan untuk mengetahui tingkat keefektivan media puzzle yang digunakan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Brog and Gall. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa, (1) Tingkat kelayakan hasil uji coba pengembangan media puzzle dari ahli media diperoleh rata-rata 98,9% dengan kategori sangat valid/sangat baik sedangkan dari ahli materi diperoleh rata-rata 93,2% dengan kategori sangat baik. (2) Tingkat keeefektivan dari media puzzle daur hidup hewan dilihat dari tes hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa sebelum menggunakan media puzzle memperoleh hasil dengan rata-rata 66,75 sedangkan hasil belajar setelah menggunakan media puzzle memperoleh hasil belajar dengan rata-rata 84,4375. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran puzzle daur hidup hewan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa

Page 43 of 118 | Total Record : 1180