cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Student’s Perception on Classroom Management During Online Learning Agus Rofi’i; Rama Dwika Herdiawan; Ai Rosidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4502

Abstract

Learning activities are usually carried out face-to-face, but teachers also conduct online learning. Everyone is using technology, and it's easier for students and teachers to communicate. This study aims to describe students' perceptions of classroom management during online learning and find out the obstacles students face. This research uses a descriptive qualitative method. The data collection technique in this study used a questionnaire distributed in the form of a Google form regarding students' perceptions of online English learning. Respondents from semester 6 consisted of 10 students. The results of this study indicate that most students have many obstacles in online learning. Online learning is considered less effective to be applied in the learning process. Therefore, this data proves that research respondents have a negative perception of classroom management used by lecturers in online learning. The results of the study concluded that class management during online learning was not well received by students, so institutions need to make their students more comfortable, and lecturers need to improve class management.
Pengembangan Media Literasi Fisik (Melifis) bagi Siswa Sekolah Dasar Wiwik Rosiana; Prayogi Dwina Angga; Muhammad Tahir
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4707

Abstract

Media literasi fisik dapat menjadi salah satu solusi untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang aktivitas fisik. Tujuan penelitian dan pengembangan adalah untuk menghasilkan produk berupa Media Literasi Fisik (Melifis) dan menguji kelayakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model Sugiyono yang terdiri dari 10 tahapan yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produk massal. Penelitian dan pengembangan mengambil lokasi di SDN Setumbak, Nusa Tenggara Barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan media literasi fisik yaitu angket validasi untuk ahli materi dan ahli media, angket respon guru kelas dan respon siswa sebagai pengguna produk. Berdasarkan hasil uji validasi ahli materi, diperoleh hasil persentase terhadap media yang dikembangkan yaitu poster, pamflet dan mading secara berturut-turut 90%, 87.5%, 90% dan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak. Sedangkan pada hasil uji validasi ahli media diperoleh hasil persentase sebesar 83.33% untuk poster, 81.94% untuk media pamflet dan 81.94% untuk media mading atau memiliki kriteria sangat layak untuk digunakan. Penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan telah menghasilkan produk berupa media poster, pamflet, dan mading. Materi yang difokuskan pada Melifis diantaranya mengenai aktivitas fisik anak SD diantaranya yaitu: pengertian aktivitas fisik, manfaat aktivitas fisik, pentingnya aktivitas fisik, jenis-jenis aktivitas fisik, macam-macam aktivitas fisik, dan intensitas, durasi, dan frekuensi.
Model Pembelajaran Numbered Head Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Dedi Kusnaeni; Lalu Hamdian Affandi; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa di sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Nonequivalen Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 43 Ampenan pada bulan Januari hingga Februari 2023. Dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh diperoleh sampel penelitian siwa kelas V sebanyak 2 kelas masing-masing 26 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes berbentuk soal pilihan ganda. Data yang terkumpul diolah dengan teknik statistik inferensial menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran NHT sebesar 78,50 sedangkan pada kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata hasil belajar 73,12. Rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran NHT dibanding kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan perhitungan pengujian perbedaan rata-rata dua sampel (uji-t) diketahui ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran NHT dengan model pembelajaran konvensional. Jika merujuk rata-rata yang diperoleh, hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran NHT lebih dibanding model pembelajaran konvensional. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meingkatkan hasil belajar IPS Siswa sekolah dasar.
Metode Pembiasaan Baik Untuk Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik Siswa Sekolah Dasar Eva Maela; Veryliana Purnamasari; Iin Purnamasari; Siti Khuluqul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4820

Abstract

Pembiasaan baik dalam kegiatan di sekolah merujuk pada kegiatan yang dilakukan secara konsisten dan terarah untuk membentuk karakter peserta didik yang baik dan positif. Kegiatan pembiasaan baik dapat dilakukan dalam bentuk program-program sekolah, aturan-aturan sekolah, dan kegiatan sehari-hari di kelas. Tujuannya adalah untuk membentuk pola perilaku yang positif dan membantu peserta didik untuk mengembangkan karakter yang baik dan berkualitas. Penelitian  ini membahas mengenai dampak pembiasaan baik terhadap karakter peserta didik SD N Karanganyar Gunung 02 Semarang. Pembiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dan terarah dapat membentuk karakter peserta didik, seperti rasa disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan baik yang diterapkan di sekolah memiliki dampak positif terhadap karakter peserta didik, pada indikator disiplin waktu memperoleh 86% dengan kualifikasi sangat baik, kemudian indikator disiplin menegakkan aturan memperoleh 74,3% dengan kualifikasi baik, selanjutnya pada indikator disiplin sikap memperoleh 83% dengan kualifikasi sangat baik, dan pada indikator disiplin dalam bberibadah memperoleh 87,5% dengan kualifikasi sangat baik.  Dengan demikian, pembiasaan baik perlu diterapkan secara konsisten dan terarah di sekolah untuk membentuk karakter peserta didik yang lebih baik sehingga peserta didik menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, jujur, rajin, dan memiliki semangat pantang menyerah.
Penggunaan Aplikasi Canva pada Pembelajaran di Sekolah Dasar Anisatun Hidayatullah; Filia Prima Artharina; Sumarno Sumarno; Endang Rumiarci
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4823

Abstract

Penggunaan media dalam pembelajaran sangatlah penting karena berguna untuk upaya meningkatkan mutu pendidikan. Kenyataan di lapangan menunjukkan kualitas pembelajaran masih sangat rendah. Rendahnya kualitas pada pembelajaran banyak dikarenakan oleh menurunnya minat dan motivasi belajar siswa. Kurang menariknya pembelajaran yang dibawakan oleh guru menyebabkan siswa merasa bosan mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan Aplikasi Canva pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan aplikasi canva pada guru kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang dalam pembelajaran abad 21. Penggunaan aplikasi canva oleh guru kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang terlaksana dengan baik dan relevan dengan pembelajaran abad 21. Guru kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang menggunakan aplikasi canva untuk membuat media pembelajaran dalam bentuk presentasi pendidikan, lembar kegiatan peserta didik, lembar evaluasi. Pembelajaran abad 21 yang dilaksanakan oleh guru kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang membekali peserta didik keterampilan 4C yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman. Dampak penggunaan aplikasi canva oleh guru kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang dalam pembelajaran abad 21 yaitu peserta didik menjadi aktif, peserta didik menjadi kreatif, dan peserta didik menjadi percaya diri.
Penggunaan Chromebook Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Sambirejo 02 Semarang Ayu Puji Astuti; Suyoto Suyoto; Sumarno Sumarno; Endang Rumiarci
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Chromebook dalam pembelajaran IPA pada peserta didik kelas IV SD Negeri Sambirejo 02 Semarang. Fokus dari penelitian ini yaitu: 1) Langkah-langkah penggunaan Chromebook. 2) Perolehan belajar. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan objek penelitian SD Negeri Sambirejo 02 Semarang. Subjek penelitian ini adalah: 1) Kegiatan pembelajaran dengan penggunaan Chromebook. 2) Peserta didik kelas IV 3) Guru Kelas IV. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat pengumpulan data adalah lembar observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Chromebook dalam pembelajaran IPAS meningkatkan perolehan belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Sambirejo 02 Semarang. secara kualitatif, hal ini tampak dari hasil pengamatan dan hasil wawancara yang dilakukan bahwa sebagian besar peserta didik menyatakan senang terhadap penggunaan Chromebook dalam pembelajaran dan cukup memudahkan dalam memahami materi pembelajaran.
Model Problem Based Learning Pada Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Khoirun Nisa; Farida Nursyahidah; Henry Januar Saputra; Agus Junaidi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia kelas III di SDN Panggung Lor Semarang Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi data, teknik pengumpulan data menggunakan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dilakukan analisis terhadap data yang telah diperoleh. Subjek yang diteliti yaitu seluruh peserta didik yang berjumlah 28 orang di kelas III SDN Panggung Lor. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning menjadikan peserta didik secara aktif mengikuti proses pembelajaran dan membantu peserta didik untuk berpikir secara kritis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa nilai ketuntasan yang diperoleh peserta didik dengan rata-rata 78,57% dari seluruh peserta didik yang berjumlah 28 orang yang mendapatkan nilai diatas KKM berjumlah 22 orang setelah dilakukan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN Panggung Lor Semarang Utara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  Model Problem Based Learning Pada Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Penggunaan Media Diorama di Sekolah Dasar Lia Sri Budiani; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4865

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan alasan kurangnya kemampuan siswa sekolah dasar menulis esai deskriptif. Hal ini terungkap dari observasi awal yang menunjukan bahwa siswa tampak kesulitan dalam menulis esai deskriptif sehingga hasil belajar menulis karangan deskriptif sangat rendah. Untuk mengatasinya, media diorama diduga dapat menjadi solusi untuk persoalan itu . Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas IV SDN 2 Pameungpek. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Pameungpek yang berjumlah 34 orang. Sebagai metode penelitian digunakan metode PTK dimana dilaksanakan dalam dua siklus yang masing- masing terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini wawancara, angket dan tes esai digunakan sebagai teknik pengumpulan data untuk mengecek kemampuan menulis esai deskriptif. Proses analisis ini terdiri dari pengisian kuisioner berpikir kreatif, pre-test, pelaksanaan kegiatan serta post-test. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan nilai rata- rata kemampuan menulis esai deskriptif dari mulai prasiklus diperoleh skor  rata- rata kelas 54,35%, siklus 1 naik menjadi 65,26%, sedangkan siklus II menjadi 75,12%. Berdasarkan hasil tersebut, ditemukan bahwa dengan menggunakan media diorama dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis  karangan deskripsi  siswa sekolah dasar.  
Kesalahan Penulisan Bahasa Arab dalam Pembelajaran Imla’ bagi Siswa Kelas IV Madrasah Ibtida’iyah Mu’alim Wijaya; Anna Kholifah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4887

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kesalahan penulisan bahasa Arab yang sering terjadi saat pembelajaran dikte. Dalam penelitian ini, tes, observasi, dan wawancara adalah prosedur yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan saat pembelajaran dikte sering melibatkan penulisan huruf hijaiyah, tanwin, dan tanda baca. Studi ini juga mengidentifikasi sejumlah faktor tambahan, termasuk kurangnya latihan menulis dan kesadaran akan norma dikte, yang memengaruhi kesalahan penulisan bahasa Arab. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar pembelajaran dikte ditingkatkan dengan pemberian materi yang lebih menyeluruh dan latihan menulis yang lebih teliti. Dengan demikian, hal ini dimaksudkan agar dapat membantu siswa mempelajari imla' dan meningkatkan kemampuan menulis bahasa Arab sekaligus mengurangi kesalahan penulisan bahasa Arab.
Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Motivasi Serta Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPA Yonathan Daniel Sampe Bangun; Herry Sanoto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4891

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dan juga hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran IPA. Subjek panelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Tingkir Lor 01 Salatiga yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, yang dimana satu siklus terdiri dari dua pertemuan. Untuk teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket untuk mengukur motivasi belajar siswa dan soal tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil  penelitian membuktikan bahwa peningkatan untuk motivasi belajar pada siklus I 50% pada pertemuan pertama dan kedua dengan rata-rata 76,3 dan pada tahap siklus II terjadi peningkatan di pertama mencapai persentase 64% dan meningkat lagi dipertemuan kedua menjadi 75% dengan rata-rata 80 disiklus II. Sedangkan untuk hasil belajar sendiri tingkat persentase ketuntasan disiklus I pertemuan pertama adalah 10% di pertemuan kedua menjadi 32% untuk siklus II pertemuan pertama meningkat 67% dan dipertemuan kedua mencapai 100%. Penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa.

Page 73 of 118 | Total Record : 1180