cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Menentukan Ide Pokok Paragraf Delfira Anggraeni Ciptaning Tiyas; Qoriati Mushafanah; Husni Wakhyudin; Darsimah Darsimah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4819

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning untuk menentukan ide pokok suatu paragraf. Guru menerapkan model Problem Based Learning dalam pembelajaran karena dengan model itu bisa membantu untuk menganalisis memecahkan masalah yang diberikan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dimana subjeknya adalah seluruh siswa kelas IVA SDN Sendangmulyo 02 Semarang dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan dalam bahan penelitian ini. Dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, pengetahuan yang diperoleh dari sudut pandang guru tentang proses pembelajaran yang diterapkan dmendapat kualifikasi baik. Untuk hasil nilai rata-rata siswa kelas IVA dalam menentukan ide pokok suatu paragraf dengan model Problem Based Learning telah diketahui nilai rata-rata yang diperoleh mendapat kualifikasi baik berartinya siswa sudah menguasai pembelajaran. Siswa memperoleh nilai mulai dari perlu bimbingan hingga baik sekali. Siswa yang mendapatkan baik sekali ada 14 anak, dengan nilai baik 8 anak, dengan kriteria cukup ada 3 anak dan dengan predikat perlu bimbingan ada 2 anak.
Manajemen Full Day School Dalam Peningkatan Karakter Relegius Peserta Didik Eka Diana; Ainayatul Kholila
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen full day school dalam meningkatkan karakter religius siswa MTS Negeri 1 Probolinggo. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai pendekatan pengumpulan data dalam penelitian ini. Sedangkan analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman untuk reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen  full day school untuk meningkatkan karakter religius siswa di MTS Negeri 1 Probolinggo meliputi beberapa langkah yaitu perencanaan, pelaksanaaan dan evaluasi. Perencanaan dalam manajemen  full day school di MTS Negeri 1 Probolinggo meliputi tiga tahap, yaitu mengartikulasikan visi dan tujuan, menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, mendisiplinkan siswa melalui punishment dan rewerd, yang terahir mengimplementasikan perencanaan melalui metode dan model pemebelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi siswa. Pelaksanaan manajemen  full day school di MTS Negeri 1 Probolinggo memiliki tahapan berupa pelaksanaan dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakulikuler dan kegiataan pembiasaan. Evaluasi manajemen  full day school di MTS Negeri 1 Probolinggo dilakukan untuk menilai serta membenahi program yang dirasa perlu adanya peningkatan dengan tahapan evaluasi konteks (context), program tersebut sudah tepat, Evaluasi Masukan, Evaluasi proses, Evaluasi produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sekolah mampu meningkatkan karakter religius siswa melalui manajemen  full day school yang dibuktikan dengan perilaku siswa yang menggambarkan nilai-nilai religius.
Pemahaman Hak dan Kewajiban Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar Wahyu Azim Utomo; Fine Refiane; Aryo Andri Nugroho; Maryati Maryati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman hak dan kewajiban untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas III di SDN Pandeanlamper kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh analisis materi hak dan kewajiban terhadap kedisiplinan siswa kelas III. Penelitian dilakukan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi.  Dengan sampel berjumlah 28 siswa kelas III. Penelitian dilakukan dalam waktu 2 hari dan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian materi hak dan kewajiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kedisiplinan siswa kelas III SDN Pandeanlamper 03, setelah diberikan materi hak dan kewajiban. Dari data yang diperoleh, terdapat kenaikan persentase kedisiplinan siswa dari 75% menjadi 96,43%. Hal ini menunjukkan bahwa analisis materi hak dan kewajiban memiliki pengaruh positif dalam membentuk kedisiplinan siswa tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengajaran materi hak dan kewajiban memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan siswa kelas III SDN Pandeanlamper 03. Oleh karena itu, guru sebaiknya terus memperhatikan dan meningkatkan cara penyampaian materi hak dan kewajiban agar dapat lebih efektif dalam membentuk kedisiplinan siswa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa analisis materi hak dan kewajiban dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas III di sekolah dasar.
Pengembangan Instrumen Tes Numerasi Pada Asesmen Kompetensi Minimum Yang Bernilai Budaya Lokal Nisa Aprilia; Yani Setiani; Cecep Anwar Hadi FS
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang bernilai budaya lokal. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau R&D dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: (1) tahap analisis dengan melakukan analisis kurikulum, analisis materi belajar dan analisis peserta didik, (2) tahap perancangan dengan menentukan tujuan tes, menyusun kisi-kisi, dan penulisan soal, (3) tahap pengembangan dengan melakukan validasi dari ahli materi, ahli evaluasi dan ahli budaya serta memperbaiki butir soal atas masukan dan saran dari para ahli, (4)tahap pelaksanaan dengan melakukan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar dan (5) tahap evaluasi untuk mengetahui kualitas dari instrumen yang telah dikembangkan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Serang. Dari uji validitas diperoleh bahwa 20 butir soal valid, uji reliabilitas didapat nilai koefisien 0,8747 untuk soal objektif dan 0,8038 untuk soal uraian, dimana dari hasil tersebut didapat kriteria sangat tinggi untuk soal objektif dan tinggi untuk soal uraian, tuji tingkat kesukaran diperoleh sedang untuk semua soal dan uji daya pembeda memenuhi kriteria baik sekali.
Pengelolaan Literasi Digital Berbasis SMART Menuju Good Practice School Linda Maulia Efendi; Moch. Tohet
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4848

Abstract

Artikel ini membahas tentang Pengelolaan Literasi Digital Berbasis Smart di SMA Tunas Luhur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Studi kasus, subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, waka kurikulum, staf perpustakaan dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian ini adalah peneliti ingin menjelaskan mengenai Pengelolaan Literasi Digital Berbasis Smart Menuju Good Practice School di SMA Tunas Luhur. Data penelitian ini diperoleh melalui kegiatan wawancara dan observasi, dan dokumentasi. Pada tahap berikutnya peneliti melakukan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Literasi Digital Berbasis SMART menuju Good Practice School telah berhasil dilakukan di SMA Tunas Luhur. Hal ini dapat dicapai melalui kegiatan literasi digital yang mampu melibatkan siswa dalam pembelajaran aktif, didukung oleh pengelolaan yang baik dan keterlibatan masyarakat yang aktif dalam kegiatan sekolah. Namun seiring berjalannya waktu kegiatan literasi tidak hanya sekedar membaca dan menulis saja. Literasi diartikan sebagai kemampuan untuk mengidentifikasi, memahami, dan berpikir. Literasi melibatkan serangkaian pembelajaran mengembangkan pengetahuan, berpikir kritis dan potensinya serta berpartisipasi dalam komunitas peserta didik.
Problematika Pembelajaran Maharah Qiro’ah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mualim Wijaya; Faiqotul Hikmah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4880

Abstract

Keterampilan membaca (maharah qira’ah) merupakan salah satu keterampilan dalam pembelajaran bahasa Arab setelah keterampilan berbicara. Maharah qira’ah adalah kemampuan membaca teks bahasa Arab dengan fashih sesuai dengan makharijul huruf, harakat, dan kaidah bahasa Arab  serta memahami isi teks tersebut dengan tepat. Namun banyak ditemukan permasalahan yang dihadapi siswa ketika mempelajari bahasa Arab, sebagai bahasa asing di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kesulitan membaca teks berbahasa Arab pada siswa madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan di di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Gunung Geni  dengan sumber data adalah para siswa dan guru pengajar Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan siswa sulit membaca teks bahasa arab. Penyebab internal antara lain kurangnya minat membaca, kurangnya pengetahuan dan pemahaman tata bahasa Arab, khususnya Nahwu dan Shorrof, serta kurangnya penguasaan mufrodat. Ada pun faktor eksternal disebabkan oleh kondisi lingkungan, ketiadaan sumber belajar seperti buku pelajaran, dan pemanfaatan media pembelajaran yang kurang memadai  
Faktor Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Belajar Matematika Muhammad Naufal Farhan; Jumardi Jumardi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4934

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang penting dikuasai karena sangat erat kaitannya dengan kehidupan nyata. Namun banyak siswa di sekolah yang beranggapan bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui faktor apa saja terhadap kesulitan siswa dalam belajar matematika yang terjadi pada kelas 5 SDN Kali Baru 3 Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penggambaran beberapa temuan di lapangan, subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas 5 dan di pilih  8 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan subjek yang telah di tentukan. Hasil penelitian ini dapat di kemukakan bahwa : Kesulitan belajar yang terjadi siswa kelas 5 SDN Kali Baru 3 Bekasi di sebabkan oleh dua faktor yaitu faktor intern dan ekstern. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya kesulitan belajar matematika pada siswa kelas 5 di SDN Kali Baru 3 Bekasi masih tinggi. Berdasarkan wawancara dengan siswa terlihat dari tidak sukanya siswa terhadap mata pelajaran matematika, sulitnya mengerjakan soal matematika, tidak aktifnya siswa dalam bertanya kepada guru dan kurangnya siswa untuk mendapatkan bimbingan khusus sehingga siswa mengalami kesulitan belajar matematika.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar Berdasarkan Teori Maslow Dhea Ayu Nadila Ramadhani; Yuyu Yuhana; Etika Khaerunnisa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi persamaan linear dua variabel yang ditinjau dari motivasi belajar siswa berdasarkan teori Maslow. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa tes tertulis, instrumen non tes berupa angket motivasi belajar yang didasarkan dari teori Maslow, dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis mengenai materi sistem persamaan linear dua variabel, instrumen non tes berupa kuesioner, dan wawancara semi terstruktur. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Ciruas dan diambil sampel sebanyak enam siswa berdasarkan Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, visualisasi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa yang memenuhi seluruh aspek hierarki teori Maslow memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, hal ini terlihat dari perbedaan cara menjawab soal. Siswa yang memenuhi seluruh aspek hierarki teori Maslow berusaha menjawab sedetail mungkin agar jawabannya jelas, sedangkan siswa yang hanya memenuhi sebagian aspek hierarki teori Maslow menjawab soal dengan seadanya tanpa penjelasan lebih mendetail.
E-Modul Matematika Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Pengetahuan Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Lusi Syah Putri; Yani Setiani; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5002

Abstract

Latar belakang penelitian ini karena adanya keterbatasan dan kurangnya inovasi bahan belajar sehingga mempengaruhi minat belajar siswa menjadi rendah. Hal tersebut berdampak pada kinerja siswa untuk belajar dan menyebabkan kemampuan pemecahan masalah siswa juga semakin rendah. Adapun penyisipan wawasan mengenai objek budaya lokal daerah pada bahan belajar juga masih relatif jarang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan e-modul interaktif bermuatan pengetahuan objek budaya lokal banten dengan pendekatan problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah; 2) mengetahui kelayakan e-modul; 3) mengetahui keefektifan penggunaan e-modul. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE(Analyze, Design, Development, Impelemntation, Evaluation). Data dikumpulkan menggunakan angket, tes, dan wawancara. Subyek uji coba e-modul adalah kelas VII SMPN 8 Kota Serang. Teknik analisis data meliputi uji validitas, keefektifan, dan kepraktisan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Tingkat validitas materi termasuk dalam kriteria “Cukup Valid” yang didapatkan dari 4 ahli materi dan validitas media yang termasuk dalam kriteria “Sangat Valid” yang diperoleh dari 3 ahli media; 2) Tingkat kepraktisan dari e-modul berdasarkan rata-rata angket respon guru sebesar 85% dan angket siswa sebesar 87%. E-modul yang dikembangkan masuk dalam kriteria sangat praktis; 3) E-modul memenuhi kriteria keefektifan “Cukup Efektif” dengan tingkat peningkatan kemampuan pemecahan masalah “Sedang”.
Keberagamaan dan Pola Belajar Siswa Berprestasi Akademik di Sekolah Menengah Atas Asdlori Asdlori
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5016

Abstract

Keberagamaan dan kemampuan akademik siswa merupakan bekal pokok dalam mendidik anak secara utuh. Keduanya menjadi penting karena bermuara pada satu sumber pokok yang sama, yakni proses pendidikan di sekolah. Proses pendidikan tersebut berperan besar melakukan pembentukkan siswa, sehingga penelitian tentang bagaimana tingkat keberagamaan siswa berprestasi dan bagaimana pola belajar siswa berprestasi, serta bagaimana peran keberagamaan dalam pola belajar siswa berprestasi menjadi penting. Maka tujuan penelitian ini adalah menemukan tingkat keberagamaan siswa, pola belajar siswa, dan peran keberagamaan dalam pola belajar siswa berprestasi. Penelitian bertempat di SMA Negeri 1 Magelang Jawa Tengah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara peneliti langsung turun ke lapangan, dengan teknik observasi partisipan dan teknik wawancara mendalam. Analisis dilakukan secara induktif dengan model interaktif dan interpretatif. Temuan penelitian ini adalah : 1) tingkat keberagamaan yang tinggi pada siswa berprestasi adalah hasil pendidikan agama yang didukung oleh kultur keberagamaan di sekolah dan keluarga; 2) pola belajar siswa berprestasi yang memiliki tingkat keberagamaan dan prestasi akademik tinggi menggunakan bentuk pola belajar disiplin-mandiri, tekun-istikamah, optimis-percaya diri, dan pembiasaan-pembudayaan; 3) nilai-nilai agama dalam keberagamaan siswa memiliki peran penting sebagai landasan nilai dalam membentuk pola belajar siswa untuk berprestasi.

Page 71 of 118 | Total Record : 1180