cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Pada Muatan Bahasa Indonesia Kelas 3 di Sekolah Dasar Ilyun Navida; Rasiman; Dina Prasetyowati; Rafika Nuriafuri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kemampuan literasi membaca peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) Menemukan hambatan yang dialami peserta didik dalam literasi membaca, (3) Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data : reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Kemampuan literasi membaca peserta didik dengan kategori tuntas berjumlah 2 peserta didik. Kemampuan literasi membaca kategori tidak tuntas yaitu 2 peserta didik. Faktor penghambat literasi membaca yaitu pengaruh televisi dan gadget, motivasi dan minat, kurangnya perhatian orangtua. Sedangkan faktor pendukung kemampuan literasi membaca yaitu pembiasaan literasi, bimbingan khusus dari guru, dan pemanfaatan sarana prasarana.
Muatan Nilai Pendidikan Karakter pada Buku Tematik Tema 4 Kewajiban dan Hakku Subtema 1 Kelas III SD Yuyun Hartita; Muhammad Tahir; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4933

Abstract

Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan bertujuan bukan hanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak didik saja, namun juga menjadi wadah untuk membentuk karakter anak didik. Pendidikan karakter harus dilakukan dalam dunia pendidikan agar peserta didik dapat membentuk karakter dan mengolah diri dari hal-hal negatif. Oleh karenanya setiap perangkat pembelajaran yang digunakan harus mampu menanamkan karakter pada anak didik, termasuk juga buku pelajaran. Penelitian ini berusaha menganalisis muatan nilai-nilai pendidikan karakter pada buku tematik terbitan Tiga Serangkai Pustaka Mandiri pada Tema 4 Kewajiban dan Hakku, Subtema 1 Kelas III SD/MI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan nilai-nilai pendidikan karakter pada buku tematik terbitan Tiga Serangkai Pustaka Mandiri tema 4 kewajiban dan hakku, subtema 1 kelas III SD/MI edisi revisi tahun 2019. Dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dokumen terdiri atas tiga proses yaitu pereduksian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data nilai-nilai karakter yang ditemukan pada subtema 1 yaitu nilai religius, nilai nasionalisme, nilai integritas, nilai mandiri dan nilai gotong royong. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan ditemukan sebanyak 132 data nilai karakter pada subtema 1. Adapun rincian setiap data nilai karakter tersebut yaitu: (1) religius 26; (2) nasionalisme 23; (3) integritas 38; (4) mandiri  23; (5) gotong royong 22. Berdasarkan hasil analisis pada buku tematik terbitan tiga serangkai pustaka mandiri tema 4 kewajiban dan hakku, subtema 1 kelas III SD/MI edisi revisi tahun 2019 memuat 5 nilai karakter sesuai Permendikbud No 20 tahun 2018.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Menggunakan Metode Debat Kelas V Gabriel Frieska Kirana; Herry Sanoto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil akhir yang jelas mengenai model pembelajaran debat guna peningkatan keterampilan berbicara juga hasil belajar kognitif. Dilaksanakan pada 17 s.d 25 Mei 2023 menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek pada penelitian adalah peserta didik kelas V SD Negeri 1 Tepusen yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes, observasi, dokumetasi, dan wawancara. Penelitian ini berjalan sebanyak 2 siklus, dengan tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa keterampilan berbicara pada siklus I pertemuan pertama, presentase ketuntasannya adalah 34% dan pertemuan kedua 41%. Kemudian pada siklus II pertemuan pertama, presentase ketuntasannya adalah 65% dan pertemuan kedua 93%. Selanjutnya pada hasil belajar peserta didik di siklus I pertemuan pertama, presentase ketuntasannya adalah 45% dan pertemuan kedua 55%. Kemudian pada siklus II pertemuan pertama, presentase ketuntasannya adalah 76% dan pertemuan kedua 93%. Penerapan model pembelajaran debat berhasil meningkatkan keterampilan berbicara dan juga hasil belajar kognitif siswa.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Kelas VII Berdasarkan Langkah-Langkah Polya Elma Elma; Dadang Rahman Munandar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5003

Abstract

Tujuan dari riset ini, yaitu melihat kompetensi peserta didik saat memecahkan permasalahan matematis sesuai tahapan Polya. Penelitian ini dilaksanakan sesuai ketentuan penelitian kualitatif deskriptif dimana sebanyak tiga dari tujuh belas orang siswa kelas VII  pada salah satu SMP swasta di Kabupaten Karawang dipilih dengan teknik purposive sample atau dipilih berdasarkan tiga kategori, yakni masing-masing satu orang siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah, sedang, dan tinggi. Dari informasi yang diteliti, berdasarkan tahapan Polya dimana untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah tidak mempunyai keahlian dalam memenuhi semua indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni tidak dapat memahami masalah, tidak mampu untuk menetapkan rencana, tidak mampu untuk melaksanakan rencana dan tidak memverifikasi hasil pekerjaan. Untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah tergolong sedang sudah mampu dalam memenuhi tiga indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni memahami masalah, menyelesaikan pemecahan masalah, dan memverifikasi hasil pekerjaan. Untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah tergolong tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni memahami masalah, menetapkan rencana, menerapkan rencana dan memverifikasi hasil pekerjaan.
Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Anak Laili Sobriani Puspita Sari; Ika Oktavianti; Lintang Kironoratri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak broken home pada motivasi belajar anak di Desa Donorojo RT 07 RW 01 Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Donorojo RT 07 RW 01 Kecamatan Demak Kabupaten Demak dengan mengambil subjek orang tua, guru dan anak sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan pencatatan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak broken home pada motivasi belajar anak berpengaruh terhadap motivasi belajar mengalami penurunan, keluarga yang broken home perhatian dari orang tuanya terhadap anak berkurang sehingga berpengaruh pada dampak motivasi belajar, anak menjadi malas belajar, dan tidak semangat. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dua anak yang mengalami broken home di Desa Donorojo Kecamatan Demak Kabupaten Demak yang berpengaruh pada motivasi belajarnya, hal itu ditunjukkan kondisi S dan Y yang malas untuk belajar, tidak mempunyai semangat, gairah dan motivasi belajar. Saran saya adalah orang tua harus lebih memperhatikan anak khususnya pada saat belajar, sebagai orang tua harus mampu memberikan dukungan serta semangat untuk membangun motivasi belajar anak dan untuk penelitian selanjutnya semoga penelitian ini bermanfaat bagi para peneliti.
Strategi Penanaman Karakter Toleransi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Nurita Dwi Haryanti; Yuni Ratnasari; Lovika Ardana Riswari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter toleransi pada anak usia 10 tahun yang duduk di kelas IV di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kacamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikap toleransi anak usia Sekolah Dasar (SD) usia 10 tahun di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitan ini menunjukkan penerapan pendidikan karakter toleransi melalui teladan dan pembiasaan, pemberian perhatian dan mengajarkan untuk bersosialiasasi yang dilakukan dengan spontan oleh semua orang tua terhadap anaknya ternyata memiliki hasil yang berbeda. Hal tersebut dapat terjadi karena di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dari diri anak itu sendiri, kemudian lingkungan keluarga dan pergaulan anak. Semakin merosotnya moral yang dimiliki anak zaman sekarang dan semakin hilangnya sikap sopan dalam menghormati dan menghargai seseorang membuat pendidikan toleransi penting diberikan sebagai jalan kelar untuk mencegah terjadinya perpecahan, permusuhan dan ketidak sopanan. Sehingga dapat melahirkan Sumber Daya Manusia yang lebih baik dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Penelitian ini hendaknya dapat membuat orang tua menjadi lebih ekstra dalam memberikan pembiasaan dengan cara penyampaian yang lebih mudah untuk dapat dipaham oleh anak.
Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Belajar Pada Anak SD Suprihatin Setyoningsih; Yuni Ratnasari; F. Shoufika Hilyana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5015

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mananamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar anak SD. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Subjek penelitian ini adalah 4 orang tua dan anak. Penelitian ini di laksanakan di desa Danyangmulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian kualitatif yang digunakan meliputi kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 subjek yang menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab dengan baik dan terdapat 2 subjek yang belum sepenuhnya dalam bersikap displin dan tanggung jawab dan Setiap orang tua dalam menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar anak orang tua menggunakan cara yang sama tetapi untuk ditanamkan kepada anak memiliki hasil yang tidak sama hal itu bisa terjadi karena setiap anak memiliki karakter atau sikap yang berbeda- beda, terkadang masih terdapat anak yang di kasih tahu langsung nurut, kadang juga harus diberitahu berkali- kali, sebagai orang tua hanya mengusahakan yang terbaik untuk anaknya. Ada bebarapa cara yang dapat di lakukan oleh orang tua dalam menanamkan sikap tersebut seperti pembiasaan, keteladanan, penyadaran dan pengawasan yang tidak kalah penting juga orang tua berperan sebagai guru(panutan), orang tua sebagai pengajar dan orang tua sebagai pemberi contoh bagi anaknya dalam menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar pada anak di desa Danyangmulyo.
Peran Guru dalam Menemukan dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Peserta Didik di Sekolah Dasar Arsad Asnawi; Cece Rakhmat; Geri Syahril Sidik
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5017

Abstract

Setiap peserta didik memiliki potensi kecerdasan yang unik dan berbeda satu sama lain. Salah satu peran penting guru adalah membantu menemukan dan mengembangkan potensi kecerdasan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam menemukan dan mengembangkan potensi kecerdasan peserta didik, jenis-jenis potensi kecerdasan yang dimiliki oleh peserta didik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keunikan potensi kecerdasan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi terhadap kebiasaan peserta didik di kelas, menemukan bakat pada 10 peserta didik, melakukan wawancara tentang peran guru dalam menemukan potensi dan membimbing peserta didik dalam mengembangkan potensi kepada wali kelas dan 10 peserta didik kelas IV dan V, serta mendokumentasikan kebiasaan dan kemampuan atau bakat peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi peserta didik terlihat sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik yang berasal dari faktor turunan maupun lingkungan. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan motivator dalam mengembangkan jenis potensi kecerdasan peserta didik sesuai dengan teori Howard Gardner yang menyebutkan terdapat 9 jenis kecerdasan yang dimiliki setiap peserta didik. Potensi peserta didik juga dipengaruhi oleh faktor keluarga, terutama keturunan dari gen ayah dan ibu, serta faktor lingkungan sosial.
Media Animasi Motion Graphics Pada Materi Usaha Ekonomi Masyarakat Untuk Meningkatkan Aspek Kognitif Siswa Anwar Abdurrahman; Suyoto Suyoto; Titi Anjarini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5034

Abstract

peningkatkan aspek kognitif siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan media animasi motion graphics pada siswa kelas V SDN Semawung Kembaran Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Semawung Kembaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu, keterlaksanaan media animasi motion graphics yang digunakan sudah sangat baik, ini terbukti dari data hasil lembar keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer. Pada siklus I dengan persentase 96,7% dengan kriteria “sangat baik”. Sedangkan untuk siklus II diperoleh persentase 98,5% dengan kriteria “sangat baik” hasil tersebut didapat dari 3 aspek dalam keterlaksanaan pembelajaran yaitu pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Selain itu aspek kognitif siswa juga meningkat terbukti dari hasil belajar siswa yang meningkat setiap siklusnya. Berdasarkan persentase siswa yang memenuhi standar kompetensi pada pra siklus hasil belajar siswa sebesar 17. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I dengan persentase ketercapaian mencapai  50%. Lalu hasil belajar mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 83%. Dengan demikian ketercapaian kompetensi yang dihasilkan dengan persentase 83% siswa berkategori lulus, melebihi indikator keberhasilan dengan pencapaian kompetensi kelas mencapai lebih dari 70%.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melati Retno Kencono; Nyoto Harjono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5038

Abstract

Matematika masih menjadi salah satu mata pelajaran dengan capaian hasil belajar yang rendah. Situasi ini dialami oleh hampir seluruh siswa, termasuk siswa kelas 5 SD Negeri Bergas Kidul 03. Dari hasil observasi diketahui minat dan hasil belajar siswa di sekolah tersebut masih rendah. Penelitian ini berusaha memperbaiki proses pembelajaran untuk memecahkan permasalahan rendahnya minat dan hasil belajar siswa khususnya pada muatan pelajaran Matematika siswa SD kelas 5 dengan menerapkan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V di SD Negeri Bergas Kidul 03. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar dan non tes berupa skala sikap untuk mengukur minat siswa. Berdasarkan hasil penelitian, pada prasiklus, persentase siswa dengan minat belajar berkategori sangat tinggi masih 0%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 17%. Pada siklus I persentase siswa dengan minat belajar sangat tinggi 0%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 48%. Pada siklus II, persentase siswa dengan minat belajar sangat tinggi 22%, persentase siswa dengan minat belajar tinggi 57%. Sedangkan rata-rata hasil belajar pada setiap siklus yaitu pada prasiklus menunjukkan rata-rata 41,4, rata-rata siklus I sebesar 67 dan rata-rata siklus II sebesar 81,5. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa dari mulai pra siklus hingga siklus II. Dengan demikian, kesimpuan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.

Page 74 of 118 | Total Record : 1180