cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2025)" : 18 Documents clear
IMPROVING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION THROUGH LEARNING MODELSPROBLEM BASED LEARNING ADAPTIVE TECHNOLOGY BASED Pauziah, Fadillah
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7480

Abstract

Student learning motivation is the initial step in the learning process that determines the direction of learning outcomes. Low learning motivation is a habit of conventional and monotonous teaching contexts that do not stimulate student involvement. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of the implementation of the learning model.Problem Based Learning(PBL) based on adaptive technology in improving learning motivation of students in Class X-2 of SMA Negeri 3 Rantau Utara. The study used the Classroom Action Research (CAR) approach with the Kemmis and McTaggart spiral model which was implemented in two action cycles including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were students in class X-2 at SMA Negeri 3 Rantau Utara with a total of 36 students. Data collection instruments were through observation, questionnaires and interviews. Data were analyzed using quantitative descriptive methods. The results of the study showed that learning innovation through Problem Based Learning (PBL) based on adaptive technology had a major impact on significantly improving students' learning motivation, as evidenced byAttention, Relevance, Confidence, as well as Satisfaction The results of the learning motivation indicator components from Keller showed a consistent and significant increase in the average value of student motivation in (Pre-cycle) amounting to 60.2 and (Cycle 1) the average value was 72.1 and (Cycle 2) the average value was 88.6. ModelProblem Based Learning Adaptive technology-based learning is very relevant for use in 21st century learning, especially in building and improving student learning motivation.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI TENGAH KRISIS MORAL DIGITAL: TAWARAN KONSEPTUAL PENDIDIKAN NILAI ERA POST TRUTH Karo, Suratih Muhamad
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7239

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah memicu krisis moral digital, khususnya di kalangan generasi muda sebagai pengguna utama media sosial. Fenomena post-truth memperparah kondisi ini dengan lebih mengutamakan emosi dan keyakinan pribadi daripada fakta objektif dalam membentuk opini publik. Krisis ini menuntut respons pendidikan yang tidak hanya memperhatikan aspek kognitif tetapi juga aspek moral dan etika. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berperan strategis dalam membekali peserta didik dengan nilai-nilai tanggung jawab dan integritas untuk menghadapi tantangan moral di dunia digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian kepustakaan, penelitian ini menawarkan model konseptual untuk mengintegrasikan pendidikan nilai ke dalam pembelajaran PKn, dengan menekankan metode seperti debat kelas, refleksi diri, dan proyek aksi digital. Tujuannya adalah untuk membentuk warga negara digital yang beretika, kritis, dan bertanggung jawab. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai dalam PKn memperkuat ketahanan moral peserta didik dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menyaring informasi dan terlibat secara bijaksana dalam ruang digital.Kata kunci: krisis moral digital, pasca kebenaran, pendidikan kewarganegaraan, tanggung jawab, integritas, kewarganegaraan digital
Implementasi Upaya Non Litigasi Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Desa Rejosari Dalam Perspektif Nilai Nilai Pancasila Maulana, Firdaus Andre
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk penyelesaian sengketa tanah secara non litigasi, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengetahui upaya non litigasi dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila bagi masyarakat Desa Rejosari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyelesaian sengketa dilakukan melalui mediasi dengan pendekatan kekeluargaan yang memuat prinsip keadilan, musyawarah mufakat, kemanusiaan, serta menjaga persatuan antar warga. Faktor pendukung dalam penyelesaian sengketa di antaranya adalah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa, budaya gotong royong, serta dukungan tokoh masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi emosi para pihak, keterbatasan bukti kepemilikan tanah, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Temuan menarik dari penelitian ini adalah praktik mediasi di Desa Rejosari telah mengalami proses lokalisasi nilai, sehingga memunculkan karakter mediasi yang berakar pada nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal masyarakat.Kata kunci: Non litigasi, sengketa tanah
PERAN ASESMEN KEBUTUHAN DALAM MENYUSUN RENCANA STRATEGIS SEKOLAH MENENGAH DI SMAN 1 PANYIPATAN Khairatunnisa, Khairatunnisa; Khairunnisa, Khairunnisa; Anggraini, Sulis; Septian, Dwi; Suhaimi, Suhaimi; Sulistyana, Sulistyana
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asesmen kebutuhan dalam proses penyusunan rencana strategis di SMAN 1 Panyipatan. Asesmen kebutuhan merupakan langkah awal yang krusial dalam manajemen strategis karena memungkinkan sekolah untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual dan kondisi ideal, serta menentukan prioritas pengembangan yang tepat. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, termasuk dokumen RKJM, RKT, dan LAKIP sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen kebutuhan telah menjadi landasan utama dalam penyusunan renstra sekolah, dengan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan. Integrasi asesmen kebutuhan tercermin dalam indikator kinerja dan capaian program strategis sekolah. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya menjadikan asesmen kebutuhan sebagai bagian tak terpisahkan dari manajemen berbasis sekolah yang efektif.Kata kunci: asesmen kebutuhan, rencana strategis, manajemen strategik, SMAN 1 Panyipatan
Pemakzulan Demokrasi oleh Oligarki: Analisis HAN atas Revisi UU KPK yang Melemahkan Perlindungan HAM Rakyat dalam Pemberantasan tindak Pidana Korupsi Rizqon Rangkuti, Muhammad Fauzan
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7582

Abstract

Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) Nomor 19 Tahun 2019 menuai polemik karena dinilai sebagai bentuk pelemahan terhadap lembaga independen yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Melalui pendekatan Hukum Administrasi Negara (HAN), penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses revisi UU KPK mencerminkan dominasi oligarki dalam pengambilan kebijakan publik serta implikasinya terhadap perlindungan hak asasi manusia (HAM) rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Temuan utama dalam studi ini menunjukkan bahwa revisi UU KPK dilakukan secara top-down tanpa pelibatan partisipasi publik yang memadai, sehingga melanggar prinsip-prinsip demokrasi partisipatoris dan transparansi administrasi negara. Penguatan peran Dewan Pengawas, status pegawai KPK sebagai ASN, dan pembatasan penyadapan merupakan contoh konkret intervensi kekuasaan politik terhadap independensi lembaga negara. Kondisi ini merefleksikan gejala pemusatan kekuasaan di tangan elit (oligarki) yang bertentangan dengan prinsip checks and balances serta keadilan substantif. Akibatnya, efektivitas pemberantasan korupsi mengalami penurunan signifikan, dan rakyat kehilangan perlindungan hukum atas hak untuk hidup dalam tata kelola pemerintahan yang bersih. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan reformasi regulasi untuk memastikan bahwa prinsip prinsip negara hukum dan HAM tetap dijunjung tinggi dalam administrasi pemerintahan.
Pembaharuan Kebijakan Surat Izin Mengemudi Seumur Hidup Terhadap Lansia Berdasarkan Asas Dan Tujuan Berlalu Lintas Zuhayr, Gavin Ikbrar; Abdulgani, Ria Kurniasari
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7827

Abstract

Kebijakan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup menimbulkan persoalan hukum dan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Seiring bertambahnya usia, penurunan kemampuan fisik dan kognitif pada lansia dapat berdampak langsung terhadap keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pembaharuan kebijakan SIM seumur hidup terhadap lansia berdasarkan asas dan tujuan berlalu lintas yang menjunjung tinggi keselamatan, ketertiban, dan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan SIM seumur hidup bertentangan dengan asas kehati-hatian dan tujuan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Oleh karena itu, diperlukan pembaharuan kebijakan melalui mekanisme evaluasi kesehatan berkala bagi pemegang SIM lansia, tanpa mengabaikan hak mobilitas mereka. Rekomendasi dari penelitian ini adalah penyesuaian regulasi yang lebih adaptif terhadap dinamika usia dan kondisi kesehatan pengemudi, guna menciptakan sistem lalu lintas yang berkeadilan dan berkeselamatan.Kata kunci: kebijakan SIM, lansia, keselamatan lalu lintas, asas berlalu lintas, pembaharuan hukum
Revolusi Sosial 1946 Di Sumatera Timur Dan Hubungannya Dengan Pemakaian Tradisi Adat Budaya Melayu Di Labuhanbatu Nasution, Ade Parlaungan
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7628

Abstract

Revolusi Sosial Sumatera Timur pada tahun 1946 merupakan peristiwa berdarah yang menandai konflik antara kekuatan revolusioner dan struktur feodal tradisional, termasuk kesultanan dan adat Melayu. Di wilayah Labuhanbatu, peristiwa ini memberikan dampak signifikan terhadap eksistensi budaya Melayu, khususnya sistem adat dan struktur sosialnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak Revolusi Sosial 1946 terhadap tradisi adat budaya Melayu di Labuhanbatu dan melihat sejauh mana warisan budaya tersebut bertahan atau mengalami transformasi. Metode yang digunakan adalah kajian historis kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara terhadap tokoh adat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun struktur kerajaan dan simbol kekuasaan feodal mengalami pelumpuhan, nilai-nilai adat Melayu tetap bertahan dalam bentuk yang lebih fleksibel dan berasimilasi dengan struktur sosial modern. Revolusi Sosial yang terjadi di Sumatera Timur pada tahun 1946 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, khususnya dalam konteks perjuangan melawan sisa-sisa struktur feodalisme yang masih mengakar di masyarakat.Kata kunci: Revolusi Sosial 1946, Adat dan Tradisi Melayu, Budaya Labuhanbatu, Feodalisme
STUDI IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT PARTISIPASI PEMILIH DI KELURAHAN SINGOTRUNAN DALAM PILKADA TAHUN 2024 Fauzi, Adni Maulida; Gumuruh, Andika Ronggo; Anto, Har ji
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat partisipasi pemilih di Kelurahan Singotrunan dalam Pilkada Tahun 2024. Partisipasi pemilih merupakan indikator penting dalam kualitas demokrasi, namun data menunjukkan bahwa hanya sekitar 54,58% pemilih yang menggunakan hak pilihnya, menurun drastis dari Pilkada sebelumnya yang mencapai 82%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, untuk menggali pengalaman dan perspektif masyarakat terkait dengan keputusan mereka dalam berpartisipasi atau tidak dalam pemilu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi rendahnya partisipasi pemilih, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya pemahaman politik, apatisme, serta kekecewaan terhadap pemimpin sebelumnya. Sementara itu, faktor eksternal meliputi minimnya sosialisasi penyelenggara pemilu, kesibukan pekerjaan, dan terbatasnya akses ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pendidikan politik, strategi sosialisasi yang lebih efektif, serta peran aktif tokoh masyarakat dalam membangun kesadaran politik warga negara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, KPU, dan pihak terkait dalam menyusun strategi peningkatan partisipasi pemilih di masa mendatang. Kata Kunci: Partisipasi Pemilih, Pilkada 2024, Kelurahan Singotrunan, Politik, Fenomenologi
Peran Mahasiswa Pengelolaan Pembelajaran (PP) Program Studi PPKn sebagai Guru Pengganti dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 4 Kota Blitar Parasuti, Devita Elok; Cahyani, Arik; erawanto, udin
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7867

Abstract

This study aims to analyze the role of students of the Learning Management (PP) program of the Pancasila and Citizenship Education Study Program (PPKn) as substitute teachers in increasing student learning motivation at SMAN 4 Blitar City. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that before the presence of PP students, learning activities in the classroom tended to be conventional and monotonous, which had an impact on the low motivation of students to learn. After PP students attended and took over the role of substitute teachers, there was a positive change in learning patterns. PP students apply various methods that are more varied, interactive, and adaptive to the characteristics of Generation Z students, such as the use of digital media, group discussions, educational games, and contextual approaches. In addition, a more humane and non-rigid communication approach from PP students creates a more comfortable and open learning atmosphere. This change directly increases student participation, enthusiasm, and attendance in learning activities. Based on these findings, it can be concluded that PP students not only carry out the role of substitute teachers administratively, but also act as learning transformation agents who are able to build a positive and inspiring learning climate. This research contributes to the development of collaborative learning models and the strategic role of students in the world of secondary education.
Strategi Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di SMK Al-Achyar Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi Farhan, Moh; Harjianto, Harjianto; Gumuruh, Andika Ronggo
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dalam pembentukan karakter disiplin siswa di SMK Al-Achyar Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi. Fokus kajian meliputi strategi yang diterapkan sekolah serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan karakter disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru BK, guru PPKn, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan karakter disiplin dilakukan melalui pendekatan edukatif dan religius. Kegiatan seperti apel pagi, doa bersama, salat berjamaah, piket kelas, sistem reward and punishment, serta pembinaan oleh guru BK menjadi instrumen penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan. Faktor pendukung meliputi komitmen sekolah, keteladanan guru, sistem pengawasan yang baik, dan kolaborasi dengan orang tua. Sementara itu, hambatan utama berasal dari rendahnya kontrol lingkungan rumah, pengaruh media sosial, dan motivasi internal siswa yang lemah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembentukan karakter disiplin siswa memerlukan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan, serta dukungan dari seluruh komponen sekolah dan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi dan penguatan strategi secara berkala agar mampu menjawab tantangan yang dinamis.

Page 1 of 2 | Total Record : 18