cover
Contact Name
Fitrah al anshori
Contact Email
biogenerasi@uncp.ac.id
Phone
+6285226476819
Journal Mail Official
biogenerasi@uncp.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Cokroaminoto Palopo. Jl.Latamacelling No. 19
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Biogenerasi
ISSN : 25795163     EISSN : 25797085     DOI : -
Core Subject : Education,
Biogenerasi focuses on the publication of the results of biology education,Biology learning model, Biology learning media, Biology Education Development, The article published on the internal and external academic community Universitas Cokroaminoto Palopo especially in Biology Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 844 Documents
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM ZOOLOGI VERTEBRATA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MAHASISWA Humardani Syam Pratomo, Ryan; Mukminati Nur, Sri
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.2964

Abstract

The aim of this research is to develop a Vertebrate Zoology practicum guide based on the Jigsaw learning model,Apart from that, to analyze the feasibility and characteristics of the practicum guide being developed. In the process of developing products, researchers adopt the development and research model of Borg and Gall. The research procedure starts from the preliminary study stage to the field trial stage. Based on the results of 2 validators who assessed the practicum guides that the researchers developed, they produced an average score of 4.82 and 4.59 which were in the very good category. Researchers implemented limited trials on 10 students who had different criteria (high, medium and low ability). Based on limited trials, it was found that the average percentage of results sequentially included 83% (high ability) and 80% (medium and low ability). The application of field trials using the one group pre-test post-test design was used for 1 class. By using SPSS 23 for Windows, the researcher analyzed the data using the one-sample T-Paired test formula. A significance value of 0.000 was obtained through the results of field trial analysis, which means it is lower than 0.05. Based on these results, it can be concluded that there is a significant difference between students' pre-test and post-test scores. So the research results show that the practicum guide that the researchers developed is suitable for application in learning.
Pengembangan Ensiklopedia Jamur Makroskopis Sebagai Media Pembelajaran Mardin, Herinda; H. Husain, Ilyas; D. Mamu, Hartono; Jumadil
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3171

Abstract

The aim of this research is to test the feasibility of developing a macroscopic mushroom encyclopedia as a learning medium. This research is Research and Development (R&D) research. The research procedure adapted the ADDIE development model. The adaptation of the ADDIE model in this research was carried out at the encyclopedia validation stage. The encyclopedia validation test was carried out by two expert validators, namely a material expert validator and a media expert validator. Next, validators are asked to provide a general assessment and suggestions regarding the encyclopedia that has been developed, whether the encyclopedia is valid or invalid. Validation of the macroscopic fungal encyclopedia is in the very feasible category with a percentage of 92% by media expert validators and a percentage of 91% by material expert validators. The results of the validity test show the category is very feasible, which means that the resulting encyclopedia media does not need to be revised and is suitable for testing.
POTENSI BAKTERI Bacillus subtilis SEBAGAI AGEN BIODEGRADASI LIMBAH STYROFOAM Maisyaroh, Dinda; Mayasari, Ulfayani; Nasution, Rizki Amelia
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3192

Abstract

Styrofoammerupakan polimer plastik jenis polistirena yang memiliki rantai panjang dan berulang. Penumpukan sampah styrofoamyang terakumulasi menyebabkan pencemaran pada lingkungan. Solusi yang dapat diterapkan dalam permasalahan ini ialah dengan memanfaatkan mikroorganisme melalui proses biodegradasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan bakteri Bacillus subtilis dalam mendegradasi styrofoam. Uji kemampuan biodegradasi dilakukan pada media MSM dengan menambahkan potongan styrofoamdan di inkubasi menggunakan inkubator shaker dengan kecepatan 50 rpm selama 40 hari pada suhu ruang, dengan interval waktu pengecekan 10 hari, 20 hari, 30 hari dan 40 hari. Setiap perlakuan dilakukan dengan pengulangan sebanyak empat kali. Uji kemampuan biodegradasi menunjukkan bahwa isolat bakteri Bacillus subtilis memiliki kemampuan dalam mendegradasi limbah styrofoamdengan interval waktu inkubasi 10, 20, 30 dan 40 hari menghasilkan persentase kehilangan berat sebesar 11%, 22%, 32% dan 53% dan tidak terjadi perubahan regangan. Hasil uji menunjukkan bahwa terjadi perubahan kecil pada kemampuan isolat bakteri Bacillus subtilis dalam mendegradasi limbah styrofoam. Kata Kunci: Biodegradasi, Styrofoam, Bacillus subtilis
STUDI ASOSIASI ALGA DENGAN LICHEN PADA TUMBUHAN PINANG DI TAMAN MARGASATWA RAGUNAN Gilang Permana, Muhamad
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3218

Abstract

Penelitian ini membahas asosiasi interspesifik antara lumut dan liken yang tumbuh di pohon Areca catechu tertentu di Ragunan, Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan kuadrat berukuran 10x10 cm, dengan setiap plot pengamatan berukuran 1x1 cm. Tabel kontingensi dan uji chi-kuadrat menunjukkan adanya asosiasi antara lumut dan liken. Hasil penelitian menunjukkan adanya asosiasi antara lumut dan liken, kemungkinan karena persyaratan lingkungan yang serupa, seperti kelembaban dan intensitas cahaya. Pertumbuhan optimal organisme lichen terkait terjadi di lingkungan yang tidak tercemar, di mana kualitas udara, pH, cahaya, dan kelembaban mendukung pertumbuhan optimal mereka. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami Kata Kunci: Areca catechu, asosiasi interspesifik, liken, lumut
Potensi Bakteri Selulolitik Sebagai Biofertilizer Secara In Vitro dari Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit Eliza Rahma, Maudy; Mayasari, Ulfayani; Rasyidah, Rasyidah
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3247

Abstract

Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu komoditas dengan nilai tertinggi pada perekonomian di Indonesia sehingga dapat menciptakan limbah yang dibuang sangat banyak seperti limbah tandan kosong kelapa sawit. salah satu bakteri yang dimanfaatkan untuk biofertilizer adalah bakteri selulotik dengan potensi memecah selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri selulotik sebagai biofertilizer secara in Vitro pada limbah padat kelapa sawit dan mengetahui genus dari bakteri selulotik pada limbah padat kelapa sawit . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Metode penelitian menggunakan eksperimental laboratorium dengan analisis data secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif Hasil isolasi didapatkan 12 isolat kemudian dilakukan screening hingga didapatkan 5 isolat Bakteri yang potensial yaitu isolate TL 2, TL 4, TL 5, TL 6 dan TL 8. Aktivitas selulolitik tertinggi adalah isolate TL 6 yaitu sebesar 2,04 mm. Selain isolate TL 6, isolate TL 2, TL 4, TL 5 dan TL 8 juga berpotensi sebagai biofertilizer didasarkan kemampuannya. Hasil dari identifikasi bakteri selulolitik terdapat 4 genus bakteri yang dinyatakan sebagai genus dari bakteri selulolitik yaitu Genus Monococcus, Genus Lysinibacillus, Genus Pseudomonas dan Genus Bacillus. Kata Kunci: Bakteri Selulolitik, Biofertilizer, Genus, Tandan kosong kelapa sawit
PERBANDINGAN BAKTERI Pseudomonas putida DAN Bacillus cereus DALAM MENURUNKAN KADAR COD BOD PADA LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT Riwanda, Ayu; Mayasari, Ulfayani; Rasyidah, Rasyidah
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3248

Abstract

Limbah cair kelapa sawit memiliki potensi sebagai bahan pencemar lingkungan karena memiliki kandungan Chemical Oxygen Demand (COD), Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan padatan tersuspensi yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya pencemaran yang dapat menurunkan kualitas suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk Mengetahui Penurunan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biochemical Oxygen Demand (BOD) dengan Penambahan Bakteri Pseudomonas putida dan Bakteri Bacillus cereus Pada Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit. Analisis data pada penelitian ini menggunakan data deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif dilakukan dengan menguji kadar COD dan BOD menggunakan Metode SNI-6989.2-2019.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Penambahan bakteri Pseudomonas putida mampu menurunkan Kadar COD tertinggi sebesar 39.050mg/l dengan persentase penurunan 49.44% dibandingkan bakteri Bacillus cereus hanya mampu menurunkan kadar COD Sebesar 39.825mg/l dengan persentase penurunan 48.44%. Dan hasil penelitian menunjukkan Penambahan bakteri Pseudomonas putida mampu menurunkan Kadar BOD tertinggi sebesar 414.5 mg/l dengan persentase penurunan 97.92% dibandingkan bakteri Bacillus cereus hanya mampu menurunkan kadar BOD Sebesar 503.5 mg/l dengan persentase penurunan 97.48% Kata Kunci: Bacillus cereus, BOD, COD, Limbah cair pabrik kelapa sawit, Pseudomonas putida
KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI KEBUN KELAPA SAWIT INSTITUT TEKNOLOGI SAWIT INDONESIA Nurliana; Nugroho, Agung; Dwi Napsetia, Upik; Syadrin, Saldi; Sinaga, Aguswan; Saputra, Ferdian; Abdiansyah, Rei
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3318

Abstract

Dilingkungan Kampus institut teknologi sawit Indonesia Medan memiliki kebun kelapa sawit yang menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswanya untuk belajar langsung dilapangan, kebun praktek lapangan ini memiliki luas 6.54 Ha. Dikebun yang homogen kelapa sawit ini terciptalah ekosistem baru sehingga hiduplah berbagai jenis organisme yang beranekaragam termasuk jamur, jamur yang berperan penting bagi ekosistem sebagai dekomposer biomassa kelapa sawit tumbuh dengan baik disini. Banyak jamur yang dapat jumpai terutama jamur makroskopis. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan metode jelajah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kebun Kelapa Sawit ITSI Medan, jenis jamur yang diperoleh berjumlah 16 jenis dalam 2 kelas, 5 ordo, 12 famili, 14 genus.
UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIKA TERHADAP BAKTERI PENYEBAB INFEKSI PADA LUKA PASCA OPERASI Mirza, Mirzan Hasibuan; Suharsih; Situmorang, Nurbaity; Novina Sukapiring, Dewi; Kusumawati, R Lia
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3331

Abstract

Nosocomial infection is a systemic or local condition caused by a reaction to an infectious agent such as bacteria that occurs more than 48 hours after the patient is admitted to the hospital. One of the nosocomial infections is post-surgery wound infection which is a common problem that causes morbidity and mortality in hospitals. The challenge for doctors who treat infected patients is the accuracy of antibiotic therapy, which slows down the healing process of infection in postoperative wounds. This study aims to determine the sensitivity of antibiotics to bacteria that cause infections in post-surgery patient wounds which can be recommended as definitive therapy. This study is a retrospective cohort conducted descriptively during October 2020 with a total of 75 samples. The results of the study showed that antibiotic sensitivity to gram-negative bacteria was amikacin (91%), meropenem (81%), gentamycin (56%), ciprofloxacin (42%), cefepime (39%), cefoperazone sulbactam (39%), cotrimoxazole (28%), ceftazidime 25%, aztreonam (18%), ceftriaxone (14%), ampicillin-sulbactam (11%) and ampicillin (2%). Meanwhile, sensitivity to gram-positive bacteria is vancomycin (83%), linezolid (61%), gentamycin (61%), clindamycin (39%), erythomycin (39%), levofloxacin (33%), ciprofloxacin (28%), cotrimoxazole (22%) and ampicillin, cefotaxime, ceftazidime, ceftriaxone (17%), respectively. Antibiotics with a sensitivity of >80% that can be recommended as definitive therapy for post-operative wound infections are amikacin (91%) and meropenem (81%) for gram-negative bacteria and vancomycin (83%) for gram-positive bacteria.
VIDEO DALAM PROSES PEMBELAJARAN: PERAN PENTINGNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Bekti Pardana, Sanovriharisa; Hidayati, Nurkhairo
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak signifikan dari film instruksional pada proses pembelajaran. Memanfaatkan media pembelajaran secara signifikan meningkatkan keefektifan proses pembelajaran, memfasilitasi transmisi pesan dan konten pendidikan. Media adalah sarana untuk meningkatkan kualitas kegiatan pendidikan. Media video adalah pendekatan instruksional yang optimal dan tepat untuk menyampaikan pesan, dan akan sangat meningkatkan pemahaman siswa. Siswa akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang topik yang ditawarkan oleh pendidik dengan menonton video. Media video meliputi suara, teks, animasi, dan grafik. Bentuk penelitian ini mengambil pendekatan kualitatif terhadap literatur. Sumber datanya bersifat sekunder, karena dikumpulkan dari publikasi akademis. Dapat dikatakan bahwa video pembelajaranmerupakan media yang dikonstruksi secara cermat berdasarkan aplikatif.
PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS DAN SIRSAK TERHADAP PERUBAHAN KADAR ASAM URAT DARAH DI DESA TAWANGREJO KABUPATEN MADIUN priyoto, priyoto; Anisia Widyaningrum, Dian
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3367

Abstract

Tingginya tingkat asam urat dalam sirkulasi darah menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang terus berkembang. Setiap tahun, peningkatan kadar asam urat dalam darah terjadi, tergambar dari populasi Desa Tawangreho di Kabupaten Madiun yang mencapai 223 jiwa pada tahun 2018, 241 jiwa pada tahun 2019, dan 264 jiwa pada tahun 2020. Selain pendekatan pengobatan melalui penggunaan obat-obatan, ada opsi pengobatan alternatif tanpa obat dengan memanfaatkan tanaman tertentu yang dianggap mampu menurunkan tingkat asam urat, seperti coklat merah dan nanas. Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam sirsak dan nanas diketahui mampu menghambat produksi Enzim xanthine oksidase memiliki peran dalam terbentuknya Kristal yang terbentuk oleh asam urat dapat menjadi masalah kesehatan. Di samping itu, vitamin C juga dapat meningkatkan proses pengeluaran asam urat melalui urine, yang pada gilirannya dapat mengurangi tingkat asam urat dalam aliran darah. Penelitian ini difokuskan pada pengukuran perubahan tersebut. kadar asam urat dalam masyarakat Desa Tawangrejo, Kabupaten Madiun, melalui pemberian jus sirsak dan jus nanas, sebagaimana dikemukakan oleh Maryati et al. (2013). Desain eksperimen yang digunakan melibatkan pretest dengan dua kelompok dan kelompok postkontrol. Metode pengambilan sampel dilakukan melalui Pemilihan sampel yang dilakukan secara sengaja, melibatkan 36 individu dari total 264 individu dalam populasi. Sampel terdiri dari 18 individu dalam kelompok intervensi dan 18 individu dalam kelompok kontrol. Pengukuran dilakukan menggunakan alat tes asam urat Autocheck GCU. Analisis data dilaksanakan dengan menerapkan uji Wilcoxon. dan uji t independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat Kadar asam urat pada kelompok yang mengonsumsi jus sirsak menunjukkan signifikansi statistik (p=0,000), dengan rata-rata penurunan sekitar 1,60 mg/dL. Sementara itu, perbedaan tingkat asam urat pada kelompok yang mengonsumsi jus nanas juga signifikan (p=0,000), dengan rata-rata penurunan asam urat sekitar 1,16 mg/dl. Dari nilai rata-rata perbedaan kadar asam urat ini, dapat disimpulkan bahwa Efek penurunan tingkat asam urat lebih efektif dicapai dengan mengonsumsi jus sirsak dibandingkan dengan jus nanas Dari hasil penelitian ini, pengetahuan tambahan mengenai langkah-langkah untuk mengurangi tingkat asam urat menjadi sangat penting. Diinginkan agar lebih banyak orang memilih untuk mengadopsi jus sirsak dan jus nanas sebagai alternatif untuk mengurangi Tingkat asam urat.