cover
Contact Name
Fitrah al anshori
Contact Email
biogenerasi@uncp.ac.id
Phone
+6285226476819
Journal Mail Official
biogenerasi@uncp.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Cokroaminoto Palopo. Jl.Latamacelling No. 19
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Biogenerasi
ISSN : 25795163     EISSN : 25797085     DOI : -
Core Subject : Education,
Biogenerasi focuses on the publication of the results of biology education,Biology learning model, Biology learning media, Biology Education Development, The article published on the internal and external academic community Universitas Cokroaminoto Palopo especially in Biology Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 844 Documents
INVENTARISASI JENIS FLORA DI PESISIR WISATA MANGROVE BOTUDIDINGGA GORONTALO UTARA Inda R. Umadji, Nur; Amalia Gobel, Siti; SM, Farid; R. Juramang, Risnayanti
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3902

Abstract

The mangroves in Botudidingga Tourism have an area of ​​around 100 hectares. These mangroves consist of various types, including mangrove, api-api, and nipah. Mangroves in Botudidingga Tourism have an important role in preserving the environment, namely as a barrier to abrasion, a habitat for marine biota and natural resources. Mangroves in Botudidingga Tourism are spread along the coastline of Dambalo Village. The mangroves in North Gorontalalo are still beautiful and green, this is because the village government and the people of Dambalo Village have made various efforts to preserve mangroves, such as reforesting mangroves, issuing mangrove protection regulations, and increasing public awareness about the importance of mangroves. The research method is using the exploration method. The exploratory method can be carried out with a qualitative approach with the aim of understanding the phenomenon in depth. The definition focuses on research, place, population and samples/informants, main materials and tools, data collection techniques, and techniques. Researchers make direct observations and data is collected based on findings in the field.
Pengembangan dan Validitas Instrumen Metakognitif Siswa Pada Pembelajaran Fisika SMA Purnama Ilahi, Dian; Festiyed; Lisa Utami; Arista Ratih
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen metakognitif yang valid dalam pembelajaran fisika di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4-D yang meliputi tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Tahap pendefinisian bertujuan untuk menetapkan persyaratan pembelajaran dengan menganalisis tujuan pembelajaran dari materi yang dikembangkan dalam instrumen metakognitif. Tahap perancangan melibatkan pembuatan rancangan instrumen keterampilan metakognitif yang sesuai dengan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran pada materi gelombang bunyi, serta merinci kisi-kisi instrumen metakognitif menjadi instrumen tes berupa 10 soal essay dan instrumen non-tes berupa kuesioner Metacognitive Awareness Inventory (MAI). Tahap pengembangan mencakup uji validitas yang meliputi validitas isi, validitas konstruk, dan validitas bahasa untuk instrumen tes essay dan kuesioner. Validasi oleh kelima validator untuk kedua jenis instrumen ini berkisar antara 89,2% sampai dengan 95,52% yang berada pada kategori sangat valid sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Hasil analisis pengembangan dan validitas instrument ini diharapkan dapat dijadikan sebagai contoh pengembangan instrumen untuk menilai metakognitif siswa pada pembelajaran fisika SMA dan memberikan masukan pada bidang pendidikan pada umumnya.
PENDEKATAN LITERATUR: MENGIDENTIFIKASI TUMBUHAN KANTONG SEMAR (Nepenthes spp.) PADA LAHAN GAMBUT DI KALIMANTAN BARAT Nilanti, Jihan Shakina; Syamswisna, Syamswisna
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji keberadaan tumbuhan kantong semar (Nepenthes) di lahan gambut Kalimantan Barat melalui pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder termasuk jurnal ilmiah, buku dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tumbuhan kantong semar (Nepenthes spp.) di lahan gambut Kalimantan Barat memiliki variasi spesies dan adaptasi ekologis yang menarik di berbagai wilayah. Di Dusun Punti Tapau, Kabupaten Sanggau, ditemukan lima spesies: N. ampullaria, N. mirabilis, N. gracilis, N. reinwardtiana, dan N. x trichocarpa, wilayah Kabupaten Sambas ditemukan 5 spesies: N. mirabilis, N. gracilis, N. ampullaria, N. xneglecta, dan N. xhookeriana, wilayah PT. Muara Sungai Landak Kabupaten Mempawah ditemukan 3 spesie: N. ampullaria, N. bicalcarata, dan N. rafflesiana, wilayah Sintang ditemukan 3 spesies: Nepenthes ampullaria, N. mirabilis, dan N. Rafflesiana, dan di wilayah Kecamatan Sui Ambawang, Kabupaten Kubu Raya ditemukan 4 spesies: Nepenthes ampullaria, Nepenthes bicalcarata, Nepenthes gracilis, dan Nepenthes rafflesiana, dengan habitat yang bervariasi dari hutan sekunder hingga daerah berawa Keberadaan Nepenthes spp. menunjukkan pentingnya habitat lahan gambut bagi ekosistem, namun mereka menghadapi ancaman signifikan seperti deforestasi dan perubahan iklim. Upaya konservasi diperlukan untuk melindungi habitat mereka, termasuk penetapan kawasan lindung, pemantauan populasi, dan edukasi masyarakat. Penelitian ini menekankan perlunya strategi konservasi yang tepat untuk menjaga keanekaragaman hayati dan kelestarian spesies Nepenthes di Kalimantan Barat bagi generasi mendatang.
PENGARUH PAKAN TAMBAHAN TEPUNG IKAN GABUS (Channa striata) UNTUK KUALITAS FISIK DAN KIMIA DAGING BEBEK PEKING (Anas platyrhynchos domestica L.) Anggraini, Gita; Tambunan, Efrida Pima Sari; Febriani, Husnarika
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3934

Abstract

Daging sebagai asal protein hewani semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Gabus (Channa striata) adalah ikan air tawar dengan albumin tinggi. Kualitas fisik dan kimia daging itik Peking (Anas platyrhynchos domestica L.) dipengaruhi oleh pemberian makanan tambahan tepung ikan gabus. Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Medan serta Laboratorium Inseminasi Buatan menjadi lokasi penelitian ini. Pada penelitian ini digunakan 25 itik peking DOD (Anas platyrhynchos domestica L.). Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang memiliki 5 perlakuan dan 6 kali pengulangan. Penelitian ini mengkaji parameter pH, daya ikat air, susut mentah, susut masak, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Pakan perlakuan termasuk dari P0 (pakan perlakuan tanpa pakan tambahan); P1 (pakan kormesil 980 gram, tepung ikan gabus 20 gram); P2 (pakan kormesil 960 gram, tepung gabus 40 gram); P3 (pakan kormesil 940 gram, tepung ikan gabus 60 gram); dan P4 (pakan kormesil 920 gram, tepung ikan gabus 80 gram). Oneway ANOVA digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian makanan tambahan tepung ikan gabus berdampak nyata (P<0,05) terhadap pH daging itik peking 0,026 dengan rata-rata 6,0%; dampak nyata (P<0,005) terhadap daya ikat air 0,001 dengan rata-rata 75,96%; tidak ada dampak nyata (P>0,005) terhadap susut mentah 0,574 dengan rata-rata 4,09%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap penyusutan masakan 0,011 dengan rata-rata 19,37%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar air 0,003 dengan rata-rata 76,00%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar lemak 0,000 dengan rata-rata 5,21%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar protein P<0,005 dengan rata-rata 18,97%. Kata Kunci: Kualitas Daging, Lemak, Pakan Tambahan, Protein, Tepung Ikan Gabus
ETIKA PENGGUNAAN PESTISIDA DALAM BUDIDAYA TANAMAN JAMBU AIR MADU KESUMA DELI (Syzygium aqueum) Siregar, Elisabeth; Febriyossa, Adelia; Ulfa Nuzalifah, Yossie; Putri Octavani Situmorang, Erika; Ambarwaty, Retno
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3938

Abstract

Jambu air madu kesuma deli (Syzygium aqueum) adalah jenis buah yang populer di Indonesia karena memiliki rasa yang manis dan segar sehingga membuat tanaman tersebut banyak didatangi oleh serangga dan hama. Penggunaan pestisida harus sesuai dengan prinsip bioetika yaitu mengelola dan menggunakan sumber daya alam secara efektif agar tidak merusak lingkungan atau mengancam kehidupan makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika dan dampak penggunaan pestisida pada budidaya tanaman jambu air madu kesuma deli (Syzygium aqueum). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data penelitian diperoleh dari kegiatan wawancara semi-struktur. Etika penggunaan pestisida kimia untuk tanaman jambu air madu kesuma deli (Syzygium aqueum) dilihat dari penggunaan pestisida yang tepat dan mengikuti anjuran dosis penggunaan yang tertera pada kemasan pestisida serta mengaplikasikan pestisida kimia pada waktu yang tepat. Dosis yang digunakan tergolong aman karena tidak berdampak negatif bagi pertumbuhan tanaman jambu air madu kesuma deli (Syzygium aqueum).
PENGARUH PEMBERIAN AUKSIN PADA STEK BATANG BUNI (Antidesma bunius) Anggraini, Novita; Anna, Nelly
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3944

Abstract

Buni (Antidesma bunius L. Spreng) was a potential plant species of the family Euphorbiaceae. The existence buni increasingly less, So it requireds effort for the multiplication of buni, one through by cuttings. Plant Growth Regulator (PGR) role in rooting cuttings was auxin. Naphtalene acetid acid (NAA) was pure synthesis auxin, whereas Rootone F was a type of commercial hormone consisting of several auxins. The research was to examine the effect of plant growth regulator NAA and Rootone F to growth cuttings of berry (Antidesma bunius L. Spreng). The design used was non factorial completely randomized design with 9 treatments and 4 replications. The results showed that using NAA (0.5 ppm, 1 ppm, 1.5 ppm, 2 ppm) and Rootone F (25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm) have not been able to trigger the formation of roots at the cuttings buni. Shoot formation allegedly came from the food reserves on stem and environmental factors (temperature).
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP BIOETIK DALAM PEMBUATAN MEDIA KULTUR JARINGAN DI LABORATORIUM KULTUR JARINGAN DI SALAH SATU INSTANSI PERTANIAN KOTA MEDAN Ivanka, Della; Maysara Siagian, Lusi; Haniyyah, Ummu
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3952

Abstract

Plant tissue culture is a technique for growing plant parts in vitro under sterile conditions, either in the form of cells, tissues, or organs. The purpose of the study was to determine the application of bioethical principles in making tissue culture media in a tissue culture laboratory in one of the agricultural institutions in Medan City. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of the analysis show that this laboratory has applied bioethical principles in the process of making tissue culture media. The bioethical principles applied include safety and health, resource conservation principles, quality assurance principles, and information disclosure principles.
PENGARUH PEMBERIAN RENDAMAN GIBERELIN (GA3) PADA PEMATAHAN DORMANSI KEMIRI (Aleurites moluccana) Sri Hartini, Kansih; Sri Rejeki Sitorus, Astri
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3954

Abstract

Aleurites moluccana is a type of plant that can be utilized for pulp and matchsticks, as traditional medicine, cosmetic ingredients, cooking spices, charcoal, wood supply materials for industry, forest and land rehabilitation activities, preventing erosion, improving environmental quality and regulating water management. The problem in generative propagation of Aleurites moluccana is slow germination due to its hard seed coat. The purpose of this study was to identify the effect of gibberellin soaking on the germination of Aleurites moluccana seeds and to obtain information on the effective soaking time of Aleurites moluccana in gibberellin to break seed dormancy. The design used was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments, namely no soaking (A0), soaking for 24 hours (A1), soaking for 48 hours (A2), soaking for 72 hours (A3), soaking for 96 hours (A4) with 5 replications. The results showed that Aleurites moluccana seeds gave a real effect on the parameters of germination uniformity, germination rate, germination percentage, and plant height. A good and optimal results were found in soaking for 48 hours.
ETIKA DALAM PENANGANAN EKSPLAN KULTUR JARINGAN PISANG BARANGAN (Musa acuminata L.) YANG TERKONTAMINASI: PERSPEKTIF KEAMANAN PANGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT Diana Citra, Umi; Nabila Ma’rufi Ridwan, Radhika; Indriani, Pramita; Haniyah, Ummu
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3955

Abstract

Barangan banana (Musa acuminata L.) is one of the banana varieties that is highly valued commercially and has potential for further development. Microbial contamination such as fungi and bacteria is often the main problem in in-vitro propagation of banana seeds. The explant itself, equipment, work environment, and non-sterile culture media can cause contamination. Colletotrichum sp., Aspergillus sp., Penicillium sp., Rhizoctonia sp., and gram-positive bacteria are several types of contaminants that are often found in Barangan banana explants. There is a possibility of mycotoxin production and the spread of disease because this contamination can endanger food safety and public health. Handling of contaminated explants must be done in an environmentally friendly and safe manner for workers. In addition, ethics, occupational safety, food safety, and ethical principles in agricultural biotechnology research must be considered when using decontamination agents or other sterilization methods. To maintain food safety and public health, strict procedures are required.
Penerapan Aspek Bioetika Kultur Jaringan Tanaman Anggrek Dendrobium Sp Terhadap Permasalahan Kontaminasi Mikroorganisme di Laboratorium Kultur Jaringan Upt. Pengembangan Benih Hortikultura Loise Tarigan, Beatrice; Syafwan Pulungan, Ahmad; ButarButar, Yutrina; Simanjuntak, Risda; Situmorang, Nurbaity
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3957

Abstract

Penerapan bioetika dalam kultur jaringan tanaman anggrek memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan aspek bioetika dalam prosedur kultur jaringan dapat membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data penelitian diperoleh dari kegiatan wawancara semi-struktur serta pembagian angket kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu menganalisis data primer dan juga data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi lapangan peneliti dari narasumber serta hasil kuesioner sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari buku atau pustaka serta jurnal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden yang diberi kuesioner mendapatkan hasil bahwa mereka memiliki pengetahuan yang baik mengenai bioetika kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. dan prosedur terkait sterilisasi. Tetapi, masih terdapat kekurangan dalam hal keterbatasan fasilitas yang menunjang prosedur sterilisasi dan juga kurangnya pelatihan untuk staf atau pegawai mengenai protokol khusus pencegahan terjadinya kontaminasi pada kultur jaringan anggrek Dendrobium sp. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pelatihan dan implementasi standar bioetika di laboratorium kultur jaringan.