cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 213 Documents
Strategi Pemasaran UMKM Rumah Makan di Kabupaten Bone dalam Mempertahankan Bisnis di Era Pandemik Covid-19 Sugirah Hidayah Rauf; Rahim Darma; Mahyuddin Mahyuddin
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh UMKM rumah makan pada era pandemik Covid-19. Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan 10 informan kunci serta observasi dan kepustakaan. Metode analisis dengan mereduksi data, menyajikan dan kemudian menarik kesimpulan yang dibahas dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan bahwa dalam strategi pemasaran yakni bauran pemasaran yang digunakan oleh UMKM rumah makan di era Covid-19 tetap melakukan pemasaran sama seperti sebelum adanya pandemik Covid-19. UMKM tidak meningkatkan pemasaran yang lebih baik seperti perbaikan produk, promosi, pelayanan, perbaikan tempat di era Covid-19 karena pelaku UMKM rumah makan tidak berani mengambil resiko, serta kekurangan modal, keterbatasan pengetahuan, dan kurangnya motivasi menjadikan strategi pemasaran yang digunakan hanya sebatas untuk mempertahankan bisnis agar tidak gulung tikar di era Covid-19.
Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Masa Pandemi Covid-19 Zulkarnain Zulkarnain; Soni Isnaini; Rakhmiati Rakhmiati; Etik Puji Handayani; Maryati Maryati; Yatmin Yatmin; Supriyadi Supriyadi; Adi Hariyanto; Arif Ferdiansyah
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.2374

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis pendapatan usahatani padi sawah dan menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi pendapatan usahatani padi sawah di masa pandemi covid-19. Analisis yang digunakan analisis pendapatan dan analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling sebanyak 51 petani. Hasil penelitian yaitu pendapatan usahatani padi sawah sebesar Rp. 10,368,541.00 /ha/musim tanam dengan nilai R/C ratio sebesar 2,1 (menguntungkan). Faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani padi sawah adalah luas lahan, harga pupuk organik, dan harga pupuk ponska, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani padi sawah adalah tingkat pendidikan, harga pupuk kandang, harga pupuk urea, harga pupuk ZA, harga pupuk KCL, harga pestisida, jumlah anggota keluarga dan usia.
Keragaman Genetik Plasma Nutfah Pisang (Musa spp.) Asal Kabupaten Buton Selatan Santi Santi; Agus Slamet; Dyah Pramesthi Isyana Ardhiati; Azelia Monica Azizu
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.2391

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan pendataan plasma nutfah pisang yang terdapat di Kabupaten Buton Selatan juga pra-identifikasi potensi genetik pisang yang potensial. Penelitian ini tergolong deskristif kualitatif dengan dua tahapan yaitu metode jelajah dan identifikasi karakter morfologi dan agronomi. Hasil penelitian menunjukan dari11 kultivar tanaman pisang yang dibudidayakan memiliki variasi karakter morfologi (warna batang semu, tipe kanal, pangkal daun, warna tepi daun, bentuk ujung braktea, pigmentasi compound tepal, warna dasar compound tepal, bentuk style, warna sigma & bentuk ovary) juga variasi karakter agronomi (meliputi tinggi batang semu, diameter batang semu, panjang helaian daun, lebar helaian daun, jumlah sisir pertandan, jumlah buah persisir, dan panjang buah). Perbedaan karakter morfologi dan agronomi dari setiap kultivar pisang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Keanekaragaman kultivar pisang ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber gen dalam merakit varietas unggul.
Analisis Nilai Tambah Kelapa Menjadi Kopra dan Arang Tempurung di Desa Kakenauwe Kabupaten Buton Wa Ode Dian Purnamasari
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.2462

Abstract

Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa menjadi kopra dan arang tempurung di Desa Kakenauwe cukup besar yakni untuk kopra nilai tambah usaha kopra diperoleh sebesar Rp 2.250/kg, nilai tambah terhadap pengolahan kopra lebih banyak dinikmati oleh perusahaan (pengolah) sebesar Rp 2.134,71/kg (94,88%) sedangkan imbalan tenaga kerja sebesar Rp 115,29/kg (5,12%) sedangkan nilai tambah usaha arang tempurung diperoleh sebesar Rp 714,29/kg, nilai tambah terhadap pengolahan tempurung lebih banyak dinikmat oleh perusahaan (pengolah) sebesar Rp 618,21/kg (86,55%) sedangkan imbalan tenaga kerja arang tempurung sebesar Rp 96,07/kg (13,45%).
Marketing Strategy of Shredded Fish Cob Products of Bumdes Lagunci in Bahari Tiga Village Suriadi Suriadi; Rabiyatul Jasiyah; Nurdin P
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.2504

Abstract

This study aims to determine the internal and external factors that affect the marketing of Shredded Fish Tongkol BUMDES lagunci and internal and external analysis of the marketing strategy of Shredded Fish Tongkol BUMDES lagunci. The data used to find out the factors that influence the marketing of Shredded Cob Fish Products is to conduct an interview with a shredded cob fish maker BUMDES Lagunci. Meanwhile, the marketing strategy using SWOT analysis External factors of the household industry of the BUMDES Lagunci community in Bahari Tiga Village consist of; 1) shredded fish business opportunities that are supported a.) close to raw materials. b) the need for labor is always fulfilled. c) support from the government. d) easy credit access. e) ease of obtaining a business license. 2) the threat of shredded fish business is a) weather or climate change. b) competitors of similar ventures. c) shredded cob fish products are not yet known by the wider community. Marketing strategies used, namely 4P Produck Price Place and Promotion. The internal household factors of BUMDES Lagunci Bahari Tiga Village consist of; 1) the strength of the shredded fish business that is supported a) the existence of partnership cooperation. b) skilled labor. c) affordable product prices d) product excellence (taste and packaging) e) adequate facilities and infrastructure. 2) the weakness of the shredded fish business.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Peran Koperasi dalam Peningkatan Kesejahteraan Petani Bawang Merah Lia Rohmatul Maula; Anita Qur'ania
Media Agribisnis Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i2.2517

Abstract

Koperasi itu sebagai organisasi ekonomi dan sosial yang berusaha meningkatkan kesejahteraan para anggotanya dan masyarakat sekitarnya (petani). Namun pada kenyataan yang terjadi dilapangan ada sebagian petani yang masih tidak tersejahterakan. Permasalahan yang sering dihadapi petani dalam bertani bawang merah biasanya berupa kesulitan dalam pemenuhan modal, pemasaran hasil panen, serta kurangnya pemberdayaan petani. teknologi-teknologi yang semakin berkembang. Salah satu upayanya yaitu peran koperasi dengan program-programnya yang bisa menjawab masalah para petani bawang merah. Penelitian ini bertujuan: untuk menganalisa dampak pandemi Covid-19 terhadap peran koperasi dalam peningkatan kesejahteraan petani bawang merah. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kecamata Ngantang. Pemilihan penelitian di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan wilayah sentra petani bawang merah di Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 - Mei 2022. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif, analisis kuantitatif diolah software minitab (Regresi Binary Logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pandemi covid-19 peran koperasi yang signifikan dan berpengaruh namun memberikan peluang negatif dalam peningkatan kesejahteraan petani bawang merah adalah kemudahan administrasi yang diberikan kepada petani. Artinya jika administrasi semakin dipersulit maka kesejahteraan petani berpeluang menurun, hal ini dikarenakan petani akan kesulitan dalam administrasi yang diberikan koperasi
Peranan Aset Nafkah Rumah Tangga Petani Kakao di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat Aulia Nurul Hikmah; Jumriani Dambe; Muhammad Dassir
Media Agribisnis Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i2.2644

Abstract

Kakao adalah salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional, seperti sebagai sumber devisa negara dan penyedia lapangan kerja. Salah satu sentra produksi kakao di Indonesia yaitu berada di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk memperoleh data yang bersifat deskriptif berupa fenomena sosial. Metode yang digunakan untuk memperoleh data kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara mendalam, serta pengolahan data sekunder dan observasi lapangan. Unit analisis penelitian ini adalah rumah tangga petani kakao yang tinggal di Kabupaten Polewali Mandar. Adapun objek penelitian ini adalah aset nafkah yang dimiliki rumah tangga petani kakao seperti modal alam, modal manusia, modal fisik, modal finansial, dan modal sosial. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa modal manusia diukur melalui tiga aspek yaitu tingkat pendidikan, tingkat keterampilan, dan tingkat alokasi tenaga kerja. Rata-rata lahan kakao yang digarap oleh responden merupakan lahan milik sendiri yang berasal dari warisan serta penguasaan lahan pertanian petani kakao berada di kategori sempit dan sedang. Modal finansial yang dimiliki responden berbentuk uang dan tidak pernah bertahan lama, dikarenakan mereka tidak memiliki tabungan sebagai alat penyimpanan. Pemanfaatan modal fisik diukur dari kepemilikan aset pertanian dan non pertanian. Modal sosial dalam penelitian ini terkait dengan kelembagaan sosial yang diikuti oleh petani responden.
Kombinasi Teknologi Pelengkungan Cabang Dengan Ketinggian Strangulasi Untuk Mempercepat Pembungaan Jeruk Keprok Siompu di Kota Baubau Muhamad Noor Azizu; Peliyarni Peliyarni
Media Agribisnis Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i2.2692

Abstract

Permintaan buah jeruk semakin meningkat akibat peningkatan jumlah penduduk, pendapatan dan kesadaran masyarakat akan nilai gizi. Peningkatan konsumsi akibat dari peningkatan jumlah konsumen belum diimbangi dengan peningkatan produksi. Indonesia mempunyai beberapa varietas jeruk keprok unggulan yang sedang dikembangkan. Pengembangan ini dilakukan didataran tinggi dan rendah. Salah satu varietas jeruk keprok yang saat ini lagi dikembangkan didataran rendah adalah jeuk keprok Siompu. Jeruk keprok Siompu merupakan jeruk keprok dataran rendah. Kota Baubau saat ini menjadi daerah pengembangan jeruk keprok yang telah menjadi plasma nufta. Luas pengembangan jeruk keprok Siompu di kota Baubau diperkirakan 250 ha. Namun tuntutan petani untuk mempercepat pembungaan dan mengatur pembungaan jeruk keprok menjadi tantangan saat ini. Selain itu, tuntutan konsumen yang menginginkan jeruk keprok Siompu yang tersedia sepanjang tahun. Sehingga diperlukan penelitian yang tepat untuk meginduksi bunga jeruk keprok Siompu yang dapat digunakan diluar musimnya. Pada penelitian sebelumnya peneliti telah melakukan percobaan penelitian induksi pembungaan jeruk keprok Siompu menggunakan teknik strangulasi pada ketinggian yang berbedaa, dan hasilnya pada ketinggian 60 cm dari permukaan tanah mampu mempercepat induksi pembungaan 1 bulan dari perlakukan lainnya. Namun dari hasil penelitian tersebut masih perlu disempurnakan, sehingga dibutuhkan kombinasi teknolgi induksi pembungaan yaitu pelengkungan cabang. Pelengkungan cabang akan menghambat laju fotosintat didaerah tajuk, sedangkan strangulasi akan menghambat laju fotosintat didaerah batang. Hambatan yang terjadi didaerah tajuk dan batang akan mempercepat induksi pembungaan. Karena fotosintat akan cepat terhambat, sehingga memacu munculnya bunga jeruk. Oleh karena itu perlu adanya penelitian untuk menganalisis penggabungan antara teknologi pelengkumgan cabang dengan strangulasi pada jeruk keprok Siompu. Penelitian dilaksanakan dikebun jeruk milik petani Kota Baubau Sulawesi Tenggara pada bulan Januari sampai Desember 2022. Analisis kandungan karbohidrat dan nitrogen pada daun dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muslim Buton. Rancangan percobaan yang diterapkan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 tanaman dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 45 satuan percobaan. Rancangan penelitian dengan perlakuan apliaksi pelengkungan cabang pada ketinggian yang berbeda. Perlakuan adalah S1= kontrol, S2= dilengkungkan+strangulasi ketinggian 30 cm dari dasar tanah, S3= dilengkungkan+strangulasi 40 cm dari dasar tanah, S4= dilengkungkan+strangulasi 50 cm dari dasar tanah, dan S5= dilengkungkan+ 60 cm dari dasar tanah.
Pengaruh Jenis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc.) Hasfiah Hasfiah; Nadia Apriani
Media Agribisnis Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i2.2763

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit tanaman jahe merah. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Agustus 2022, yang berlokasi di kebun percobaan Program Studi Agoteknologi, Kelurahan Ngkari-ngkari, Kecamatan Bungi Kota Baubau. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan yang terdiri atas : PO0 = Tanah (kontrol), PO1 = Tanah + Pupuk kandang sapi 150 g, PO2 = Tanah + Pupuk kandang kambing 150 g, PO3 = Tanah + Pupuk kandang ayam 150 g, PO4 = Tanah + Pupuk kandang babi 150 g. Data hasil pengamatan dari perlakuan diolah secara statistik. Jika hasil analisis berpengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut dengan BNJ taraf 5%. Parameter yang diamati yaitu umur muncul tunas (hari), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), dan diameter batang (cm). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian jenis pupuk organik berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang bibit jahe merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada PO1 ( tanah + 150 g pupuk kandang sapi ).
Pengaruh Jenis Sulur dan Jumlah Ruas Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Lada (Piper nigrum L.) Anggia Anggia; Wa Ode Intan Sutary
Media Agribisnis Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v6i2.2765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh jenis sulur terhadap pertumbuhan bibit tanaman lada, (2) pengaruh jumlah ruas terhadap pertumbuhan bibit tanaman lada (3) pengaruh interaksi jenis sulur dan jumlah ruas terhadap pertumbuhan bibit tanaman lada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 bertempat dikebun percobaan Program Studi Agroteknologi Kelurahan Ngkari-Ngkari Kecamatan Bungi Kota Baubau.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama jenis sulur yaitu: sulur gantung (S1), sulur panjat (S2) dan sulur cacing (S3). Faktor kedua jumlah ruas yaitu : ruas 3 (R1), ruas 5 (R2), ruas 7 (R3). Analisis data yang digunakan adalah analisis of varians (ANOVA) dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%.Parameter penelitian meliputi jumlah tuas, jumlah daun, diameter tunas (cm), dan panjang sulur (cm).Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan jenis sulur berpengaruh terhadap parameter jumlah tunas, jumlah daun, diameter tunas (cm) dan panjang sulur (cm).Jumlah ruas berpengaruh terhadap parameter jumlah tunas, jumlah daun, diameter tunas (mm) dan panjang sulur (cm).Terdapat pengaruh interaksi terhadap parameter jumlah tunas, jumlah daun, diameter tunas (cm), dan panjang sulur (cm).Perlakuan sulur panjat yang dikombinasikan dengan ruas 5(R2) serta ruas 7 (R3) merupakan perlakuan yang terbaik pada penelitian ini.