cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3b (2022): September" : 80 Documents clear
Kemitraan Guru dan Orang Tua dalam Menciptakan Budaya Literasi Pada Kegiatan Pembelajaran Siswa Kelas V SDN 11 Sumbawa Besar Aisyah Fitria Manurung; Asrin Asrin; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.803

Abstract

Gerakan literasi sekolah adalah salah satu program yang sangat penting diterapkan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar dan faktor pendukung serta faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data (Data Condensation), penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian terdapat beberapa bentuk kemitraan antara guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar yaitu kunjungan ke rumah murid, kunjungan orang tua ke sekolah, adanya komunikasi antara sekolah dan orang tua, surat meyurat, membuat kelompok antara sekolah dan orang tua dan orang tua memberikan sumbangsi buku kepada sekolah.. Faktor pendukung kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran antara lain adanya minat atau perhatian orang tua terhadap Pendidikan anak, komunikasi yang baik antara orang tua dan seolah dan orang tua memberikan sumbangsi buku. Faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi antara lain kurangnya buku bacaan, dan kurangnya alokasi waktu. Dapat disimpulkan bahwa terdapat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V  SDN 11 Sumbawa Besar. 
Layanan Bimbingan Belajar Bagi Siswa dengan Kesulitan Belajar Membaca Kelas II di SDN Fajar Karya Tahun Pelajaran 2021/2022 Anggun Oktaviani; Lalu Hamdian Affandi; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.805

Abstract

Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi dalam suatu proses bealjar yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam mencapai suatu hasil belajar seperti kurangnya kemampuan dalan deskriminasi penglihatan dan pendengaran, sulit dalam mengurutkan kata menjadi huruf, dan membaca kata demi kata. Adanya kesulitan yang dialami oleh beberapa siswa dalam belajarnya tentunya harus dibarengi dengan bimbingan belajar. Bimbingan belajar adalah proses bantuan untuk memfasilitasi siswa dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam belajar dan membantu siswa memecahkan masalah yang dialaminya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan siswa dengan kesulitan belajar membaca dan mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah dalam pelaksanaan bimbingan belajar terhadap siswa kesulitan belajar membaca di SDN Fajar Karya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek 1 orang guru kelas sebagai pembimbing, 2 orang siswa dengan kesulitan belajar membaca dan 2 orang tua atau wali dari siswa kesulitan belajar membaca. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tematik analisis. Untuk menguji keabsahan data digunakan kredibilitas data dengan triangulasi Teknik, triangulasi sumber dan uji konfirmabilitas. Dari hasil penelitian yang didapatkan siswa dengan kesulitan belajar membaca di kelas 2 berjumlah 2 orang siswa laki-laki dengan beberapa permasalahan yang dialami dan dapat diklasifikasikan menjadi 3 masalah yaitu: (1) kesulitan membaca diantaranya kemampuan mengeja lemah dan kemampuan mengenal huruf rendah, (2) kesulitan dalam hal menulis yang diantaranya keliru dalam menulis huruf yang hampir sama,  lambat dalam menulis, tulisan siswa sulit dibaca, dan (3) kesulitan dalam hal memahami perkataan. Berdasarkan waktu pelaksanaannya langkah bimbingan belajar dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu: (1) sebelum bimbingan belajar yang meliputi identifikasi kasus, identifikasi masalah, dan tahap diagnosis, (2) saat bimbingan belajar yang meliputi tahap prognosis atau menetapkan alternatif dalam mengatasi masalah, tahap remidial atau membuat rujukan, dan (3) setelah diberikan bimbingan yang meliputi tahap evaluasi dan follow up. Adapun hambatan yang dialami selama proses bimbingan belajar yaitu kurangnya dukungan dari orang tua dalam hal belajar, dan siswa masih perlu pengulangan pada setiap penjelasan yang diberikan.
Dinamika Kepribadia Tokoh Tania dalam Novel Ananta Prahadi Karya Risa Saraswati: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud Bagas Apriansyah; Mari’i Mari’i; Khairussibyan Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.807

Abstract

Kajian prosa fiksi merupakan genre sastra yang menjadi fokus penelitian, prosa fiksi merupakan hasil imajinasi pengarang yang dikemas dalam bentuk karya sastra, Karya sastra yang berupa novel yang berjudul Ananta Prahadi karya Risa Saraswati akan menjadi subjek dalam penelitian ini. Novel  Ananta Prahadi karya Risa Saraswati akan dikaji apa saja dinamika kepribadian tokoh Tania menggunakan kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kepribadian Tokoh Tania dalam novel “Ananta Prahadi” karya Risa Saraswati berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode baca, metode catat dan studi pustaka. Data penelitian yang dilakukan berupa kalimat, frasa atau wacana dalam dialog tokoh Tania yang terkait dengan dinamika kepribadian Tania dalam novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dinamika kepribadian Tania dalam novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati yaitu terdapat dinamika kepribadian Tania dibagi menjadi dua, yaitu naluri dan kecemasan. Naluri hidup dan naluri mati. Naluri hidup terdapat dua bagian, yaitu keinginan untuk makan dan libido, sedangkan naluri mati terdapat keinginan menyakiti orang lain. Kecemasan dibagi menjadi tiga yaitu kecemasan objektif berupa kekhawatiran terhadap kondisi Ananta yang sedang sakit, kecemasan neurotik berupa Tania merasa bersalah karena melupakan Ananta yang sedang dalam keadaan sakit, dan kecemasan moral berupa Tania merasa bersalah terhadap orang-orang yang sering tersakiti oleh sifatnya Berdasarkan keseluruhan bagian dari dinamika kepribadian Tania yang paling mendominasi adalah kecemasan. KecemasanTania yang membuat beberapa dari tindakan naluri hidup tidak terlaksana. Kecemasannya juga memicu munculnya naluri mati.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis PowToon Pada Materi Statistika Lina Nuriyanti; Sudi Prayitno; Ratna Yulis Tyaningsih; Ketut Sarjana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.808

Abstract

Pendidikan sangat berperan penting dalam pembangunan nasional guna meningkatkan sumberdaya manusia. Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia yang terjadi pada masa pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) adalah metode pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), oleh karena itu guru ditunut untuk lebih inovatif menentukan media pembelajaran yang dapat digunakan agar lebih efektif. Media pembelajaran berbasis PowToon merupakan salah satu media yang disajikan dalam bentuk video yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran jarak jauh yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Powtoon yang valid, praktis, dan efektif serta menjelaskan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Powtoon pada materi statistika kelas VIII MTs Negeri 2 Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran ini adalah 4D (Define, Design, Developement, Dissemination). Hasil penelitian berupa media pembelajaran materi statisika berbasis PowToon yang berbentuk Video MP4. Produk mendapatkan skor kevalidan 0,88 dengan kriteria sangat valid oleh 3 orang validator. Kepraktisan produk mendapatkan skor kepraktisan 83,75% dengan kriteria sangat praktis dilihat dari hasil respon 20 orang siswa terhadap penggunaan media pembelajaran matematika berbasis PowToon pada materi statisika. Sedangkan keefektifan media mendapatkan kriteria sangat efektif karena ketuntasan siswa telah kencapai 85%, dilihat dari hasil tes yang diberikan kepada siswa dalam uji coba. Selanjutnya media pembelajaran berbasis PowToon disebarluaskan dengan mengadakan seminar tingkat lokal dan disebarkan melalui YouTube sehingga mudah untuk diakses oleh siswa. Dengan demikian, media pembelajaran matematika berbasis PowToon dapat dinyatakan sebagai media yang valid, praktis, dan efektif untuk selanjutnya digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
Analisis Hambatan Pelaksanaan Blended Learning Pada Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Lingsar Awang Rizqi Ubaidillah; Dadi Setiadi; M. Yamin; I Putu Artayasa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.810

Abstract

Pemerintah menerapkan model blended learning sebagai salah satu solusi pembelajaran di tengah pandemi Covid-19. Dalam penerapannya dapat mengalami hambatan sehingga dibutuhkan identifikasi hambatan agar pembelajaran berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan guru dalam pelaksanaan blended learning di SMAN 1 Lingsar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMAN 1 Lingsar berjumlah 58 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, jumlah sampel terpilih sebanyak dua guru mata pelajaran Biologi kelas XI. Analisis data menggunakan teknik analisis model Huberman dan Miles. Hasil penelitian menunjukkan ada hambatan pada perencanaan pembelajaran berupa penggunaan metode dan media yang kurang bervariasi. Hambatan pada pelaksanaan pembelajaran berupa dalam kegiatan pendahuluan guru tidak memberikan apersepsi dan penyampaian tujuan pembelajaran, dan dalam kegiatan inti tidak adanya tahap collaboration dan  creativity karena keterbatasan waktu. Hambatan pada evaluasi pembelajaran berupa kurangnya kemampuan guru menggunakan teknologi, tidak semua peserta didik hadir saat pembelajaran, dan keterbatasan waktu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hambatan yang dialami guru dalam pelaksanaan blended learning yaitu pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Menggambar Bentuk Untuk Siswa Kelas IV SDN 40 Ampenan Filda Rainy; Nurul Kemala Dewi; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.811

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning menuntut siswa untuk mengembangkan segala potensinya dalam memecahkan masalah untuk menyelesaikan tugas atau proyek. Adanya kegiatan merancang dan membuat sebuah proyek akan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Menggambar Bentuk Untuk siswa Kelas IV SDN 40 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis Quasi Experimental Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 40 Ampenan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 38 siswa. Hasil perhitungan pengujian hipotesis dengan berbantuan program SPSS versi 21 for windows dengan menggunakan teknik Uji Independent Sampel T-Test pada taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai t hitung > tTabel dan sig (2-tailed) 0.000 £ 0,05. Dari hasil uji tersebut terdapat pengaruh pada kemampuan menggambar bentuk siswa. Maka dapat ditarik kesimpulan ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan menggambar bentuk untuk siswa kelas IV SDN 40 Ampenan. Ho ditolak dan Ha diterima.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pada Kelas II di SDN 3 Pringgajurang Ayu Rosanti; Muhammad Tahir; Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.812

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih rendah disebabkan karena berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu anggapan dari sebagian besar siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga banyak siswa yang kurang menyukai pelajaran matematika bahkan menjadikan matematika sebagai salah satu pelajaran yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesulitan belajar matematika di kelas II materi penjumlahan dan pengurangan di SDN 3 pringgajurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tes,wawancara dan dokumntasi. Analisis data menggunakan analisis data berdasarkan Mettew dan Michael yang dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan guru kelas 2 di SDN 3 pringgajurang. Setelah dilakukan tes kepada 13 siswa ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam materi penjumlahan dan pengurangan Siswa yang mengalami kesulitan berjumlah 4 siswa dari 13 siswa yang melakukan tes. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa kelas 2 yang mengalami kesulitan pada materi penjumlahan dan pengurangan. Kesulitan yang di alami siswa yaitu : (1) Siswa kesulitan memahami konsep penjumlahan dan pengurangan ; (2) Siswa sering melakukan kesalahan dalam menulis angka ; (3) Siswa tidak lancar dalam membaca ; (4) Siswa sering melakukan kesalahan dalam melakukan perhitungan karena kurang teliti ; ( 5) Siswa kesulitan dalam mengenal nilai tempat pada soal penjumlahan dan pengurangan bersusun. Dari penjelasan tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat 5 kesulitan yang dialami siswa setelah melakukan tes materi penjumlahan dan pengurangan pada kelas II di SDN 3 Pringgajurang.
Pengembangan Modul Praktikum Kimia Mandiri Berbasis Kimia Komputasi Pada Pokok Bahasan Sistem Periodik Unsur Windarti Alifani; Aliefman Hakim; Baiq Fara Dwirani Sofia; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.814

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan praktikum kimia SMA yang tidak optimal karena adanya berbagai kendala. Kendala tersebut salah satunya adalah kurangnya fasilitas laboratorium dan petunjuk praktikum yang memadai. Hal ini mengakibatkan pelaksanaan praktikum kimia terhambat. Disisi lain, praktikum kimia penting dilakukan untuk mengembangkan keterampilan ilmiah siswa. Salah satu solusi untuk menangani kendala tersebut  yaitu dengan melakukan praktikum kimia menggunakan media berbasis kimia komputasi. Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk dapat melakukan praktikum menggunakan perangkat lunak sehingga praktikum tetap dapat dilaksanakan diantara kendala yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui langkah-langkah pengembangan modul praktikum kimia mandiri berbasis kimia komputasi pada pokok bahasan sistem periodik unsur, 2) Menentukan validitas dari modul praktikum yang dikembangkan dan 3) Menentukan kepraktisan dari modul praktikum yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan jenis peneilitian pengembangan yang mengadopsi model penelitian 4D (define, design, develop, disseminate). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA SMAN 1 Sakra pada tahun akademik 2022/2023, sedangkan sampel dalam penelitian ini  adalah 30 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian yaitu pengembangan modul praktikum yang menggunakan model 4D menunjukkan nilai validitas modul praktikum dari 3 validator menggunakan indeks Aiken (V) sebesar 0,82 berada dalam kriteria sangat valid. Tingkat kepraktisan yang diukur melalui angket respon siswa terhadap modul praktikum menunjukkan presentase praktikalitas sebesar 85% yang berada dalam kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul praktikum mandiri berbasis kimia komputasi pada pokok bahasan sistem periodik unsur yang telah dikembangkan bersifat valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran mandiri.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian Myers Briggs Type Indicator (MBTI) Siswa Kelas IX Aftina Rabbani; Baidowi Baidowi; Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi; Sripatmi Sripatmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.815

Abstract

Salah satu mata cabang ilmu pengetahuan adalah matematika dan salah satu aspek kemampuan yang penting dalam matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Siswa memiliki perbedaan kemampuan dalam memecahkan masalah, dan salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari tipe kepribadian Myers Briggs Type Indicator (MBTI) siswa kelas IX MTs Negeri 1 Mataram Tahun Ajaran 2022/2023. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik penentuan subjek penelitian yaitu purposive dan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek artisan hanya mampu melaksakan 2 dari 4 tahapan pemecahan masalah, yaitu tahapan memahami masalah dan melaksanakan rencana penyelesaian. Subjek idealist sudah mampu melewati 3 dari 4 tahapan pemecahan masalah, yaitu tahapan memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian dan meninjau kembali. Subjek guardian hanya mampu melewati 1 dari 4 tahapan pemecahan masalah, yaitu tahapan memahami masalah. Subjek rational sudah mampu melewati 3 dari 4 tahapan pemecahan masalah, yaitu tahapan memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian dan meninjau kembali. Jadi, disimpulkan bahwa subjek berkepribadian idealist dan rational memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dari subjek berkepribadian artisan dan guardian.   
Hubungan Konsep Diri terhadap Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa SMP Negeri 18 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022 Ihlas Sukmawan; Nyoman Sridana; Dwi Novitasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.816

Abstract

Keyakinan terhadap kemampuan sendiri (konsep diri) diyakini dapat mempengaruhi performa siswa dalam pencapaian hasil belajarnya, sehingga dapat membentuk karakter siswa yang lebih mampu merespon positif setiap perubahan dan faktor kemampuan intelektualnya. Kemampuan intelektual yang dimaksudkan adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai kegiatan mental berupa: berpikir, bernalar dan memecahkan masalah. Dimana kemampuan intelektual dalam matematika yang dimaksudkan adalah kemampuan berpikir logis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri terhadap kemampuan berpikir logis matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian expost facto dengan sifat korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara konsep diri dan kemampuan berpikir logis matematis sangat rendah dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,807  0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,048 bernilai positif. Siswa yang berada pada tingkat konsep diri sedang sebesar 3,57% dan kategori tinggi sebesar 96,43%. Siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir logis matematis rendah sebesar 42,86%, kategori sedang sebesar 39,28% dan kategori tinggi sebesar 17,86%. Dapat disimpulkan bahwa konsep diri dengan kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Mataram tahun pelajaran 2021/2022 tidak memiliki hubungan.