cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Ejaan dan Morfologi dalam Rubrik Berita Surat Kabar Radar Lombok Edisi Agustus 2021 Wini Erlina; Muhammad Sukri; Rahmad Hidayat
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.822

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas bangsa harus dijunjung tinggi, yaitu dengan cara mempelajari dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Namun, kesalahan berbahasa pada surat kabar masih sering dijumpai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa tataran ejaan dan morfologi dalam rubrik berita politik, hukum, dan pendidikan surat kabar Radar Lombok  edisi Agustus 2021 beserta bentuk perbaikannya. Penilitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari rubrik berita surat kabar Radar Lombok edisi Agustus 2021. Metode dan teknik penganalisisan data yang digunakan adalah metode padan intralingual dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS) dan hubung banding membedakan (HBB). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan berbahasa pada tataran ejaan yang terdiri atas 1) kesalahan penulisan huruf yang meliputi kesalahan penulisan huruf  kapital dan huruf miring 2) kesalahan penulisan kata yang meliputi kesalahan penulisan gabungan kata, penulisan kata depan, penulisan kata turunan, penulisan partikel pun, pemenggalan kata, penulisan lambang bilangan, dan penulisan singkatan dan akronim, serta 3) kesalahan penulisan tanda baca yang meliputi kesalahan penulisan tanda titik, penulisan tanda koma, dan penulisan tanda hubung. Kemudian, kesalahan berbahasa pada tataran morfologi yang terdiri atas kesalahan pada perubahan fonem dan penghilangan fonem.
Kemampuan Kinerja Guru dalam Menciptakan Iklim Kelas yang Kondusif di SDN 34 Mataram Abdul Kadir Jaelani; Darmiany Darmiany; Baiq Indah Mayasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.826

Abstract

Maju atau tidaknya dunia pendidikan tentu tidak bisa dilepaskan dari seorang guru, dan keberhasdilan seorang siswa dalam menangkap dan memahami mata pelajaran yang mereka pelajari sungguh sangat ditentukan oleh suasana kelas yang kondsuif, dimaan hal ini membutuhkan kecakapan para guru dalam mengelola dan menatanya. Maka kinerja guru perlu terus ditingkatkan. tujuan penelitian disini untuk “ mengetahui bagaiaman cara kinerja guru untuk menciptakan iklim kelas yang kondusif di SDN 34 Mataram. penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif sering disebut metode penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah. Dalam peneltian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh guru SDN 34 mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi.. Teknik analisis data pada peneltian ini menggunakan model miles dan huberman yaitu data reduction (reduksi data), Data display (penyajian data), Coclusion/ verification (Verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif pada SDN 34 Mataram sudah dikatakan baik. Hal ini terlihat dari guru dapat mengembangkan diri menjadi lebih professional dan dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik, serta prilaku dan kesediaan guru untuk merefleksi diri secara berkelanjutan. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa guru SDN 34 Mataram memiliki kinerja yang baik dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif.
Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN 21 Ampenan Baiq Aulia Wulandani; Sudirman Sudirman; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.827

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bertujuan untuk menjadikan sekolah sebagai komunitas pembelajaran literasi, dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Program ini merupakan suatu terobosan oleh Kemendikbud dalam menumbuhkkembangkan budaya literasi dan budi pekerti siswa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN 21 Ampenan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles, Huberman, dan Saldana yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan GLS, terdiri dari perencanaan sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana, sumber pendanaan, perencanaan program, dan menetapkan indikator keberhasilan; (2) pelaksanaan GLS, terdiri dari bentuk kegiatan pelaksanaan GLS di SDN 21 Ampenan, yaitu program 15 menit membaca, Kupon Membaca Berhadiah (Kubacadah), pengoptimalan perpustakaan, dan penyediaan pojok baca, serta terdapat keunggulan dan kelemahan dari pelaksanaan GLS, meliputi keunggulan yaitu berhasil melaksanakan program Go Samba dan Kubacadah, timbulnya motivasi dan minat membaca siswa, sarana promosi dan kerjasama, sementara kelemahan yaitu tidak adanya pustakawan atau petugas khusus perpustakaan; (3) evaluasi pelaksanaan GLS, dimana pelaksanaan GLS berjalan dengan baik dan sudah sesuai dengan perencanaan yang didukung oleh adanya faktor pendukung dari pelaksanaan GLS. Namun dalam pelaksanaannya ditemukan faktor penghambat. Terdapat solusi dalam bentuk evaluasi sebagai upaya mengurangi hambatan yang dilakukan dengan evaluasi di dalam kelas oleh guru secara langsung, evaluasi setiap bulan, dan evaluasi di akhir semester. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan program  literasi di SDN 21 Ampenan telah berjalan sesuai dengan rencana dan dikoordinir oleh penanggung jawab yang telah diberi wewenang pada kegiatan literasi, sehingga hal ini membuat kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan.
Penerapan Kegiatan Finger Painting dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Dita Faradillah; Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.828

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuam motorik halus anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela belum berkembang secara optimal. Hal ini dapat dinilai berdasarkan indikator-indikator umum seperti kemampuan anak untuk menggenggam benda dan menggerakkan jari tangan untuk menulis, menggambar, dll masih memerlukan banyak bimbingan dari guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan kegiatan finger Painting dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (kelompok B4) di TK Islam Nurul Iman yang berjumlah 17 orang anak. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini mengandung campuran data kualitatif dan data kuantitatif.  Analisis kualitatif dilakukan berupa hasil observasi lapangan sedangkan analisis kuantitatif menggunakan rumus formula persentase. Adapun langkah-langkah kegiatan finger painting yang dilakukan yaitu: 1). Guru memerintahkan anak untuk duduk rapi dengan formasi melingkar. 2). Guru menjelaskan kegiatan finger painting yang akan dilakukan. 3). Guru memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan finger painting. 4). Guru menjelaskan langkah-langkah pengerjaan finger painting. 5). Guru mengelompokkan anak dalam beberapa kelompok. 6). Guru membagikan alat dan bahan. 7). Anak mencelupkan jari ke dalam adonan warna. 8). Anak mengoleskan adonan warna ke atas kertas yang sudah berpola dengan cara menggerakkan jari sampai menutupi seluruh pola. 9). Guru mengamati gerakkan jari anak saat mengoleskan adonan warna. 10). Lukisan yang sudah selesai didiamkan hingga kering. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan finger Painting dapat meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman yaitu pada pra siklus diperoleh persentase sebesar 58,28% meningkat pada siklus I menjadi 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,7% dimana hasil tersebut dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator keberhasilan yakni 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan finger painting dapat mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela Tahun Pelajaran 2022/2023.
Pelaksanaan Pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) Berbasis Technological, Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) dI SDN 4 Kilang, Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur Dini Rosyida; Sudirman Sudirman; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.829

Abstract

Kempuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) sangat penting di miliki pada abad 21. Salah satu kerangka kerja yang dapat merangsang kempuan berpikir HOTS peserta didik, dengan menerapkan TPACK dalam pembelajaran. Tetapi pada kenyataannya guru jarang menggunakan alat bantu media teknologi, dikarenakan banyak guru yang tidak melek teknologi. Padahal teknologi merupakan komponen penting TPACK. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan persiapan, perencanaan dan evaluasi pembelajaran HOTS berbasis TPACK di SDN 4 Kilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mulalui pengumpulan data, mereduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pada tahap persiapan dilihat dari RPP, guru kelas IV dan VI belum merencanakan pembelajaran HOTS berbasis TPACK dengan baik, guru kelas V sudah merencanakannya dengan baik. Tahap pelaksanaan, kelas IV dan V sudah melaksanakan pembelajaran HOTS berbasis TPACK dengan baik, sedangkan kelas VI belum terlaksana dengan baik. Terakhir, evaluasi pelaksanaan pembelajaran sudah di laksanakan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi. Soal-soal evaluasi juga sudah bersifat HOTS walupun ada yang bersifat LOTS. Dapat dismpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran HOTS berbasis TPACK di SDN 4 Kilang belum terlaksana secara maksimal.
Klasifikasi Emosi Tokoh Utama dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikologi David Krech Putri Rizka Amalia; M. Syahrul Qodri; Muh. Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.830

Abstract

Novel 00.00 salah satu novel yang menyuguhkan cerita mengenai permasalahan keluarga dan konflik percintaan remaja yang marak terjadi saat ini. Kejadian-kejadian yang dialami tokoh utama Lengkara dalam novel 00.00 tentunya tidak terlepas dari adanya berbagai macam emosi dan tentu memiliki keterkaitan dengan psikologisnya. Untuk mengetahui emosi yang dialami tokoh utama Lengkara maka dibutuhkan teori yang tepat salah satunya teori klasifikasi emosi David Krech. Tujuan yang hendak dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui klasifikasi emosi tokoh utama dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia berdasarkan teori klasifikasi emosi David Krech. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kalimat atau kata-kata dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang mengndung klasifikasi emosi tokoh utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel 00.00 karya Ameylia Falensia yang diterbitkan pada tahun 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka dan baca catat. Hasil analisis data dalam novel 00.00 terdapat 28 data yang sesuai dengan ketuju klasifikasi emosi David Krech. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa emosi keseluruhan tokoh Lengkara yang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi kesedihan yang mengarah pada aspek kehilangan sesuatu yang penting hingga mengakibatkan kecewa. Sedangkan emosi yang kurang dominan muncul dalam diri Lengkara yaitu emosi konsep rasa bersalah yang ditandai pada aspek bertentangan dengan etika dan nilai-nilai moral.
Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas V SDN 32 Cakranegara Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Tahun Ajaran 2021/2022 Egidia Anjaswati Pratiwi; A Hari Witono; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.832

Abstract

Komunikasi merupakan unsur penting dalam pendidikan. Komunikasi memiliki peran besar dalam meraih keberhasilan pendidikan. Fakta menunjukkan keterampilan komunikasi peserta didik masih belum mencapai target yang diharapkan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan keterampilan komunikasi siswa kelas V di SDN 32 Cakranegara Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dsekriptif. subjek atau responden dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa-siswi kelas V SDN 32 Cakranegara, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Subjek 6 orang siswa ini didasari oleh kriteria nilai siswa yang terkait dengan kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran di kelas. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode wawancara, Analisis data penelitian dilakukan dengan teknik deskreptif kualitatif, yaitu dengan mendeskrepsikan dan memaknai data dari masing-masing komponen yang dikonfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi baik secara verbal dan nonverbal siswa kelas V telah memenuhi standar. suasana kegiatan belajar mengajar (KBM) dikelas sangat hidup dan kondusif karena berlangsung dengan riang gembira, tertib dan terarah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V di SDN 32 Cakranegara, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Hal tersebut ditunjukkan terdapat 53% siswa kelas V mampu melakukan komunikasi secara lisan dan tulisan dengan kategori baik, 27% siswa dengan kategori cukup baik, dan 20% siswa dengan kategori kurang. Keterampilan komunikasi siswa ini didukung oleh semangat siswa untuk menerima pelajaran, dan keterampilan guru dalam memotivasi, membimbing dan memfasilitasi proses belalajar yang interaktif dan menyenangkan.
Representasi Nilai Maja Labo Dahu pada Novel Mbojo Mambure karya Parange Anaranggana Vivi Yunita; Murahim Murahim; Muh. Khairusibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.833

Abstract

Nilai sosial adalah pemikiran abstrak dalam diri manusia apa yang dianggap buruk maupun baik. Nilai sosial bagi Masyarakat Bima sangat penting sebagai perwujudan nilai Maja Labo Dahu. Tujuan penelitian ini adalah mempresentasikan nilai Maja Labo Dahu dalam novel Mbojo Mambure karya Parange Anaranggana sebagai salah satu karya sastra. Menyuguhkan cerita tentang waria yang penuh dengan gejolak berbagai permasalahan yang ada. Motode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data yang digunakan adalah novel Mbojo Mambure karya Parange Anaranggana. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik kajian pustaka, teknik baca-catat. Analisis data dilakukan secara bertahap yaitu: mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, mendeskripsikan, dan menyimpulkan data. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel Mbojo Mambure karya Parange Anaranggana terdapat 7 data yaitu:  5 nilai Maja dan 2 nilai Dahu. Nilai Maja terdiri dari anjuran, larangan, hak dan kewajiban, harga diri, dan etika. Sedangkan nilai Dahu terdiri dari rasa takut dan sanksi sosial.
Studi Kasus Anak-Anak Usia 5-6 Tahun yang Mengalami Gangguan Sosial Emosional Akibat Menggunakan Gadget di Desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat Tahun 2021 Mar'atul Imtihan; MA Muazar Habibi; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.834

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil survei terhadap anak-anak yang menggunakan gadget di Desa Jero Gunung yang memiliki gangguan sosial emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja bentuk penggunaan gadget pada anak dan gangguan sosial emosional akibat penggunaan gadget. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriftif. Jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah studi kasus atau case-study yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang berkenaan dengan how atau why (bagaimana atau mengapa) terhadap sesuatu yang diteliti. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 2 orang anak usia 5-6 tahun yang berada di desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara kepada orang tua anak, observasi terhadap anak dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kedua subjek FH dan AL. Subjek FH dan AL mempunyai kecenderung menggunakan gadget hampir di semua kesempatan. Bentuk penggunaan gadget pada anak di Desa Jero Gunung adalah kebanyakan menggunakan HP. Selain itu alternatif yang digunakan jika tidak ada HP adalah televisi. Dampak gadget untuk perkembangan sosial anak pada penelitian ini adalah masih banyak perkembangan sosial emosional yang belum berkembang seperti belum mampu menyesuaikan diri dengan situasi, bertanggungjawab atas perilakunya untuk kebaiakn diri sendiri, menunjukkan sikap toleran, dan mengendalikan emosi dengan wajar. Ketika menggunakan gadget tidak mau diganggu, bahkan subjek sering lupa untuk melakukan kegiatan lainnya, bahkan ketika disuruh oleh orang tuanya, mereka dapat menunjukkan ekspresi marah. Subjek FH dan AL juga cenderung tidak disiplin, sulit diajak bekerjasama dan tidak peduli terhadap lingkungannya.
Pengaruh Strategi Gallery of learning Terhadap Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas IV di SDN 38 Mataram Muhammad Ramadhan; I Nyoman Karma; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.835

Abstract

Strategi gallery of learning adalah model belajar secara berkelompok yang menjamin setiap siswa diberi kesempatan untuk berkontribusi serta mendengarkan pendapat. Penelitian dengan tujuan mengetahui pengaruh strategi gallery of learning terhadap keterampilan   berbicara peserta didik kelompok IV SDN 38 Mataram. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis Quasy Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelompok IV A sebagai kelompok kontrol sejumlah 20 siswa dan kelompok IV B sebagai kelompok eksperimen sejumlah 19 siswa yang ditentukan dengan sistem undian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis dengan rumus Paired sample t-test dan uji effect size. Uji hipotesis dengan taraf signifikan 5 % bahwa nilai Sig (2-tailed) 0.000 < 0.05 dan nilai thitung 13,816 > ttabel 1,697 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini diperkuat juga dengan perolehan hasil perhitungan menggunakan uji effect size dengan nilai yang dihasilkan 2,1365 menunjukan pengaruh dalam kategori sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi gallery of learning terhadap keterampilan   berbicara siswa kelompok IV SDN 38 Mataram. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi gallery of learning dapat diterapkan di siswa SDN kelompok IV untuk keterampilan   berbicara siswa.

Page 48 of 249 | Total Record : 2483