cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Intaegrasi Nilai-nilai Antikorupsi dalam Pelaksanaan pembelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Mataram Lalu Habib; Rispawati Rispawati; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.836

Abstract

Mengintegrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn guna menumbuhkan karakter kejujuran dan tanggung jawab kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui model pengintegrasian nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataran; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru yang mengajar mata pelajaran PPKn kelas VII. Informan dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan siswa kelas VII karena siswa yang merasakan pembelajaran dari guru tersebut. Teknik pengumpulan data yang dikenakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempelihatkan bahwa: 1) model integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram sudah berjalan dengan baik mengenakan model pembelajaran saintifik berupa Discovery Learning, PBL dan PJBL. Hal ini dapat dibuktikan dari segi tahapan pembelajaran yakni perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran sudah mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi; 2) pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram ini masih kurang berjalan maksimal karena masih belum dilakukan pada semua tahapan pembelajaran, melainkan hanya dilakukan pada bagian kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja. Dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ini yaitu Model Discovery Learning, PBL, dan PJBL yang kemudian pelaksanaannya hanya pada kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja.
Penerapan Pembelajaran Inquiry Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII-D Di SMPN 2 Mataram Baiq Tania Febrianti; Muhammad Ismail; Basariah Basariah; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.837

Abstract

Pendidikan ialah suatu kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan dalam mengembangkan potensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Mataram pada mata pelajaran PPKn melalui Penerapan Pembelajaran Inquiry Based Learning. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terlaksana dalam dua siklus, siklus I dan II memiliki 4 tahapan yang sama, yaitu: (1) planning, (2) action, (3) observation, (4) reflection. Pada siklus I berdasarkan hasil penelitian jumlah descriptor Inquiry Based Learning sebagai variabel tindakan yang muncul sebanyak 29 deskriptor (81%) dari 36 descriptor. Keberhasilan variabel harapan berupa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada siklus I tercapai 32 siswa (80%) dari 40 siswa. Diketahui pada siklus I tidak mencapai target yang diharapkan, dilakukan refleksi guna mengetahui penyebab indikator kinerja belum tercapai. Hasil refleksi yang dilaksanakan perbaikan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 36 deskriptor (100%) dari 36 descriptor yang sudah ditetapkan. Sejalan dengan peningkatan mutu variabel tindakan, variabel harapan bertambah pula kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa menjadi 38 siswa (95%) dari 40 siswa. Bersumber pada hasil penelitian ini, penerapan pembelajaran Inquiry Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII-D SMP Negeri 2 Mataram pada mata pelajaran PPKn dikatakan meningkat.
Pengaruh Self-regulated Learning, Intensitas Penggunaan Media Sosial, Dan Motivasi Belajar Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Dwi Sari Usop; Amelia Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.839

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda pekerjaan di bidang akademik. Terdapat berbagai macam faktor yang melatarbelakangi perilaku prokrastinasi akademik diantaranya dibagi menjadi dua faktor yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya yakni self-regulated learning dan motivasi belajar, sedangkan faktor eksternalnya adalah intensitas penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang berjumlah 2714. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah 349 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada mahasiswa. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan self-regulated learning terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (2) terdapat pengaruh yang signifikan intensitas penggunaan media sosial terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; (3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya; dan (4) terdapat pengaruh yang simultan self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Dari ketiga variabel yakni self-regulated learning, intensitas penggunaan media sosial, dan motivasi belajar, maka motivasi belajar adalah variabel yang paling mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Struktur Kepribadian Tokoh Utama Kinan Dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf Kajian Psikoanalisis: Sigmund Freud Nursholatiah Nursholatiah; Murahim Murahim; Muh. Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.840

Abstract

Novel Layangan Putus karya Mommy ASF merupakan salah satu karya sastra yang menyajikan permasalahan fenomena psikologis atau kejiwaan yang pelik, sehingga sangatlah menarik untuk diteliti. Salah satu yang menarik untuk diteliti adalah struktur kepribadian tokoh utama Kinan dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu metode kepustakaan dan metode baca dan catat. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, ketika Kinan dihadapkan dengan masalah suaminya yang berselingkuh atau menghianatinya, tokoh Kinan belum langsung mengambil keputusan. Kinan masih bertanda Tanya tentang makna poligami, alam bawah sadarnya bertanya-tanya itu merupakan struktur kepribadian Id Kinan. Sampai akhirnya Kinan memutuskan untuk berpisah karena suaminya tidak pernah memberikan penjelasan. Keputusan tersebut merupakan struktur kepribadian Ego Kinan. Kemudian struktur kepribadian Superego terlihat ketika Kinan tetap ingin berhubungan baik dengan Aris mantan suaminya dan keluarga dari mantan suaminya. Terdapat nilai-nilai moral yang patut dicontoh dalam berkehidupan. Jadi, dilihat dari peristiwa di atas, tokoh utama Kinan dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF adalah perempuan yang kuat dan lapang dada dalam menerima cobaan, dan perempuan tegas dalam mempertahankan harga diri sebagai wanita.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis PowerPoint Pada Tema 2 “Udara Bersih Bagi Kesehatan” Kelas 5 SDN 20 Mataram Lia Auliani; Lalu Hamdian Afandi; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.841

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru untuk menunjang proses pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih kurang maksimalnya keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis PowerPoint pada tema 2 “Udara Bersih bagi Kesehatan” kelas 5 SDN 20 Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, angket, dan observasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu ahli media, ahli materi, dan peserta didik kelas 5 SD. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis PowerPoint menunjukkan bahwa; 1) tahap analisis, adanya masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran yang berkaitan dengan media pembelajaran. 2) desain, merancang storyboard. 3) pengembangan produk, memproduksi media yang telah dirancang menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint 2019, kemudian dilakukan validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan skor akhir ahli media 90,4% dan ahli materi 95,3%. 4) Implementasi produk, dilakukan implementasi atau uji coba media pembelajaran berbasis PowerPoint pada kelompok kecil yang terdiri dari 6 orang peserta didik dengan skor akhir 93,8%. 5) evaluasi, berdasarkan hasil implementasi, media pembelajaran berbasis PowerPoint tidak perlu adanya evaluasi atau revisi. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis PowerPoint tebukti sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran berbasis PowerPoint yang dikembangkan ini dapat memotivasi peserta, dan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Melalui penelitian yang telah dilaksanakan, diharapkan guru dapat termotivasi dalam menyediakan media pembelajaran bagi peserta didik yang lebih inovatif dan kreatif demi tercapainya tujuan pembelajaran.
Keterampilan Mengajar Guru Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Dalam Pembelajaran di SDN 3 Labuhan Lombok Tahun Ajaran 2022/2023 Tasya Marwah Salsabilla; Darmiany Darmiany; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.842

Abstract

Guru dalam mengajar tentunya memiliki keterampilan yang dapat menarik perhatian siswa agar memiliki motivasi dalam mengikuti pelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuannya sehingga terjadi perubahan tingkah laku dalam diri siswa. Berbagai karakteristik siswa tentu berpengaruh dalam pembelajaran sehingga guru harus menyesuaikannya dengan melakukan perencanaan sebelum pembelajaran. Oleh karena itu Keterampilan mengajar guru dalam penelitian ini adalah keterampilan yang harus dikuasai dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Keterampilan mengajar guru dalam melaksanakan pembelajaran yang merujuk untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sesuai dengan penelitian ini. Amanat kurikulum 2013 siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mengarah pada berpikir kritis (High Order Thinking Skill) yang dapat membentuk pemikiran, moralitas, dan budi pekerti dalam diri siswa dimana sejalan dengan pembelajaran abad ke-21. Penelitan ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dimana disusun untuk mendeskripsikan gambaran terhadap objek yang hendak diteliti. Penelitian ini mengambil data di kelas IVA dan IVB di SDN 3 Labuhan Lombok tahun ajaran 2022/2023 semester ganjil. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Keterampilan mengajar guru kelas IVA dikategorikan cukup baik karena guru masih memiliki kesulitan dalam pembelajaran. (2) Keterampilan mengajar guru kelas IVB dikategorikan baik. (3) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas IVA telah mencapai kriteria 24% sangat kritis, 32% cukup kritis, dan 44% kurang kritis. Kelas IVB dengan kriteria 28% sangat kritis, 40% cukup kritis, dan 32% kurang kritis.
Struktur Kepribadian Tokoh Utama Inggit Dalam Novel My Lecture My Husband Karya Gliticious: Kajian Psikologi Sigmund Freud Nuratun Safitri; Mahmudi Efendi; Muh. Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.844

Abstract

Penelitian ini membahas tentang struktur kepribadian Tokoh Inggit dalam Novel My Lecture My Husband menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah struktur kepribadian tokoh Inggit dalam Novel My Lecture My Husband karya Gitilicious: kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh Inggit dalam Novel My Lecture My Husband karya Gitilicious: kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitiatif deskriptif. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah Novel My Lecture My Husband karya Gitilicious yang memuat informasi tentang permasalah psikologi terkait kepribadian tokoh Inggit. Data diperoleh dengan metode studi pustaka, studi dokumenter, dan studi observasi. Metode analisis data menggunakan metode metode deskriptif yaitu mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis data. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan beberapa struktur kepribadian tokoh Inggit yang dibagi menjadi Id, Ego dan Superego. Dalam struktur Id, terdapat tiga aspek dalam kepribadian tokoh Inggit yaitu naluri bawaan, keinginan dan kesenangan atau kenikmatan. Struktur Ego, terdapat tiga aspek dalam kepribadian tokoh Inggit yaitu tindakan, peranan, dan kepuasan. Sedangkan dalam struktur Superego, terdapat dua aspek dalam kepribadian tokoh Inggit yaitu nilai moral baik dan nilai moral buruk.
Hubungan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Komunikasi Matematis dengan Hasil Belajar Matematika Fatia Ningsih Erayani; Nyoman Sridana; Arjudin Arjudin; Baidowi Baidowi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.845

Abstract

Kepercayaan diri atau self-confidence merupakan suatu keyakinan dalam jiwa manusia bahwa tantangan hidup apapun harus dihadapi dengan berbuat sesuatu. Sedangkan Kemampuan komunikasi matematis adalah kemampuan siswa dalam menyampaikan ide matematika baik secara lisan maupun tulisan. Sikap percaya diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa sangatlah perlu diperhatikan dan dikembangkan karena memiliki peranan penting bagi siswa dalam menjalankan proses pembelajaran ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX Mts. Al-Aziziyah Putri, dengan sampel penelitian sejumlah 36 siswa dengan pengambilan sampel secara cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kepercayaan diri dan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,032<0,05 dengan nilai pearson correlation 0,435. Nilai signifikan X1 terhadap Y sebesar 0,016<0,05 dengan  nilai pearson correlation 0,398. Dan nilai signifikan X2 terhadap Y sebesar 0,049<0,05 dengan nilai pearson correlation 0,331. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif secara bersama-sama antara kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap hasil belajar matematika, terdapat hubungan positif kepercayaan diri dengan hasil belajar matematika, dan terdapat hubungan positif kemampuan komunikasai matematis dengan hasil belajar matematika siswa.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SDN 1 Penujak Tahun Ajaran 2021/2022 Yuyun Sumbawati; Muhammad Tahir; Sudirman Sudirman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.846

Abstract

Membaca adalah salah salah satu kemampuan yang paling mendasar yang harus dimiliki setiap individu.  Membaca merupakan suatu proses kognitif yang dilakukan untuk memperoleh berbagai informasi dan wawasan yang terdapat (Dalman, 2017:5). ”Solusi yang diterapkan guru untuk mengatasi permasalahan siswa dalam kesulitan membaca permulaan dikelas I SDN 1 Penujak, yaitu guru mengadakan jam tambahan bagi siswa yang masih kesulitan membaca permulaan, Guru memberikan perhatian lebih dan khusus untuk siswa yang masih tidak bias membaca permulaan, guru mengajari siswa mengenal huruf dengan beberapa Teknik, misalnya huruf dijadikan bahan nyanyian, menampilkan huruf dan mendiskusikan bentuk (karakteristiknya) khususnya huruf-huruf yang memiliki kemiripan bentuk (misalnya p, b, dan d), menggunakan bacaan yang tingkat kesulitannya rendah, serta siswa diminta menulis kalimat dan membacanya dengan keras. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dimana disusun untuk mendeskripsikan gambaran terhadap objek yang hendak diteliti. Penelitian ini mengambil data di kelas 1 di SDN 1 Penujak Lombok Tengah tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara,dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Kesulitan membaca adalah gangguan atau hambatan yang menyebabkan terhambatnya kemampuan membaca seseorang. Bentuk bentuk kesulitan dalam membaca tersebut sangat beragam. Bentuk kesulitan membaca yang dialami akan berbeda antara siswa yang satu dengan siswa yang lain. hasil tes yang dilakukan pada siswa kelas I SDN 1 Penujak 5 dengan jumlah 12 anak, menunjukkan kemampuan membaca permulaan siswa. Setelah peneliti melakukan Tes dan wawancara kepada siswa kelas 1 ,dan hasil dokumentasi, maka diperoleh data tentang kesulitan-kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 1 Penujak. Berdasarkan hasil analisis terhadap 12 siswa diperoleh data 5 siswa menghadapi kesulitan membaca permulaan tersebut dapat diketahui bahwa tingkat membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 1 Penujak tergolong“Belum Baik”.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLTV Ditinjau Dari Self Efficacy Riani Olivia; Arjudin Arjudin; Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi; Sri Subarinah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.847

Abstract

Matematika merupakan ilmu dasar yang peranannya sangat penting dalam kehidupan manusia. Siswa dituntut menguasai beberapa kemampuan matematika salah satunya yaitu kemampuan komunikasi matematis. Selain itu, siswa juga harus memahami faktor psikis dirinya yang menunjang dalam memahami matematika salah satunya self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa dan mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self efficacy siswa kelas XI SMAN 1 Praya Timur Tahun Ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, dengan teknik penentuan subjek penelitian yaitu purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat self efficacy tinggi siswa mampu menuliskan apa yang diketahui dan kesimpulan dengan tepat. Untuk indikator membaca siswa mampu menentukan permisalan variabel, dan untuk indikator eskpresi matematika siswa sudah mampu menyusun langkah penyelesaian. Sedangkan siswa dengan tingkat self efficacy rendah Untuk indikator menulis siswa mampu menuliskan apa yang diketahui. Selanjutnya untuk indikator membaca siswa belum mampu menntukan permisalan vaiabel dengan tepat, dan untuk indikator eskpresi matematika siswa sudah mampu menyusun langkah penyelesaian namun masih kurang lengkap.

Page 49 of 249 | Total Record : 2483