cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Pengaruh Aktivitas Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler dan Perilaku Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Yinsix Tamala; Arjudin Arjudin; Muhammad Turmuzi; Sripatmi Sripatmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.789

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam upaya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun dalam proses pembelajaran matematika disekolah, rendahnya keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran dikelas, dan kebiasaan siswa yang tidak baik dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Sembalun Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini yaitu semua siswa kelas VIII dengan jumlah 45 siswa. Sampel yang digunakan adalah total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar matematika sebesar 47 ; (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika sebesar ; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan sumbangan efektif sebesar  dan sumbangan efektif masing-masing variabel berturut-turut  dan %. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika dalam menyelesaikan Soal Cerita SPLTV Berdasarkan Perbedaan Jenis Kelamin Ridho Yudha Pratama; Arjudin Arjudin; Nurul Hikmah; Sri Subarinah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.792

Abstract

Literasi matematika adalah kemampuan individu untuk merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks, namun kemampuan literasi matematika siswa masih sangatlah rendah. Hal ini dikarenakan masih kurangnya informasi yang membahas secara rinci kemampuan literasi matematika siswa sehingga belum adanya upaya dalam meningkatkan literasi matematika di indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X dalam menyelesaikan soal cerita SPLTV berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Indikator literasi matematika yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada komponen proses literasi matematika, yakni 1) Komunikasi, 2) matematisasi, 3) penalaran dan pemberian alasan, 4) Strategi untuk memecahkan masalah, dan 5) Penggunaan operasi dan bahasa simbol, bahasa formal dan bahasa teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa laki-laki dan siswa perempuan telah mampu menyampaikan informasi yang terdapat pada masalah, mengubah kalimat sehari-hari menjadi bentuk matematika, merancang strategi untuk memecahkan masalah, menggunakan operasi matematika dan bahasa dalam memecahkan masalah, serta memberikan pembuktian dan kesimpulan terkait solusi yang ditemukan. Diperoleh juga adanya perbedaan kemampuan siswa laki-laki dan siswa perempuan yang terletak pada komponen penalaran dan pemberian alasan, dimana siswa laki-laki sudah dapat memberikan kesimpulan yang tepat, sedangkan siswa perempuan belum mampu memberikan kesimpulan dari solusi yang ditemukan.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa di Kelas V SDN 15 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022 Ainayya Alfatihah; Husniati Husniati; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.794

Abstract

kesulitan belajar juga dapat diartikan sebagai ketidakmampuan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) kesulitan belajar matematika  siswa kelas V, (b) faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika kelas V, (c) upaya guru untuk mengatasi kesulitan belajar matematika kelas V, Subjek penelitian yang diambil yaitu kelas V yang mempunyai nilai rata-rata matematika masih dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM).Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kesulitan dalam memahami maksud soal, kesulitan dalam pemahaman konsep, kesulitan dalam keterampilan proses, (2) faktor-faktor yang  menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar yaitu siswa tidak senang ketika sedang belajar matematika, siswa juga tidak selalu menikmati saat belajar matematika. Seringkali juga siswa merasa bosan ketika belajar matematik. (3) upaya guru mengatasi kesulitan belajar Mengadakan bimbingan belajar khusus seperti les tambahan yang diadakan 3 kali dalam 1 minggu oleh guru kelas V, Melakukan pengulangan kembali materi yang belum dipahami oleh siswa, Dilakukan perbaikan atau remedial terdadap siswa yang mendapat nilai dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika yaitu kesulitan dalam memahami maksud soal, kesulitan dalam pemahaman konsep, kesulitan dalam keterampilan proses. jadi diharapkan guru dalam membentuk pola pengajaran matematika tidak semata-mata ditunjukan pada keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal. Namun yang lebih penting adalah bagaimana cara mengajak siswa untuk memahami dan mengerti serta menguasai konsep-konsep yang ada secara baik dan benar, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam belajar matematika.
Desain Pembelajaran Menulis dan Membacakan Puisi melalui Model Investigasi-Simulasi untuk Siswa SMP Nurul Dwi Lestari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.799

Abstract

Model pembelajaran inovatif saat ini dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar untuk memacu siswa berekplorasi untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi siswa. Seorang guru yang kreatif perlu membuat rancangan pembelajaran yang mampu mengaktifkan kemampuan imajinasi sekaligus kinetik siswa dengan ditunjang perencanaan pembelajaran yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran menulis puisi dengan model Investigasi-Simulasi untuk siswa SMP. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui waawancara, observasi, dan reviu literature. Hasil penelitian menunjukkan adaptasi tahapan pembelajaran dalam Model Investigasi dan Simulasi dalam desain pembelajaran menjadi sebuah inovasi pembelajaran yang memberikan kemudahan siswa dalam menulis puisi. Melalui desain pembelajaran yang menarik, siswa termotivasi untuk menemukan ide/topik dalam menulis puisi, mudah menemukan diksi/pilihan kata yang sesuai dengan tema puisi, dan mampu menyajikan puisi secara lisan dengan teknik membaca puisi yang benar.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Guided Inquiry untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Sri Wahyuningsih Saputri; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.802

Abstract

Pembelajaran di sekolah menuntut peserta didik untuk berperan aktif dan guru harus optimal sebagai fasilisator agar pembelajaran lebih baik. Pembelajaran di sekolah belum optimal dalam pembuatan perangkat dan media pembelajaran. Pentingnya pemberian inovasi pada perangkat pembelajaran dengan penggunaan strategi dan metode serta media yang inovatif, sehingga perlunya pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran fisika model guided inquiry untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik yang valid. Penelitian ini menggunakan metode research and development, dengan desain yang yang digunakan adalah model 4D terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Adapun produk yang dikembangkan yaitu RPP, Bahan Ajar, LKPD, Media Pembelajaran Power Point dan Instrumen tes penguasaan konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Lembar validasi diisi oleh 6 validator yaitu 3 validator ahli (dosen pendidikan fisika) dan 3 validator praktisi (guru fisika) dengan menggunakan skala likert. Hasil validasi oleh validator ahli menunjukkan nilai rata-rata untuk RPP 3.11, Bahan Ajar 3.18, LKPD 3.22, Media Pembelajaran Power Point 3.11 dan Instrumen Tes Penguasaan Konsep 3.00. Hasil validasi oleh validator praktisi menunjukkan nilai rata-rata RPP 3.80, Bahan Ajar 3.74, LKPD 3.77, Media Pembelajaran Power Point 3.70 dan Instrumen Tes Penguasaan Konsep 3.72. Validasi dari validator ahli dan validator praktisi keduanya pada kategori valid dan sangat valid. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model guided inquiry untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik valid sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Kemitraan Guru dan Orang Tua dalam Menciptakan Budaya Literasi Pada Kegiatan Pembelajaran Siswa Kelas V SDN 11 Sumbawa Besar Aisyah Fitria Manurung; Asrin Asrin; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.803

Abstract

Gerakan literasi sekolah adalah salah satu program yang sangat penting diterapkan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar dan faktor pendukung serta faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data (Data Condensation), penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian terdapat beberapa bentuk kemitraan antara guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar yaitu kunjungan ke rumah murid, kunjungan orang tua ke sekolah, adanya komunikasi antara sekolah dan orang tua, surat meyurat, membuat kelompok antara sekolah dan orang tua dan orang tua memberikan sumbangsi buku kepada sekolah.. Faktor pendukung kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran antara lain adanya minat atau perhatian orang tua terhadap Pendidikan anak, komunikasi yang baik antara orang tua dan seolah dan orang tua memberikan sumbangsi buku. Faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi antara lain kurangnya buku bacaan, dan kurangnya alokasi waktu. Dapat disimpulkan bahwa terdapat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V  SDN 11 Sumbawa Besar. 
Layanan Bimbingan Belajar Bagi Siswa dengan Kesulitan Belajar Membaca Kelas II di SDN Fajar Karya Tahun Pelajaran 2021/2022 Anggun Oktaviani; Lalu Hamdian Affandi; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.805

Abstract

Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi dalam suatu proses bealjar yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam mencapai suatu hasil belajar seperti kurangnya kemampuan dalan deskriminasi penglihatan dan pendengaran, sulit dalam mengurutkan kata menjadi huruf, dan membaca kata demi kata. Adanya kesulitan yang dialami oleh beberapa siswa dalam belajarnya tentunya harus dibarengi dengan bimbingan belajar. Bimbingan belajar adalah proses bantuan untuk memfasilitasi siswa dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam belajar dan membantu siswa memecahkan masalah yang dialaminya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permasalahan siswa dengan kesulitan belajar membaca dan mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah dalam pelaksanaan bimbingan belajar terhadap siswa kesulitan belajar membaca di SDN Fajar Karya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek 1 orang guru kelas sebagai pembimbing, 2 orang siswa dengan kesulitan belajar membaca dan 2 orang tua atau wali dari siswa kesulitan belajar membaca. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tematik analisis. Untuk menguji keabsahan data digunakan kredibilitas data dengan triangulasi Teknik, triangulasi sumber dan uji konfirmabilitas. Dari hasil penelitian yang didapatkan siswa dengan kesulitan belajar membaca di kelas 2 berjumlah 2 orang siswa laki-laki dengan beberapa permasalahan yang dialami dan dapat diklasifikasikan menjadi 3 masalah yaitu: (1) kesulitan membaca diantaranya kemampuan mengeja lemah dan kemampuan mengenal huruf rendah, (2) kesulitan dalam hal menulis yang diantaranya keliru dalam menulis huruf yang hampir sama,  lambat dalam menulis, tulisan siswa sulit dibaca, dan (3) kesulitan dalam hal memahami perkataan. Berdasarkan waktu pelaksanaannya langkah bimbingan belajar dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu: (1) sebelum bimbingan belajar yang meliputi identifikasi kasus, identifikasi masalah, dan tahap diagnosis, (2) saat bimbingan belajar yang meliputi tahap prognosis atau menetapkan alternatif dalam mengatasi masalah, tahap remidial atau membuat rujukan, dan (3) setelah diberikan bimbingan yang meliputi tahap evaluasi dan follow up. Adapun hambatan yang dialami selama proses bimbingan belajar yaitu kurangnya dukungan dari orang tua dalam hal belajar, dan siswa masih perlu pengulangan pada setiap penjelasan yang diberikan.
Dinamika Kepribadia Tokoh Tania dalam Novel Ananta Prahadi Karya Risa Saraswati: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud Bagas Apriansyah; Mari’i Mari’i; Khairussibyan Khairussibyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.807

Abstract

Kajian prosa fiksi merupakan genre sastra yang menjadi fokus penelitian, prosa fiksi merupakan hasil imajinasi pengarang yang dikemas dalam bentuk karya sastra, Karya sastra yang berupa novel yang berjudul Ananta Prahadi karya Risa Saraswati akan menjadi subjek dalam penelitian ini. Novel  Ananta Prahadi karya Risa Saraswati akan dikaji apa saja dinamika kepribadian tokoh Tania menggunakan kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kepribadian Tokoh Tania dalam novel “Ananta Prahadi” karya Risa Saraswati berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode baca, metode catat dan studi pustaka. Data penelitian yang dilakukan berupa kalimat, frasa atau wacana dalam dialog tokoh Tania yang terkait dengan dinamika kepribadian Tania dalam novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dinamika kepribadian Tania dalam novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati yaitu terdapat dinamika kepribadian Tania dibagi menjadi dua, yaitu naluri dan kecemasan. Naluri hidup dan naluri mati. Naluri hidup terdapat dua bagian, yaitu keinginan untuk makan dan libido, sedangkan naluri mati terdapat keinginan menyakiti orang lain. Kecemasan dibagi menjadi tiga yaitu kecemasan objektif berupa kekhawatiran terhadap kondisi Ananta yang sedang sakit, kecemasan neurotik berupa Tania merasa bersalah karena melupakan Ananta yang sedang dalam keadaan sakit, dan kecemasan moral berupa Tania merasa bersalah terhadap orang-orang yang sering tersakiti oleh sifatnya Berdasarkan keseluruhan bagian dari dinamika kepribadian Tania yang paling mendominasi adalah kecemasan. KecemasanTania yang membuat beberapa dari tindakan naluri hidup tidak terlaksana. Kecemasannya juga memicu munculnya naluri mati.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis PowToon Pada Materi Statistika Lina Nuriyanti; Sudi Prayitno; Ratna Yulis Tyaningsih; Ketut Sarjana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.808

Abstract

Pendidikan sangat berperan penting dalam pembangunan nasional guna meningkatkan sumberdaya manusia. Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia yang terjadi pada masa pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) adalah metode pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), oleh karena itu guru ditunut untuk lebih inovatif menentukan media pembelajaran yang dapat digunakan agar lebih efektif. Media pembelajaran berbasis PowToon merupakan salah satu media yang disajikan dalam bentuk video yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran jarak jauh yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Powtoon yang valid, praktis, dan efektif serta menjelaskan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Powtoon pada materi statistika kelas VIII MTs Negeri 2 Mataram. Metode penelitian yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran ini adalah 4D (Define, Design, Developement, Dissemination). Hasil penelitian berupa media pembelajaran materi statisika berbasis PowToon yang berbentuk Video MP4. Produk mendapatkan skor kevalidan 0,88 dengan kriteria sangat valid oleh 3 orang validator. Kepraktisan produk mendapatkan skor kepraktisan 83,75% dengan kriteria sangat praktis dilihat dari hasil respon 20 orang siswa terhadap penggunaan media pembelajaran matematika berbasis PowToon pada materi statisika. Sedangkan keefektifan media mendapatkan kriteria sangat efektif karena ketuntasan siswa telah kencapai 85%, dilihat dari hasil tes yang diberikan kepada siswa dalam uji coba. Selanjutnya media pembelajaran berbasis PowToon disebarluaskan dengan mengadakan seminar tingkat lokal dan disebarkan melalui YouTube sehingga mudah untuk diakses oleh siswa. Dengan demikian, media pembelajaran matematika berbasis PowToon dapat dinyatakan sebagai media yang valid, praktis, dan efektif untuk selanjutnya digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
+Teacher’s Strategies in Teaching Speaking to Students Third Grade at SMAN 1 Taliwang Neli Purnama; I Made Sujana; Kurniawan Apgrianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.809

Abstract

Speaking instruction is a major concern in many language programs, and instructional strategy cannot be used to influence learning outcomes. In terms of teaching speaking strategies, it is paradoxical that the majority of students in third grade were unable to speak English. This study aims to determine the strategies used by teachers at SMAN 1 Taliwang in teaching speaking skills. This thesis used a qualitative descriptive method. The subjects of this study were two English teachers at SMAN 1 Taliwang. Data were collected by observing and interviewing teachers. Then, the data analysis procedures in this study include data compaction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study there are three types of strategies used by teachers, namely cognitive strategies, metacognitive strategies, and social strategies. The cognitive strategies used by the teacher’s consist of memorizing and drilling. Which are included the metacognitive strategies that the teacher uses are questions, outdoor learning, pre-evaluation, and giving stimulus. Included in the social strategies used by teachers are peer-to-peer, presentations and assignments, dialogues, and discussions and presentations.

Page 46 of 249 | Total Record : 2483