cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Identifikasi Kesulitan Guru dalam Melaksanakan Penilaian Autentik pada Kurikulum 2013 di SDN 50 Cakranegara Nabilah Nabilah; I Nyoman Karma; Husniati Husniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.298

Abstract

Perubahan kurikulum dari KTSP menjadi kurikulum 2013 menyebabkan perubahan dalam sistem penilaian, yang mana dalam kurikulum 2013 dikenal dengan penilaian autentik. Penilaian autentik menekankan pada penilaian secara holistik yang mencangkup mulai dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Adapun pelaksanaan penilaian autentik di lapangan masih belum berjalan sebagaimana mestinya. Masih banyak guru yang mengeluhkan kesulitan dalam melaksanakan penilaian autentik di sekolah yang disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam melaksanakan penilaian autentik pada kurikulum 2013 di SDN 50 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas I, II, III, IV, dan V SDN 50 Cakranegara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa kesulitan yang dialami guru dalam melaksanakan penilaian autentik pada kurikulum 2013 mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penilaian meliputi (1) Pada tahap perencanaan penilaian, kesulitan yang dialami guru yakni kesulitan dalam menyusun kisi-kisi dan membuat instrumen penilaian. (2) Pada tahap pelaksanaan, guru kesulitan dalam menggunakan teknik penilaian diri dan penilaian antarteman untuk penilaian aspek afektif, kesulitan dalam menggunakan teknik tertulis dan teknik lisan untuk penilaian pada aspek kognitif, dan pada penilaian aspek psikomotorik, guru kesulitan dalam menggunakan teknik unjuk kerja dan teknik proyek. (3) Pada tahap pelaporan penilaian, guru mengalami kesulitan dalam mengolah nilai menjadi rapor. Dapat disimpulkan bahwa guru di SDN 50 Cakranegara mengalami kesulitan dalam melaksanakan penilaian autentik pada kurikulum 2013. Kesulitan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pemahaman guru yang masih kurang, pelatihan yang tidak merata pada guru terkait penilaian autentik kurikulum 2013, dan ketersediaan waktu yang kurang memadai. Perlu sosialisasi yang massif dan merata untuk para guru kedepannya terkait penialain autentik. Salah satu caranya dengan melakukan pelatihan secara mandiri dengan materi yang jelas, mendalam, dan tuntas agar para guru memahami penilaian autentik dengan baik dan benar. 
Implementasi Pembelajaran Berbasis Online di Kelas IV SDN 16 Cakranegara Muhammad Fatoni; Nurul Kemala Dewi; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.299

Abstract

E-learning atau pembelajaran berbasis online adalah proses pembelajaran jarak jauh yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui jaringan internet secara terorganisir dengan menggabungkan semua bagian pembelajaran, tanpa kendala keberadaan dengan kualitas yang terjamin. Proses pembelajaran berbasis online tidak hanya menggunakan satu provider untuk membantu proses pembelajaran berbasis online sehingga interaksi perpindahan informasi dapat berjalan dengan baik. Bagaimanapun, ini sangat sulit untuk dilakukan, karena selama ini pembelajaran biasanya dilakukan secara tatap muka, termasuk di SDN 16 Cakranegara. Contohnya pada saat mata pembelajaran yang membutuhkan praktek langsung, mau tidak mau harus dipindahkan ke pembelajaran berbasis online, hal ini membuat guru harus pintar dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis online. Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran berbasis online di kelas IV SDN 16 Cakranegara. Teknik yang digunakan bersifat kualitatif. Metode pengumpulan informasi yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dibedah melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menyusun RPP pembelajaran berbasis online, modul pembelajaran, dan video pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan saat melaksanakan pembelajaran adalah metode CTL (contextual teaching And learning) yang disesuaikan dengan keadaan siswa saat ini. Pelaksanaan pembelajaran berbasis online di SDN 16 Cakranegara menggunakan sosial media WhatsApp, mulai dari kegiatan pendahuluan hingga penutup. Pelaksanaan pembelajaran berbasis online yang dilaksanakan di kelas IV SDN 16 Cakranegara mengacu pada SE KEMENDIKBUD nomor 15 tahun 2020 yang harus ditingkatkan dari pemanfaatan LMS untuk lebih mengembangkan media pembelajaran interaktif, dll sehingga pembelajaran berbasis online dapat dilakukan dengan tepat.
Keterlibatan Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Bodak Tahun Ajaran 2020/2021 Baiq Fitria Dewi; A. Hari Witono; Safruddin Safruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.301

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan metode pembelajran yang terjadi di masa pandemic covid-19 yang dilakukan secara daring yang dilakukan secara daring sehingga berdampak pada aktivitas pembelajaran yang mengharuskan siswa memahami materi pelajaran scecara mandiri  dan terjadinya berbagai kesulitan belajar yang dialami siswa, untuk itu diperlukan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar siswa di masa pandemic covid-19 di SDN 1 Bodak. Metode dalam peneliitan ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diantaranya terdiri dari orangtua wali murid dan siswa di lingkungan SDN 1 Bodak. Teknik pengumpulan data meliputi tiga metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliptui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan orangtua dalam pendampingan belajar siswa di masa pandemic covid-19 di SDN 1 Bodak terkait 3 hal yaitu 1) Membantu anak dalam mengembangkan kognitif yaitu mendampingi anak  dalam hal belajar, mengerjakan tugas, membaca, menggambar, dan mendengar atau menyimak anak saat menghafal. 2) Membantu anak dalam menumbuh kembangkan afektif yaitu menumbuh kembangkan sikap siswa kepada guru, lingkungan, dan mendampingi anak dalam bermain. 3) Menumbuh kembangkan psikomotorik yaitu memberi semangat atau pujian kepada anak untuk terus belajar, mengembangkan bakat yang dimiliki anak, dan mengontrol anak berhubungan atau berkomunikasi dengan guru.
Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Mutu Pembelajaran Pada SDN 1 Aikdewa Agustina Komala Ningsih; Asrin Asrin; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.302

Abstract

Peran kepala sekolah dalam lembaga pendidikan sangatlah penting, karena baik buruknya kepala sekolah dapat dilihat dari sekolah yang ia pimpin.Penulis menemukan gejala-gejala sebagai berikut di SDN 1 Aikdewa:a.) Dalam kegiatan belajar-mengajar, tidak tersedianya media yang baik sebagai penunjang pembelajaran, b.). Sekolah tersebut mempunyai KKM yang standar.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yakni:Untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam mengembangkan mutu pembelajaran dan mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran kepala sekolah dalam mengembangkan mutu pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif  dengan wujud data berupa deskripsi sistematis. Hasil penelitian menunjukkan peran kepala sekolah dalam mengembangkan kualitas pembelajaran sudah di lakukan dengan baik untuk mengembangkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung peningkatan kualitas pembelajaran adalah perilaku siswa dan guru yang datang tepat waktu dan pemerintah memberikan kartu internet gratis kepada siswa untuk membantu siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Faktor penghambatnya adalah kurangnya media pembelajaran, guru yang masih belum menguasai TIK, dan kurangnya waktu siswa untuk belajar di sekolah sehingga materi pembelajaran tidak selesai. Kesimpulannya kepala sekolah sudah melaksanakan tugas untuk mengembangkan mutu pembelajaran dengan memfasilitasi guru dalam melaksankan pembelajaran maupun dalam pengembangan diri.
Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika di Era New Normal Ketut Sarjana; Muhammad Turmuzi; Ratna Yulis Tyaningsih; Ulfa Lu’luilmaknun; Eka Kurniawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.303

Abstract

Terdapat beberapa faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa di era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh faktor-faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa pendidikan matematika di era new normal. Fokus penelitian ini pada kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar sebagai faktor-faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah 96 mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram semester VII tahun ajaran 2021/2022. Pengumpulan data menggunakan angket kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar, kemudian data prestasi belajar diambil dari IP (indeks prestasi) semester 6 tahun ajaran 2020/2021. Dilakukan uji signifikansi pengaruh variabel-variabel dependen terhadap variabel indepen secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kemampuan berpikir kreatif dengan prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 1,917 + 0.508 X1. Hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 2,179 + 0,318 X2. Hubungan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 1,482 + 0,385 X1 + 0,232 X2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan secrara parsial maupun simultan antara kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mahasiswa di era new normal.
Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahuan Ajaran 2021/2022 Sri Diana; A. Hari Witono; Moh. Irawan Zain
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.304

Abstract

Pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan, maupun secara tertulis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  problem belajar bahasa Indonesia yang dialami siswa pada keterampilan membaca  yaitu, siswa mampu memahami makna bacaan yang berjumlah 6 siswa dengan persentase 50%.  Dan problem pada keterampilan menulis yaitu siswa mampu memahami makna yang ditulis yang berjumlah 8 siswa dengan persentase 68%. Adapun faktor yang  mempengaruhi  problem belajar bahasa indonesia yaitu  faktor internal yang paling menonjol yaitu, faktor intelegensi dengan persentase 75%. Sedangkan pada faktor ekternal yang paling menonjol pada faktor lingkungan kelurga dengan persentase 58,33%. Dari permasalah tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat problem belajar bahasa Indonesia pada aspek keterampilan membaca dan menulis yang problem nya bervariasi. Sedangkan factor-faktor  problem belajar bahasa Indonesia, pada faktor internal yang paling menonjol yaitu faktor intelegensi . Kemudian pada faktor ekternal yang  paling menonjol adalah  faktor  lingkungan keluarga  sebagai  penyebab terjadinya problem belajar bahasa Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan Games terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV Gugus 04 Kecamatan Praya Zaenul Asikin; Khairun Nisa; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.305

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai mana yang di amanatkan dalam Undang-Undang 1945. Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan berarti meningkatkan kualitas manusia, baik sosial, iman dan takwa, intelektual maupun operasional. PPKn merupakan mata pelajaran dengan visi utama sebagai pendidikan demokrasi yang bersifat multidimensional. Pendiddikan pembelajaran PPKn di sekolah dasar pada umumnya masih belum efektif dimana pembelajaran masih berpusat pada guru. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi kelemahan tersebut adalah model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) yang mampu mendorong siswa  untuk berdialog, berinteraksi dan bertransaksi yang kemudian akan melahirkan jawaban-jawaban (respon) untuk penerimaan nilai dan moralitas yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbantuan games terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV gugus 4 kecamatan praya.Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Hasil peneltian didapatkan dari perhitungan taraf signifikansi 5% (0,05) dan dilanjutkan dengan uji homogenitas  dan selanjutya menguji hipotesis penelitian. Kemudian dari analisis data di dapatkan nilai thitung sebesar 2.991 dengan sign 2.032. jika dibadingkan nilai thitung>ttabel yaitu 2.991>2.032 dan nilai sig <0,05 (0.00<0,05). Dari hasil data yang telah diolah maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode value clarification teacnique (VCT) berbantuan games terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV gugus 4 kecamatan praya.
Pengaruh Metode Diskusi Berbantu Media Gambar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 19 Cakranegara Noni Arlita Yuningsih; Darmiany Darmiany; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.306

Abstract

Salah satu metode pembelajaran yang menekankan pada aspek pemahaman berpikir kritis adalah metode diskusi berbantu media gambar. Metode diskusi berbantu media gambar merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh guru dengan bantuan atau perantara bentuk gambar yang melibatkan dua induvidu atau lebih sehingga terlibat, saling tukar pendapat pengalaman, informasi untuk memecahkan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan Metode Diskusi Berbantu Media Gambar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 19 Cakranegara Tahun Ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen DesaigntipeNonequevalen Control Group Desaign. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig 2 tailed sebesar 0,00< 0,05 t-tabel pada taraf signifikan 5%, artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode diskusi berbantu media gambar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 19 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021.
Problematika Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran Online (Daring) di SDN V Gugus Cakranegara Tahun Pelajaran 2020/2021 Ni Nyoman Windra Prajaniti; I Ketut Widiada; Ida Bagus Kade Gunayasa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.307

Abstract

Pembelajaran daring merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan menggunakan akses internet dalam penyampaian materi pembelajaran. Pembelajaran daring dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19. Selama pembelajaran daring dilaksanakan  banyak ditemukan masalah atau kesulitan yang dihadapi oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui tingkat kesulitan yang dihadapi guru pada proses pembelajaran mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran, dan tingkat kesulitan guru secara keselruhan dalam pelaksanaan pembelajaran daring di SDN Gugus V Cakranegara tahun pelajaran 2020/202. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif  dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan angket. Analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kesulitan yang dihadapi guru pada tahap perencanaan pembelajaran daring tergolong  dalam kategori sedang sebanyak 5 orang guru dengan presentase 50%. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran daring tingkat permasalahan yang dialami oleh guru tergolong dalam kategori sedang yaitu sebanyak 8 orang guru dengan persentase 80%. Sedangkan pada tahap evaluasi pembelajaran tingkat kesulitan guru tergolong dalam kategori sedang sebanyak 7 orang guru dengan persentase 70%.  Sedangkan apabila dilihat secara keseluruhan tingkat kesulitan guru pada pelaksanaan pembelajaran daring berada pada kategori sedang sebanyak 6 orang guru dengan persentase 60% dari 10 orang guru sebagai sampel penelitian.
Pengaruh Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap Hasil Belajar pada Muatan Materi IPS Siswa Kelas IV SDN Kidang Tahun Pelajaran 2021/2022 Ratniah Saputri; Darmiany Darmiany; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.310

Abstract

Hasil belajar siswa masih rendah. Hal ini disebabkan oleh siswa yang kurang berpartisipasi secara aktif selama proses pembelajaran. Guru perlu menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inside outside circle (IOC) terhadap hasil belajar pada muatan materi IPS siswa kelas IV SDN Kidang Kecamatan Praya Timur Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan bentuk/tipe Quasi Eksperimental Design yang digunakan adalah tipe Non Equivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan terhadap dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol (pembanding). Kelas eksperimen pada penelitian ini diberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan model Inside Outside Circle (IOC). Sedangkan pada kelas kontrol tidak menggunakan model Inside Outside Circle (IOC) dan hanya menggunakan model pembelajaran kovensional. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPPS 16 nilai thitung ≥ ttabel, yaitu 2.653 lebih besar dari 2.039 pada taraf signifikan 5%. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis yang sudah ditetapkan, yaitu thitung  ≥  ttabel  maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC)  terhadap hasil belajar pada muatan materi IPS siswa kelas IV SDN Kidang Kecamatan Praya Timur tahun pelajaran 2021/2022.  

Page 69 of 249 | Total Record : 2483