cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 406 Documents
PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) Nur Aeni Hidayah Nur Aeni Hidayah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.354 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.95

Abstract

Abstrak:Pendidikan berbasis karakter dan budaya sangat penting diberikan dalam proses pendidikan. Pemanfaatan TIK secara baik dan benar dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan karakter yang menjadi cita-cita luhur pendidikan nasional. Dalam membangun karakter, proses pendidikan dan pembelajaran hendaknya diarahkan (diorientasikan) tidak hanya menjadi konsumen pengetahuan tetapi juga menjadi produsen sebuah pengetahuan. Untuk menjadi produsen pengetahuan, budaya membaca dan menulis harus dilatih melalui penggunaan TIK. Penggunaan TIK harus mampu mendorong peserta didik menjadi orang orang hebat, yang bisa menulis secara ilmiah dan sistematis. Hal ini harus dilakukan secara integrasi melalui pendidikan TIK berbasis karakter dan budaya. TIK harus digunakan untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter peserta didik agar mampu menghasilkan kreativitas dan produktifitas.Kata Kunci: TIK, Pendidikan KarakterAbstract:Education based on character dan culture is important in the educational process (Andrew J.Milson, Marvin W. Berkowits 2003). Ratna Megawangi (2010) in her research said that intellectual intelligent (verbal and logical-mathematical) only gave 20% contribution to the people’s successfulness in the society, and the other 80% was determined by the people’s emotional intelligent (character). Even though the use of ICT factually has certain negative effects, ICT becomes a very importance factor in improving the quality of human resource.  The use of ICT with all its potential can support effectively the character education implementation which is our concern now. In building the character the learner should be oriented to not only a knowledge consumer but also a knowledge producer. To become a knowledge producer, the writing and reading culture can be cultivated through the right use of ICT. ICT must be able to push and make someone a great people who can write systematically. This effort should be integrally done through ICT education based on character and culture. ICT should be use to grow and develop learners’ character that enable them to become creative and productive.Key Word: ICT, Character Education
PERKEMBANGAN EMOSI MANUSIA Rini Susanti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.432 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v4i15.389

Abstract

Emosi mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia karena mempengaruhi penyesuaian pribadi dan sosial. Pertumbuhannya bervariasi pada semua orang. Emosi dikendalikan oleh proses kematangan dan belajar. Katarsis emosi membersihkan seseorang dari energi yang tidak tersalurkan. Dia mencegah ledakan emosi yang dapat menimbulkan penolakan sosial.
Nama Tim Admin Jurnal
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.624 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i3.570

Abstract

Nama Tim
PEMANFAATAN PERANGKAT TIK BANTUAN USO UNTUK PEMBELAJARAN DI SMPN 2 SAKRA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Supandri - supandri; Sudirman Siahaan
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.544 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.505

Abstract

Universal Service Obligation (USO) merupakan program gratis penyedia jasa berbasis WiFi dari pemerintah pusat sebagai ruang pelayanan publik untuk teknologi internet (interconnection networking). Program ini merupakan program kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tujuannya adalah memfasilitasi sekolah-sekolah di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) agar dapat memanfaatkan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan sarana pendukungnya untuk kepentingan pembelajaran dan komunikasi. Guru dan peserta didik diharapkan dapat memanfaatkannya seoptimal mungkin untuk mengakses konten pembelajaran melalui berbagai sumber sehingga kegiatan pembelajaran menjadi menarik dan sekaligus menantang. Tulisan ini merupakan studi kasus yang dilaksanakan di SMPN 2 Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Fokus penelitian ini adalah mengenai sejauh mana pemanfaatan fasilitas TIK bantuan USO untuk pembelajaran,baik yang berkaitan dengan pelaksanaan, dampak, tantangan, dan peluang pengembangannya.Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana perangat TIK bantuan USO sudah dimanfaatkan untuk pembelajaran. Metoda yang digunakan untuk mendapatkan data dan informasi adalah wawancara, observasi (pengamatan), dan dokumentasi. Data dan informasi yang telah dikumpulkan, dikelompokkan untuk dianalisis dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa belum semua guru dan peserta didik memanfaatkan perangkat TIK bantuan USO yang tersedia di sekolah untuk pembelajaran. Universal Service Obligation (USO) is a Free Wifi Service Program from the central government for the public (interconnection networking). This is a collaborative program between the Ministry of Communication and Informatics and the Ministry of Education and Culture. The objective of the program is to facilitate schools in the frontier, remote, and left areas in utilizing ICT and supporting infrastructures for the necessity of learning and communication purposes. It is hoped that teachers and students can optimally utilize it in accessing the learning contents so that the learning activities become interesting as well as triggering. This article is a case study conducted in SMPN 2 Sakra, Lombok Timur District, Nusa Tenggara Barat Province. The focus of this study is the utilization of USO-ICT equipment for learning, related to the conduct, impact, challenges,and its development possibility. The objective of this study is to know how far the USO-ICT equipment and its facility has been utilized for learning. The data and information is collected through interview, observation,and documentation. Then, the gathered data and information is grouped to be analyzed and presented descriptively. The result shows that not all teachers and students have already utilized the available USO-ICT equipment for learning.
Kreativitas Dalam Pengembangan Media Video/Televisi Pembelajaran Bambang Warsita
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.135 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.10

Abstract

Untuk menghasilkan media video/televisi pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan kompetensi atau tujuan yang akan dicapai, pengembangan media video/televisi pembelajaran membutuhkan serangkaian kemampuan kreativitas, baik kemampuan berpikir kreatif maupun sikap kreatif. Pengetahuan yang harus dikuasai dalam pengembangan media video/televisi pembelajaran adalah pengetahuan tentang media televisi itu sendiri, pengetahuan tentang perancangan (analisis kebutuhan, penyusunan GBIM, teknik penulisan naskah), dan pengetahuan tentang pelaksanaan teknis produksi serta evaluasi. Oleh karena itu, perlu menumbuhkembangkan dan memberdayakan kreativitas tim pengembang media video/ televisi pembelajaran. Akhirnya dapat dihasilkan media video/televisi pembelajaran yang berkualitas secara teknis dan sesuai dengan kebutuhan sasaran/peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN BUKU AJAR (MODUL) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS UNTUK AKUNTANSI I Nyoman Sukra; Luh Nyoman Chandra Handayani
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.694 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.150

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan buku ajar (modul) terhadap hasil belajar Bahasa Inggris untuk akuntansi. Penelitian dilakukan pada Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bali.Sebagai sampelnya dipilih dua kelas yang perolehan nilai hasil pre-tesnya hampir sama (sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol). Hasil pre-tes ini juga sekaligus digunakan sebagai dasar untuk mengetahui ada tidaknya pengaruhpenggunaan buku ajar. Data berupa hasil belajar bahasa Inggris selama eksperimen diperoleh dengan menggunakan alat ukur berupa Tes Prestasi. Hasil pre-tes dan hasil tes selama eksperimen dibandingkan untuk mengetahuiberapa yang mengalami dan tidak mengalami peningkatan. Kemudian hasilnya dimasukan ke dalam tabel kontingensi dua kali dua untuk diuji dengan Chi Kwadrat dengan tingkat signifikansi 0,5. Hasil perhitungannya menunjukkanbahwa nilai x2 selalu lebih besar dari nilai kritisnya (3,841). Ini artinya bahwa penggunaan buku ajar memberi pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris. Pengaruh positif ini diberikan karena buku ajarini mampu memfasilitasi kegiatan belajar mandiri mahasiswa. Buku ajar ini dilengkapi dengan tujuan pembelajaran yang jelas, isi materi yang lengkap dan mendalam, mudah dipelajari, metode belajar menyenangkan, menggunakanbahasa komunikatif, dan alat evaluasi beserta kunci jawabannya.Kata kunci: buku ajar mandiri (modul), hasil belajar, Bahasa Ingris untuk Akuntansi.Abtract: This experimental research aims at finding out the influence of using self-instructional book (module) toward learning outcomes of English for accounting. This research was conducted at the Accounting Department ofBali State Polytechnic. The samples of this research were two accounting classes whose students got almost the same score on pre-test (experimental group and control group).The results of the test was also used as a referenceto find if the utilization of self-instructional book has or does not have positive influence in improving student’s achievement. Data in the form of student’s English Scores during the experiment were collected by using achievementtest. The result of pre-test was compared with the result of test during the experiment to find how many students whose scores got and did not get improvement. The result then inserted in two-times-two Contingency Table to betested by using Chi Square with a significance on 0,05 level. The result of Chi Square test shows that x2 value is always higher than x2 critical value (3,841). It means that the use of self instructional book has positive influence onthe result of student’s achievement.This influence is positive because it can facilitate the student’s self-learning activity. The book is completed with clear instructional objectives, complete material, is easy to learn, uses communicative language, has interesting method, and is equipped with evaluation test with key answers.Keywords: self instructional book, learning outcomes, English for Accounting.
GAME PUZZLE BERBASIS FUZZY C-MEAN UNTUK MEMETAKAN SOAL UJIAN NASIONAL FISIKA SMA Lukita Yuniati; Abdul Syukur; Romi Satria Wahono
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.214 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v14i1.450

Abstract

Hasil Ujian Nasional Fisika SMA Tahun 2007-2008 yang dilaporkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara Ujian Nasional rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah alokasi yang disediakan untuk menyampaikan materi Ujian Nasional Fisika terbatas, materi soal Ujian Nasional Fisika banyak dan siswa kurang latihan soal Ujian Nasional fisika padahal dril soal Ujian Nasional Fisika sangat perlu untuk persiapan Ujian Nasional Fisika SMA. Agar kegiatan drill soal yang diberikan siswa mendapatkan hasil yang maksimal, guru harus pandai memetakan soal yang akurat. Berdasarkan angket yang disebarkan kepada 50 orang guru Fisika Kota Semarang bahwa guru sulit memetakan soal Ujian Nasional Fisika SMA. Dan berdasarkan angket 120 siswa SMA N 7 Semarang diketahui bahwa dril soal dalam mempersiapkan Ujian Nasional Fisika SMA adalah kegiatan yang membosankan dan tidak menantang. Untuk memudahkan guru memetakan soal Ujian Nasional Fisika pada penelitian ini digunakan fuzzy c-mean. Untuk memetakan soal Ujian Nasional Fisika kegiatan yang mulamula harus dilakukan adalah kegiatan mengelompokkan soal Ujian Nasional Fisika dalam clustercluster tertentu. Metode clustering yang digunakan berbasis fuzzy c-means. Fuzzy c-means adalah suatu teknik pengklasteran fuzzy dimana keberadaan tiap-tiap titik data dalam suatu klaster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Proses clustering berbasis fuzzy c-means menunjukkan hasil yang lebih baik dan lebih alami dibandingkan dengan proses kluster dengan pendekatan tegas. Hasil clustering soal Ujian Nasional Fisika SMA berbasis fuzzy c-mean dijadikan dasar pembuatan game puzzle untuk kegiatan dril soal Ujian Nasional Fisika dalam rangka untuk mempersiapkan siswa kelas XII IA dalam menghadapi Ujian Nasional Fisika SMA
ETNOGRAFI UPAYA MENEMPATKAN KEBIJAKSANAAN PEMBANGUNAN TIK BERLANDASKAN PADA MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN Ahmad Sihabudin
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1624.268 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.42

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap masyarakat dan kebudayaan sebelum sebuah kebijakan pembangunan diputuskan. Kebijakan pembangunan memang untuk memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan manusia, hanya sayang dalam hal ini sering lupa memperhatikan manusia manakah yang dimaksud. Dalam lingkup Indonesia dengan berbagai kebudayaan dan etnik masalah ini menjadi penting diperhatikan. Tidak sedikit sebuah kebijakan pembangunan diambil dengan tidak memperhatikan kebutuhan dan budaya masyarakat tidak optimal manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, persoalan pembangunan untuk siapa menjadi sangat penting diperhatikan, artinya, kita tidak dapat menggunakan ukuran yang ada pada sistem nilai kita saja, yang biasa menjadi penentu ukuran penentu kebijakan itu. Dengan pemahaman ini kebijakan pembangunan dapat ditentukan dari pandangan atau pemikiran yang ada pada masyarakatnya, sehingga langkah yang akan ditentukan itu mengikuti realitas budaya yang dihadapi masyarakat. Salah satu pendekatan dan riset yang dapat menjawab permasalahan tersebut adalah etnografi komunikasi, karena berupaya mengkonstruksi tradisi dan pola komunikasi dalam suatu etnik atau komunitas tertentu.
PENGEMBANGAN MODEL MEDIA AUDIO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK BAGI ANAK USIA DINI Faiza Indriastuti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.222 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.182

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui bahasa, seseorang dapatmengembangkan kemampuan sosialnya. Penguasaan keterampilan sosial dalam masyarakat dimulai dengankemampuan berbahasa, dan dimulai sejak dini. Salah satu aspek tolok ukur dari keterampilan berbahasa adalahmenyimak. Menyimak akan mendukung kemampuan kosakata seseorang sehingga memperlancar kemampuanberkomunikasinya. Peningkatan kemampuan menyimak pada anak usia dini akhir-akhir ini banyak diabaikan. Beberapabahkan hanya fokus pada pengenalan huruf dan angka. Untuk itu, melalui kelebihan-kelebihan media audio, BPMRPKmengembangkan salah satu model pembelajaran yang memfokuskan pada peningkatan kemampuan menyimak anakusia dini, yaitu program Aku Kenal Suara Itu (AKSI).Selain pengembangan AKSI, artikel ini juga membahas efektivitasmodel media audio pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode mix research yang menggabungkan metodepenelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan melibatkan 300 anak usia dini dan 88 pendidik PAUD dari 8 propinsi diIndonesia. Hasil dari penerapan model AKSI untuk peserta didik usia dini menunjukkan nilai 150,50 yang berartibahwa desain pembelajaran AKSI layak atau sesuai untuk digunakan sebagai model pembelajaran.Sedangkan hasilpenerapan oleh pendidik dalam pembelajaran, menunjukkan nilai rata-rata 44,50 yang berarti bahwa model ini efektifuntuk digunakan sebagai salah satu desain model pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menyimak bagianak usia dini. Oleh karena itu, model AKSI sesuai dan efektif untuk digunakan sebagai salah satu model pembelajarandalam meningkatkan kemampuan menyimak bagi anak usia dini kelompok usia 4-6 tahun.
MODEL KONVERGENSI DALAM KOMUNIKASI PEMBELAJARAN Ishak Abdulhak; oos Anwas
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.889 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v8i14.524

Abstract

Perkembangan ilmu komunikasi mempengaruhi inovasi pendekatan pembelajaran. Model pembelajaran yang cenderung menggunakan komunikasi linier bergeser kepada komunikasi relasional. Sesuai tuntutan pembelajaran berkualitas dan efektif dikembangkan model pembelajaran dengan pendekatan komunikasi konvergen. Model ini memiliki ciri pelaksanaan belajar secara berkesinambungan dan memanfaatkan jejaring (network), serta berpijak pada kaidah kolektivitas untuk memperoleh saling pemahaman (mutual understanding). Konsekwensinya, pengajar dituntut selain memiliki kemampuan pemahaman bahan belajar, juga kemampuan menciptakan situasi pembelajaran yang kooperatif di antara peserta belajar. Implementasi model ini pada dasarnya memadukan karakteristik pendekatan pembelajaran kooperatif, percepatan pembelajaran, belajar yang menyenangkan, dan memperhatikan keunikan individual peserta belajar.

Page 6 of 41 | Total Record : 406


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue