cover
Contact Name
Ahmad Hamdan
Contact Email
jendelapls@unsil.ac.id
Phone
+6282218318901
Journal Mail Official
ndelapls@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 25417045     EISSN : 27453944     DOI : -
Ruang lingkup Jurnal Jendela PLS meliputi : Pengembangan sosial dan pembangunan masyarakat pendidikan orang dewasa dan andragogi pendidikan keluarga, gender dan anak usia dini pendidikan kecakapan hidup pemberdayaan masyarakat model, strategi dan metode pelatihan dan kursus model, strategi dan metode pembelajaran pendidikan masyarakat / nonformal
Articles 150 Documents
POLA ASUH IBU TUNGGAL DALAM KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK Suhartini, Joice Dwi; Malik, Abdul
Jendela PLS Vol 9, No 1 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i1.11531

Abstract

Tidak semua orang memiliki keluarga yang utuh, ada yang harus menjalani kehidupannya tanpa bantuan pasangan karena perceraian maupun kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh dan problematika ibu tunggal dalam mencapai keberhasilan pendidikan anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan kepada tiga ibu tunggal (satu cerai hidup dan dua cerai mati) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh ibu tunggal dalam keberhasilan pendidikan anak yaitu pola asuh autoriarian (otoriter), pola asuh autoritatif (demokratis), dan pola asuh permisif. Namun, pola asuh otoriter tidak dominan digunakan karena dua ibu tunggal dengan status cerai mati cenderung menggunakan pola asuh demokratis sementara satu ibu tunggal dengan status cerai hidup menerapkan pola asuh permisif. Selanjutnya, problematika yang dihadapi ibu tunggal dengan status cerai hidup yaitu pada aspek sosial, ekonomi, dan psikologis, sementara ibu tunggal dengan status cerai mati hanya mengalami problematika pada aspek ekonomi.Kata kunci: pola asuh, problematika, ibu tunggal
Analisis Capaian Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Prodi Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Semarang Muarifuddin, Muarifuddin; Desmawati, Liliek; Sutarto, Joko; Fakhruddin, Fakhruddin; Suminar, Tri; Sudarmaji, Rosita Damayanti Berliana; Ciptaningtyas, Gentur; Hasdiani, Tanisa
Jendela PLS Vol 9, No 1 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i1.11342

Abstract

The Department of Nonformal Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Semarang (PLS FIP UNNES) in 2022 is holding the MBKM program for Building Villages and Humanitarian Projects. The aim of the research is to analyze the learning outcomes of graduates, the learning achievements of recognition courses, the profiles of PLS FIP UNNES graduates through the MBKM program for Building Villages and Humanitarian Projects. The research design uses descriptive quantitative and qualitative descriptive approaches with survey respondents to 39 MBKM students for Building Villages and Humanitarian Projects. Data were also obtained from 11 research subjects including various BKKBN program managers. Analysis using descriptive statistics and qualitative descriptive. The research results show that graduate learning achievement (CPL), course learning achievement (CPMK) with an average of at level 4 of the maximum level 5 achievement. The relevance of the MBKM program is very high in growing graduate competency outcomes. The high profile of graduates is also closely related to the competence of the workforce needed by various BKKBN programs.Keyword: learning outcome; MBKM; nonformal education.
Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Siska Wulandari; Ratna Sari Dewi; Ika Rizqi Meilya
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2023): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i2.8003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat permainan edukati, perkembangan kreativitas anak usia dini, dan faktor yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini di PAUD Surya Kasih Kota Jakarta Timur. Pnelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di PAUD Surya Kasih Kota Jakarta Timur. Subjek penelitian terdiri dari satu orang pengelola, dua orang guru, dua orang tua, dan sepuluh pesrta didik. . Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Data penelitian diperoleh melalui teknik obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penyampaian materi dengan menggunakan alat permainan edukatif berupa tujuan, media, materi, metode. Tahap pembimbingan meliputi pemilihan alat permaianan edukatif, pengarahan penggunaan alat permaian edukatif, dan penilaian. (3) perkembangan kreativitas anak usia dini adalah 0% Belum Berkembang (BB), 0% Mulai Berkembang (MB), 70% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 30% Berkembang Sangat Baik (BSB). (3) Faktor internal yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini melalui penggunaan alat permaian edukatif adalah faktor biologis dan faktor fisiologis anak usia dini. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini melalui penggunaan alat permaian edukatif adalah faktor lingkungan keluarga dan faktor lingkungan sekolah.
Pendekatan Andragogi dalam Pembelajaran seTARA Daring pada Program Pendidikan Kesetaraan Tina Destiani; Mintarsih Arbarini; Imam Shofwan
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 1 (2023): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i1.7093

Abstract

Penggunaan seTARA daring dalam program kesetaraan menimbulkan banyak permasalahan pada orang dewasa sehingga membutuhkan pendekatan andragogi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendekatan andragogi dalam pembelajaran seTARA daring pada program pendidikan kesetaraan khususnya paket C di UPTD SPNF SKB Ungaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari kepala SKB Ungaran sebanyak satu orang, tutor program kesetaraan sebanyak dua orang, serta peserta didik sebanyak dua belas orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) kebutuhan untuk mengetahui: orang dewasa perlu mengetahui manfaat belajar, apa yang harus dipelajari, dan bagaimana pembelajaran dilakukan; (2) konsep diri: orang dewasa berkembang menuju kemandirian (3) pengalaman: tutor dan peserta didik memiliki pengalaman masing-masing dan saling melengkapi; (4) kesiapan belajar: kondisi fisik, psikis, sarana dan prasarana, serta kurikulum dapat memengaruhi belajara sehingga disiapkan secara optimal; (5) orientasi belajar: orang dewasa belajar terkait pemecahan masalah dan dapat diimplementasikan secara ptaktis; (6) motivasi: motivasi belajar peserta didik dipengaruhi faktor internal dan eksternal.
PENERAPAN METODE FUN LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PRA LITERASI DASAR PADA ANAK USIA DINI Soliha, Soliha; Hoernasih, Nia; Suminar, Uum
Jendela PLS Vol 9, No 1 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i1.8095

Abstract

Kemampuan pra literasi dasar tentu kebutuhan utama bagi anak yang diperlukan dalam berkehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, masih ditemukan bahwa anak usia dini sedikit kesulitan dalam berbahasa, maka dari itu penting dalam mengembangkan kemampuan pra literasi dasar pada jenjang pendidikan anak usia dini. Peningkatan kemampuan pra literasi dasar pada anak usia dini dapat dilakukan dengan bebagai macam metode, salah satunya adalah metode fun learning seperti yang dilakukan oleh PAUD Nur Adzkia. Penelitian ini bertujuan dalam mendeskripsikan proses pelaksanaan metode fun learning dalam mengembangkan kemampuan pra literasi dasar anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang datanya di dapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan di PAUD Nur Adzkia Karawang. Subyek penelitian ini ialah kepala sekolah, 2 orang guru, dan 2 orangtua peserta didik. Analisis data penelitian dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi tentang proses pembelajaran melalui metode fun learning dalam mengembangkan pra literasi dasar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diperoleh gambaran bahwa anak sangat antusias, gembira, semangat, dan terlibat penuh dalam mengikuti pembelajaran serta mampu mengekspresikan kemampuan pra pra literasinya dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah melalui permainan yang menyenangkan. Simpulan dari hasil penelitian adalah penggunaan metode fun learning dengan langkah-langkah yang tepat dapat membahagiakan dan mengembangkan kemampuan pra literasi dasar pada anak usia dini di PAUD Nur Adzkia Karawang. Rekomendasi dalam satuan diharapkan dapat mengembangkan komitmen antara guru, pengelola dan orangtua melalui forum komunitas sebagai ajang diskusi dan refleksi secara terprogram dalam melahirkan gagasan baru yang lebih kontekstual dalam pembelajaran fun learning.
PENGARUH KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK Nabiah Tia Novitasari; Imam Shofwan
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2023): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i2.6774

Abstract

Penggunaan gadget dilengkapi dengan akses internet pada anak usia dini saat ini telah umum dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Gadget bisa menjadi masalah terbesar di era globalisasi ketika orang tua memiliki inisiatif memberi dan membeli gadget untuk anak-anak dikarenakan sibuk bekerja sehingga orang tua menganggap tanpa kehadiran orang tua anak-anak tidak akan merasa kesepian, namun penggunaan gadget yang berlebihan dapat mempengaruhi pembentukan karakter anak. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian  explanatory research. Pengambilan sampel dilakukan Teknik purposive sampling dan didapatkan 105 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner/angket melalui google from dan dokumentasi. Metode analisis penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif statistika inferensial serta teknik analisis regresi sederhana.Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh data komunikasi orangtua dan penggunaan gadget dari 105 sampel berada pada kategori sangat baik dan variabel pembentukan karkater dalam kategori baik. Pada analisis regresi sederhana berpengaruh secara signifikan terhadap data memiliki hubungan nilai signifikansi pada sebesar 0,000 0,05. Simpulan penelitian ini adalah Komunikasi orang tua anak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter, maka h1 dapat diterima, Penggunaan gadget memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter, maka h2 dapat diterima, Komunikasi orang tua dan penggunaan gadget secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, maka h 3 diterima, Komunikasi orang tua dan penggunaan gadget memiliki pengaruh yang cukup besar pada pembentukan karakter. Hal ini dapat dilihat pada R2, dimana komunikasi orang tua dan penggunaan gadget memiliki pengaruh sebesar 43,9% terhadap pembentukan karakter, sedangkan sisanya 56,1%.Kata kunci : Komunikasi orang tua-anak1, Penggunaan Gadget2, Pembentukan Karakter3.
Mendirikan Organisasi Remaja Musala sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Nenie Sofiyawati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 1 (2023): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i1.7463

Abstract

Adolescents who understand their potential have the ability to choose activities that can develop their talents and interests. Choosing the wrong environment has the effect of a crisis of morality and criminality. Musala Youth as a religious social organization can be used as an alternative in empowering adolescents to be more productive and conditioned in a positive environment. A Musala in Sidoarjo only functions as prayer. Musala still does not have activities that can empower teenagers even though some teenagers are affected by drug cases. This study uses a qualitative field approach through interview methods, participatory observation, and dialogical participation. Based on community service activities carried out at Musala Baiturrahim Taman Sidoarjo, stages can be formulated in establishing the Musala Youth organization, namely the work planning stage and work implementation. The work planning stage is the implementation of organizational and management theory while the work implementation stage is the implementation of management and leadership theory. The existence of musala youth organizations helps adolescents in training in organizational life, managing resources, and building social leadership.
Pelaksanaan Evaluasi CSE-UCLA Pada Pembelajaran Blended Learning Program Pendidikan Kesetaraan Utami, Munika Ayu Tri; Shofwan, Imam
Jendela PLS Vol 9, No 1 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i1.11458

Abstract

Pembelajaran yang dahulu bersifat tradisional kini beralih ke era teknologi sehingga akan berdampak pada perubahan pelaksanaan pembelajaran. Pendidikan nonformal saat ini dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran blended learning, namun dalam pelaksanaanya masih terdapat kendala karena tidak semua pihak dapat melaksanakan proses pembelajaran secara maksimal, sehingga perlu adanya perbaikan dari pembuatan konten untuk video pembelajaran yang interaktif, dukungan fasilitas pembelajaran, dan kolaborasi serta dukungan antara peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi program pembelajaran blended learning yang ditinjau dari beberapa komponen evaluasi CSE-UCLA (Center fot the Study of Evaluation- University OF California in Los Angeles) Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur untuk menganalisis data menggunakan model analisis Milles Hubberman dari resuksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian penemuan penelitian dilakukan triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Hasil penelitian berjalan dengan baik, yang dimulai dari tujuan pelaksanaan pembelajaran, dukungan sarana prasarana yang sudah terdapat MoU dengan SMP, kurikulum yang digunakan pada pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka, waktu pembelajaran secara fleksibel dan dukungan sarana prasarana yang memadai, tetapi warga belajar tetap mencari sumber belajar buku atau dari video youtube. Kesimpulannya pelaksanaan pembelajaran blended learning dapat dikatakan baik karena peserta didik merasa nyaman, dampak yang dirasakan peserta didik untuk melanjutkan ke pendidikan selanjutnya. Penelitian ini mengandung makna bahwa dalam pelaksanaan program pembelajaran blended learning perlu diterapkan evaluasi CSE-UCLA agar berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan
Analisis Penerapan Pembelajaran Andragogy di PKBM Hanuba Medan Saragih, Cristina Asvera; Pakpahan, Junfanny; Gultom, Melina; Sagala, Muhammad Salim
Jendela PLS Vol 9, No 1 (2024): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v9i1.4917

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran andragogy di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hanuba di Jalan AH Nasution Medan, Sumatera Utara. Metode penelitian dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa PKBM hanuba telah menerapkan pendekatan pembelajaran andragogy berbasis kontekstual, prinsip pembelajaran yang diterapkan seperti pembelajaran berbasis masalah, cara cara belajar, evaluasi diri, melibatkan perasaan dalam mengatur emosi serta bebas dari ancaman. asumsi belajar yang digunakan seperti kesiapan diri, motivasi dan gaya belajar andragogy yang diterapkan adalah gaya belajar visual dan audio visual. Pelaksanaan sudah dilaksanakan dengan sangat baik namun terdapat  permasalahan yang terjadi di PKBM hanuba adalah orientasi belajar warga belajar berpusat pada ijazah dan motivasi dalam diri warga belajar yang rendah. Solusi yang diberikan adalah membuat Pelatihan Kewirausahaan membuat JASUKE (Jagung Susu Keju) pada warga belajar kejar  paket C di PKBM Hanuba Medan Sumatera Utara  dengan tujuan meningkatkan skill dalam berwirausaha serta mengubah mindset warga belajar orang dewasa di PKBM Hanuba.
THE CONCEPT OF TEACHER ADAB IN THE BOOK OF MINHAJJUL MUTA'ALLIM WORK OF IMAM AL-GHAZALI Siti Jaroyatun Ni'mah; Abid Nurhuda; Muhammad Al Fajri
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2023): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i2.8471

Abstract

Family and parents are the first educators for someone in introducing various things that are useful for his life. Schools and teachers are often seen as second parents for students, in which there is interaction between the two parties, so unwanted friction often occurs. Many scholars' books discuss adab between teachers and students to minimize this friction. One of them is the book Minhajjul Muta'allim by Imam Al-Ghazali. So the purpose of this research is to describe the concept of teacher etiquette in the book. The method used is a literature study with data collection techniques using documentation, then analyzed, and systematic conclusions are drawn. The results showed that the concept of teacher etiquette in the book Minhajjul Muta'allim by Imam Al-Ghazali has good morals, is polite, ikhlas in conveying knowledge has a forgiving nature, knows the characteristics of each student and masters the material presented so that he will be used as a role model for their students.

Page 10 of 15 | Total Record : 150