Articles
119 Documents
PANDANGAN PUBLIK TERHADAP NAJWA SHIHAB TERKAIT DUGAAN PROVOKASI DALAM AKSI MAHASISWA
Kusno, Ali
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2020): BÉBASAN EDISI JUNI 2020
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v7i1.76
 Aksi unjuk rasa menuntut penolakan terhadap RUU KUHP dan revisi UU KPK berujung rusuh diikuti oleh elemen mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu tokoh publik yang gencar memberikan narasi sejalan dengan mahasiswa adalah Najwa Shihab. Najwa Shihab melalui unggahan-unggahannya menurut warganet justru memprovokasi aksi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan meneliti wacana percakapan warga dalam kolom komentar akun facebook Najwa Shihab untuk menggambarkan penilaian publik terhadap netralitas Najwa Shihab sebagai seorang jurnalis. Pendekatan penelitian menggunakan analisis wacana kritis Model Fairclough. Pendekatan itu memungkinkan penggunaan bahasa dalam wacana ditempatkan sebagai praktik sosial; wacana atau penggunaan bahasa dihasilkan dalam sebuah peristiwa diskursif tertentu; dan wacana yang dihasilkan berbentuk sebuah genre tertentu. Data penelitian berupa wacana komentar warganet dalam kolom komentar akun facebook Najwa Shihab. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan warganet berpersepsi Najwa Shihab memperkeruh suasana. Bagi sebagian publik gerakan mahasiwa tersebut tidak murni dan ada tujuan terselubung. Najwa Shihab membuat narasi yang mengesankan mewakili suara masyarakat Indonesia. Warganet mengingatkan perlu disadari bahwa juga ada masyarakat yang tidak mendukung dan memilih diam. Najwa Shihab dianggap tidak berimbang dalam mengundang narasumber dan kebablasan. Banyaknya warganet yang memojokkan Najwa dianggap sebagai sebuah karma yang tunai. Diharapkan Najwa Shihab dapat melihat kasus sentitif yang terjadi di masyarakat secara lebih bijaksana sehingga tidak terjadi disinformasi.Kata Kunci: Pandangan publik, Najwa Shihab, provokatifDemonstrations demanding rejection of the revision of the Criminal Code Bill and the revision of the KPK Law led to riots followed by elements of students from various universities in Indonesia. One public figure who aggressively provides narratives in line with students is Najwa Shihab. Najwa Shihab through his uploads according to citizens actually provoked student action. This study aims to examine the discourse of citizen conversations in the Najwa Shihab facebook account comment column to illustrate the public's assessment of Najwa Shihab's neutrality as a journalist. The research approach uses the critical discourse analysis of the Fairclough Model. That approach allows the use of language in discourse to be placed as a social practice; discourse or language use is generated in a specific discursive event; and the resulting discourse takes the form of a particular genre. The research data is in the form of discourse on citizen comments in the Najwa Shihab facebook account comment column. Data analysis techniques using an interactive model. The results showed that citizens who perceive Najwa Shihab make the atmosphere worse. For some public, the student movement is impure and has a hidden purpose. Najwa Shihab made an impressive narrative representing the voice of the Indonesian people. Citizens remind to be aware that there are also people who do not support and choose silence. Najwa Shihab is considered to be unbalanced in inviting speakers and too far. The number of citizens who cornered Najwa was considered as karma in cash. It is hoped that Najwa Shihab can see sentitive cases that occur in society more wisely so that disinformation does not occur.Keywords: Public views, Najwa Shihab, provocative
PERKEMBANGAN SASTRA INDONESIA DI SERANG RAYA SEBELUM TAHUN 2000: SEBUAH TINJAUAN AWAL
Kristianto, Dody;
Seha, Nur
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 8, No 2 (2021): BÉBASAN EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v8i2.238
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi perkembangan sastra Indonesia di Serang Raya sebalum tahun 2000. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan historiografi. Penyediaan data primer diperoleh melalui metode wawancara dan perekaman. Data sekunder didapatkan melalui buku-buku yang dihasilkan sastrawan Serang maupun catatan yang didapatkan pada periode sebelum tahun 2000. Berdasarkan paparan data didapatkan kesimpulan bahwa kesusastraan Indonesia modern di wilayah Serang Raya mulai terlacak pada tahun 1970-an melalui aktivitas kepenulisan Junus Astradirdja. Perkembangan sastra melalui komunitas dimulai pada akhir dekade 1980-an. Pada dekade 1990-an, keberadaan komunitas sastra mulai memberikan pengaruh yang signifikan. Hal ini terlihat dari terbitan sastra dan buku-buku kumpulan puisi yang terbit pada dekade 1990-an di Serang. Kata kunci: sastra Indonesia, Serang, sejarah sastra, komunitas   Â
KECERDASAN EMOSIONAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ANAK RANGGAMORFOSA: SANG PENAKLUK ISTANA
Kurniawan, Anang Panca
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 2, No 1 (2015): BÉBASAN EDISI JUNI 2015
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v2i1.232
Abstrak: Kecerdasan emosional adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang dalam mengendalikan emosi serta mengatur keadaan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecerdasan emosional yang terbentuk pada diri tokoh utama dalam novel anak Ranggamorfosa: Sang Penakluk Istana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan teori yang dipakai adalah kecerdasan emosional dengan objek kajian novel anak Ranggamorfosa: Sang Penakluk Istana. Hasil penelitian menunjukkan (1) tokoh utama dalam novel ini memiliki lebih dari satu kemampuan yang termasuk dalam kecerdasan emosional dan (2) kecerdasan emosional tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh watak dan kepribadian tokoh yang bersangkutan. Abstract: Emotional intelligence is the ability to more that one has to motivate yourself and set the state of the soul. The purpose of this study was to describe the emotional intelligence of the main characters in the children novel Ranggamorfosa: Sang Penakluk Istana. This study uses descriptive qualitative approach. The approach used is the theory of emotional intelligence with the object of study children novel Ranggamorfosa: Sang Penakluk Istana. The results of this study indicate (1) main characters in this novel can have more than one capability that is included in emotional intelligence, and (2) emotional intelligence is largely influenced by the character and personality of the character in question.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS XII IPA-2 MAN CIHIDEUNG, PANDEGLANG “MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)â€
Sudrajat, Dayat
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 2, No 1 (2015): BÉBASAN EDISI JUNI 2015
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v2i1.235
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII IPA-2 MAN Cihideung Kabupaten Pandeglang dalam membaca intensif melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan beberapa kesimpulan. Pertama, aktivitas belajar siswa dalam membaca intensif pelajaran Bahasa Indonesia dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Kedua, hasil belajar siswa setelah dilakukan metode pembelajaran dalam dua siklus melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT, nilai rata-rata kelasnya mencapai 71,67 pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 78,61 pada akhir siklus II. Ketiga, penguasaan materi di atas KKM (75%) yang ditetapkan oleh Madrasah. Keempat, guru hendaknya dapat lebih memotivasi siswa untuk mengembangkan model pembelajaran kooperatif dalam kehidupan bermasyarakat siswa. Abstract: This study is aimed to determine the activities and learning outcomes of students of class XII IPA-2 MAN Cihideung Pandeglang in intensive reading through cooperative learning model NHT (Numbered Heads Together). The method used is a Class Action Research (PTK). Based on research data that is done the researcher found several conclusions. First, the learning activities of students in the Indonesian intensive reading lessons can be enhanced through cooperative learning model NHT. Second, the results of student learning after learning method in two cycles through cooperative learning model NHT, the average value of the class reached 71.67 at the end of the first cycle and increased to 78.61 at the end of the second cycle. Third, mastery of the material above the KKM (75%) set by the Madrasah. Fourth, teachers should be able to further motivate students to develop a model of cooperative learning in the social life of students.
KEKERASAN SIMBOLIK DAN PERLAWANAN PEREMPUAN DALAM NOVEL “MY LECTURER MY HUSBAND“ KARYA GITLICIOUS
Intan, Tania
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 8, No 1 (2021): BÉBASAN EDISI JUNI 2021
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v8i1.166
Penelitian ini bertujuan untuk membongkar dan membincangkan isu kekerasan simbolik dan perlawanan perempuan dalam novel My Lecturer My Husbandkarya Gitlicious. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah dilakukan pembacaan tertutup. Data selanjutnya diklasifikasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teori-teori yang relevan serta hasil dari penelitian terdahulu. Landasan teoretis utama yang diapropriasi adalah dari Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan simbolik dalam novel My Lecturer My Husbandberlaku pada tiga tataran yaitu akademis, pernikahan, dan keluarga. Kekerasan simbolik terjadi karena adanya ideologi patriarkis yang memberikan pengaruh dalam menentukan peran dan posisi perempuan sebagai pihak yang tersubordinasi. Perlawanan yang dilakukan tokoh perempuan dalam menghadapi kekerasan simbolik terutama berbentuk verbal (hujatan, nama panggilan, pembalikan kata) tanpa didukung dengan tindakan yang memadai, sehingga tidak terlalu berdampak. Selain itu, perlawanan juga tidak efektif karena ada pertimbangan kepatuhan perempuan pada nilai tradisional dan rasa cinta pada pasangan.
TERMINOLOGI NAMA PENYAKIT DALAM BAHASA LAMPUNG DIALEK A DESA NEGARA RATU DALAM KAJIAN ETNOLINGGUISTIK
Cik Umar, Roven eldo
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 2 (2020): BÉBASAN EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v7i2.130
Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan nama penyakit dalam bahasa Lampung dialek A yang diusulkan menjadi kosakata bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data terdiri dari kosakata nama-nama penyakit dalam bahasa Lampung dialek A yang dikumpulkan dari Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik catat, teknik sadap, dan teknik simak libat cakap. Berdasarkan pembahasan ditemukan sekitar dua ratus penyakit penyakit dan pengobatan yang terhimpun. Ada satu kata yang mengandung dua arti sangat berbeda seperti kata ngan-ngan ngilu 'otot kaku' dan 'otot sakit', kata, rimol  'pelo' dan 'lumpuh bagian otot alat bicara', ritol 'langit-langit terbelah' dan 'cadel'. Ada dua ratus enam contoh kalimat penyakit dalam bahasa Lampung diartikan bahasa Indonesia.
PENGUASAAN SINTAKSIS PADA PEMEROLEHAN BAHASA ANAK SAMPAI USIA 38 BULAN
nursalim, misbah priagung
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 8, No 2 (2021): BÉBASAN EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v8i2.239
Penelitian ini membicarakan penguasaan sintaksis pada pemerolehan bahasa anak usia 24-38 bulan. Penelitian ini penting dilakukan karena usia balita merupakan masa emas pada pemerolahan bahasa manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui : 1) perkembangan pemerolehan bahasa kanak-kanak sampai usia 38 bulan; 2) perkembangan produksi bahasa kanak-kanak sampai usia 38 bulan; 3) kemampuan sintaksis pada kanak-kanak sampai usia 38 bulan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori pemerolehan sintaksis yang diperkenalkan Roger Brown. Data diperoleh menggunakan metode simak-libat cakap. Hasilnya, perkembangan bahasa kanak-kanak pada usia itu merupakan penguasaan awal aspek sintaksis seperti penguasaan klausa, kalimat tunggal dan kalimat mejemuk. Perkembangan produksi bunyi bahasanya berupa penyempurnaan pada penguasaan bunyi vokal, konsonon, dan diftong. Kemampuan sintaksisnya berupa penguasaan kalimat deklaratif, imperatif, interogatif, dan ekslamatif.
HIGHLIGHTING FREQUENT ACADEMIC IDIOMS BETWEEN AMERICAN AND BRITISH PEOPLE: A CORPUS-BASED STUDY
Budiartha, C. I Wayan Eka
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 2, No 1 (2015): BÉBASAN EDISI JUNI 2015
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v2i1.229
Abstract: Knowledge of idioms in academic English is required to improve student’s academic writing and critical thinking skill, however many language teachers and instructors find it difficult generate a discussion on lexical aspect of linguistics in connection with language and culture studies. This study aims to investigate frequent academic idioms used by American and British people through corpus analysis. The discussion covers analysis of idioms’ frequency per million words through BNC and COCA. Abstrak: Dalam Bahasa Inggris untuk Akademik, pengetahuan tentang ungkapan atau idiom sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kritis siswa. Namun banyak guru maupun instructur Bahasa tidak menyadari hal ini dan bahkan tidak tahu bagaimana menyertakannya dalam diskusi yang menyangkut aspek leksikan, terutama dalam kaitannya dengan bahasa dan budaya. Studi ini bertujuan untuk meneliti tentang frekuensi ungkapan academik yang digunakan oleh orang Amerika dan orang Inggris melalui analisa korpus. Diskusi diangkat berdasarkan analisa frekuensi ungkapan per seribu kata yang muncul pada BC dan COCA.
Bahasa Indonesia dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Studi Perubahan Pembakuan Kata dalam KBBI Edisi IV
Nuryani, Nuryani
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 8, No 1 (2021): BÉBASAN EDISI JUNI 2021
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v8i1.152
Bahasa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam proses terbentuknya. Dari sebelum resmi menjadi bahasa Indonesia sampai setelah resmi menjadi bahasa Indonesia telah tercatat beberapa kali bahasa Indonesia mengalami perubahan ejaan. Hal tersebut membawa imbas pada prosee pembakuan kata yang disusun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeksripsikan perubahan pembakuan kata dalam KBBI edisi IV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menyajikan data senatural mungkin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiolinguistik yang melihat bahasa dari konteks kemasyarakatan. Dengan demikian, analisis yang dilakukan selain memanfaatkan kajian morfologi juga melibatkan teori perencanaan bahasa. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang terdapat dalam KBBI edisi IV. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa perubahan dalam pembakuan kata di KBBI edisi IV. Hal tersebut dilakukan oleh lembaga terkait yang didasarkan atas perencanaan bahasa secara terorganisasi oleh lembaga.
Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra: Perevitalisasian dan Pemertahanannya
Supriatin, Yeni mulyani
BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 8, No 1 (2021): BÉBASAN EDISI JUNI 2021
Publisher : Kantor Bahasa Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/bebasan.v8i1.236
: Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang revitalisasi dan pertahanan Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra di tengah modernisasi dan arus globalitas. Masalah yang dibahas adalah bagaimana perevitalisasian dan pemertahanan Topeng Betawi Kacrit Putra. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan prinsip revitalisasi dan pemertahanan tradisi lisan. Metode pengumpulan data menerapkan tatacara pengumpulan data lapangan seperti pendokumentasian data dengan menggunakan alat bantu dokumentasi antara lain video, foto, dan alat perekam untuk menyimpan data dialog pertunjukan dan data wawancara dengan narasumber. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra.berupaya merevitalisasi dan mempertahankan seni topengnya melalui beberapa cara, antara lain menghadirkan pakem topeng Betawi dan unsur seni lain serta mengkreasi kostum para pemain, dan musik pengiring. Simpulan penelitian ini adalah Topeng Betawi Margasari Kacrit Putra sebagai seni tradisi perlu menyesuaikan struktur pertunjukan dan materi topengnya dengan situasi zaman.