JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Jurnal Masalah Pastoral atau disingkat JUMPA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke secara berkala pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Jurnal ini membahas persoalan pastoral Gereja meliputi masalah: Pendidikan, Katekese, Teologi, Fenomenologi Agama, Liturgi, dan permasalahan umat lainnya.
Articles
170 Documents
Membangun Dialog Sebagai Model Terciptanya Perdamaian Antarumat Beragama Di Kota Merauke
Sarang, Rikardus Kristian
Jurnal Masalah Pastoral Vol 10 No 1 (2022): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v10i1.73
Dalam mendalami tema ini, penulis mengacu pada jenis penelitian kualitatif-deskriptif. Peneliti melibatkan beberapa unsur yang dapat mewakili kelompok masyarakat masing-masing baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda (20 orang) yang dipilih secara acak untuk kepentingan independensi dan objektivitas penelitian. Tekhnik penelitian yang dipakai adalah wawancara dan observasi. Waktu penelitian bulan Mei sampai November 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat (umat beragama) di Merauke menyakini bahwa dialog adalah sebuah keniscayaan. Dialog antarumat beragama sangat penting dalam dunia dewasa ini. Semua orang merindukan satu tataran hidup bersama dalam keadaan yang aman dan damai. Membangun dialog sebagai model terciptanya perdamaian antarumat beragama di kota Merauke diyakini sebagai salah satu cara untuk menegaskan keberadaan masyarakat itu sendiri, yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, golongan dan agama. Di atas meterai berdialog, masyarakat Merauke sedang dan akan terus memperjuangkan hidup berdamai, bergandeng tangan satu sama lain; betapapun berbagai perbedaan yang dimiliki. Dialog akhirnya diyakini sebagai usaha membangun kerajaan Allah dan sebagai wujud kesaksian tugas perutusan setiap pemeluk agama di muka bumi ini. Dengan demikian masyarakat Merauke yakin bahwa tidak perlu ada kekwatiran berlebihan di satu sisi, namun di sisi lain setiap pemeluk agama perlu mawas diri terhadap berbagai gejala sosial kemasyarakatan yang sewaktu-waktu mengarah pada pengangkangan doktrin keagamaan.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Baru Angkatan 2021 Di Masa Pandemi Covid-19
Sinaga, Rotua Dominika
Jurnal Masalah Pastoral Vol 10 No 1 (2022): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v10i1.74
Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar mahasiswa baru angkatan 2021 di masa pandemic Covid-19. Metode yang digunakan, yaitu metode kuantitatif dengan hipotesis uji assosiatif atau uji hubungan. Sampel dalam penelitian ini yaitu, 25 mahasiswa baru angkatan 2021 pada Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik St.Yohanes Rasul Jayapura. Data primer yang digunakan yaitu, kuesioner dan data sekunder berupa observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data menggunakan uji korelasi Pearson; untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar mahasiswa baru angkatan 2021 di masa pandemic Covid-19. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Sig (2 tailed) antara variabel dukungan sosial dengan motivasi belajar sebesar 0,159˃0,05; yang artinya tidak ada korelasi yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar mahasiswa baru angkatan 2021 pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik St.Yohanes Rasul Jayapura. Dengan demikian juga tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar dengan nilai pearson correlations lebih kecil dari r hitung sebesar 0,290 ˂ r tabel 0,396. Dalam penelitian ini tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar mahasiswa angkatan 2021 pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Tinggi Pastorla Kateketik St.Yohanes Rasul Jayapura. Penelitian ini menemukan bahwa sumbangan variabel dukungan sosial (X) terhadap variabel motivasi belajar (Y) tergolong rendah yaitu sebesar 8,4 %. Variabel lain, selain variabel dukungan sosial masih terdapat 91,6 % yang belum diteliti.
Iman, Harapan dan Kasih Merupakan Kabajikan Utama Hidup Kristiani
Maia, Jose
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.75
Semua agama mengajarkan dan melandasi diri dengan ajaran dan penghayatan pada tiga hal penting ini: iman, harapan dan kasih. Ketiganya merupakan kebajikan utama. Kebajikan manusiawi adalah sikap yang teguh, diandalkan, akal budi dan kehendak yang tetap dan mengatur hawa nafsu agar sesuai dengan akal budi dan iman. Kebajikan ilahi adalah dasar, jiwa dan tanda pengenal tindakan moral orang Kristen. Iman: olehnya kita percaya akan Allah dan segala sesuatu yang telah Ia sampaikan dan wahyukan kepada kita. Harapan: olehnya kita rindukan Kerajaan surga dan kehidupan abadi sebagai kebahagiaan kita, berharap pada Kristus dengan bantuan Roh Kudus. Kasih, dengannya kita mengasihi Allah diatas segalanya dan mengasihi sesama seperti diri kita sendiri.
Perbedaan Minat Umat Dalam Menerima Sakramen Tobat Di Paroki Bunda Hati Kudus Kuper Keuskupan Agung Merauke (Tinjauan Dengan Katekese Dan Tanpa Katekese)
Sarang, Rikardus Kristian
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.76
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan minat umat dalam menerima Sakramen Tobat; antara yang mendapatkan katekese sakramen Tobat sebagai kelompok kontrol dengan umat yang tidak mendapatkan katekese sakramen Tobat sebagai kelompok pembanding. Penelitian ini dilaksanakan di Paroki Bunda hati Kudus Kuper dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan angket. Populasi penelitian adalah seluruh umat yang berada di dua stasi berbeda, Stasi Bunda Maria Butas dan Stasi Bunda Hati Kudus Kuper. Jenis enelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan model analisis komparasi. Teknik yang digunakan random sampling dengan analisis data statistik uji-t atau t-test (menguji perbedaan 2 mean antara kelompok kontrol dengan kelompok pembanding). Hasil temuan dari penelitian ini adalah ada perbedaan minat umat antara yang mendapatkan katekese sakramen Tobat dengan umat yang tidak mendapatkan katekese sakramen Tobat. Pada analisis data diketahui bahwa ada perbedaan yang signifikan minat umat yang menerima katekese di Stasi Bunda Maria Butas lebih banyak yakni 12.95 dibandingkan minat umat yang tidak mendapatkan katekese di Stasi Bunda Hati Kudus Kuper yakni 11.00
Pengaruh Penggunaan Media Lagu Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Di STIPAS Tahasak Danum Pambelum Palangka Raya
Wahyuningrum, Paulina Maria Ekasari
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.77
Penelitian ini difokuskan pada permasalahan tentang kosakata bahasa Inggris khususnya “Verb” yang kurang dikuasai dengan baik oleh para mahasiswa. Peneliti mencoba menggunakan media lagu berbahasa Inggris untuk meningkatkan kecakapan para mahasiswa terutama pemakaian kata-kata (bahasa) Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui pengaruh penggunaan media lagu terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris STIPAS Tahasak Danum Pambelum Palangka Raya. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pre test dan post test. Pengukuran penguasaan kosakata mahasiswa menggunakan bentuk tes melengkapi kalimat. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa semester II tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 27 orang mahasiswa. Perlakuan dengan menggunakan lagu difokuskan pada “Verb”. Perlakuan dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Uji normalitas data menggunakan Chi Square. Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh dari penggunaan media lagu terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris STIPAS Tahasak Danum Pambelum Palangka Raya.
Konsep Keallahan Malind Anim Serta Dampaknya Terhadap Upaya Penyebaran Ajaran Gereja Katolik Di Wilayah Papua Selatan
Ahlaro, Steven Ronald
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.78
Fakta menunjukan bahwa mayoritas komunitas suku Marind Anim yang adalah pemilik hak ulayat atas seluruh wilayah teritori kabupaten Merauke adalah beragama Katolik. Hal ini tentu tidak dapat dilepaspisahkan dari perjuangan para misonaris Katolik untuk menyebarkan ajaran Gereja Katolik pada basis-basis suku Marind Anim. Meski demikian, hal ini tidak berarti bahwa tidak ada faktor pendukung lainnya yang telah turut menentukan keberhasilan para misionaris tersebut. Salah satu faktor lain yang disinyalir telah turut menentukan keberhasilan para misonaris dalam upaya menyebarkan ajaran Gereja Katolik pada basis-basis suku Marind Anim yakni adanya kesamaan pandangan yang bersifat prinsipil. Oleh karena itu, artikel ini akan diorintasikan secara khusus untuk mengkaji dan menguraikan tentang hal prinssipil dimaksud.
Manajemen Standar Nasional Pendidikan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Di SMK Sanjaya Pakem Sleman Yogyakarta
Yunarti, Berlinda Setyo
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.79
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan manajemen standar nasional pendidikan tenaga pendidik dan kependidikan di SMK Sanjaya Pakem Sleman Yogyakarta, sesuai dengan perangkat akreditasi nasional yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah tahun 2017. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa masih terjadi penyimpangan pada standar tenaga pendidik dan kependidikan di SMK Sanjaya Pakem Sleman Yogyakarta karena hasil yang diperoleh belum sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Dari 22 instrumen pertanyaan yang diajukan terdapat 9 item atau 40 % pertanyaan yang dijawab tidak sesuai dengan bobot standar nasional pendidikan. Selain itu ada 6 item pertanyaan atau 27 % yang hasilnya melampaui bobot standar nasional pendidikan. Oleh karena itu diharapkan kerjasama yang baik antara sekolah dan yayasan yang menaungi SMK Sanjaya Pakem Sleman Yogyakarta untuk selalu memperhatikan kualitas dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Peningkatan Standar Mutu Kompetensi Lulusan Di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta
Wula, Paulina
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.80
Tulisan ini bertujuan untuk menguji: (1) Pencapaian Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (2) Penyimpangan yang terjadi dalam Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (3) Penyimpangan tiap butir pada Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (4) Penyebab terjadinya penyimpangan dalam Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (5) Tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki penyimpangan-penyimpangan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (5) Saran-saran perbaikan terhadap penyimpangan yang terjadi di SMP St. Aloysius Sleman Yogyarkarta. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian Deskritif Kualitatif. Tehnik analisa data yang dipergunakan dalam penelitian ini data kuantitatif dengan menggunakan penyebaran Quisioner dan wawancara secara langsung kepada responden. Analisis Data yang digunakan adalah analisa data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumusan yang sesuai ketentuan Badan Akreditasi Nasional Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pencapaian penerapan standar Kompetensi Lulusan dengan bobot komponen sebesar 15.07; berarti melebihi bobot komponen Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional tahun 2017 sebesar 14, sehingga tidak ada penyimpangan yang terjadi dalam peningkatan Standar Mutu Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloisius Sleman Yogyakarta.
Implementasi Pemberian Reward dan Punishment Untuk Meningkatkan Etos Kerja Guru
Manik, Resmin
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 0-1 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v7i0-1.81
Pemberian reward sangat efektif untuk meningkatkan kinerja seseorang. Selain itu pemberian reward juga dapat menumbuhkan motivasi dan prestasi kenerja. Tujuan dari pemberian reward adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkatkan hasil kinerja yang lebih berkualitas dan perilaku positif dalam melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan oleh atasan. Bentuk reward dapat berupa finansial maupun non finansial. Jika reward merupakan reinforcement yang positif, maka punishment sebagai bentuk reinforcement yang negatif, tetapi kalau diberikan secara tepat dan bijak maka menjadi alat motivasi. Jadi hukuman yang dilakukan bersifat pedagogis, yaitu untuk memperbaiki dan mendidik ke arah yang lebih baik. Pada dasarnya keduanya sama-sama dibutuhkan dalam memotivasi seseorang termasuk dalam memotivasi guru dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kinerjanya. Keduanya merupakan upaya manajemen sumber daya manusia dari pimpinan terhadap kinerja dan produktivitas yang telah ditunjukkan oleh bawahannya.
Model Pendidikan Iman Anak Dalam Keluarga Berbasis Anjuran Apostolik Familiaris Consortio Dalam Menumbuhkan Perilaku Altruistik
Wea, Donatus;
Wolomasi, Agustinus Kia
Jurnal Masalah Pastoral Vol 10 No 1 (2022): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60011/jumpa.v10i1.82
The purpose of this research is to find out the actual model of children's faith education in the family in the Salib Suci Gudang Arang parish, to study and analyze it as a reference to produce a new model. The model that is suitable for children's faith education for the growth of altruistic behavior is the one based on the Familiaris Consortio of Pope John Paul II. Primary data were obtained through observation and interviews with 30 informants consisting of parents, children, the family commission of the Archdiocese of Merauke, the parish family section and senior families who are examples (role models). The findings are that parents do not play their main role in educating children's faith because they do not know the pattern and do not get the assistance that is their right as a provision to educate children's faith. For that we need a model that can help them in educating children's faith. The finding in this model is the involvement and responsibility of Church authorities in planning, implementing, monitoring and evaluating through the relevant commissions or sections. In this way, Catholic families will be able to carry out their roles well as first and foremost educators for children's faith so that their altruistic behavior grows which is resulted in sincere sharing, solidarity and self-sacrifice.