cover
Contact Name
Iskandar Arfan
Contact Email
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6285245100200
Journal Mail Official
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
ISSN : 24072559     EISSN : 25034731     DOI : 10.29406/jjum
Core Subject :
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Kesehatan dan Perilaku, Administrasi Kesehatan Masyarakat, Gizi Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi masyarakat dan Sistem Informasi Kesehatan. Jurnal Jumantik diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal Jumantik juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang kesehatan masyarakat.
Articles 180 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEROKOK PASIF(Studi Kasus Pada Keluarga Perokok Aktif Di Desa Bukit Mulya Kecamatan Subah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat) Mustolih, Ahmad; Trisnawati, Elly; Ridha, Abduh
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 2, No 4 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.141 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v2i4.338

Abstract

Hypertension is one of the health problems of major concern in the health sector, because of morbidity and high mortality as well as the impact in the long term. Hypertension was almost total in all areas, especially urban areas, and lately there is a tendency of increase in the incidence of hypertension in rural areas many factors that can cause hypertension. One of them smoke. The nicotine contained in tobacco smoke stream side 4-5 times larger than rorkok mainstream smoke, it is most impact on secondhand smoke, especially in housewives are more exposed to cigarette smoke while her husband. The incidence of hypertension has increased in every him. In 2011 the proportion of incident hypertension of 7.89%, increasing to 8.2 in 2012 and 12.4 in 2013. This study aims to determine the factors associated with hypertension in passive smokers in the village of Bukit Mulya District of Sambas district Subah ,The design of this research study Cross Sectional.Sampel 117 people were taken by purposive sampling technique using chi-square test with a confidence level of 95%.The results showed that there is a significant number of cigarettes smoked husband (p value = 0.041, PR = 2.708, 95% CI = 1.128 to 6.509), the type of cigarettes smoked husband (p value = 0,027 PR = 3.947, 95% CI = 1.194 to 13.040), where smoking husband (p value = 0.041 PR = 2.860, 95% CI = 1.121 to 7.295), the number of smokers in the family (p value = 2,400 PR 0.47, 95% CI = 1.085 to 5.309) with hypertension in passive smokers (wife). Variables that are not related diseases namely long exposure (p value = 0.328).It is advised to always be warned not to smoke in the house and avoid exposure to cigarette smoke. Keywords: Hypertension, the number of stems, type, place, the number of smokers.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, ASUPAN PROTEIN DAN TINGKAT DEPRESI DENGAN STATUS GIZI PASIEN GANGGUAN JIWA (Studi di Rumah Sakit Jiwa Propinsi Kalimantan Barat) Mariati, Sri; Marlenywati, Marlenywati; Budiastutik, Indah
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 2, No 3 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.578 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v2i3.149

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kumpulan keadaan yang tidak normal, baik yang berhubungan dengan fisik maupun mental. Salah satu gangguan jiwa adalah depresi. Survei pendahuluan terhadap 10 orang pasien Rumah Sakit Jiwa Kalimantan Barat dengan melihat data IMT ditemukan bahwa pasien dengan status gizi kurang sebesar 20% dan status gizi normal sebesar 80% dan data asupan energi dan asupan protein menggunakan metode Comstok ditemukan 30% dengan asupan energi dan protein kurang, 70% dengan asupan energi dan protein cukup. Data tingkat depresi pasien dilakukan dengan menggunakan kuesioner DBI ditemukan pasien dengan tingkat depresi berat sebesar 40% dan tingkat depresi sedang sebesar 60% (Data primer 2015). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, asupan protein dan tingkat depresi dengan status gizi pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Kalimantan Barat. Desain penelitian menggunakan Crossectional. Populasi penelitian semua pasien gangguan jiwa yang memenuhi kriteria inklusi yang berjumlah 615 orang, sampel 148 pasien yang diambil secara proporsional random sampling dan pengambilan sampel secara acak menggunakan sistem kocok arisan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara asupan energi dengan status gizi (p value = 0,000, PR = 7,250), asupan protein (p value = 0,000, PR = 5,143), dan tingkat depresi (p value = 0,000, PR = 9,046). Diharapkan agar rumah sakit tetap meningkatkan mutu, cita rasa dan modifikasi menu makanan yang disajikan untuk menghindari kebosanan pasien supaya tidak ada lagi sisa makanan. Disarankan bagi pasien untuk menghabiskan makanan yang disajikan oleh rumah sakit.
Gambaran Kecukupan Energi, Status Gizi, Tingkat Kepuasan Hidangan, dan Sisa Makanan pada Narapidana Di LPKA/LPAS Kabupaten Kubu Raya Yuyun Agustina; Marlenywati Marlenywati; Rochmawati Rochmawati
Jumantik Vol 6, No 1 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.188 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v6i1.1997

Abstract

Masalah gizi yang dialami oleh remaja adalah status gizi lebih dan kurang.  Data Riskesdas tahun 2013 menunjukan 9.4% (1.9 % sangat kurus dan 7.5% kurus. Hasil survey pendahuluan di LPKA II B  Kubu Raya  menunjukkan persentase status gizi kurang  sebesar  14.89  %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecukupan energi, status gizi, tingkat kepuasan hidangan dan sisa makanan pada anak-anak LPKA II B Kabupaten Kubu Raya. Penelitian deskriptif observasional jumlah sampel 35 anak penghuni LPKA. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran TB, penimbangan BB, wawancara kuesioner, dan recall 1x24 jam. Hasil menunjukkan 60.0% asupan energi lebih, 65.7% asupan protein lebih dan 74.3% asupan karbohidrat lebih. Rata-rata sisa makanan pagi hari pada nasi sebesar  100.00 gram,  siang  hari nasi sebesar  43.43  gram, siang hari sayur sebesar 71.05 gram, dan siang hari lauk sebesar 100.00 gram,  malam hari lauk sebesar 38.75 gram, dan malam hari nasi 25.51 gram. Status gizi normal sebanyak 66.7%. Sebanyak 68.6% responden kurang puas terhadap penyajian makanan dan 54.3% terkait besar porsi yang disajikan 34.3% puas terhadap cita rasa makanan dan sebesar 22.9% puas terhadap aroma makanan. Disarankan pemberian asupan makanan sesuai kebutuhan asupan umur remaja.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DAN KEPATUHAN DIET BEBAS GLUTEN BEBAS CASEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK AUTIS DI KOTA PONTIANAK Suharningsih, Suharningsih; Marlenywati, Marlenywati; Budiastutik, Indah
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 2, No 2 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.966 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v2i2.329

Abstract

Background : Autism is a complex developmental and interrelated disorder that dincludes breakdown in communication, social interaction, and emotion. A preliminary survey conducted at Sekolah Cahaya Bangsa, Sekolah Bina Anak Bangsa and Autism center showed that 56% out of 18 children had abnormal nutrition (consisting of 50% malnutrition status, and 6% nutritional status), with an average of bad upbringing and BGBC compliance. The aim of this study was to determine the correlation of parenting, compliance with a gluten-free casein-free diet and nutritional status of children with autism in Pontianak.Objective : This study aimed at finding out the correlation of history of Diabetes, hypertension, smoking, toards cataract cases among unit’s patients of Dr. Soedarso hospital.Method : Using observational analytic and cross sectional design, this study employed 64 respondent. The samples were 55 children selected by using sampling incidental technique. This sampling technique was based in the inclusion and exclusion criterias. The data were tested by using Chi Square test.Result : The statistical analysis reveald that there were correlation of parenting (p value = 0,007 and PR = 2.500), food / nutrition parenting (p value = 0.014 and PR = 2.319), hygiene parenting (p value = 0.000 and PR = 3,500) , health care pattern (p value = 0.020 and PR = 2.342), compliance with a gluten-free casein-free diet (p value = 0.024 and PR = 2.231) and nutritional status of children with autism in Pontianak. There was no correlation of recreation parenting and nutritional status of children with autism in Pontianak (p value = 0.070 and PR = 1.891).Sugesstion: Based on findings, Health departement of Provinsi specially Health Departement Kota Pontianak is encouraged to monitoring the children’s growth and development in term of both parenting cand gluten-free casein diet; so that normal nutritional statusluten-free casein-free diet can be achieved.Keywords : Autism,parenting, gluten-free casein-free diet, nutritional status
FAKTOR RISIKO KEJADIAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUI KAKAP DAN PUSKESMAS SUI DURIAN Kusuma, Bagus Fendi
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.223 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v2i1.131

Abstract

Latar Belakang : Demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, penyakit ini ditularkan melalui konsumsi makanan atau minuman yang tercemar oleh tinja atau urin orang yang terinfeksi. Anak merupakan yang paling rentan terkena demam tifoid. Puskesmas Sui Kakap merupakan puskesmas tertinggi peningkatan kasus tifoid pada tahun 2014 bulan Januari – Mei sebesar 118 kasus. Puskesmas Sui Durian merupakan puskesmas tertinggi ke 3 pada tahun 2014 bulan Januari – Mei sebesar 49 kasus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak di wilayah kerja Puskesmas Sui Kakap dan Puskesmas Sui Durian. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Sampel penelitian sebanyak 50 responden (25 kasus dan 25 kontrol) diambil menggunakan teknik simple random sampling. Menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara cuci tangan setelah BAB ( p value = 0,015; OR = 4,846), kebiasaan memanaskan makanan (p value = 0,024; OR = 3,77) dan kebiasaan membeli makanan jadi di luar rumah (p value = 0,031; OR = 4,12) dengan kejadian tifoid pada anak. Variabel yang tidak berhubungan yaitu cara mengkonsumsi lalapan dan buah (p value = 0,771) , cara penyajian makanan (p value = 0,702), dan cara memasak air minum (p value = 0,744). Saran : Disarankan hendaknya membiasakan anak dalam mencuci tangan dengan benar, mengawasi dan memberi arahan kepada anak tentang memilih jajanan yang baik dan sehat dan membiasakan memanaskan makanan sebelum dikonsumsi maksimal 6 jam setelah pengolahan awal akan mencegah penyakit tifoid.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH MENSTRUASI PADA MAHASISWI S1 PRODI KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Alamsyah, Dedi
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 5, No 2 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.259 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v5i2.1277

Abstract

EFEKTIFITAS LIMBAH RAMBUT SALON SEBAGAI MEDIA FILTRASI DALAM MENURUNKAN KADAR MINYAK DALAM AIR PADA KAPAL MOTOR “GIAT” DI KECAMATAN TELUK KERAMAT TAHUN 2016 Apyudi, Apyudi; Suharno, Suharno; Pradana, Tedy Dian
JUMANTIK (Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan) Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.164 KB) | DOI: 10.29406/jjum.v3i2.367

Abstract

Sebagian wilayah di Kecamatan Teluk Keramat masyarakatnya tinggal di tepian sungai, banyak masyarakat menggunakan transportasi air untuk beraktivitas. Salah satu masalah yang timbul akibat meningkatnya kegiatan manusia, banyak aktivitas manusia di lakukan di sungai dapat menyebabkan pencemaran. Sumber pencemaran ini Antara lain limbah rumah tangga, aktivitas pengerukan pasir di sumgai dan buangan minyak dari limbah kapal. Untuk menurunkan kadar minyak di air bisa dilakukan dengan cara metode filtrasi dengan media rambut manusia. Limbah rambut manusia biasanya hanya diinovasikan sebagai rambut palsu, namun komponen keratin dan bagian korteks yang merupakan mikrofibril dan rongga dari bagian medulla dari rambut manusia dapat menyaring dan mengikat jenis lemak atau minyak (Sequeira, 2003).Hasil uji pendahuluan air limbah kapal motor giat kadar minyaknya adalah 2.38 mg/L. Kadar minyak tersebut telah melebihi nilai ambang batas (NAB) yang telah ditentukan oleh PP RI No. 82 Th. 2001, tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air yaitu 1 mg/liter.Penelitian ini bersifat Quasi Eksperimental (eksperimen semu), bertujuan untuk mengetahui efektivitas  pengolahan limbah kapal dengan proses filtrasi untuk menurunkan kadar minyak pada air limbah. Filtrasi ini mengunakan media rambut manusia yang mana terdiri dari dua variasi ketebalan yaitu 100cm dan 50cm. Sampel penelitian sebanyak 27 sampel, terdiri dari 9 sampel sebelum perlakuan, 9 sampel sesudah perlakuan dengan ketebalan media 100cm, dan 9 sampel sesudah perlakuan dengan ketebalan media 50cm.Uji statistik yang digunakan adalah uji T-test. Hasil uji wilcoxon menunjukan perbedaan penurunan kadar minyak yang bermakna sebelum dan sesudah difiltrasi dengan ketebalan media 100cm (p=0,008 < p=0,05). Hasil uji wilcoxon menunjukan perbedaan penurunan kadar minyak yang bermakna sebelum dan sesudah difiltrasi dengan ketebalan media 50cm (p=0,008 < p=0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukan p=0,004 (p<0,05) terdapat perbedaan hasil filtrasi antara ketebalan filtrasi 50cm dengan ketebalan filtrasi 100cm.Disarankan bagi pemilik kapal motor (CV GIAT) di Sekura Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas, air limbah atau air buangan yang ada di got kapal telah bercampur dengan minyak, sehingga dilakukan pengolahan dengan cara filtrasi atau penyaringan menggunakan media rambut manusia terlebih dahulu sebelum dibuang.Kata kunci : proses filtrasi, kadar minyak, limbah kapal motor giat
Perbandingan Efektivitas Zeolit dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Kadar Merkuri (Hg) dengan Metode Penyaringan pada Air Sungai Mandor Spiridonova, Tiara; Mardjan, Mardjan; Ridha, Abduh
Jumantik Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v6i2.2022

Abstract

Kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) di Kecamatan Mandor sudah berlangsung lama sehingga sulit dikendalikan dan telah mengakibatkan sungai Mandor tercemar limbah merkuri. Kadar Hg pada air sungai Mandor rata-rata adalah 0.0186 mg/l dan telah melebihi NAB yang ditentukan PerMenKes 416/1990 yaitu sebesar 0.001 mg/l untuk sumber air bersih. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas zeolit dan karbon aktif dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) pada air sungai Mandor menggunakan metode filtrasi. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan rancangan peneltian pre test- post test with control group design. Media yang digunakan zeolit dan karbon aktif dengan ketebalan 80 cm dan ukuran 2-3 mm. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaaan 95%. Hasil analisis menggunakan AAS menunjukan bahwa setelah penyaringan dengan media zeolit maupun karbon aktif terjadi penurunan konsentrasi Hg paling tinggi sebesar 99,7% dengan rata-rata sebesar 90,2%. Konsentrasi Hg turun dari rata-rata 0,0186 mg/l menjadi 0,0002 mg/l, lebih kecil dari 0,001 mg/l sesuai NAB PerMenKes 416/1990. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara sebelum penyaringan dan sesudah penyaringan dengan medi zeolit (p value = 0,008)  dan karbon aktif p value = 0,008) dan tidak ada perbedaan efektivitas antara penyaringan dengan media zeolit dan karbon aktif (p value = 1,000). Disarankan kepada instansi terkait agar memonitoring kualitas air sungai Mandor secara periodik dan bagi masyarakat yang menggunakan air sungai Mandor untuk kebutuhan sehari-hari disarankan membuat pengolahan air dengan mempertimbangkan zeolit maupun karbon aktif sebagai media saring dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) air sungai Mandor.
Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Kognitif pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Penyakit Dalam Rsud Dr. Soedarso Kota Pontianak Faisyal, Januar; Hernawan, Andri Dwi; Alamsyah, Dedi
Jumantik Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v6i2.2023

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme karbohidrat ditandai dengan (hiperglikemia) dan (glikosuria). Diabetes Melitus dapat menyebabkan resiko gangguan kognitif melalui gangguan pada pembuluh darah. Data RSUD Dr. Soedarso di tahun 2016 terdapat 73 penderita diabetes melitus pada rentang umur 30-40 tahun yang berobat di poli penyakit dalam, di tahun 2017 terdapat 90 pasien, dan di tahun 2018 terdapat 94 pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif pada penderita diabetes melitus tipe 2 di poli penyakit dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 orang yang diambil dengan tehnik total sampling. Uji statisktik yang digunakan uji chi-square tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan (p value=0.000), status pekerjaan (p value=0.023), status gula darah (p value=0.000), lama menderita DM (p value=0.001) dengan kejadian gangguan fungsi kognitif. Disarankan bagi pasien untuk melakukan aktivitas yang dapat menstimulus otak, lebih sering melakukan aktivitas fisik, melakukan sosialisasi, melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin, makan makanan sehat yang rendah gula serta melakukan pola hidup sehat.
Hubungan antara Riwayat Diabetes, Riwayat Hipertensi, dan Riwayat Merokok dengan Kejadian Katarak pada Pasien Poli Mata RSUD Dr. Soedarso Pontianak Wahyuni, Intan; Fuad, Chairul; Rossa, Idjeriah
Jumantik Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v6i2.2024

Abstract

Katarak merupakan kelainan mata yang ditandai dengan kekeruhan lensa, terutama disebabkan oleh proses degenerasi yang berkaitan dengan usia. Namun katarak dapat dipermudah timbulnya pada situasi dan kondisi tertentu misalnya: penyakit diabetes mellitus, merokok, hipertensi, peningkatan asam urat serum, radiasi sinar ultra violet B, myopia tinggi, kekurangan anti oksidan, dan lain-lain. Berdasarkan data kunjungan pasien rawat jalan di RSUD Dr. Soedarso Pontianak, proporsi kasus katarak pada kelompok umur 45-64 tahun 2011 sebesar 45,0%, 2012 sebesar 42,4%, dan 2013 sebesar 36,2%. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara riwayat Diabetes, riwayat Hipertensi, dan Riwayat Merokok dengan kejadian Katarak pada pasien Poli Mata RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Desain penelitian menggunakan studi kasus kontrol. Sampel penelitian sebanyak 66 orang (33 kasus dan 33 kontrol) yang diambil dengan teknik  accidental sampling. Uji statistik yang digunakan ialah uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah (p value=0,000  OR = 26,667 dengan 95% CI = 3,249-218,856), lama menderita DM (p value = 0,027 OR = 3,500 dengan CI = 1,270-9,642), riwayat hipertensi  (p value = 0,027 OR = 3,500 dengan 95% CI = 1,270-9,642), dan riwayat merokok (p value = 0,045 OR = 3,200 dengan 95% CI = 0,805-62,786) dengan kejadian katarak. Disarankan Poli mata membuat pojok informasi untuk menambah informasi pasien tentang faktor-faktor yang berisiko menyebakan katarak guna sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus kejadian katarak. Disarankan kepada responden untuk selalu mengontrol kadar gula dan tekanan darah serta berhenti merokok untuk menurunkan risiko terjadinya katarak.

Filter by Year

2014 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 2 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 02 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 1 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan More Issue