cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Pelatihan Penerapan Alat Pendeteksi Bencana Banjir Dengan Teknologi Nirkabel Di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu Hendy Santosa; Junas Haidi; Alex Surapati
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.13166

Abstract

Bencana alam berdampak pada kehidupan sosial baik dari segi korban maupun kerugian materil. Indonesia memiliki tingkat kejadian bencana alam yang tinggi seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, dll. Khususnya di Kota Bengkulu, bencana banjir sering terjadi. Kurangnya pemahaman tentang banjir menyebabkan banyak kerugian materil. Apalagi diperparah dengan minimnya alat yang bisa memberi tahu lebih dini jika akan terjadi banjir masih kurangnya peralatan peringatan dini banjir yang terpasang di Kota Bengkulu. Oleh karena itu penyuluhan tentang penyebab dan dampak yang ditimbulkan oleh banjir perlu diberikan serta pelatihan penerapan alat deteksi dini banjir lebih lanjut perlu diajarkan yang kemudian dapat dipasang di lingkungan tempat tinggal warga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Perumahan Timur Indah Residence 2 Kota Bengkulu bersama warga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab dan dampak banjir serta cara penanggulangannya dan khususnya pengujian alat deteksi dini banjir agar berjalan normal dan dapat memberikan peringatan kepada warga sekitar. Sehingga saat musim hujan tidak ada lagi rumah yang terkena banjir.
Optimalisasi Kemampuan Kader TB dalam Pengendalian Tuberkulosis Iskandar Arfan; Ayu Rizky; Syarif Rizky Alkadri
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.13927

Abstract

Data laporan bulanan puskesmas Sui Kakap Kabupaten Kuburaya kasus Tuberkulosis (TB) masih menjadi permasalahan dan cenderung mengalami kenaikan kasus. Desa kalimas merupakan salah satu desa yang memberikan sumbangsih kasus TB di wilayah kerja puskesmas Sui Kakap. Dalam hal penanganan penyakit TB, kader bertindak sebagai rujukan penderita ke puskesmas setempat sehingga penemuan dan penanganan serta pengendalian TB dapat segera ditanggulangi. Untuk mengoptimalkan fungsi kader di perlukan penguatan kader baik dari jumlah dan informasi sehingga peran kader lebih optimal, memiliki capaian kinerja dan memudahkan evaluasi. Mitra kegiatan ini adalah 10 kader TB di Desa Kalimas. Pelatihan dengan metode edukasi dan pelatihan dengan penguatan informasi TB, fungsi kader, keterampilan berkomunikasi, serta keterampilan pencatatan dan pelaporan TB. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kader, kemampuan komunikasi kader TB, Kemampuan pencatatan dan pelaporan kader TB. Disarankan Pihak puskesmas dapat selalu memantau dan mengevaluasi kinerja kader sehingga penularan dan pengendalian TB dapat ditekan melalui peran optimal kader.
Pemanfaatan Kotoran Sapi untuk Budidaya Cacing Tanah dan Produksi Vermikompos di Wonoharjo Girimulyo Kabupaten Bengkulu Utara Urip Santoso; Jarmuji Jarmuji; Bieng Brata
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.12951

Abstract

Masalah petani di Desa Wonoharjo, Kecamatan Girimulya adalah tingginya pencemaran akibat penumpukan kotoran sapi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan konversi kotoran sapi menjadi vermikompos. Tahapan kegiatannya adalah sosialisasi, pelatihan, demplot, uji coba lapangan dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi diperkenalkan pemanfaatan kotoran sapi untuk pembuatan vermikompos. Pada tahap pelatihan dilakukan demplot vermikompos. Uji lapang vermikompos yang dihasilkan dilakukan dengan menguji 30 bibit kelapa sawit yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok 1 vermikompos, kelompok 2 pupuk kandang dan kelompok 3 NPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tertarik untuk membuat vermikompos. Vermikompos dapat digunakan sebagai pupuk untuk bibit kelapa sawit pengganti NPK. Bisnis vermikompos memberikan penghasilan tambahan bagi petani. Jadi, pengabdian pada masyarakat memotivasi petani untuk menggunakan vermikompos.
Pelatihan Pembelajaran Daring Berbasis Aplikasi Google Di Masa Pandemik Covid-19 Di SMAN 8 Kota Bengkulu Hery Haryanto; Apriza Hongko Putra; Heriansyah Heriansyah
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.13819

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menjadi darurat kesehatan global, banyak negara menerapkan social dan physical distancing. Hal tersebut berdampak langsung pada proses pembelajaran. Pandemi global ini telah berubah dari pembelajaran langsung menjadi pembelajaran online. Sebagian besar guru di sekolah belum menguasai pembelajaran online ini. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk melatih para guru menggunakan aplikasi berbasis Google untuk membuat, mengelola bahan ajar, dan menilai pembelajaran online. Pelatihan dilakukan dengan metode tatap muka dan pembelajaran mandiri. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa materi pelatihan sangat puas dan bermanfaat untuk proses pembelajaran online. Kendala yang dihadapi peserta dalam melaksanakan pembelajaran online adalah: sinyal internet, pembelajaran karakter tidak terlihat. Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi informasi di masa pandemi Covid-19 menjadi strategi yang sangat diperlukan, bahkan keahlian ini berguna dalam mempersiapkan era revolusi pendidikan 4.0
Peningkatan Keterampilan Produksi VCO pada UMKM Bay Tat Mak Ririn melalui Pemanfaatan Limbah Selai Nanas Gustria Ernis; Apriza Hongko Putra; Refpo Rahman
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.13762

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu alternatif imunostimulan alami yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi COVID-19. Salah satu enzim yang digunakan dalam pembuatan VCO adalah enzim bromelin. Limbah pengolahan selai nanas berupa kulit dan mata nanas mengandung enzim bromelin yang dapat mempercepat terbentuknya VCO. Metode pengabdian ini adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan VCO kepada anggota UMKM Bay Tat Mak Ririn. Setelah dilakukan pelatihan, anggota UMKM Bay Tat Mak Ririn berhasil memproduksi VCO melalui pemanfaatan limbah selai nanas. Disamping itu, diperoleh peningkatan produksi VCO menggunakan enzim bromelin yang bersumber dari limbah selai nanas sebesar 1,8% dibandingkan dengan VCO tanpa enzim bromelin. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan peserta dalam memproduksi VCO melalui pemanfaatan limbah selai nanas meningkat.
Pembuatan Susu Kedelai Organik Sebagai Salah Satu Peluang Bisnis Penambah Penghasilan Keluarga Mayarni Mayarni; Susanti Murwitaningsih; Yuni Yulianti
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.13861

Abstract

Pembuatan susu kedelai organik bertujuan  untuk memberikan keterampilan siswa SMA berwirausaha. Terutama siswa SMA yang akan lulus. Metode yang digunakan demonstrasi yang selanjutnya para peserta diminta mempraktekannya. Dikarenakan adanya pandemi maka demonstrasi berlangsung secara online hingga mampu menjangkau banyak peserta termasuk masyarakat setempat dan mahasiswa. Pemilihan kegiatan pembuatan susu kedelai karena berdasarkan survei hampir semua kalangan menyukai susu kedelai. Alasan  pemilihan kedelai organik, usaha ini masih belum ditemukan, sehingga dapat menjadi peluang bisnis yang baik dalam berwirausaha. Siswa SMA yang umumnya sedikit memperoleh keterampilan dibanding siswa SMK, itu alasan kedua diberikan bimbingan ini, terlebih  kegiatan ini diberikan saat siswa SMA akan lulus sekolah. Hasil akhir kegiatan ini yang sudah melaporkan terbentuk tiga pengusaha susu kedelai dua dari masyarakat satu dari mahasiswa. Namun kesulitan memperoleh dan mahalnya harga kedelai organik, yang tidak sebanding dengan harga jual, para pengusaha jadi beralih menggunakan kedelai non organik.
Pelatihan Pembuatan Mesin Penetas Telur Puyuh Otomatis Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kelurahan Sukarami Bengkulu Witanto, Yovan; Kurniawan, Adhadi; Indriani, Anizar
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.13001

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pembuatan mesin penetas telur puyuh otomatis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di kelurahan Sukarami, Bengkulu. Khalayak sasaran pelatihan adalah masyarakat Kelurahan Sukarami  khususnya peternak burung puyuh. Pengabdian kepada masyarakat berbasis Ipteks ini akan dilakukan alih teknologi otomasi melalui pelatihan perencanaan, pembuatan dan penggunaan mesin penetas telur otomatis berbasis SMS dengan memanfaatkan Mikrokontroler. Materi pelatihan disampaikan secara online lewat youtube, kemudian  dilakukan kunjungan untuk ujicoba perakitan dan penggunaan alat di lokasi.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta sangat tinggi.  Permasalahan yang dihadapi mitra dapat diatasi dengan menggunakan alat penetas telur berbasis sms ini.  Waktu mereka yang selama ini terbuang dapat di atasi dengan info sms yang mereka terima dari alat ini.  Dengan demikian kegiatan pelatihan ini berhasil. Waktu yang selama ini terbuang untuk menunggui proses penetasan telur, dapat digunakan untuk bekerja di tempat lain. Dengan demikian pendapatan meningkat.   
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Pembuatan PMT Berbahan Dasar Kelor sebagai Upaya Percepatan Pencegahan Stunting Maya Weka Santi; Cherry Triwidiarto; Theo Mahiseta Syahniar; Refa Firgiyanto; Mira Andriani
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.12056

Abstract

Berdasarkan data profil Dinas kesehatan Kota Probolinggo Tahun 2017 masih ditemukan balita mengalami gizi buruk sebanyak 27 balita. Kecamatan Kanigaran merupakan salah satu Kecamatan di Kota Probolinggo yang memiliki jumlah balita gizi buruk tertinggi sebanyak 10 balita (37%). Peran kader di Posyandu “Boegenville” belum optimal karena masih memiliki pengetahuan yang kurang terkait stunting dan cara pencegahannya. Kader juga belum berperan aktif dalam pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita. Salah satu bahan makanan lokal yang baik untuk PMT adalah daun kelor (Moringa Oleivera). Dengan demikian diperlukan peningkatan pengetahuan kader posyandu dalam pembuatan PMT berbahan dasar kelor sebagai upaya percepatan pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi meliputi pengertian stunting, penyebab balita stunting, cara mencegah stunting dan pengertian PMT. Kegiatan pelatihan pembuatan PMT berbahan dasar kelor juga dilakukan dengan menghasilkan tiga produk antara lain puding oreo coklat kelor, nugget ayam kelor dan cookies emping kelor. Hasil evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest dengan indicator keberhasilan skor 70. Sebanyak 30% kader memiliki nilai diatas 70 pada pretest dan terjadi peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest 100% kader memiliki nilai diatas 70. Perlu untuk merancang program lanjutan sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu pelatihan kewirausahaan produk PMT bagi untuk mendukung ekonomi kader Posyandu.
Pelatihan Peningkatan Keterampilan Video Editing Di Sman 2 Lembang Bandung Barat Cahyo Prianto; Nisa Hanum Harani; Woro Isti Rahayu
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.15927

Abstract

Perkembangan teknologi media sosial hadir sebagai sarana untuk berkomunikasi, pola komunikasi jarak jauhpun hadir dengan berbagai format seperti berbasis teks, suara, gambar maupun video. Komunikasi didalam media sosial banyak didominasi dengan pola komunikasi visual,   sehingga kemampuan mengedit gambar dan video menjadi sebuah kebutuhan agar tercipta komunikasi yang lebih baik dan menarik. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan  dengan tema video editing yang bertujuan untuk meningkatan keterampilan komunikasi visual pengolahan video dengan mengambil objek siswa dan guru di SMAN2 Lembang Bandung Barat. Pelatihan dilaksanakan selama satu pekan yang dilakukan secara daring  dengan menggunakan dua metode komunikasi yaitu tatap muka secara daring menggunakan zoom dan pendampingan peserta melalui whatsapp grup. Pelatihan mencakup materi seperti 1)Memotong video, 2)Input audio, 3)Transisi efek, 4)Clip grafis, 5)Voice over, 6)Layer croma key, 7)Kemampuan edit video dan gambar, 8)Ekstrak audio dari video, 9)Eksport dan share video, 10)Membuat skenario film pendek, 11)Memproduksi produk video. Dengan menggunakan metode pretest-posttes diperoleh hasil bahwa ada kenaikan nilai yang signifikan antara sebelum dilakukan pelatihan dengan setelah dilakukan pelatihan, sebelum pelatihan tingkat pemahaman peserta untuk seluruh materi sebesar 12% dan setelah pelatihan tingkat pemahaman peserta menjadi sebesar 66.5%, sehingga terdapat kenaikan pemahaman peserta sebesar 53.5%. Kesimpulannya adalah pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman yang menunjang keterampilan komunikasi visual pengolahan video. Pelatihan Peningkatan Keterampilan Video Editing Di Sman 2 Lembang Bandung Barat
Pencegahan Penyakit Toxoplasmosis Melalui Video Animasi Lagu Edukasi Pada Anak Di Desa Drajat Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Lailia Dwi Kusuma Wardhani; Nabilla Azaria Hutomo; Bima Satria Moekti; Mega Utami Eka Mukti
DHARMA RAFLESIA Vol 19, No 1 (2021): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v19i1.13596

Abstract

Toxoplasmosis merupakan penyakit infeksi parasit protozoa yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Kucing adalah inang definitif penyakit Toxoplasmosis. Penularan Toxoplasmosis melalui termakannya ookista dari feses yang mengkontaminasi lingkungan. Tingkat infeksi Toxoplasmosis di Indonesia masih cukup tinggi. Anak usia 2 – 5 tahun suka bermain diluar rumah bersama hewan dan juga cenderung menyukai video animasi lagu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit Toxoplasmosis melalui video animasi lagu pada anak – anak. Agar anak – anak yang sering bermain diluar rumah dapat melakukan tindakan pencegahan terutama dari infeksi Toxoplasmosis. Sebanyak 50 anak di Desa Drajat Bojonegoro sebagai peserta dan didampingi orang tua atau wali. Bentuk kegiatan secara offline dan online dengan kegiatan penyampaian informasi dan video animasi lagu edukasi serta pengisian kuisioner. Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari peserta dengan sebanyak lebih dari 64% menyatakan video ini edukatif, menarik dan informatif. Adanya video animasi edukasi ini dapat mencegah penularan penyakit Toxolasmosis