cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Revitalisasi Fungsi Hukum Koperasi melalui Penguatan Sistem Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko Keuangan di Desa Pasar Pedati, Kabupaten Bengkulu Tengah: Indonesia Septaria, Ema; Mardhatillah; Izzati, Hafizah Nurul
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45778

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan manajemen risiko keuangan dan sistem pengendalian internal pada Koperasi Merah Putih di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Permasalahan utama yang dihadapi koperasi berupa lemahnya sistem administrasi serta tingginya tingkat kredit macet. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif, pendampingan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) keuangan, serta sosialisasi prinsip hukum koperasi dan tata kelola keuangan yang akuntabel. Dalam tahapan evaluasi proses, tim pengabdi tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga  mengamati respons dan partisipasi pengurus serta anggota koperasi. Peserta terlihat aktif berdiskusi, antusias, dan mampu memahami materi dengan baik. Pada tahapan evaluasi hasil, kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang tertib, prinsip kehati-hatian, serta urgensi pengendalian internal dalam mencegah kesalahan pengelolaan dana. Meskipun tanpa praktik langsung, peserta merasakan adanya wawasan baru dan mengajukan kebutuhan pelatihan lanjutan untuk implementasi SOP keuangan, pencatatan transaksi, dan mekanisme double check. Pada tahapan evaluasi dampak menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif pengurus akan perlunya pembenahan tata kelola koperasi. Pengurus juga menunjukkan komitmen melaksanakan kembali Rapat Anggota Tahunan (RAT) serta merevitalisasi fungsi koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang sehat dan transparan. Program ini tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga membangun budaya akuntabilitas dan kesadaran hukum dalam pengelolaan koperasi. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan hukum koperasi yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai strategi penguatan ekonomi masyarakat berbasis prinsip keadilan sosial.
Penguatan UMKM Anjosia Di Tengah Persaingan Global Melalui Inovasi Produk Kopi Tablet Hamni, Arinal; Ibrahim, Gusri Akhyar; Subeki; Sartika, Dewi
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45840

Abstract

Usaha pengembangan kopi bubuk telah dilakukan dengan perbaikan proses pengolahan, pembuatan kemasan dan pengembangan penjualan. Bagaimanapun juga, hal ini berlum mampu menghasilkan peningkatan keberdayaan lembaga secara signifikan. Oleh karena itu, inovasi pembuatan varian produk baru berupa kopi tablet memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai usaha pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menghadapi tantangan. Kegiatan ini bertujuan membuat kopi tablet berbahan baku kopi serbuk, gula aren dan penguat serta labeling dan kemasan.. Pembuatan kopi tablet menggunakan cetak aluminiun dan penekanan dilakukan menggunakan alat press.  Kopi serbu, gula aren, dan PVP dicampurkan secara merata menggunakan mikser selama 15 menit. Setelah campuran merata kemudian dimasukan ke cetakan dan ditekan untuk mendapatkan kopi tablet.  Selanjutnya pengeringan dilakukan selama 30 menit pada suhu 150 ºC. Pengemasan dilakukan dalam bentuk botol plastik dan botol kaca. Hasil kegiatan ini berupa kopi tablet dengan diameter 12 mm dan ketebalan 8 mm, yang dikemas dalam bentuk kemasan botol dengan label.  Kopi tablet dengan cita rasa gula aren telah berhasil diproduksi yang sertai dengan kemasan bermerk Anjosia Coffee special.
Pengembangan Ekowisata Pengamatan Burung Berbasis Masyarakat Lokal sebagai Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Peningkatan Ekonomi di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Ulok Kupai Erniwati; Paulina, Maria; Susatya, Agus; Hidayat, M. Fajrin
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.46049

Abstract

Desa Tanjung Dalam di Kecamatan Ulok Kupai menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk jalur hutan alami dan keberadaan berbagai jenis burung yang berpotensi untuk pengembangan ekowisata berbasis pengamatan burung. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan kemampuan masyarakat, kurangnya fasilitas pendukung, dan belum adanya model ekowisata yang tertata dengan baik. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan ekowisata berbasis masyarakat melalui pengembangan ekowisata pengamatan burung (birdwatching) sebagai upaya pelestarian alam sekaligus peningkatan ekonomi lokal. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemetaan potensi ekowisata, peningkatan kapasistas masyarakat, pengembangan paket wisata dan fasilitas pendukung, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik penggunaan teropong binokular. Pelaksanaan pengabdian telah menghasilkan bahwa aspek keberadaan burung di Desa Tanjung Dalam mendapat skor tertinggi, yaitu 4,6 diikuti oleh ketertarikan masyarakat untuk mengembangkan ekowisata burung dengan skor 4,5 dan aspek melihat jenis burung di Desa dengan skor 4,2. Namun demikian, skor pada indikator aspek manfaat utama ekowisata burung memperoleh skor 2,6 dan mengetahui tentang ekowisata pengamatan burung relatif rendah (2,0), hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar masyarakat belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai konsep dan praktik ekowisata pengamatan burung. Secara keseluruhan, program ini diharapkan menjadi contoh pengembangan ekowisata berkelanjutan yang mampu menjaga sumber daya hayati sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Inovasi Pengelolaan Limbah Plastik Berbasis 3R di Sekolah: Praktik Edukatif di SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan Rahmayanti, Rita; Kasrina; Aswin, Pani; Rahmadayanti, Annesha
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.46082

Abstract

Limbah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dan berkontribusi terhadap degradasi lingkungan, termasuk di lingkungan sekolah yang memiliki aktivitas konsumsi tinggi. Upaya peningkatan literasi lingkungan pada siswa diperlukan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan edukatif berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan mencakup sosialisasi konsep dasar pengelolaan sampah plastik, demonstrasi teknik daur ulang, serta praktik langsung pembuatan produk kreatif seperti pot tanaman, wadah alat tulis, dan hiasan kelas. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara, serta penilaian hasil karya siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pengelolaan limbah plastik dari 75% menjadi 88,9%, disertai kemampuan menghasilkan berbagai produk kreatif berbahan plastik bekas. Dengan demikian, program edukasi berbasis 3R terbukti mampu memperkuat literasi dan keterampilan pengelolaan limbah plastik siswa serta layak direkomendasikan sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Menuju Sekolah Cerdas: Pengembangan Sistem Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan melalui Program Pengabdian Masyarakat Zulfarina, Zulfarina; Yennita; Agesti, Asih Rahayu Ajeng; Ulum, Syafrizal; Hidayat, Rahmat; Anggyani, Tasya; Purwaningsih, Sri; Salsabila, Putri Titania; Marna, Sri
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.46223

Abstract

Pendidikan cerdas merupakan konsep yang menggabungkan teknologi, pedagogi, dan inovasi untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan relevan. Dalam rangka mendukung transformasi pendidikan di era digital, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengimplementasikan sistem pembelajaran dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) di lingkungan sekolah mitra. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) memiliki potensi tinggi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, terutama dalam lingkungan pendidikan tinggi dan sekolah menengah. Kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan guru dalam penggunaan platform AI, serta pendampingan implementasi di kelas. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Siak Hulu dengan 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan mitra (guru) dalam memahami konsep kecerdasan buatan, peningkatan motivasi guru dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 60% menjadi 88%. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan mampu meningkatkan kompetensi guru dan mendukung pembelajaran yang lebih adaptif di sekolah. Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan cerdas yang berorientasi pada masa depan dan berkelanjutan.
Budidaya Hydroponic melalui Recycle Limbah Plastik sebagai Dukungan SDGs di SMAN 2 Bengkulu Selatan Kasrina, Kasrina; Sadam Husien, Ahmad; Abas; ansori, Irwandi; Aswin, Pani; Alimah, Umu
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.47154

Abstract

Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman dengan memanfaatkan air larutan pupuk cair sebagai sumber nutrinya. Tipe hidroponic yang diterapkan pada pada pengabdian ini yaitu wick system dengan memanfaatkan sumbu sebagai media penyalur nutrisinya. Pada kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah plastik melalui hidroponic wick system sebagai upaya penanggulangan sampah dan pembentukan karakter peduli lingkungan pada Guru dan siswa. Perserta pengabdian merupakan siswa-siswi dari SMAN 2 Bengkulu Selatan.  Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini meliputi sosialisasi, pretest, pelatihan dan praktik pembuatan instalasi, pendampingan, perawatan tanaman, evaluasi (hasil panen dan postest). Hasil kegiatan menunjukan keterlibatan aktif dari siswa pada setiap tahapan dimulai dari sosialisasi-pemanenan hasil budidaya tanaman hidroponik. Tahapan sosialisasi telah dilakukan kepada Guru dan Mahasiswa dengan memberikan informasi awal tentang darurat sampah dan upaya penanggulangan melalu budidaya tanaman hidroponik. Guru dan Siswa aktif menyimak materi konsep tentang Recycle plastik dan teknis pembuatan sistem dari hidroponik. Selanjutnya, Guru dan siswa melaksanakan praktik perakitan instalasi hidroponik wick system, penyiapan media campuran, pembuatan lauratan nutrisi, pengisian lurutan nutrisi ke instalasi hidroponik, pemindahan bibit sayuran ke instalasi, perawatan tanaman hidroponik selama satu bulan, dan pemanenan tanamaan. Selain itu, pemahaman siswa terhadap hidroponik sebagai upaya edukasi lingkungan juga mengalami peningkatan yang ditunjukan pada hasil angket pretest dengan skor 2,7 (cukup) dan skor postest 3,6 (sangat baik). Pengabdian ini memberikan dampak sangat positif dalam membangun pemahaman Edukasi lingkungan Guru dan Siswa melalui budidaya tanaman dengan Hidroponic Wick System yang memanfaatkan sampah plastik di lingkungan Sekolah.