cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Gita Savitri dan Childfree Movement pada Media Sosial: Studi Netnografi pada Akun Instagram @Gitasav Pramesti, Sonia Indah; Dharma, Ferry Adhi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.474

Abstract

The phenomenon of the childfree campaign carried out by Gita Savitri via Instagram is very interesting to research because it dares to face negative labeling from netizens or Indonesian society. The aim of this research is to explore the childfree campaign strategy on Instagram @gitasav. In her campaign content, Gita Savitri often raises the issue of gender equality, so it is important for this research to use feminist theory to be able to analyze Gita Savitri's childfree campaign. The research method used is netnography on the social media Instagram @gitasav by observing the content, tags and comments uploaded by Gita Savitri as well as the reactions of her followers. The childfree movement strategy carried out by Gita Savitri is to tell the reality of the difficulties of being a mother. With this content, many netizens support Gita Savitri's statement and also feel that they have experienced the same thing, so this has become a form of campaign that is of interest to childfree adherents. In this research it was also found that Gita Savitri raised the issue of gender equality to justify that women have the right not to have children and also not be troubled by the problems of caring for children. Abstrak Fenomena kampanye childfree yang dilakukan oleh Gita Savitri melalui Instagram sangat menarik untuk diteliti karena berani berhadapan dengan pelabelan negatif dari netizen atau masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi strategi kampanye childfree pada Instagram @gitasav. Dalam konten kampanyenya, Gita Savitri sering mengangkat isu kesetaraan gender sehingga penting bagi penelitian ini menggunakan teori feminisme untuk dapat menganalisis kampanye childfree ala Gita Savitri. Metode penelitian yang digunakan adalah netnografi pada media sosial Instagram @gitasav dengan cara mengobservasi konten-konten, tag dan komentar yang diunggah oleh Gita Savitri maupun reaksi dari pengikutnya. Strategi childfree movement yang dilakukan oleh Gita Savitri adalah menceritakan realita susahnya menjadi seorang ibu. Dengan konten tersebut banyak netizen yang mendukung statement Gita Savitri dan juga merasa mengalami hal yang sama sehingga hal ini menjadi bentuk kampanye yang diminati oleh penganut childfree. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa Gita Savitri mengangkat isu kesetaraan gender untuk membenarkan bahwa perempuan memiliki hak untuk tidak memiliki anak dan juga tidak disusahkan dengan persoalan-persoalan merawat anak.
Representasi Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual KBGO dalam Film “Sleep Call” Kusuma, Anggun Dila; Urfan, Noveri Faikar
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.491

Abstract

Sexual harassment and sexual violence of KBGO in Indonesia is increasing, especially since the Covid-19 case. In addition, cases of sexual harassment or sexual violence are also very common in social reality and various sectors, whether in the realm of education or even the work environment. Through film, which is one of the containers used to describe the situation on social reality in society, it is able to convey the message contained in the film as a communication medium for the audience. The film Sleep Call is one of the films that raises the issue of sexual harassment and sexual violence against women by KBGO. In the film, it is depicted that sexual harassment and sexual violence in KBGO occur due to the existence of power relations with people who are labeled vulnerable, namely women. The researcher uses a qualitative-descriptive methodology as a research approach and uses a semiotic analysis method by taking symbols and texts used as the object of study, so that they must interpret and understand the codes in the signs and texts in the film. Data collection was carried out by observation and documentation techniques. The results of this study show that the representation of sexual harassment and sexual violence in KBGO experienced by women in films shows various categories of sexual harassment and sexual violence in KBGO which occurs due to power relations. Abstrak Pelecehan seksual dan kekerasan seksual KBGO di Indonesia semakin meningkat apalagi semenjak kasus Covid-19. Selain itu, kasus pelecehan seksual atau kekerasan seksual juga masih sangat sering terjadi di realitas sosial dan berbagai sektor entah itu di ranah pendidikan bahkan lingkungan pekerjaan. Melalui film yang menjadi salah satu wadah digunakan untuk menggambarkan situasi pada realitas sosial dimasyarakat mampu menyampaikan pesan yang terkandung dalam film sebagai media komunikasi untuk penonton. Film Sleep Call menjadi salah satu film yang mengangkat isu pelecehan seksual dan kekerasan seksual KBGO terhadap perempuan. Dalam film tersebut tergambar bahwa pelecehan seksual dan kekerasan seksual KBGO terjadi akibat adanya relasi kuasa terhadap kaum yang dicap rentan yaitu perempuan. Peneliti menggunakan metodologi kualitatif-deskriptif sebagai pendekatan penelitian serta menggunakan metode analisis semiotika dengan mengambil simbol dan teks yang digunakan sebagai objek kajian, sehingga harus menafsirkan dan memahami kode-kode yang ada pada tanda dan teks dalam film. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa representasi pelecehan seksual dan kekerasan seksual KBGO yang dialami perempuan dalam film menunjukan berbagai kategori pelecehan seksual dan kekerasan seksual KBGO yang terjadi akibat relasi kuasa.
Analisis Pengaruh Konten @drrichardlee Terhadap Keputusan Pembelian Pada Konsumen Sari, Berliana Endah Kartika; Saputro, Edy Purwo
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.499

Abstract

Consumers usually use purchasing decisions to consider the performance of competing offers, identify the risks that will arise after making an offer, and increase the service desired by customers, and customers can choose the product they like. TikTok is a social media platform that has become very important in the context of the beauty and marketing industry. One of the TikTok accounts that provides educational content on choosing beauty products is the TikTok account @drichardlee. This research was conducted to determine the extent of influence of marketing content on the Tik Tok account @drichardlee on the decision to purchase a product. This research uses a quantitative approach that applies a questionnaire survey method. To collect data, researchers distributed questionnaires via Google Form to 96 respondents obtained from followers of the TikTok account @drrichardlee. After data analysis, this research found that the content provided by @drichardlee has a significant influence on purchasing decisions. In this research, the S-O-R communication model shows that the content can be considered a stimulus that influences consumer responses or purchasing decisions. This is supported by the content provided by @drichardlee having the potential to provide information, generate interest, strengthen trust, and build emotional connections, all of which can contribute to forming more positive purchasing decisions. Abstrak Keputusan pembelian pada umumnya dipergunakan konsumen sebagai langkah untuk melakukan suatu pertimbangan terkait dengan kinerja atas penawaran yang melalui persaingan, melakukan pengidentifikasian risiko yang dapat timbul setelah memberikan penawaran, serta membantu peningkatan pelayanan seperti yang menjadi keinginan para pelanggan, serta pelanggan mampu melakukan pemilihan atas produk mana yang disukainya. Tiktok adalah platform media sosial yang telah menjadi sangat penting dalam konteks industri kecantikan dan pemasaran. Salah satu account tiktok yang menyediakan konten-konten edukasi pemilihan produk kecantikan adalah akun tiktok @drrichardlee. Penelitian ini dilakukan guna memperoleh pengetahuan sejauhmana pengaruh konten pemasaran di akun Tik tok @drrichardlee kepada keputusan pembelian suatu produk. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif yang menerapkan metode survei kuesioner. Untuk mengumpulkan data, peneliti mendistribusikan kuesioner atau angket melalui google form kepada 96 responden yang diperoleh dari pengikut akun TikTok @drrichardlee. Setelah dilakukan analisis data, penelitian ini menemukan bahwa konten yang disediakan oleh @drrichardlee mengandung pengaruhnya yang signifikan pada keputusan pembelian. Dalam penelitian ini, model komunikasi S-O-R menunjukkan bahwa konten tersebut dapat dianggap sebagai stimulus yang mempengaruhi respons atau keputusan pembelian konsumen. Hal tersebut didukung oleh konten yang disediakan oleh @drrichardlee memiliki potensi untuk memberikan informasi, membangkitkan minat, memperkuat kepercayaan, dan membangun koneksi emosional, yang semuanya dapat berkontribusi pada pembentukan keputusan pembelian yang lebih positif.
Propaganda and Myth: Discourse Battle on Social Media in the Indonesian Presidential Election Aminulloh, Akhirul; Artaria, Myrtati Dyah; Setiamandani, Emei Dwinanarhati
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2130

Abstract

Propaganda on social media in the 2019 Indonesian presidential election became the arena for the discourse and narrative battle between the issues of communism and the caliphate that centered on presidential candidates Joko Widodo and Prabowo Subianto. Myth-based propaganda techniques manipulate discourse in order to influence public opinion. This study used Fairclough's critical discourse analysis method with a research object focusing on the issue of communism and the caliphate in social media. The data was collected using a variety of documentation techniques, including intertextuality, literature study, and tweets posted on the Twitter platform between January and March of 2019. The data analysis technique used three dimensions of Fairclough's critical discourse analysis: description, interpretation, and explanation. The results of this study indicate that the discourse battle of Joko Widodo as a communist henchman and Prabowo Subianto as pro-caliphate is propaganda to manipulate public opinion on social media to win the 2019 presidential election. The discourse about the PKI revival if Joko Widodo wins is moved by status quo groups and radical Islamic groups such as FPI and HTI, while the discourse on establishing a caliphate system in Indonesia if Prabowo Subianto wins is moved by nationalist jargon groups. Discourses about the PKI revival and the caliphate system’s establishment are myths in the form of narratives periodically produced and reproduced for political reasons. Despite evidence to the contrary, supporters continue to believe in this myth. Abstrak Propaganda di media sosial dalam pemilihan presiden Indonesia tahun 2019 menjadi arena pertarungan wacana dan narasi antara isu komunisme dan khilafah yang berpusat pada pasangan calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis Fairclough dengan objek penelitian yang berfokus pada isu komunisme dan khilafah di media sosial. Data dikumpulkan menggunakan berbagai teknik dokumentasi, termasuk intertekstualitas, studi pustaka, dan cuitan yang diunggah di platform Twitter antara Januari dan Maret 2019. Teknik analisis data menggunakan tiga dimensi analisis wacana kritis Fairclough. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertarungan wacana Joko Widodo sebagai antek komunis dan Prabowo Subianto sebagai pro-khilafah adalah propaganda untuk memanipulasi opini publik di media sosial untuk memenangkan pemilihan presiden 2019. Wacana kebangkitan PKI jika Joko Widodo menang digerakkan oleh kelompok status quo dan kelompok Islam radikal seperti FPI dan HTI, sedangkan wacana pembentukan sistem khilafah di Indonesia jika Prabowo Subianto menang digerakkan oleh kelompok jargon nasionalis. Wacana kebangkitan PKI dan pembentukan sistem khilafah merupakan mitos dalam bentuk narasi yang diproduksi dan direproduksi secara berkala untuk kepentingan politik.
Model Komunikasi Gastronomi Melalui Pemanfaatan Virtual Reality dalam Mendukung Promosi Pariwisata Kuliner Indonesia Nofiasari, Wida; Susanto, Andi Heru; Alpian, Alpian
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2132

Abstract

The archipelago's gastronomy is very diverse, one of which is Javanese culinary in Jogjakarta which was influenced by the Ancient Mataram period in the 8th century. The development of digital technology has encouraged an effective gastronomic communication model by utilizing in promoting Indonesian culinary tourism. The aim of this research is to find out how the gastronomic communication model through supports the promotion of Indonesian culinary tourism. This study uses a qualitative approach with a virtual ethnography method with 5 informants. The results of the research are (1) There are three categories of people enjoying culinary tourism, namely the need to eat simply, food as gastrodiplomacy other countries and food as an economic tourist attraction, (2) Javanese culinary tourism has developed since the time of Ancient Mataram as evidenced by inscriptions and reliefs at Borobudur and Prambanan Temples, (3) Gastronomic communication is carried out in three ways, namely the creation of a Gastronomic Museum, educational seminars on gastronomy and gastronomic diplomacy to foreign nations. The research conclusion is that Virtual Reality-based gastronomic communication was developed through the creation of a Gastronomic Museum which can support the promotion of Indonesian culinary tourism to the general public, especially the millennial generation, with educational, historical and entertainment function. Apart from that, the introduction of Indonesian culinary delights was carried out through outreach to universities and gastronomic diplomacy to other countries. Abstrak Gastronomi Nusantara sangat beragam salah satunya kuliner Jawa di Jogjakarta yang dipengaruhi masa Mataram Kuno di abad ke-8 Masehi. Perkembangan teknologi digital mendorong adanya model komunikasi gastronomi yang efektif dengan memanfaatkan virtual reality dalam mempromosikan pariwisata kuliner Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah model komunikasi gastronomi melalui virtual reality dalam mendukung promosi pariwisata kuliner Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi virtual dengan informan berjumlah 5 orang. Hasil penelitian adalah (1) Ada tiga macam kategori orang menikmati wisata kuliner yaitu kebutuhan makan semata, makanan sebagai gastrodiplomasi kepada negara lain dan makanan sebagai daya tarik wisata secara ekonomi, (2) Wisata kuliner Jawa sudah berkembang sejak zaman Mataram Kuno dibuktikan adanya prasasti dan relief di Candi Borobudur dan Prambanan, (3) Komunikasi gastronomi dilakukan melalui tiga cara yaitu pembuatan Museum Gastronomi Virtual Reality, edukasi seminar mengenai gastronomi dan diplomasi gastronomi kepada bangsa asing. Kesimpulan penelitian adalah komunikasi gastronomi berbasis Virtual Reality dikembangkan melalui pembuatan Museum Gastronomi Virtual Reality yang dapat mendukung promosi pariwisata kuliner Indonesia kepada masyarakat umum khususnya generasi milenial dengan fungsi edukasi, sejarah dan hiburan. Selain itu dilakukan pengenalan kuliner Nusantara melalui sarana sosialisasi kepada perguruan tinggi dan diplomasi gastronomi kepada negara lain.
Peran Humas PT. Private Sanctuary dalam Meningkatkan Citra Media Sosial di Kuta Mandalika Lombok Tengah Devi, Ni Nyoman Indira Chaitra; Arjana, Ida Bagus Made
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2216

Abstract

This study aims to analyze the role of Public Relations (PR) in enhancing the image of Private Sanctuary through social media by employing a qualitative approach and utilizing domain analysis, taxonomic analysis, compositional analysis, and cultural theme analysis. The research was conducted at the Private Sanctuary office in Kuta Mandalika, Central Lombok, focusing on the company's social media platforms, such as Instagram, Facebook, and Twitter. Primary data were obtained through in-depth interviews with the PR team and observations of published social media content, while secondary data were gathered from company documentation and reports. Through data analysis involving triangulation techniques from interviews, observations, and documentation, the study identifies communication strategies employed by the PR team to build the company's positive image on social media and their impact on audience engagement, particularly among younger generations. The findings reveal that while Private Sanctuary has successfully utilized social media to showcase its social and educational commitments, the main challenge lies in creating more engaging and interactive content for younger audiences. This study provides insights into how culture, social norms, and communication strategies influence audience perception and engagement with the company on digital platforms. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hubungan Masyarakat (Humas) dalam meningkatkan citra Private Sanctuary melalui media sosial dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis domain, analisis taksotomi, analisis komposisional, dan analisis tema kultural. Penelitian dilakukan di kantor Private Sanctuary di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, dengan fokus pada platform media sosial perusahaan seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tim Humas dan observasi terhadap konten yang dipublikasikan di media sosial, sementara data sekunder didapatkan dari dokumentasi dan laporan perusahaan. Melalui analisis data yang melibatkan teknik triangulasi dari wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan oleh tim Humas untuk membangun citra positif perusahaan di media sosial, serta dampaknya terhadap keterlibatan audiens, terutama generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Private Sanctuary telah sukses memanfaatkan media sosial untuk menunjukkan komitmen sosial dan pendidikan, tantangan utama terletak pada menciptakan konten yang lebih menarik dan interaktif untuk audiens muda. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya, norma sosial, dan strategi komunikasi mempengaruhi persepsi dan keterlibatan audiens terhadap perusahaan di platform digital.
Analisis Model ROPE dalam Evaluasi Perencanaan City Branding “Lamongan Megilan” Arlinda, Silvi; Harini, Setyasih; Pramudia, Christian Andhika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2289

Abstract

The application of city branding has become an essential strategy to strengthen regional competitiveness and identity, including Lamongan Regency with its slogan “Lamongan Megilan.” This study aims to evaluate the planning strategy of this city branding using the ROPE model (Research, Objectives, Programming, Evaluation), which provides a systematic framework for assessing each stage of planning. This qualitative research employs a constructivist paradigm, with data collected through in-depth interviews and documentation analyzed using interactive techniques. The study identifies strategic planning steps, evaluates the role of the Lamongan Regency Public Relations Department, and explores community involvement in implementing the program. The findings reveal proactive public relations activities, such as online dissemination and stakeholder collaboration. However, challenges persist in the limited regulatory framework and the lack of comprehensive socialization of the “Megilan” slogan. Training for Public Relations personnel is needed to enhance communication management competencies. In conclusion, “Lamongan Megilan” has strong potential to enhance Lamongan’s image and appeal, but requires more integrated planning through regulatory support, capacity building, and creative communication strategies. The study recommends strengthening regional policies and communication efforts for sustainable city branding implementation. Abstrak Penerapan konsep city branding menjadi strategi penting dalam memperkuat daya saing dan identitas daerah, termasuk Kabupaten Lamongan dengan slogan “Lamongan Megilan.” Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi perencanaan city branding tersebut menggunakan model ROPE (Research, Objectives, Programming, Evaluation) yang menyediakan kerangka kerja sistematis untuk menilai setiap tahapan perencanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Fokus penelitian mencakup identifikasi langkah strategis, evaluasi peran Humas Kabupaten Lamongan, serta keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas Humas yang bersifat proaktif, seperti penyebarluasan informasi melalui media daring dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Namun, tantangan masih ditemukan pada aspek regulasi yang belum optimal dan kurangnya sosialisasi mendalam mengenai makna slogan “Megilan.” Diperlukan pelatihan bagi personel Humas untuk meningkatkan kompetensi dalam manajemen komunikasi. Kesimpulannya, city branding “Lamongan Megilan” memiliki potensi besar untuk memperkuat citra dan daya tarik daerah, namun memerlukan perencanaan yang lebih terintegrasi melalui dukungan regulasi, peningkatan kapasitas, serta strategi komunikasi yang kreatif.
Pengaruh Kekerasan Verbal terhadap Kecemasan Komunikasi dan Kepercayaan Diri Remaja di Kota Medan Pili, Mela Sari; Mazdalifah; Ramadhani, Emilia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2393

Abstract

This study aims to analyze the impact of verbal bullying on communication anxiety and self-esteem of adolescents at SMK Negeri 5 Medan using a quantitative approach based on Bandura's cognitive behavioral theory. Data were collected from 266 students in grades X and XI through questionnaires distributed using stratified random sampling technique, then analyzed with single table, cross table, and Spearman Rho correlation test. The results showed that verbal bullying had a moderate influence on communication anxiety with a correlation value of 0.578 and a contribution of 33%. In addition, the effect of verbal bullying on students' self-esteem is also classified as moderate with a correlation value of 0.510 and a contribution of 26%. Simultaneously, verbal bullying had an effect of 32% on communication anxiety and overall self-esteem (r = 0.570). This finding indicates that the more often students experience verbal bullying, the greater their communication anxiety and the lower their self-esteem. Therefore, the results of this study emphasize the importance of the school's role in preventing verbal bullying and providing adequate psychological support to create a safe, comfortable and conducive learning environment for students' social-emotional development. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perundungan verbal terhadap kecemasan komunikasi dan harga diri remaja di SMK Negeri 5 Medan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis teori perilaku kognitif Bandura. Data dikumpulkan dari 266 siswa kelas X dan XI melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan teknik stratified random sampling, lalu dianalisis dengan tabel tunggal, tabel silang, dan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal memiliki pengaruh sedang terhadap kecemasan komunikasi dengan nilai korelasi sebesar 0,578 dan kontribusi sebesar 33%. Selain itu, pengaruh perundungan verbal terhadap harga diri siswa juga tergolong sedang dengan nilai korelasi 0,510 dan kontribusi 26%. Secara simultan, perundungan verbal memberikan pengaruh sebesar 32% terhadap kecemasan komunikasi dan harga diri secara keseluruhan (r = 0,570). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin sering siswa mengalami perundungan verbal, semakin besar pula kecemasan mereka dalam berkomunikasi dan semakin rendah tingkat harga diri yang dimiliki. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam melakukan pencegahan perundungan verbal serta menyediakan dukungan psikologis yang memadai guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan sosial-emosional siswa.
Manajemen Program Berita “Radar News” di Televisi Lokal Radar Tasikmalaya Marlia, Siti Seda; Hadiati; Yatnosaputro, Rosanti Utami Dewi Suyatman; Fanaqi, Chotijah
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2406

Abstract

The development of information and communication technology has transformed media consumption patterns, challenging the existence of conventional media, including local television. This study examines the news program management of “Radar News” at Radar Tasikmalaya TV using Peter K. Pringle’s management functions theory: planing, organizing, directing, and controlling. A qualitative descriptive method with a phenomenological approach was employed, involving in-depth unterviews with internal staff and media experts. The fundings indicate that strong managerial have enabled Radar Tasikmalaya TV to remain a credible and adaptive local media outlet amidst the digital era’s challenges. The planning process is conducted systematically through projection, listing, and budgeting based on editorial SOPs, aligned with social media trends and audience interests. Despite limited human resources, organizing function effectively through clear task distribution and adaptive coordination. Direction is carried out through team synergy, ethical gatekeeping processed and digital platform utilization for content distribution. Control is implemented through regular evaluations and adherence to journalistic standards and broadcasting regulations. These comprehensive management practice contribute significantly to the sustainability and relevance of Radar Tasikmalaya TV in the local media landscape. Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola konsumsi media, menantang eksistensi media konvensional termasuk televisi lokal. Penelitian ini mengkaji manajemen program berita “Radar News” di Radar Tasikmalaya TV dengan menggunakan teori fungsi manajemen dari Peter K. Pringle: Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, dan Pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam dengan pihak internal dan pakar media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajerial yang kuat memungkinkan Radar Tasikmalaya TV tetap eksis sebagai media lokal yang kredibel dan adaptif di tengah tantangan era digital. Hal ini terlihat dari proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang ada pada media Radar Tasik TV. Perencanaan di Radar Tasik TV dilakukan secara sistematis melalui proyeksi, listing, dan budgeting berdasarkan SOP redaksi, disesuaikan dengan tren media sosial dan minat audiens. Pengorganisasian berjalan optimal meskipun dengan SDM terbatas, melalui pembagian tugas yang jelas dan koordinasi adaptif. Pengarahan dilakukan melalui sinergi tim, proses gatekeeping yang etis, serta pemanfaatan platform digital untuk distribusi konten. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin dan kepatuhan terhadap standar jurnalistik serta regulasi penyiaran.
Cultivating Fandom: An Analysis of GMMTV's Marketing Communication Strategy for Southeast Asian Audiences in "My School President” Series Purbantina, Adiasri Putri; Prakoso, Doddy Agus; Alexandra, Renya Dominique; Zardi, Jihan Putri Rindra; Tarunajaya, Muhammad Raihan
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2294

Abstract

"My School President", a TV series by GMMTV has gained global popularity, particularly among the Southeast Asian markets. This research analyzes GMMTV's marketing communication strategy (IMC) to promote the "My School President" series in the Southeast Asian market from 2022 to 2023. In this research, we use a qualitative case study method to evaluate five components of IMC: (1) advertising, (2) sales promotion, (3) personal selling, (4) public relations, and (5) direct digital marketing. In addition, we incorporate K-pop marketing style into our IMC indicators. We use relevant secondary data, such as GMMTV's official social media, annual report, journal, news, and engagement data from the "My School President" series, to evaluate GMMTV's strategy in marketing the series in the Southeast Asian market. We find similarities between GMMTV's approach and the K-Pop industry's strategy in marketing their creative products. Abstrak “My School President” merupakan serial produksi GMMTV yang berhasil mendapatkan popularitas tinggi di pasar domestik maupun Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran GMMTV dalam mempromosikan serial “My School President” di pasar Asia Tenggara tahun 2022-2023. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Integrated Marketing Communication oleh Kotler dan Armstrong (2018) yang terdiri dari lima komponen, meliputi: (1) advertising; (2) sales promotion; (3) personal selling; (4) public relation; dan (5) direct digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi kasus berdasarkan acuan data sekunder yang relevan, seperti: (1) media sosial resmi GMMTV; (2) annual report; (3) jurnal; (3) berita; dan (5) data engagement dari serial “My School President”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan GMMTV dalam promosi serial “My School President” memiliki kesamaan dengan strategi industri K-Pop dalam memasarkan produk kreatif. GMMTV juga menerapkan lima komponen dari Integrated Marketing Communication dalam promosi serial “My School President” melalui pemanfaatan media sosial, engagement, penjualan produk merchandise, dan pagelaran event untuk memperoleh profit yang maksimal pada pasar Asia Tenggara.