cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2023)" : 38 Documents clear
Pelatihan Praktikum IPA Berbasis Saintifik pada Materi Gerak Makhluk Hidup dan Benda di Sekitarnya di SMPN 3 Nimboran Indah Slamet Budiarti; Maikel Simbiak; Albert Lumbu; Bonefasius Yanwar Boy; Kristin Wayoi; Tunggul Gultom
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7933

Abstract

Materi pembelajaran IPA sulit dipahami oleh peserta didik. Beberapa faktor penyebabnya yaitu keterbatasan peralatan praktikum yang tersedia di sekolah dan peserta didik tidak dilatih dan dibiasakan untuk belajar secara kontekstual. Tujuan dari pengabdian ini yaitu 1) Memberi pelatihan kepada guru IPA dan peserta didik untuk melakukan praktikum berbasis saintifik pada pembelajaran gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya, 2) Menstimulus aktivitas kognitif dan kemampuan literasi sains peserta didik pada pembelajaran gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya, 3) Menstimulus kemampuan literasi sains guru melalui pelatihan praktikum pada pembelajaran gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian yaitu berupa pelatihan dan pendampingan praktikum pada pembelajaran IPA terpadu materi gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya dengan menggunakan lembar kerja peserta didik materi terkait dan observasi lingkungan. Pengabdian dilakukan selama dua bulan yang diikuti oleh guru IPA dan peserta didik di kelas VIII SMPN 3 Nimboran Kabupaten Jayapura. Dari hasil kegiatan pengabdian diperoleh bahwa 1) Sebanyak 60 peserta didik kelas delapan yang mengikuti kegiatan pelatihan sangat antusias dalam melakukan pelatihan praktikum ilmu pengetahuan alam berbasis saintifik, 2) Kegiatan pelatihan ini mampu menstimulus aktivitas kognitif dan kemampuan literasi sains peserta didik pada pembelajaran gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya, serta 3) Mampu menstimulus kemampuan literasi sains guru melalui praktikum praktikum pada pembelajaran gerak makhluk hidup dan benda di sekitarnya. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini yaitu, peserta didik kelas VIII sangat antusias dalam mengikuti pelatihan praktikum IPA berbasis saintifik. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif bagi peserta didik. Selain itu, kegiatan pelatihan ini mampu menstimulus keterampilan literasi sains bagi guru dan peserta didik.Science learning material is difficult to understand by pupils. Some factors are the limited practical equipment available in schools, and the students are not trained and used to learning contextually. The purpose of this dedication is to 1) train IPA teachers and pupils to conduct scientific-based practices on learning the movement of living creatures and objects around them, 2) stimulate cognitive activity and science literacy skills of pupils in learning the motion of living beings and things around it, 3) stimulate the literacy of science skills of teachers through practical training on the learning of the movements of living things and things surrounding them. The methods used in dedication activities are training and practical support for science learning to integrate the material movement of living creatures and objects around them using worksheets of students-related materials and environmental observations. The dedication was done for two months, followed by the science teacher and pupils in the 8th grade of SMPN 3 Nimboran district of Jayapura. From the results of dedication activities obtained that 1) A total of 60 pupils of eighth grade who followed the training activities were very enthusiastic about conducting practicum training in natural sciences based on science, 2) this training activity was able to stimulate cognitive activity and literacy skills of science students on learning the movement of living creatures and objects around them, as well as 3) Being capable of stimulating the literacy ability of science teachers through practicum practicum on learning movements of living beings and things around them. This dedication activity concludes that the students of the eighth grade are very enthusiastic about following a scientific-based IPA practice training. These activities can also enhance the cognitive abilities of the pupils. In addition, these training activities can stimulate science literacy skills for teachers and pupils. 
Scientific Publication Article Writing Training for ASN Teachers at SMP N 4 Boyolali Meti Fatimah; Muhammad Ja'far Nashir; Nur Hidayah; Dito Haryudanto; Asyrof Abdul Baqi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8223

Abstract

The importance of continuous professional development is the development of teacher competencies, which is carried out according to needs, in stages, continuously to improve their professionalism, and one of them is by writing scientific publication articles.  The scientific publication article itself is a condition for promotion or class in order to advance a teacher's career. However, the reality in the field is that teachers have difficulty writing scientific publication articles because teachers have not received in-depth assistance in writing articles, even though the government has provided some kind of coaching for teachers about writing articles. The service aims to help teachers understand the importance of writing scientific publication articles. The target in this community service was the teachers at SMP N 4 Boyolali, with 39 participants. The solutions offered are first, understanding the characteristics of the research process; second, practical training in writing scientific publication articles; and third, submitting articles through the Open Journal System. The implication of the results of this dedication, apart from holding a kind of follow-up workshop, is to conduct initial research on topics around the school.
Pemanfaatan Limbah Kulit Salak sebagai Produk Pangan Berupa Teh Kulit Salak di Kebun Salak Km. 21 Kota Balikapapan Ni'matus Sholihah; Fadhil Muhammad Tarmidzi; Farrah Widy Herlina; Lidya Putri Ramadhani; Eris Pransiscah Nainggolan; Yuwanda Chusnul Ramadhani; Amanda Fara Aulia; Theresia Cecilia; Ira Soviani; Yamasyah Salmanabila; Raudatul Jannah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7481

Abstract

Buah salak merupakan salah satu komoditas hortikultura buah yang cukup melimpah di Balikpapan terutama di kawasan KM. 21 yang dikelola oleh kelompok tani “Sapo jaya Mandiri“. Sejauh ini kelompok tani masih menjual salak dalam bentuk buah segar yang dipasarkan di wilayah Kalimantan. Keterbatasan untuk menjual salak ke pulau lain sulit untuk dilakukan, sehingga dengan jumlah pasar yang sama ketika panen raya banyak buah salak yang kelewat masak. Dampaknya adalah menurunnya mutu salak segar yang berujung pada busuk dan tidak dapat termanfaatkan. Di sisi lain, produk olahan salak juga menghasilkan produk samping berupa kulit salak yang belum termanfaatkan. Valorisasi hasil samping ini menjadi fokus utama dalam pengabdian untuk pengembangan kelompok tani untuk dapat meningkatkan nilai asetnya berupa buah salak. Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan produk samping berupa kulit salak untuk meningkatkan nilainya sebagai diversifikasi produk yang khas, yaitu teh kulit salak. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan sasaran kelompok tani buah salak yang ada di kawasan KM. 21, Balikpapan. Kegiatan dilakukan pada 22 Desember 2022 dengan agenda sosialisasi potensi kulit salak menjadi produk minuman teh yang mengandung antioksidan dan peragaan cara pembuatannya. Hasil evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan survei menggunakan pengisian kuesioner. Evaluasi yang dilakukan terdiri dari evaluasi produk dan kegiatan. Produk yang dihasilkan dapat diterima baik oleh kelompok tani sebagai konsumen dan kegiatan ini dirasa sangat bermanfaat oleh kelompok tani. Produk yang dikembangkan sangat menarik dan memiliki potensi nilai jual yang baik.Zalacca is one of the commodities in Balikpapan and can mostly be found in KM. 21 area managed by “Sapo Jaya Mandiri” farmer group. Until now, zalacca is still sold as fresh fruit by the farmer group in the Kalimantan area. Market expansion to other islands is becoming difficult due to limited management. Therefore, with the limited market, many fruits are too ripe when harvesting seasons come. This impacts decreasing the quality of fresh zallaca, leading to rot that cannot be utilized. On the other hand, processed zalacca products also produce by-products, which is zalacca skins. The valorization of this by-product is the main focus in the community service for the development of farmer groups to increase the value of their assets by utilizing the zalacca peel to increase its value as a distinctive product diversification. This activity was carried out using the Asset Based Community Development (ABCD) approach with the target of zalacca farmer groups in the KM 21 area., Balikpapan. The activity was carried out on December 22, 2022, with the agenda of socializing the potential of zalacca peels as a tea product containing antioxidants and demonstrating how to make them. The evaluation consists of product and activity evaluations. Farmer groups can well receive this product as consumers, and this activity is considered very useful by farmer groups. This product is also very attractive and has good potential selling points to be developed.
Bimbingan Teknis untuk Melatih Keterampilan Guru SMP/ MTs dalam Penggunaan Alat Peraga dan KIT IPA Febri Yanto; Monica Primasari; Aulia Azhar; Rahma Evita Putri; Widia Kemala Sari; Fatma Wati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.6964

Abstract

Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah untuk melatihkan keterampilan guru dalam menggunakan alat peraga dan KIT IPA. Target sasaran dari kegiatan ini adalah guru IPA. Terdapat 22 orang guru yang turut serta pada bimbingan teknis ini. Hasil perhitungan terhadap angket evaluasi penyelenggaraan kegiatan diperoleh persentase sebesar 87.6 pada kategori sangat baik. Sedangkan hasil angket kepuasan penyelenggaraan sesudah bimbingan teknis dilaksanakan diperoleh persentase sebesar 86.71 pada kategori sangat baik. Melalui bimbingan teknis ini diperoleh pencapaian keterampilan guru dalam penggunaan alat peraga dan KIT IPA sebesar 88,7% dengan kategori sangat baik Bimbingan teknis ini dapat melatihkan keterampilan guru dalam penggunaan KIT IPA dan alat peraga pada pembelajaran IPA Terpadu. Abstract: The purpose of the Community Partnership Program (CPP) activity is to train teachers' skills in using science teaching aids and KITs. The target audience of this activity is science teachers. Twenty-two teachers participated in this technical guidance. The results of calculating the evaluation questionnaire for organizing activities obtained a percentage of 87.6 in the very good category. The results of the organizational satisfaction questionnaire after the technical guidance was carried out obtained a percentage of 86.71 in the very good category. Through this technical guidance, the achievement of teacher skills in using teaching aids and KIT IPA was 88.7%, with a very good category. This technical guidance can train teachers skills in using KIT IPA and teaching aids in integrated science learning. 
Pemanfaatan Geobag Pegar (Pemecah Gelombang Ambang Rendah) untuk Pengamanan Pantai dari Bahaya Abrasi Desa Kersik Kecamatan Marang Kayu Nurjannah Nurjannah; Muhammad Zaini; Dita Aprilia S; Vivi Apriliyani; Dharma Saputra; Rafly Jemminastiar; Kemala Mustafa; Erdina Rahayu; Nasril Nazar; Ayu Arisma; Nur Fadillah; Ramadhanti Ananta
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7420

Abstract

Pantai Biru Kersik adalah pantai berpasir cokelat dengan karakteristik landai. Pantai biru kersik mengalami erosi hingga 200 meter dari bibir pantai. Erosi ini disebabkan oleh hantaman gelombang besar di daerah tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan karyawan PHKT DOBU di Desa Kersik Kecamatan Marangkayu. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode diskusi, pelatihan, dan pendampingan mengenai pemanfaatan geobag terhadap abrasi yang terjadi di pantai biru kersik. Hal ini wujud terlaksananya hasil kerja sama dengan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Utara dan masyarakat mengerjakan proyek geobag sejak tahun 2021. Tujuan pengabdian ini, (1) untuk secara komprehensif mengevaluasi kinerja geobag yang sudah dipasang sejak tahun 2021 hingga saat ini, (2) untuk memperkenalkan sejauh mana manfaat geobag untuk pantai lainnya yang terkena abrasi dengan biaya yang murah. Hasil kegiatan yang dilakukan selama kurang lebih 4 bulan menunjukkan bahwa pengunaan geobag mampu menahan abrasi pantai. Selain itu dapat mengembalikan pasir kembali ke pesisir pantai, dan dapat meredam gelombang air laut. Keunggulan dari teknologi geobag ini biaya lebih murah dan mudah pemasangannya sehingga mudah diimplementasikan masyarakat desa Kersik. Untuk memaksimalkan fungsi geobag dalam program Pegar (Pemecah gelombang ambang rendah), perlu dilakukan penambahan tinggi APO (alat penahan ombak) yang sudah ada dengan tinggi minimal sama dengan tinggi muka air pada saat air pasang tertinggi.Kersik Blue Beach is a brown sandy beach with sloping characteristics. Kersik Blue Beach experiences erosion up to 200 meters from the shoreline. Large waves in the area caused the erosion. This service activity involves the community and the PHKT party in Kersik Village, Marangkayu District. The service will be held in August 2022. This community service activity uses the method of discussion, training, and assistance regarding the use of Geobag against abrasion that occurs on Blue Kersik Beach. The Geobag project has been carried out since 2021 due to collaboration between Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) and the community. The purpose of this devotion is (1) to find out whether the Geobag used from 2021 until now is working properly, (2) to disseminate the benefits of Geobag for other beaches affected by abrasion at a low cost. The activities carried out for approximately four months show that using Geobag can withstand coastal abrasion. In addition, geobags can also return sand to the coastline and can dampen seawater waves. The advantage of Geobag technology is that it is cheaper and easier to install, so it is easy to implement by the people of Kersik village. To maximize the function of the geobag in the Pheasant program, it is necessary to increase the height of the existing APO (wave arresting device) with a minimum height equal to the height of the water level at the time of the highest tide..
Upgrading Sumber Daya Manusia di SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida Melalui Pelatihan Akuntansi dan Perpajakan Duwi Rahayu; Dina Dwi Oktavia Rini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8072

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengkaji prosedur pencatatan, dan pembuatan laporan keuangan yang mengacu pada ISAK 35 dan perpajakan organisasi nirlaba yakni sekolah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan perencanaan awal, wawancara dengan pihak sekolah, melakukan evaluasi awal, menyiapkan modul pelatihan akuntansi, pelaksanaan pelatihan kompetensi SDM terkait keuangan berbasis ISAK 35 dan perpajakan yang dihadiri guru, staff keuangan dan administrasi. Selanjutnya dilakukan evaluasi kegiatan dan penyusunan rencana tindak lanjut serta publikasi hasil pengabdian. Waktu pelaksanaan pelatihan mulai bulan Februari 2023 yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Candi. Transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dilakukan hybrid melalui prosedur sistem dan manual. Adapun sasaran dari kegiatan pelatihan ini agar sekolah dapat menerapkan ISAK 35 dalam penyajian laporan keuangan. Hasil pengabdian adalah SD Muhammadiyah 1 Candi dapat menerapkan 3 komponen laporan ISAK 35 dalam penyusunan laporan keuangan yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan komprehensif dan laporan perubahan asset neto. Sedangkan laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan akan dibuat untuk periode akuntansi selanjutnya. Selain itu SD Muhammadiyah 1 Candi sudah melakukan pelaporan perpajakan setiap periodenya.The purpose of this service is to review the recording procedure and the preparation of financial statements referring to ISAK 35 and the taxation of non-profit organizations, namely schools. The method of implementing this community service is to conduct preliminary planning interviews with the school, conduct initial evaluations, prepare accounting training modules, and implement HR competency training related to ISAK 35-based finance and taxation, which teachers, finance, and administrative staff attend. Furthermore, an evaluation of activities, preparation of follow-up plans, and publication of the service results are carried out. The training starts in February 2023 and will be held at SD Muhammadiyah 1 Candi. Cash receipts and expenditures are carried out hybridly through system and manual procedures. The target of this training activity is so that schools can apply ISAK 35 in the presentation of financial statements. The result of the dedication is that SD Muhammadiyah 1 Candi can apply the three components of the ISAK 35 report in preparing financial reports, which consist of a statement of financial position, a comprehensive report, and a report on changes in net assets. While cash flow reports and notes on financial statements will be made for the next accounting period. In addition, Muhammadiyah 1 Candi Elementary School has carried out tax reporting for each period.
Pembentukan Kader Antihipertensi Sebagai Upaya Pengendalian Kejadian Hipertensi di Desa Wonorejo Kecamatan Satui Nurul Salsabila Yasmina; Nur Qamaliah; M Surya Hermawan; Joneks Aldianto Kabes; M Irwan Setiawan; Eko Suhartono
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8470

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang serius dan harus segera ditangani. Data profil kesehatan di provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan jumlah penderita hipertensi dari 24,7% di tahun 2020 menjadi 34,3% di tahun 2021. Hasil diagnosis komunitas di Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu didapatkan bahwa 9,21% dari 152 warga wilayah RT 14 dan RT 15 Desa Wonorejo, Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu mengalami hipertensi. Akan tetapi, masalah yang dihadapi oleh warga adalah belum adanya kader yang dapat memantau tekanan darah warga secara berkala. Dengan demikian, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader antihipertensi sebagai upaya untuk menanggulangi hipertensi di daerah tersebut. Metode yang digunakan pada kegiatan ini terbagi atas dua tahap, yakni pembentukan kader yang didahului dengan penyuluhan. Tahap selanjutnya adalah melatih kader antihipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2022. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terbentuknya kader antihipertensi yang dapat melayani warga dalam 2 kali per bulan dengan rata-rata 2-3 orang tiap kunjungan. Kader yang terbentuk memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik sehingga pencegahan hipertensi di masyarakat dapat dicegah.Hypertension is a serious health problem and must be addressed immediately. Health profile data in South Kalimantan province shows an increase in the number of people with hypertension from 24.7% in 2020 to 34.3% in 2021. The results of community diagnosis in Satui Subdistrict, Tanah Bumbu Regency, found that 9.21% of 152 residents of RT 14 and RT 15 Wonorejo Village, Satui Subdistrict, Tanah Bumbu Regency had hypertension. However, the problem residents face is that no cadre can monitor residents' blood pressure regularly. Thus, the purpose of this community service is to form antihypertensive cadres to overcome hypertension in the area. The method used in this activity is divided into two stages, namely the formation of cadres, which is preceded by counseling. The next stage is to train antihypertensive cadres. The activity was carried out in July-August 2022. The conclusion of this activity is the formation of antihypertensive cadres who can serve residents two times per month with an average of 2-3 people per visit. The formed cadres have good communication skills so that the prevention of hypertension in the community can be prevented.
Inovasi Brosur Multibahasa Sebagai Sarana Edukasi Wisata Air Terjun Tibumana Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Yustina Elisabeth Ndari Resi; Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda; Anak Agung Ngurah Oka Suryadinatha Gorda
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7944

Abstract

Minimnya publikasi menyebabkan kurangnya informasi bagi wisatawan mengenai objek wisata Air Terjun Tibubama di Desa Apuan, Bangli. Oleh karena itu, dibutuhkan perancangan brosur edukasi sebagai solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian yang dilakukan pada tanggal 16 Januari- 11 Februari 2023 ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di objek wisata Air Terjun Tibubama melalui brosur multibahasa sebagai media promosi. Kegiatan pengabdian mengguankan metode observasi, wawancara dan FGD. Wawancara dan FGD dilakukan dengan stake holder pengelola Air Terjun Tibubama. Setelah pengimplementasian strategi promosi ini, ditemukan hasil bahwa adanya peningkatan kunjungan wisatawan di wisata Air Terjun Tibumana. Wisatawan yang datang tidak hanya dari wisatawan domestik saja, melainkan wisatawan mancanegara juga datang ke tempat wisata. Brosur multi bahasa yang digunakan sebagai media promosi sangat membantu wisatawan dalam mendapatkan informasi terkait tempat wisata Air Terjun Tibumana. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa brosur yang dikembangkan layak diberdayakan untuk membantu promosi daerah wisata. Pada tahap selanjutnya diharapkan media promosi ini dapat terus dikembangkan untuk menarik jumlah kunjungan wisatawan yang lebih besar.Due to the lack of publications, there is a lack of information for tourists about the tourist attraction of Tibbama Waterfall in Apuan Village, Bangli. Therefore, educational brochures should be designed as an effective solution to overcome these problems. The service activity, which will run from 16 January to 11 February 2023, aims to increase tourist visits to the Tibbama Falls tourist attraction through multilingual brochures as promotional tools. Community activities use methods of observation, interviews, and FGD. Interviews with relevant partners were conducted. After implementing this promotion strategy, we found that the number of tourists visiting the Tibumana Waterfall tour increased. Not only domestic tourists but also foreign tourists visit tourist spots. Multilingual brochures used as promotional tools are very helpful for tourists to get information about the attractions of Tibumana Falls. Through the evaluation, it can be concluded that the pamphlet developed is worthy of giving power to promote the tourist destination. The next stage is expected to develop these promotional media further to attract more tourists.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Konsumsi Makanan dan Minuman Manis sebagai Determinan Penyakit Diabetes Mellitus di Usia Muda Lindra Anggorowati; Rani Tiara Desty; Sri Rahayu; Al Dina Yuliyana; Wahyu Eko Giri Kusumo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8449

Abstract

Saat ini 25% remaja dengan kelebihan berat badan menunjukkan adanya tanda-tanda gejala diabetes mellitus. Hasil studi pendahuluan menjelaskan bahwa siswa dan siswi SMP IT Mutiara Hati, memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan fast food, minuman kemasan berpemanis dan jarang mengkonsumsi buah dan sayur yang dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes mellitus di masa mendatang. PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi atau penyuluhan kesehatan tentang bahaya konsumsi makanan dan minuman manis melalui informasi kepada para remaja agar dapat menjaga pola konsumsi makanan dan minuman berpemanis serta gaya hidup yang sehat. Kegiatan peningkatan pengetahuan ini diselenggarakan pada bulan Januari 2023 dengan sasaran kelompok usia muda di SMP IT Mutiara Hati Kota Semarang sebanyak 43 siswa. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengukuran BB dan TB untuk mengetahui IMT dan status kesehatan, edukasi atau penyuluhan seputar faktor risiko diabetes mellitus dan bahaya makanan dan minuman manis, menilai efektivitas penyuluhan melalui penilaian sebelum dan sesudah penyuluhan dengan paired T-test. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai pengetahuan siswa yang awalnya 71,86±8,24 meningkat menjadi 82,58±9,78 tentang faktor risiko diabetes mellitus dan bahaya makanan dan minuman manis. Perlu adanya komitmen dari siswa, pendampingan dan pengawasan dari guru atau orang tua agar makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa berkualitas dengan kalori seimbang.Currently, 25% of overweight adolescents show signs of diabetes mellitus. The results of the preliminary study explained that students at SMP IT Mutiara Hati have a habit of consuming fast food, packaged sweetened drinks, and rarely consuming fruits and vegetables, which can increase the risk of developing diabetes mellitus in the future. There needs to be health education about the dangers of consuming sweet foods and drinks to provide information to adolescents so they can reduce consumption of sweetened foods and drinks and have a healthy lifestyle. This counseling activity was held in January 2023 at SMP IT Mutiara Hati, Semarang. The series of activities included measuring weight and height to determine BMI and health status, education or counseling about risk factors for diabetes mellitus and the dangers of sweet food and drinks, and assessing the effectiveness of counseling through assessment before and after counseling. This activity proved to be effective in increasing students' knowledge scores, which initially increased from 71.86 ± 8.24 to 82.58 ± 9.78 about the risk factors for diabetes mellitus and the dangers of sweet foods and drinks. There needs to be a commitment from students, assistance, and supervision from teachers or parents so that the food and drinks consumed by students are of high quality with balanced calories.
Pemberdayaan Remaja melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi di SMPIT Ar-Ridho Palembang Adinda Novelia; Rizma Adlia Syakurah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7963

Abstract

Remaja dihadapkan pada tantangan kesehatan reproduksi, khususnya terkait inisiasi aktivitas seksual dan kurangnya pengetahuan serta keterampilan yang memadai untuk menghindari perilaku berisiko. Sebagai salah satu sekolah menengah berbasis islam terpadu dan berada di wilayah kerja Balai Pengobatan Umum Azzahra, remaja di SMPIT Ar-ridho belum pernah mendapatkan pendidikan terkait kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi pada siswa SMPIT Ar-ridho mengenai pentingnya kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan dalam bentuk ceramah kepada siswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 maret 2022. Media yang digunakan berupa power point, leaflet, serta video animasi. Mayoritas peserta kegiatan adalah siswa laki-laki (71,88%), sementara sisnya adalah peserta perempuan (28,12%).  Materi yang disampaikan terkait pubertas, perilaku seksual berisiko, sistem reproduksi, serta upaya menjaga kebersihan alat reproduksi. Selain itu, materi terkait tablet tambah darah juga disampaikan khususnya bagi remaja putri untuk mencegah anemia. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melalui tanya jawab interaktif antara pemateri dan siswa. Adanya antusiasme dari siswa dengan memberikan jawaban secara lisan. Kegiatan penyuluhan ini menunjukkan adanya minat dan pemahaman peserta yang positif terhadap kesehatan reproduksi. Selain itu, tindakan preventif pencegahan anemia dengan tablet tambah darah bagi remaja putri juga dilakukan untuk meningkatkan kesehatan remaja secara keseluruhan.  Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat membantu remaja dalam menghadapi perubahan fisik dan psikologis serta mengambil keputusan yang bijaksana terkait kesehatan reproduksi.Adolescents encounter challenges in their reproductive health, particularly concerning sexual initiation and a lack of knowledge to avoid risky behavior. SMPIT Ar-Ridho, an integrated Islamic-based secondary school located within Azzahra Primary Healthcare's working area, has not provided reproductive health education to its students. To address this issue, we conducted an empowering service activity in response to our partners' request to educate SMPIT Ar-Ridho students about the importance of adolescent reproductive health. Using counseling through lectures approach, the activity took place on March 25, 2022, utilizing PowerPoint presentations, leaflets, and animated videos as educational media. Most participants were male students (71.88%), with the remaining being females (28.12%). The presented materials covered puberty, risky sexual behavior, the reproductive system, and methods to maintain reproductive hygiene. Additionally, we provided materials on blood supplement tablets, specifically for adolescent girls, to prevent anemia. The activity's evaluation involved interactive questioning and answering sessions between the speaker and students, revealing enthusiasm and comprehension among the participants. This counseling activity showcased the participants' positive interest and understanding of reproductive health. Furthermore, preventive measures, such as providing blood supplement tablets for adolescent girls, were implemented to enhance overall teenage health. The acquired knowledge is expected to empower adolescents to navigate physical and psychological changes and make informed decisions regarding their reproductive health. 

Page 3 of 4 | Total Record : 38