cover
Contact Name
Rival Yuhendri
Contact Email
rivalyuhendri@gmail.com
Phone
+6282392419589
Journal Mail Official
rivalyuhendri@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/index.php/rangkiang/about/editorialTeam
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rangkiang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 27212688     EISSN : 27212688     DOI : https://doi.org/10.22202/rangkiang
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Rangkiang, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; and Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI TEKNIK MEMBACA BERITA DI SMA DEK PADANG Edwar Kemal; Wahyudi Rahmat; Refa Lina Tiawati; Suci Dwinitia
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i1.3772

Abstract

Learning English, especially speaking skills, requires a variety of accurate strategies. The aim is to make it easier for students to learn English, the more ways they can learn it the easier it is to master it. However, it is important to remember that learning English is not learning knowledge that requires high logical reasoning, memorizing formulas, mastering tenses, grammar, and formal English grammar, and so on. But learning English is nothing more than a skill that is continuously practiced until it is accustomed, any language learned requires the practice of speaking the language learned.
SCIENCE AND TECHNOLOGY FOR SMAN 7 AND SMAN 8 PADANG IN LEARNING SKILLS USING LEARNING MEDIA CHARACTER BASED Lira Hayu Afdetis Mana; Titiek Fujita Yusandra; Upit Yulianti
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4316

Abstract

Nilai bahasa Indonesia siswa di SMAN 7 dan SMAN 8 Padang masih banyak berada di bawah KKM. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menyimak dan masih banyak guru yang belum menggunakan media dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan IbM (Iptek bagi Masyarakat) dengan menggunakan media pembelajaran berbasis karakter.  Tujuan pelaksanaan IbM ini adalah: (a) memberikan media pembelajaran berbasis karakter yang dapat digunakan dalam pembelajaran menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia, (b) meningkatkan pemahaman tentang konsep pembelajaran menyimak dalam kurikulum 2013, (c) memberikan pelatihan terhadap guru untuk ikut membuat dan mengaplikasikan media pembelajaran berbasis karakter. Metode yang digunakan pada kegiatan Iptek bagi Masyarakat  ini adalah pelatihan atau pembimbingan terhadap guru SMAN 7 dan SMAN 8 Padang untuk dapat menggunakan media pembelajaran menyimak berbasis karakter. Media pembelajaran berbasis karakter tersebut tersedia dalam bentuk audiovisual yang bisa didapatkan dari internet namun terdapat nilai pendidikan karakter di dalamnya. Media tersebut ditranskripkan  dalam modul pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan pada masing-masing sekolah dan melibatkan empat orang guru bahasa Indonesia dari masing-masing sekolah tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah guru bahasa Indonesia di SMAN 7 dan SMA 8 Padang dapat menggunakan media pembelajaran berbasis karakter dalam pembelajaran menyimak.
PENINGKATAN KEAHLIAN MENYIMAK SISWA DENGAN UJI MENYIMAK MELALUI TOEFL DI SMA DEK PADANG Edwar Kemal
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4217

Abstract

As a medium of instruction, English does not easily develop in Indonesia. It is even becoming a problem in communication where many parties are not interested to use it in communication. On the contrary, world of Industries really demand the workers to be able to speak and write in English well. SMA DEK as one of the private school that its graduated students directly work in companies after graduation answers the problem. It provides its students with various English program such as english day, English zone, learning TOEFL and English Proficiency. By considering the quality of the students, these programs are expected running well. Emphasizing listening skill is the main purpose because it is the most activity used by students during English learning. So that, observation method, testing method and discussion method are implemented in order to find out the student qualification to answer the challenge. From the community service implementation, it is found that the students have been good on listening skill understanding. During the participant observation, they make and answer the question freely. While implementing the listening TOEFL test, they can answer the questions well and when the discussion method comes, they argue about the correct answer by giving their own reason. It finally concludes that, by learning the Listening TOEFL test, SMA DEK students are motivated to speak freely and give comment toward the given information.
MEMOTIVASI SISWA SMA DAN SMK NEGERI 1 AMPEK NAGARI MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI Citra Citra Ramayani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i2.3811

Abstract

Minat siswa yang ada di SMA dan SMK Ampek Nagari Kabupaten Agam untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih rendah yang dibuktikan oleh kecil persentase jumlah siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dibandingkan dengan jumlah tamatan setiap tahunnya sehingga setelah tamat sekolah kebanyakan menjadi pengangguran. Pengabdian ini bertujuan memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikanya ke perguruan tinggi. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SMA dan SMK Negeri 1 Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. Adapun rencana kegiatan ini diawalai dengan tahap persiapan berupa pemantapan jadwal dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, penetapan peserta. Tahap kegiatan terdiri dari penyampain materi oleh pembicara mengenai 1) Pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, 2) Jenis-jenis perguruan tinggi dengan keunggulannya masing-masing, 3) Jurusan atau program studi yang ada perguruan tinggi, 4) Profesi pekerjaan dan lapangan pekerjaan yang dapat dipilih setelah tamat perguruan tinggi, 5) Fasilitas-faslitas/beasiswa-beasiswa apa saja yang tersedia perguruan tinggi, 6) Trik agar sukses dalam mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Hasil dari pengabdian ini bahwa siswa SMA dan SMK Ampek Nagari Kabupaten Agam memiliki motivasi yang tinggi untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dengan persentase sebesar 82%.          
COMMUNITY EMPOWERMENT IN LANDSLIDE DISASTER MITIGATION THROUGH GREEN REVITALIZATION SYSTEM TO REALIZE TANGGUH DISASTER COMMUNITY Iing Rika Yanti; Silvi Trisna; Rahmi Zulva; Helendra Helendra
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4539

Abstract

Bencana alam merupakan suatu yang tidak dapat dihindari dan diprediksi terjadinya. Selama kurun waktu beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi bencana longsor di beberapa daerah yang rawan bencana. Longsor yang terjadi disebabkan karena kondisi tanah yang tidak stabil serta kurangnya kesadaran masyarakat akan menjaga lingkunagn sendiri dari bahaya longsor. Salah satu daerah yang rawan longsor adalah nagari salido kecematan IV Jurai Pesisir Selatan yang akan menerima dampak bencana longsor. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pengetahuan mitigasi bencana longsor melalui revitalisasi hijau guna mewujudkan masyarakat nagari tangguh bencana. Sehingga masyarakat akan memiliki kesiapan untuk menghadapi becana dan kemampuan untuk mengurangi resiko, serta memiliki ketahanan dan kekuatan membangun kembali kehidupan setelah terkena dampak. Selain penyuluhan juga dilakukan revitalisasi hijau melalui penanaman kembali hutan yang telah gundul dengan bibit-bibit tanaman yang diharapkan dapat meningkatkan agregat tanah sehingga longsoran tanah tidak terjadi lagi. Seluruh rangkaian kegiatan pada tahap ini disebut juga sebagai model awal dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor. 
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK GURU SMK 5 DI KOTA BENGKULU Fadlul Amdhi Yul; Niska Ramadani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4106

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, tujuan pembelajaran dan hakikat kemanusiaan. Jika selama ini manusia-manusia dipaksa hidup dalam situasi serba cepat, pekerjaan tanpa henti, dan kejaran target pertumbuhan ekonomi dalam sistem kompetisi. Namun, persebaran virus Corona (Covid-19) yang menjadi krisis besar manusia modern, memaksa kita untuk sejenak bernafas, berhenti dari pusaran sistem, serta melihat kembali kehidupan, keluarga, dan lingkungan sosial dalam arti yang sebenarnya. Manusia dipaksa 'berhenti' dari rutinitasnya, untuk memaknai apa yang sebenarnya dicari dari kehidupan.E-learning merupakan aplikasi internet yang dapat menghubungkan antara pendidik dan peserta didik dalam sebuah ruang belajar online. E-learning tercipta untuk mengatasi keterbatasan antara pendidik dan peserta didik, terutama dalam hal waktu, ruang, kondisi, dan keadaan (Darmawan, 2014:10). Penggunaan e-learning sudah bukan hal yang baru lagi atau yang kita kenal dengan istilah open source, e-learning open source yang dapat digunakan yaitu aplikasi berupa zoom, googleclassroom dan lain sebagainya
UPAYA PERBAIKAN TEKNIK BUDIDAYA JAMUR MASYARAKAT NAGARI PANYALAIAN KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT Gustina Indriati; Yosmed Hidayat; Yasrial Chandra
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i2.3914

Abstract

Belum maksimalnya penerapan teknik budidaya jamur oleh masyarakat telah memberikan pengaruh terhadap hasil produksi. Belum maksimalnya teknik yang dimiliki menyebabkan semakin lama waktu pengerjaan dan tingginya kerusakan pada baglok jamur tiram, seperti yang dialami pengusaha MycoAgro. Kegiatan ini bertujuan memperbaiki teknik budidaya jamur dalam rangka meningkatkan produksi usaha jamur yang dimiliki masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Metode yang digunakan berupa pendampingan masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan mitra dalam pembenahan sarana budidaya, pemantapan teknik budidaya yang sudah dan belum dikuasai mitra. Pembuatan standar operasional alat budidaya dan prosedur keselamatan kerja serta pemberian konseling motivasi wirausaha pada mitra.Hasil kegiatan menunjukkan telah terjadi peningkatan pemahaman teknik budidaya yang dikuasai mitra. Selama proses budidaya telah terjadi penurunan jumlah baglok yang mengalami kerusakan bila dibandingkan dengan sebelum dilakukannya perbaikan tek nik budidaya. Mitra telah mampu menyelesaikan baglok jamur dengan waktu yang lebih cepat dari sebelumnya. Selama proses budidaya baglok yang mengalami kerusakan hanya 10%, jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan sebelumnya. Mitra juga telah mampu memproduksi bibit sendiri, mengetahui teknik budidaya jamur konsumsi selain jamur tiram dan mampu menggunakan media tumbuh selain sekam kayu. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan telah terjadi peningkatan usaha budidaya jamur tiram yang dimiliki masyarakat.
ASISTENSI PENGGUNAAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DENGAN MEDIA PENDAMPING EDMODO UNTUK GURU SMA/MA MGMP EKONOMI SE-KOTA PADANG Sri Wahyuni; Jimi Ronald; Vivina Eprillison; Mona Amelia; Dio Fernando
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i1.3773

Abstract

Currently there are a variety of new innovations in the world of education, especially in the learning process. One such innovation is constructivism. The choice of approach is more so that learning makes students enthusiastic about existing problems so they want to try to solve the problem. Classroom learning that uses constructivism, will make students empowered by the knowledge within them. They share strategies and solutions, debate one another, think critically about the best way to solve each problem. In this case Edmodo provides an environment where teaching and learning can produce student excitement that will make students more independent without forgetting the standards for measuring student success. It is undeniable that students will like learning through this platform, and when students feel comfortable, their desire to be able to understand new material, and the spirit of overcoming difficulties will increase in the learning process. Edmodo is one of the ways to build student enthusiasm for learning. Edmodo can help teachers build a virtual classroom based on the division of real classes in schools, where in the class there are assignments, quizzes, and grading at the end of each learning. 
TECH FOR KIDS TRAINING TO PREPARE THE STUDENTS TO BE INDEPENDENT LEARNERS Deny Nusyirwan; Eko Prayetno; Sapta Nugraha; Harits Aditya Nugraha; Muhammad Andika; Parisian Sihombing
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4385

Abstract

Industri 4.0 menawarkan pendekatan manufaktur yang lebih komprehensif dan saling terkait. Dimana menghubungkan pembangunan fisik dengan digital, serta memungkinkan kolaborasi dan akses yang lebih baik setiap bagian di perusahaan, konsumen dan vendor.   Digitalisasi dan kecerdasan pada proses manufaktur adalah kebutuhan industri saat ini. Industri manufaktur saat ini sedang berubah dari produksi massal menjadi produksi yang spesifik. Kemajuan pesat dalam teknologi manufaktur dan aplikasi di industri membantu meningkatkan produktivitas. Industri 4.0 adalah tingkat organisasi baru dan kendali atas seluruh rantai nilai siklus hidup produk yang diarahkan pada kebutuhan pelanggan yang semakin individual. Banyak ekonom memprediksi bahwa disrupsi yang berkembang di berbagai industri ditumbulkan oleh percepatan evolusi teknologi pada abad ke-21. Kecerdasan buatan, robotika dan otomatisasi, bahan nano, dan adalah merupakan bentuk tsunami yang membawa perubahan pada proses bisnis dengan platform dan jaringan digital. Pada masa depan pekerjaan akan terus berubah. Untuk membantu siswa bertahan dan berkembang dalam lingkungan ketidakpastian tersebut maka perlu mempersiapkan siswa dengan apa yang disebut keterampilan abad ke-21. Dengan latar tersebut di lakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan keterampilan STEM untuk menumbuhkan kemampuan belajar secara mandiri siswa Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Qur’an Tanjungpinang dalam mempersiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0. Pelatihan ini dikenal juga dengan Tech for Kids. Tech for kids merupakan metode untuk mempersiapkan softskill dan hardskill siswa untuk memiliki kompetensi penting di Era Revolusi Industri 4.0. Salah satu yang penilaian yang dilakukan adalah mengenai kemampuan siswa untuk bekerja secara mandiri, yaitu kemampuan siswa untuk bekerja tanpa pengawasan langsung setiap saat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI TENTANG DIVERSIFIKASI HASIL USAHA TANI BAWANG MERAH DI NAGARI KOTO GADANG GUGUAK JORONG BUKIT GOMPONG KABUPATEN SOLOK Putri Meliza Sari
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4125

Abstract

One of the activities in agriculture that contributes is horticultural farming. Solok Regency is one area that has the potential to become one of the centers of onion production because it has been the area with the largest production and planting area of shallots in West Sumatra. This activity was followed by shallot farmers in Jorong Gompong, Solok Regency who will carry out a program of diversification of shallots to fried onions. This product diversification activity can create added value, and of course it will increase the income of the farmer and to overcome the problem of overproduction which can make onions cheaper and can also cause the onions to rot, this will cause losses to the farmers. To overcome this, product diversification needs to be implemented, one of which is to make fresh shallots into fried onions.

Page 3 of 11 | Total Record : 101