cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 425 Documents
IMPLEMENTASI METODE ICE BREAKING PADA PROSES PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PONTIANAK Febriana Angela Fitri; Idham Azwar; Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitataf dengan bentuk deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai informan dan keterangan langsung dari pihak yang dijadikan informan penelitian yaitu Guru PKN dan siswa. Hasil penelitian ini yaitu implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak melalui perencanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bahan materi yang disajikan dan tujuan ice breaking. Pelaksanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bertambahnya interaksi dengan siswa, fokus siswa pada proses pembelajaran,dan meningkatkan proses pembelajaran. Kendala dalam implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu kurangnya motivasi belajar siswa dan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran.
ANALISIS NILAI KEADILAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH OLEH KEPALA ADAT SUKU DAYAK KETUNGGAU DESA PELIMPING BARU KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG Veronika Ratna Parawita; Yuliananingsih M.; Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keadilan dalam penyelesaian sengketa tanah oleh Kepala Adat Suku Dayak Ketungau Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus. Menurut adat setempat, berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat pada masyarakat Adat Dayak Ketunggau Desa Pelimping Baru beserta Lembaga Adatnya, adapun penyelesaian sengketa batas tanah melalui tiga (3) tingkatan yakni : Tingkat RT, diselesaikan oleh Dewan Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Dusun, diselesaikan oleh Ketua Adat Desa Pelimping Baru, Tingkat Desa, diselasaikan oleh Temenggung Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Akibat hukum yang ditimbulkan dari penyelesaian sengketa batas tanah warga masyarakat Adat Dayak Ketunggau Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adanya sanksi bagi pihak yang bersengketa dengan membayar seluruh kerugian dalam penyeleaian sengketa batas tanah sebesar 40 Rial ( satuan uang dalam hukum adat ) dan tanah tersebut di kembalikan kepada pihak yang berhak. Upaya yang dapat dilakukan oleh Lembaga Adat untuk menyelesaikan Sengketa Batas Tanah warga masyarakat adat di Desa Pelimping Baru Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang adalah yaitu dengan memberikan teguran dan penjelasan kepada pihak yang bersengketa agar di kemudian hari tidak terjadi kasus yang serupa.
STRATEGI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN (BULLIYING) SEBAGAI PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DI SMPN 3 SUNGAI AMBAWANG Rohani; Hemafitria
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pencegahan tindak kekerasan dalam kerangka perlindungan hak asasi manusia. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan ciri desain deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, pendidik, dan siswa. Metodologi pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan dokumentasi. Bersamaan dengan itu, analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, perumusan kesimpulan, dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa determinan perundungan meliputi karakteristik individu, pengaruh keluarga, hubungan dengan teman sebaya, lingkungan pendidikan, dampak media, dan pengalaman masa kecil yang buruk. Strategi pencegahan perundungan, yang dianggap sebagai sarana perlindungan hak asasi manusia di SMPN 3 Sungai Ambawang, meliputi penerapan kebijakan anti perundungan di lembaga pendidikan, pembentukan program anti perundungan, penyediaan konseling perilaku, penyelenggaraan kompetisi atau kegiatan kreatif yang berpusat pada tema anti perundungan, dan pembinaan kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat luas untuk meningkatkan upaya yang bertujuan mencegah perundungan. Diharapkan bahwa penerapan berbagai strategi ini akan memudahkan terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X B DI SMA NEGERI 1 BEDUAI KABUPATEN SANGGAU Vita Nola, Ester; Hasanah, Sitti Uswatun; Novianty, Fety
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8379

Abstract

Penelitian ini berjudul Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournamen (TGT) Dalam Meningkatkan Hasi Belajar Siswa Kelas X B di SMA Negeri 1 Beduai Kabupaten Sanggau . penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus. Disetiap tahap pada siklusnya terbagi menjadi empat,yaitu: perencanaan , pelaksanaan, observasi, refleksi. Yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa, dimana pada siklus 1 nilai rata-rata siswa berada pada 48,48% pada siklus 2 nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebanyak 90,90%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT menjadi salah satu opsi yang baik bagi keberlangsungan pembelajaran, pada saat melakukan wawancara, rata-rata siswa meberikan respon yang positif mengenai model pembelajaran ini, pembelajaran yang menyenangkan membuat siswa lebih cepat memahami materi yang diajarkan. Hanya saya penggunaan model pembelajaran ini memerlukan waktu yang lebih banyak dalam proses pembelajarannya, dikarenakan terdapat permainan disetiap sesi akhir materi. Sehingga guru diharapkan dapat membagi waktu dalam penyampaian materi sesuai dengan indicator pencapaian kopetensi.
PERAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KOTA PONTIANAK DALAM MENJALAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 Octavia, Erna; M. Anwar Rube’i
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8381

Abstract

Setiap negara termasuk Indonesia memiliki sistem politik yang unik dan khas. Sistem politik ini berperan sebagai pendorong utama yang memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta menciptakan kondisi yang sehat dan sejahtera. Tujuan utama dari sistem politik ini adalah untuk memastikan adanya aliran yang kuat yang mendukung perkembangan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Aspek-aspek tersebut meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hukum, serta pertahanan dan keamanan. Perkembangan dari berbagai aspek ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap sistem politik, yang pada gilirannya berperan penting dalam membangun infrastruktur dan suprastruktur politik. Semua ini merupakan syarat yang diperlukan untuk mencapai tujuan nasional Indonesia, yang telah diuraikan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea IV.
Cover Jurnal JPKn Volume 8 Nomor 2 Desember 2024 Moad, Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS PERANAN REMAJA MASJID DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI KELURAHAN SIANTAN HULU PONTIANAK Tusakdia, Lila; Rianto, Hadi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembinaan Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak, Kegiatan Keagamaan Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak, dan Upaya Pengembangan Karakter Religius Remaja Masjid di Kelurahan Siantan Hulu Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan bentuk survey. Sampel yang digunakan adalah 30 remaja yang beragama islam dengan menggunakan teknik observasi, wawancara tidak langsung,dan dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan remaja masjid dengan angka persentase 80.17%, kegiatan keagamaan remaja masjid dengan angka persentase 80.33%, dan upaya pengembangan karakter religius dengan angka persentase 81.33% menunjukkan peran remaja masjid nurul iman di kelurahan siantan hulu dalam mengembangkan karakter religius melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di masjid sebagai pusat aktivitas remaja dalam membentuk jati diri dengan adanya pembinaan remaja dalam memakmurkan masjid serta mengarahkan generasi muda islam.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP DEMOKRATIS PADA MATA PELAJARAN PPKn KELAS XI SMA NEGERI 1 SAMALANTAN KABUPATEN BENGKAYANG Fransita, Sam Randa; Hemafitria, Hemafitria; Rohani, Rohani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1. Bagaimanakah perencanaan penerapan Model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?, 2. Bagaimanakah pelaksanaan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?, 3. Apakah terdapat peningkatan kemampuan sikap demokratis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkan model Problem Based Learning dikelas XI SMA Negeri 1 Samalantan ?. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Sma Negeri 1 Samalantan. Alat pengumpulan data menggunakan paduan observasi,skala sikap dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning sudah dapat meningkatkan sikap demokratis pada siswa dengan menjadikan pembelajaran yang aktif sehingga menimbulkan sikap terbuka, berani mengemukakan pendapat,saling menghargai, serta berkerjasama dalam individu maupun kelompok.
PERAN GURU PPKn DALAM MENANGGULANGI PERILAKU NEGATIF PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 PONTIANAK Novianty, Fety; Octavia, Erna; Andriani, Uray
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Peran guru PPKn dalam menanggulangi perilaku negatif pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pontianak. 2) Faktor-faktor apa saja penyebab terjadinya perilaku negatif pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pontianak. 3) Hambatan apa saja yang dialami guru PPKn dalam menanggulangi perilaku negtaif siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik komunikasi langsung, dan teknik documenter. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik dalam menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara reduksi data, display atau penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peran Guru PPKn dalam menanggulangi perilaku negatif pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Pontianak yaitu peran sebagai pembimbing, peran sebagai komunikator, peran sebagai model dan agen moral. Mengenai faktor penyebab terjadinya perilaku negatif siswa yaitu terdiri dari faktor internal dan eksternal, kemudian hambatan yang dialami guru dalam menanggulangi perilaku negatif siswa yaitu kurangnya kesadaran peserta didik, kurangnya pengetahuan peserta didik mengenai akibat kenakalan yang dilakukan, pergaulan peserta didik dengan teman yang nakal dan kurangnya pengawasan serta perhatian orang tua
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X AKUTANSI KEUANGAN LEMBAGA SMK KOPERASI PONTIANAK Nurhaliza, Nurhaliza; Firmansyah, Syarif; Rube'i, Muhammad Anwar
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7473

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X AKL SMK Koperasi Pontianak. mengatasi masalah dengan menggunakan model Paikem Gembrot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Paikem Gembrot untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Paikem Gembrot SMK Koperasi Pontianak. Metode penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2021. Subjek penelitian siswa kelas X AKL SMK yang berjumlah 20 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 9 orang, dan siswa perempuan 11 orang. Teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan penilaian kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PPKn di kelas X AKL SMK Koperasi Pontianak pada siklus I tergolong baik dengan rata-rata 65.68 %. Selanjutnya dari 20 orang siswa hanya 13 orang yang tuntas dengan ketuntasaan klasikal 70 %. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 83.85% dari 20 orang siswa terdapat 19 orang siswa tuntas dengan ketuntasaan klasikal 95 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Penerapan Model Pembelajaran Paikem Gembrot dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn Kelas X SMK AKL Koperasi Pontianak.