cover
Contact Name
Dian Ayuningtyas
Contact Email
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Phone
+6285359722480
Journal Mail Official
jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Alamat: Jl. Sisingamangaraja No: 99, Gampa, Johan Pahlawan, Meulaboh - Aceh Barat. Kode Pos: 23611 Telp/Fax (0655) 7551591 Email: jurnalbidayah@staindirundeng.ac.id
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman
ISSN : 20867174     EISSN : 26152355     DOI : -
Jurnal Bidayah merupakan jurnal institusi yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Jurnal ini menerima artikel yang berhubungan dengan pemikiran dan perkembangan ilmu-ilmu keislaman. Bidayah: Studi Ilmu Ilmu Keislaman merupakan Jurnal Ilmiah yang berfokus pada usaha pengembangan pemahaman tentang ilmu-ilmu keislaman melalui publikasi artikel hasil penelitian, kajian analisis kritis dan ulasan buku. Jurnal Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman berisi: Pendidikan, Sosial Budaya, Hukum, Politik dan Ekonomi.
Articles 144 Documents
EKSPLORASI MUATAN NILAI KARAKTER DALAM KESENIAN ISLAM KENCRENG JAWA Aziz, Rizky Maulana; Sidna, Nurilkaunaini
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 14, No. 2, ( Desember 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v14i2.2329

Abstract

This study aims to describe the content of character values in Javanese Kencreng Islamic Art and the function of values in the art, using a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. Data validity was strengthened through source and technique triangulation. The results revealed that through the Javanese Kencreng art in Baitul Amin mosque, there are 14 character values embodied by members of the art group, including religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curiosity, love for the country, communicative, peace-loving, social care, and responsibility. The functions of these character values include the formation and development of individual potential, character improvement and strengthening, as well as the function of filtering positive values in society.
MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN DI DAYAH SERAMBI ACEH Hardianty, Sri; Saleha, Fitri; Agustina, Maya
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.2367

Abstract

Abstract Etrepreneurship management, especially in an educational organization, is the creative and innovative use of economic potential with the courage to face risks to gain profits that are useful for the success of the program in the educational organization. One of the Dayah that develops entrepreneurial management is Dayah Serambi Aceh. There are several types of businesses run by Dayah Serambi Aceh, namely grocery stores, bookstores and hardware store. This research aims to determine the entrepreneurship management carried out by Dayah Serambi Aceh which includes the functions of planning, implementation, supervision and evaluation as well as to determine the obstacles faced by managers in carrying out entrepreneurial activities. This research used a qualitative approach with seven research subjects. The data collection techniques are through interviews, observation and documentation. The results of the research show that the entrepreneurship planning carried out by Dayah Serambi Aceh includes planning the type of business, the amount of business capital, the location of the business and the schedule for implementing the business. Then implementation is carried out by establishing a work contract for managers for each business with an incentive distribution of 60% of profits for Dayah Serambi Aceh and 40% of profits for managers calculated from annual sales profits. Furthermore, supervision is carried out by the leadership of Dayah Serambi Aceh by making regular visits to each business. And evaluation is carried out by assessing business performance, determining business development prospects and fixing things that are still obstacles in carrying out entrepreneurial activities. The obstacles faced by business managers are insufficient knowledge and expertise in the field of entrepreneurship and marketing reach which is still narrow in scope.
JIDAL ILMIAH : DEBAT AL-GHAZALI DAN IBNU RUSYD TENTANG FILSAFAT Aulia Rahman
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.2681

Abstract

Artikel ini ingin mendeskripsikan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Pemilihan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Metode riset yang dipakai pada artikel ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dipakai karena salah satu tugasnya yang bersifat deskriptif mengacu pada paradigma historis dengan bersumber pada perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Data-data didapatkan dari jurnal-jurnal dan sumber lain yang berkenaan dengan perdebatan al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Adapun hasil dari riset ini ditemukan bahwa tema yang menjadi pokok dalam dialektika perdebatan adalah kerancuan dan pengkafiran para filosof oleh al-Ghazali dengan hasil karya yaitu kitab Maqashid al-Falasifah dan kitab Tahafut al-Falasifah. Sedangkan Ibnu Rusyd melakukan pembelaan terhadap apa yang dituduhkan al-Ghazali dengan hasil karya yaitu kitab Tahafut at-Tahafut dan kitab Fashlul Maqal fii ma bainal Hikmati was Syari'ati minal ittishal. Implikasi dari jidal ilmiah tersebut menimbulkan kemunduran kajian filsafat di dunia Islam dan menguatnya kekuatan aliran Sunni dan ortodoksinya, serta menimbulkan gerakan renaissance pada dunia Barat dengan doktrin “Latin Averroisme” dan menguatkan kajian filsafat di golongan Syiah.
OPTIMALISASI ILMU MAWARIS DENGAN METODE ‘POHON WARISAN’ BAGI KELOMPOK IBU PENGAJIAN DI ACEH SELATAN Rahma, Ida; Handoyo, Budi; Ayuningtyas, Dian; Fisa, Triansyah
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.2853

Abstract

Transformasi ilmu pengetahuan dan skill dalam bentuk pelatihan yang secara teknis lebih praktis belum dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk para kaum perempuan. Hal ini disebabkan, kegiatan pelatihan sering dilibatkan mereka yang usia produktif dan mereka yang punya akses dengan lembaga pendidikan atau lembaga yang memberikan pelatihan. Aceh selatan sebagai daerah santri dengan jumlah dayah relatif banyak, dalam kegiatan pengajian keagamaan, daerah ini tidak kekurangan tenaga pengajar. Hanya saja, sejauh pantauan dan observasi penulis, materi kajian keagamaan yang diisi baik di mesjid ataupun kelompok pengajian, selalu berkutat masalah thaharah dan ibadah secara umum. Materi kajian tentang mawaris masih belum dikaji secara serius. Karena itu, perlu dibuat sebuah kegiatan pelatihan yang memberi pemahaman dengan metode yang tepat. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui pemahaman para ibu kelompok pengajian di Aceh selatan terhadap pembagian harta waris menurut hukum Islam dan untuk mengetahui pengaruh pelatihan ilmu mawaris melalui metode ‘pohon warisan’ terhadap penguasaan cara pembagian harta waris. Metode yang digunakan adalah metode community based research (CBR), dengan pendekatan kualitatif. Hasil pengabdian ditemukan bahwa masih kurangnya pemahaman terhadap ilmu kewarisan hukum Islam oleh para ibu pengajian hal ini disebabkan salah satu faktornya adalah kurangnya edukasi dan kajian khusus tentang ilmu mawaris. Adapun pengaruh pengabdian ini adalah bahwa hampir semua pesera belum pernah menemukan metode ‘pohon warisan’ dan umumnya peserta dengan mudah memahami dan memetakan ahli waris serta bagiannya dengan metode tersebut. Selain itu, adanya harapan agar pelatihan tersebut dibuat secara massal dan berkelanjutan.
PEMBENTUKAN WISATA RELIGI DALAM TRADISI ZIARAH KUBUR Mirdad, Jamal
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.2856

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis pembentukan wisata religi melaui tradisi ziarah kubur. Tradsi ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang masih eksis di tengah Masyarakat muslim di Indonesia. Tradisi ini berkembang menjadi salah satu pusat kunjungan terbesar yang kemudian menjadi wisata religi. Ada dua fokus kajian artikel ini yaitu apa hubungan tradisi ziarah kubur dengan wisata religi dan apa faktor penyebab tradisi ziarah kubur di makam Syekh Burhanuddin, Mande Rubiyah dan Puyang Muaro Danau bisa menjadi aktifitas wisata religi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yang sekaligus sebagai participant observation yaitu peneliti sebagai alat instrument secara langsung, kemudian Teknik wawancara dan studi dokumentasi atau literatur, kesemua data tersebut diklasifikasi dan dianalisis secara mendalam dan disimpulkan. Temuannya adalah bahwa pembentukan wisata religi pada tradisi ziarah kubur disebabkab beberapa faktor yaitu pertama ziarah kubur berkaitan dengan agama, kedua ziarah kubur berkaitan dengan kemuliaan dan kekaromahan, ketiga makam yang diziarahi merupakan tokoh yang berpengaruh atau memiliki sejarah yang besar, keempat adanya motif tersendiri bagi penziarah terhadap makam yang diziarahi. Faktor tersebut merupakan alasan penziarah mengunjungi makam dan terbentuklah wisata religi.
STRENGTHENING AKHLAK TASAWUF MATERIAL IN THE SUBJECT OF AKIDAH AKHLAK IN MADRASAH Rangkuti, Miswar; Hasan, Khairuddin; Nasution, Ahmad Rizki; Monalisa
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.3086

Abstract

The research aims to explore the process of strengthening akhlak tasawuf material in akidah akhlak subjects in madrasah. The research utilized a library research method involving the stages of collecting, reviewing, and analyzing existing relevant literature pertaining to the topic. The data analysis procedure was conducted by evaluating and synthesizing research data, which could either support or oppose the initial argument. Through conducting a literature synthesis, the researcher compiled a comprehensive picture of the pattern of strengthening akhlak tasawuf, highlighting key findings, and identifying trends that emerged from existing literature. The results of the research show that strengthening akhlak tasawuf in akidah akhlak subjects can be done by adding material on akhlak tasawuf, providing space for students to engage in contemplation in the form of collective remembrance, involving parents to apply akhlak tasawuf values ​​in the family environment and conducting regular evaluations. Providing space for collective remembrance will refine students' feelings in understanding the moral teachings of tasawuf. Contemplation for students will help in correcting wrong morals. Involving parents will strengthen the akhlak tasawuf values ​​that have been instilled. Evaluation is useful for finding out programs that need to be strengthened.
POLIGAMI DAN DAMPAKNYA PERSPEKTIF AL-QUR’AN Zaleha
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15, No. 2, ( Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i2.1772

Abstract

Keingin untuk berpoligami dalam hukum keluarga Islam dapat dikatakan menjadi kontroversi yang menarik untuk dibahas, bahwa poligami dalam ajaran Islam boleh, tidak dianjurkan atau wajib, itupun dalam kondisi yang adil. Terdapat perbedaan bahwa masing-masing dalil memiliki dasar yang sama dengan teks Al-Qur'an, yaitu surat an-Nisa ayat 3. Terkadang, dengan melakukan poligami memiliki dampak yang tidak baik atau negatif bagi kelangsungan dan keharmonisan rumah tangga, berdasarkan hal tersebut maka fenomena poligami ini harus kembali di telaah lagi dari sudut pandang lainnya, dalam hal ini sudut pandang Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan jenis kepustakaan (liberary research) penggunaan metodenya yaitu kualitatif deskriftif dengan menganalisis utama konten (content analysis). Data yang dijadikan sumber berupa primer dan sekunder. Adapun sumber utama yang digunakan adalah berbagai informasi yang berhubungan dengan Poligami dan dampaknya persppektif Al-Qur’an. Sumber informasi sekunder meliputi buku, jurnal, website, berita dan referensi terkait yang diteliti. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa: Dalam Al-Qur’an, poligami tidak diwajibkan dan tidak dianjurkan, hanya dinyatakan bahwa poligami diperbolehkan. Secara adil, itu tidak ringan. Rasa keadilan menurut Al-Qur'an adalah syarat poligami yang tidak didasarkan hanya berdasarkan rasa sayang saja tetapi juga harus mampu secara materi untuk menafkahi. Hal ini telah disampaikan Allah lewat wahyuNya dalam surat an-Nisa’ ayat 129. Orang yang melakukan praktik poligami hendaknya orang yang telah paham hakikat poligami dengan benar dan menjalankan poligami tidak berdasar hanya karena hawa nafsu yang bersifat sementara. Al-Qur'an tidak secara eksplisit menjelaskan efek poligami, hanya memberikan pedoman atau ketentuan yang adil. Ketika rasa keadilan ini tidak tercapai, timbul masalah dalam keluarga, terutama dalam hubungan yang harmonis. Unsur perselisihan ini disebabkan oleh banyak hal, diantaranya penyimpangan tugas dan kewajiban masing-masing anggota keluarga seperti suami yang tidak mengindahkan hak masing-masing istri atau istri yang tidak setia, dan tidak mau mendengarkan suami.
PEMBIASAAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DALAM KEGIATAN PRAMUKA DI MI JAMIYATUL QURRO Fatonah Salfadilah; Muqowim
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15 No. 1: ( Juni 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i1.2244

Abstract

Degradasi karakter peduli sosial pada siswa kerap terjadi di masa sekarang. Generasi muda lebih disibukkan dengan aktivitas masing-masing tanpa adanya interaksi. Oleh karena itu, diperlukan wadah sebagai pembentukan karakter peduli sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui integrasi nilai-nilai Islam dengan kegiatan pramuka dalam membentuk karakter peduli sosial di MI Jamiyatul Qurro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data primer yaitu pembina pramuka. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk memperoleh data, teknik analisis data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pramuka dapat membentuk karakter peduli sosial siswa. Hal ini terjadi karena, kegiatan pramuka terdapat berbagai macam kegiatan yang dapat membentuk sikap kepedulian sosial siswa. Seperti kegiatan upacara, baris-berbaris, tali-temali, hiking dan kemah. Serta pembiasaan-pembiasaan dilakukan untuk meningkatkan karakter peduli sosial ialah pembiasaan membaca doa sebelum maupun sesudah kegiatan pramuka, pembiasaan melafalkan surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek, pembiasaan dalam kegiatan bakti sosial, pembiasaan sikap tolong menolong, pembiasaan menjenguk anggota pramuka yang sedang sakit dan pembiasaan untuk saling menghargai. Kegiatan pramuka memiliki integrasi dengan nilai-nilai Islam di antaranya Q.S Al-Maun;1-3, Q.S Ali-Imran:102, Q.S Maryam:96, Q.S Al-Maidah ayat 2, Q.S An-Nisa:8, dan Q.S Al-Hujurat:13.
PARADIGMA SKEPTIS TERHADAP EKSISTENSI HISTORISITAS AL-QUR’AN PERSPEKTIF JOHN WANSBROUGH Muhammad Syahrul Mubarak; Erina Aolia Pangesti
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15, No. 2, ( Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i2.2264

Abstract

It has become vital in Western circles to discuss the study of the historical validity of the Qur'ān. Because it is considered unclear, it certainly originated from the main ideas of orientalists. Many Western scientists can position themselves when researching the Qur'an. The differences in views that occur among orientalists are due to generational dissimilarities. The difference that occurs is that there are outsiders in their research on the Qur'an departing from skepticism or doubt and not purely academic, so that it has the aim of discrediting Islamic teachings. One of the orientalist activists who had this attitude was John Wansbrough, who had doubts about the historicity of the Qur'ān. Thus, the purpose of this article is to explore everything related to the thoughts of John Wansbrough. This article uses the Library Research method, using journals and several other references in order to provide an explanation of orientalist figures, especially John Wansbrough. The results of this study reveal John Wansbrough's perspective and methodology in conducting studies on the Holy Qur'an.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN DI PONDOK AL-QUR’AN AL-MAJIDIYAH BAGAN BATU, RIAU Rahmi, Rina; Utami, Indah Hari
BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN Vol. 15, No. 2, ( Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bidayah.v15i2.2413

Abstract

Nilai-nilai karakter merupakan nilai yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Untuk itu, salah satu upaya pemerintah dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter ialah melalui ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanaman nilai karakter melalui kegiatan pramuka di Pondok Al-Quran Al-Majidiyah Bagan Batu, Riau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari: kepala sekolah, pembina, dewan pembina, dewan ambalan, dan anggota pramuka penggalang dan penegak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan triangulasi data meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang dilaksanakan Pondok Al-Qur’an Al-Majidiyah, merupakan tindak lanjut dari Permendikbud 63 Tahun 2014 sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib; 2) Implementasi kegiatan program ekstakurikuler pramuka di Pondok Al-Qur’an Al-Majidiyah terdiri dari tiga tahapan meliputi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 3) Nilai-nilai karakter pada kegiatan pramuka meliputi nilai-nilai mandiri, disiplin, tanggung jawab, jujur, amanah, berkata baik, hormat santun dan pendengar yang baik, dermawan suka menolong, kerja sama, percaya diri dan kreatif.