cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pendidikan Kesehatan dan Implikasi Senam Kaki Diabetes di Dusun Kebak Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar Hanung Hanung; Joko Tri Atmojo; Ahmad Syauqi Mubarok; Selvia Anggitasari; Livana PH; Aris Widiyanto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1164

Abstract

Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi DM diperkirakan mencapai 424,9 juta di seluruh dunia pada tahun 2017 dan 628,6 juta pada tahun 2045. Jumlah penderita DM akan mencapai 10,3 juta. Diperkirakan pada tahun 2045 jumlah ini akan terus bertambah menjadi 16,7 juta. Angka kejadian diabetes pada tahun 2015 mencapai 415 juta di seluruh dunia dan diperkirakan mencapai 642 juta pada tahun 2040. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendidikan umum dan senam kaki diabetes, Dengan peserta (lansia) dengan pendampingan tim pengabdian masyarakat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemeriksaan fisik yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara terus menerus. Pelatihan diberikan melalui media video, ceramah dan praktik (praktik langsung senam kaki diabetik). Adapun kegiatan pengabmas untuk senam kaki diabetik adalah: Pemeriksaan kesehatan, pendidikan (makna, penyebab, tanda, gejala, komplikasi, upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah hiperglikemia). Media yang digunakan adalah lembaran bolak balik dan LCD untuk menampilkan power point serta disampaikan dengan ceramah, kemudian dilanjutkan senam kaki diabetes. Pendidikan kesehatan yang diberikan dipahami dengan baik oleh peserta kegiatan yang dibuktikan dengan interaksi aktif selama pelaksanaan, memberikan umpan balik, peserta mampu mengartikulasikan makna, penyebab, tanda, gejala, dan komplikasi diabetes. Latihan kaki diabetes: peserta bisa lakukan senam kaki diabetes dengan gerakan kaki dengan bantuan tim pengabdian masyarakat. Peserta (lebih tua) antusias mengikuti kegiatan, bisa meningkatkan pengetahuan tentang diabetes, peserta (lansia) dapat melakukan senam kaki diabetik secara mandiri, kegiatan senam kaki diabetik dapat diadakan 2 kali seminggu dengan durasi 15-25 menit.
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Bahaya Stunting Tantri Wenny Sitanggang; Dewi Anggraini; Dian Utama Pratiwi Putri; Endang Budiati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1166

Abstract

Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Karena mengalami kekurangan gizi menahun, bayi stunting tumbuh lebih pendek dari standar tinggi balita seumurnya. Tapi ingat, stunting itu pasti bertubuh pendek, sementara yang bertubuh pendek belum tentu stunting. Masalah stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi mengganggu potensi sumber daya manusia dan berhubungan dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak. Maka dari itu, penting sekali dilakukan penyuluhan Kesehatan mengenai bahaya stunting pada masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah setelah diadakan penyuluhan tentang ini diharapkan dapat menambah pengetahuan Orang Tua mengenai Gizi pada anak. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar dan tertib, Peserta yang Hadir adalah orang tua yang memiliki anak usia 0-7 Tahun di daerah Kelurahan Parigi baru, Jumlah peserta yang hadir adalah sebanyak 38 orang. Terlihat bahwa peserta penyuluhan sangat tertarik dan antusias sekali dalam mengikuti kegiatan tersebut. Adapula peserta yang mengatakan mereka baru mengetahui bahwa gizi yang baik untuk tubuh tidak selalu terdapat pada makanan yang mahal, tapi dapat pula didapatakan dari makanan yang sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan post test. Dan beberapa peserta mengatakan bahwa akan senantiasa selalu menjaga kebutuhan gizi anak-anaknya dengan baik untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Mengenai Sulit Tidur pada Lansia dengan Pemberian Pendidikan Kesehatan Hadi Nugroho; Oryza Intan Suri; Dian Utama Pratiwi Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1167

Abstract

Banyaknya masyarakat yang kurang mengetahui tentang manfaat tidur baik dari kategori usia anak-anak, remaja, dewasa, bahkan hingga lansia menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat perlu di edukasi mengenai pentingnya tidur dan efek yang terjadi apabila mengalami sulit tidur. Apabila seseorang sering mengalami kesulitan tidur atau gangguan tidur maka akan dapat mempengaruhi kualitas kesehatan seseorang, tak terkecuali lansia. Gangguan tidur pada lansia sering dianggap hal yang wajar seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini terjadi karena menurunnya kemampuan tubuh untuk mengolah rasa kantuk. Lansia sering terbangun di tengah tidurnya dan sulit untuk tidur kembali. Pada orang awam yang tidak mengerti tentang gangguan tidur, mereka tidak mencari pertolongan dan membiarkan keadaaan tersebut. Kami meyakini dengan pendidikan kesehatan di masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap sehingga masyarakat bisa lebih sehat dan sejahtera. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, dimana sebelum pemberian materi dilakukan pre-test dan kemudian dilakukan post-test kepada peserta yang mengadakan 10 orang di Aula Warga, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan. Dari hasil pre dan post-test didapatkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum Pendidikan kesehatan sebesar 38 dengan standar deviasi 6.325. Setelah diberikan Pendidikan kesehatan didapatkan rata-rata nilai sebesar 46 dengan standar deviasi 12.649. Hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,037 yang berarti ada perbedaan signifikan nilai pengetahuan lansia sebelum dan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan.
Penyuluhan Kesehatan dalam Rangka Pencegahan Covid 19 Sri Nur Hartiningsih; Pipin Nurhayati; Gani Apriningtyas Budiyati; Eka Oktavianto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1175

Abstract

Covid 19 merupakan wabah yang tersebar dan disebabkan oleh infeksi virus SARS-Cov-2. Gangguan Kesehatan yang ditimbulkan oleh Covid 19 ini mengakibatkan gangguan pernafasan. Upaya pencegahan penularan Covid 19 dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan, salah satu cara peningkatan pengetahuan dengan penyuluhan/Pendidikan Kesehatan. Tujuan Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan sebagai upaya pencegahan penluaran Covid 19 di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Kegiatan abdimas ini dilakukan secara online, sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan postes dan dilakukan postes dia kahir kegiatan Pendidikan Kesehatan. Setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan covid 19 terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat di Dusun Mertosanan, sebelum dilakukan penyuluhan 15 orang (60%), 10 orang (40%) setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 meningkat semua responden dengan nilai kategori baik 25 orang (100%). Kegiatan abdimas yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan Covid 19.
A Health Education about Sefl-Prevention of Covid-19 Transmission Jumaroh Jumaroh; Eka Budiarto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1176

Abstract

Along with the widespread Covid-19 pandemic, limitless information related to the virus, the pandemic, and their impacts spread wildly either. It may cause not only misunderstanding, but also confusion, anxiety, and fear among people. This community service aimed to share the proper and sufficient information about the pandemic based on valid references to raise people awareness, increase their understanding about the pandemic, and to show them ways to differ valid information from the invalid ones. The health education was carried out door-to-door and in informal setting. During the activities the respondents received the printed material, explanation about the material, answers for their questions, and face masks. The activity ran smoothly and the respondents took part actively. Therefore, health care personnel are supposed to spread valid information about the Covid-19 pandemic to wider communities to create better understanding and avoid any misunderstanding among people in general.
Penyuluhan Bahaya Paparan Logam Berat dalam Pestisida dan Infeksi Leptospirosis di Desa Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo Yusianti Silviani; Wimpy Wimpy; Livana PH; Odelia Christiana Utami; Wijayanti Arum Pradita; Andika Travel Nasruminalloh
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1178

Abstract

Sebagian besar warga di Desa Bakipandeyan, Baki Sukoharjo berprofesi sebagai petani. Lahan sawah yang luas membuat perlunya penanganan secara khusus terhadap hama yang menyerang padi pada setiap musim tanam. Pestisida sintesis adalah alternatif paling cepat dan mudah yang digunakan untuk mengatasi hama tersebut. Hama padi khususnya tikus selain merusak tanaman, juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti leptospirosis. Penggunaan pestisida yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti stunsing, abortus spontan, gangguan perkembangan janin dan pertumbuhan bayi, stunting, gangguan saraf, kanker, bahkan kematian. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tani di Desa Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo agar memiliki pengetahuan yang cukup agar terhindar dari penggunaan pestisida yang berlebihan, serta dapat lebih menjaga diri terhadap bahaya leptospirosis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo pada tanggal 30-31 Maret 2022. Peserta kegiatan ini adalah kelompok tani di Desa Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi interaktif dan test kognitif. Hasil kegiatan ini menunjukkan ada peningkatan signifikan pengetahuan peserta terhadap bahaya paparan logam berat pada pestisida dan bahaya leptospirosis.
Edukasi Siaga Family 4.0 dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak KB Noviana Dewi; Atur Semartini; Riska Rosita
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1179

Abstract

Family 4.0 perlu direncanakan secara matang dan diedukasikan mulai dari remaja dan calon pengantin sampai pasangan usia subur. Hal ini untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 dengan generasi yang bebas stunting sehingga siap mengahadapi persaingan global. Selain dengan pemberian penyuluhan edukatif kepada para kader, juga dilakukan sesi diskusi tanya jawab terkait kasus yang ditemui para kader di lapangan dan saran-saran teknik pendekatannya. Penyuluhan Kesehatan tentang edukasi family siaga 4.0 dan kesehatan reproduksi ini terselenggara bekerja sama dengan pemerintah kota Surakarta dan BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan penyuluhan kesehatan telah terlaksana dengan baik dengan peserta yang hadir berjumlah 58 peserta orang yang terdiri dari perwakilan dari berbagai Kelurahan di Kecamatan Pasar Kliwon yang meliputi Kelurahan Mojo, Gajahan, Kauman, Kampung Baru, Sangkrah, Baluwarti, Semanggi, Joyosuran, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon.Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan para kader maka dilakukan pre dan post tes terkait materi penyuluhan sebelum dan setelah penyuluhan. Perbedaan hasil pre dan post test diuji dengan uji t berpasangan menghasilkan nilai p = 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sehingga diharapkan peserta dapat melakukan edukasi secara lebih maksimal di lapangan. Berdasarkan hasil pengisian angket kepuasan mitra diperoleh nilai rata-rata 4,09 sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi penyuluhan memuaskan peserta kegiatan. Angket kepuasan mitra sebelumnya telah dilakukan uji validitas dengan teknik product moment pearson diperoleh hasil 0,61-0,91 sehinggga dapat disimpulkan bahwa hasil instrument valid serta uji reliabilitas diperoleh nilai Cronbach Alpha sebesar 0,93 sehingga dapat disimpulkan bahwa instrument realiabel.
Aroma Therapy pada Anak Usia Sekolah di Kampung Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman Ika Mustika Dewi; Yuli Ernawati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1180

Abstract

Keperawatan holistik merupakan ruh dari pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang digunakan untuk pelayanan holistik dalam keperawatan adalah penggunaan aroma therapy sebagai complementary therapy. Dalam era pandemi covid-19 ini, seluruh kegiatan sekolah dilakukan secara daring. Anak belajar secara mandiri di rumah dengan diberikan penugasan, sehingga kemungkinan akan meningkatkan stress pada anak. Stres yang terjadi dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah di Kampung Nologaten. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan dengan ceramah. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan aroma therapy pada 10 anak usia sekolah di Kampung Nologaten didapatkan adanya peningkatan pengetahuan anak tengtang aroma therapy. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan anak tentang aroma therapy dapat menjadi alternatif solusi bagi pengurangan stress pada anak, kedepannya dapat meningkatkan kualitas hidup anak.
Pendidikan Kesehatan tentang Pengetahuan Meminimalkan Penggunaan Obat-obatan dalam Sehari-hari di Pondok Pesantren Miftahul Ulum At Thohirin Kelurahan Gondang Legi Retno Dewi Prisusanti; Achmad Jaelani Rusdi; Untung Slamet Suhariyono; Melody Muna Anggraeni; Khuriyana Patty
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1187

Abstract

Obat adalah zat yang digunakan untuk diagnosis, mengurangi rasa sakit, serta mengobati atau mencegah penyakit pada manusia atau hewan. Masyarakat saat mengonsumsi obat, harus memperhatikan beberapa hal yang tertera pada kemasan. produk, bahan yang terkandung di dalamnya, kategori obat, petunjuk penggunaan, dosis, efek samping dan tanggal kadaluarsa. Tapi orang sering menemukan penggunaan obat yang tidak rasional. Pendidikan kesehatan tentang meminimalkan penggunaan obat kepada anak sekolah memiliki peran penting sebagai upaya peningkatan pemahaman konsumsi obat yang benar. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2021 di Pondok Pesantren Miftahul Ulun At Thahirin Desa Gondang Legi Kulon Kec. Gondang Legi Kab. Malang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan ceramah pendidikan kesehatan dengan media pembagian leaflet. Kegiatan dilakukan dengan observasi langsung saat konsultasi, melihat interaksi peserta dengan penyuluh, dan kegiatan peserta pada acara edukasi. Peserta dalam kegiatan penyuluhan sejumlah 32 santriwati yang berusia 10 tahun - 19 tahun. Hasil kegiatan diperoleh peserta mampu memahami cara penggunaan konsumsi obat secara benar. Kegiatan pengabdian masyarakat “Pendidikan Kesehatan Tentang Pengetahuan Meminimalkan Penggunaan Obat-Obatan Dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Pondok Pesantren Miftahul Ulum At Thohirin Kelurahan Gondang Legi Kabupaten Malang” pada santriwati mampu meningkatkan pengetahun tentang penggunaan konsumsi obat-obatan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
Penerapan Sustainable Feminime Hygiene pada Kejadian Keputihan Pramukti Dian Setianingrum; Yeti Parida
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1192

Abstract

Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kini telah menjadi wabah pandemik di Indonesia. Penyebaran penyakit ini menyebabkan bencana bagi masyarakat hingga mengakibatkan kematian ribuan jiwa di seluruh dunia, tak terkecuali juga di Indonesia. Beberapa pencegahan penularan virus ini dapat dicegah dengan melakukan hal - hal yang sederhana seperti cuci tangan dengan baik dan benar, menerapkan etika saat batuk, serta menjaga kesehatan diri dan sistem kekebalan tubuh. Rekomendasi pemerintah setempat yang terus menghimbau gerakan PHBS serta keluarga yang memiliki kesepakatan bersama dalam gerakan hidup sehat menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa pandemik ini. Metode palaksanaan kegiatan ini dengan melakukan berupa penyuluhan kepada peserta kegiatan berjumlah 15 orang warga masyarakat Dusun Kuroboyo. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pada masyarakat Dusun Tunjungan Caturharjo Pandak Bantul menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang PHBS di masa pandemi Covid-19. Terdapat perbedaan pengetahuan yang dimiliki sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan tentang PHBS dimasa pandemi Covid-19. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan ini adalah pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih sehat meningkat setelah dilakukan penyuluhan.

Page 40 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025