cover
Contact Name
Yafid Effendi
Contact Email
mbjtm@umt.ac.id
Phone
+6281320262711
Journal Mail Official
mbjtm@umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan No.1/33, RT.007/RW.003, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Indonesia 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 25495038     EISSN : 25804979     DOI : -
Motor Bakar adalah jurnal online prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang berisi tentang artikel hasil penelitian dibidang Konversi Energi, Perancangan dan Teknik Manufaktur serta Rekayasa Teknik Otomotif. Sebagai wadah bagi para dosen maupun mahasiswa dalam membuat karya ilmiah, karena sesuai dengan tuntutan perguruan tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dibuatlah Jurnal Teknik Mesin.
Articles 169 Documents
Karakteristik Sambungan Adhesive Substrat Polimer Pada Variasi Temperatur Menggunakan Bantuan SolidWorks Amanullah, Muhammad Naufal; Ali, Ali
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2023): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v7i2.9733

Abstract

Saat ini pemanfaatan polimer telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia contohnya radiator. Pada umumnya ketika terjadi kerusakan hal pertama yang dilakukan adalah melakukan pengelemankembali pada bidang yang mengalami kerusakan menggunakan adhesive. Sambungan menggunakan adhesive salah satunya yaitu berjenis single lap joint, ini memiliki penggunaan sambungan adhesive mempunyai kelebihan tentang variasi temperatur, menstranmisikan tegangan lebih seragam, menahan kelembaban, ketahanan terhadap fatik, mudah menyambung bahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik mekanik yaitu kekuatan sambungan dari pada substrat polimer pada berbagai variasi menggunakan solidworks. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dimana dilakukan pengujian simulasi menggunakan software dilakukan analisa tentang sambungan single lap joint dengan variasi adhesive, adhesive yang digunakan yaitu epoxy dan acrylic, variasi temperatur pada 50℃, 120℃, 190℃, dan variasi kekasaran dengan tingkat kekasaran 51,17 µm dan 73,93 µm. Proses pembuatan dan pengujian simulasi untuk mendapatkan kekuatan dari spesimen single lap joint pada variasi adhesive, variasi temperatur, dan variasi kekasaran. Dimana kekuatan adhesive yang paling baik di adhesive jenis acrylicpada temperatur 50℃, tingkat kekasaran 73,93 µm dengan tegangan normal 57,037 MPa dan tegangan geser 2,085 MPa. Sedangkan untuk perekat epoxy yang paling baik pada temperatur 50°C, tingkat kekasaran 73,93 mm dengan tegangan normal 5,332 MPa dan tegangan geser 0,160 MPa. Dengan demikian jenis perekat yang paling unggul adalah perekat akrilik , dan perlu memperhatikan juga tingkat kekasaran dan suhunya pada saat aplikasinya.
Perancangan Alat Penyemprot Hama Pertanian Otomatis Bertenaga Surya dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus: Petani Bangkalan Madura) Saputro, Andre Ridho; Putra, Andhika Cahyono; Kusnanto, Hadi; Alfi, Aisyah
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i3.12171

Abstract

In the modern era, the application of technology in agriculture (agrotechnology) has become an innovative solution to overcome various agricultural problems, including pest control. Lack of effectiveness in pest control is often a complex problem faced by farmers in Indonesia. One innovation that has attracted attention is the development of automatic pest spraying equipment. This tool is designed to optimize the pest spraying process by utilizing advanced technology such as remote sensors and renewable energy. This research aims to design a pest spraying tool using the Quality Function Deployment (QFD) method to accommodate farmers' needs and the technical responses that will appear in the designed tool. The results of this research are a design for an automatic pest sprayer equipped with a remote sensor that offers several advantages. First, this tool is able to detect the presence of pests or the need for spraying from a distance, allowing for more targeted spraying. Second, the use of solar power as the main energy source makes this tool environmentally friendly and capable of operating independently without requiring an external power source. Third, automation in pest spraying can reduce the need for manual labor and increase the efficiency of pesticide use
PERBANDINGAN PENGGUNAAN FILTER UDARA STANDAR DAN RACING TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR SCOOPY 110CC lufi agung fauzi, lufi agung fauzi; rabbika, anes inda
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i2.11507

Abstract

Performa mesin mencakup daya, torsi dan durbality pada mesin cara untuk meningkatkan performa mesin salah satunya adalah dengan melakukan penggantian filter udara standar dengan filter udara racing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara perbandingan penggunaan filter udara dan emisi pada sepeda motor scoopy 110cc. Berapa power (daya) dan torsi yang dihasilkan setelah dilakukan penggantian filter racing.Metode penelitian menggunakan metode literatur dan eksperimen dengan berbagai ilmu yang bersumber dari buku, termasuk penelitian dan eksperimen atau percobaan dalam sebuah perubahan elemen. Berdasarkan hasil analisis data penelitian terdapat perbedaan antara filter udara racing dan filter standar. Yakni dari segi emisi gas buang dan performa. filterasi standar lebih padat sehingga penyaringan lebih bagus namun lebih banyak hambatan udara. Sedangkan pada filter racing filterasinya berkurang karena hanya menggunakan busa. Namun, udara yang masuk lebih flow atau lebih banyak dari sebelumnya. Terdapat perubahan performa mesin pada daya dan torsi, diambil dari data hasil dynotes yaitu dengan daya mencapai yaitu untuk daya 7.16 HP di 7436 RPM dan torsi 10.5 Nm di 4529 RPM. Hasil emisi gasbuang jga menunjukan yaitu dengan HC (HidroCarbon) yaitu bahan bakar yang keluar dari injector 120 ppm vol dan CO2 CarbonDioksida (udara yang dihisap kendaraan) 5,5 %vol menghasilkan sisa campuran dari hasil pembakaran = λ (lamda) 2.490. Penggunaan filter racing sangat berpengaruh besar terhadap performa mesin baik itu daya maupun torsi karena adanya angka kenaikan pada saat dyno tes terdapat perubahan pada daya dan torsi.kata kunci : Racing, Daya, dan Torsi.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR HOOK CRANE SWL 40 TON DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Solikin, Solikin; Rizaly, Anastas; Mustaghfirin, M
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2023): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v7i2.9603

Abstract

Hook Crane ( kait ) adalah komponen yang sangat penting pada crane, yang berfungsi sebagai alat mengaitkan beban ke crane. Hook Crane tidak boleh mengalami kegagalan struktur pada saat melakukan pengangkatan. Hook Crane dapat mengalami kegagalan struktur disebabkan Hook Crane sudah memasuki masa reject. Pada ASME B30.10 1999, disebutkan dengan detail kriteria reject pada Hook Crane. Melakukan analisa statik struktur untuk mengetahui perbedaan respon antara Hook Crane standard ( Model A ) dan Hook Crane yang sudah memasuki kriteria reject ( Model B ) . Analisa menggunakan batuan software elemen hingga ( ANSYS ) untuk mengetahui nilai Total Deformation, Equivalent ( Von Mises ) Stress, Fatique Sensivity. Hasil perbandingan dua model Hook Crane akan digunakan sebagai dasar bahwa kenapa Hook Crane reject tidak boleh digunakan. Hasil simulasi menggunakan software elemen hingga. Pada pembebanan 100% dari SWL 40 ton. Nilai Total deformation Model A 0.68454 mm, Model B 0.8128 mm. Nilai Equivalent ( Von Mises ) Stress Model A 267.92 Mpa, Model B 301 Mpa. Nilai Fatique Sensivity ( Avalaible Life ) Model A 20,000 kali pengangkatan, Model B 9,000 kali pengangkatan. Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa Model A Hook Crane yang masih standard memiliki nilai yang lebih baik dari Hook Crane Model B yang sudah memasuki masa reject. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria reject yang diberikan oleh ASME sangat mempengaruhi dari kekuatan struktur dari Hook Crane. Hook Crane Model B sangat berpotensi untuk mengalami kegagalan struktur,  karena hasil dari simulasi Equivalent ( Von Mises ) Stress sebesar 301 Mpa jauh melibihi dari nilai Yield Strength Material yaitu 240 Mpa.
ANALISIS HIGH OIL CONSUMTION PADA PESAWAT AIRBUS 330 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DENGAN KONSEP FMEA (FAILURE,MEASURE,ANALYZE AND EVALUATE) Jamaludin, Jamaludin; Riyadi, Slamet; Sumarno, Sumarno
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i2.11797

Abstract

Pesawat Airbus 330 dengan tipe engine RR Trent 7000-72 mengalami high oil consumption sebesar 0,52 qrt/hour begitu juga registrasi PK-GYC mengalami ketinggian 0,46 qrt /hour yang dimana batas normal nya 0,6 qrt/hour dan juga banyak ditemukan seal debris di MCD forward sump.Akibat dari high oil consumption bearing no.3 mengalami keausan Selain itu jumlah oli yang terdapat pada oil tank selalu berkurang sehingga harus selalu menambah oli agar engine dalam keadaan aman saat terbang.Meningkatnya penggunaan jumlah oli secara terus menerus dapat mengakibatkan tingginya biaya yang dikeluarkan maskapai dalam penggunaan oli tersebut Tentu saja peran dari oil adalah hal yang sangat diperlukan dalam pengoperasian engine.Skripsi ini menjelaskan faktor penyebab yang mengakibatkan high oil consumption dan pengujian pada oil yang digunakan di pesawat dan tipe oil yang tepat juga.Pengujian dan pengecekan pun juga dilakuan di pesawat airbus 320.
Rancangan Ulang Mesin AC Split Kapasitas 2 Pk Izzah, Ainul; Siregar, Zufri Hasrudy; Mawardi, Mawardi
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i1.10860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil perancangan ulang mesin AC split 2 PK. Hasil tersebut kemudian digunakan untk membandingkan antara spesikfikasi mesin pendingin pada data eksisting dengan mesin hasil perancangan ulang. Penelitina ini mengunakan metode kuantitatif. Dengan metode tersebut diperoleh hasil penelitian sebagai berikut; (1) Kondisi udara ruangan dengan suhu 770F atau 250C dengan kelembaban relatif 55%, (2) Kondisi udara luar 91,580F atau 33,10C dengan kelembaban relatif 72%, (3) Perancangan menggunakan rerigeran jenis R 22 dengan hasil perhitungan Coefficient Of Performance (COP) mesin 4,34, (4) Beban pendingin evaporator pada namplate adalah 16.500 btu/hr sedangkan beban pendingan perancangan ulang sebesar 19.000 btu/hr, (5) Kondesor dari jari perhitungan besarnya panas buang total kondensor adalah 23.533,25 btu/hr sedangkan data eksisting 20.418,55 btu/hr, (6) Daya yang diperoleh dari hasil perhitungan kompresor adalah 1,62 kW sehigga dipilih kompresor hermatik dengan unit berkapasitas rendah mencapai 7,5 kW, (7) Berdasarkan hasil pengukuran panjang pipa kapiler pada data eksiting diperoleh panjang 1 m sedangkan pipa kapiler hasil perancangan 1,2 m dengan diameter 2 mm.Kata Kunci : Rancangan ulangan, Mesin AC slipt, 2 PK 
Analisis Perbandingan Campuran Aditif Etilen Glikol 30 banding 70 dan 50 banding 50 Pada Cairan Sistem Pendingin Toyota New Rush 1.5 MT Candra, Riki; Rofiroh, Rofiroh
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2023): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v7i2.9905

Abstract

A vehicle engine is a system that works simultaneously, which during operation can cause an increase in temperature due to the operation of an engine. Ethylon glycol is an additive used as a medium in cooling systems. When using coolants, ethylene glycol is often mixed with distilled water to obtain effective heat absorption results in the radiator. With an ethylene glycol composition of 30 to 70, namely a mixture of 30% ethylene glycol and 70% distilled water, and an ethyl glycol composition of 50 to 50, namely a mixture of 50% ethylene glycol and 50% distilled water for radiator use in the 2019 Toyota new Rush 1.5 MT. This test aims to obtain a comparison of the temperature values resulting from heat dissipation in the radiator between the two types of coolant composition. Tests carried out with rotations of 800, 1600, 2400 and 3200 RPM obtained results from using 30/70 colant, namely an average working temperature of 94.3oC and from using 50/50 colant, namely an average working temperature of 92.8oC. The use of LLC 30/70 coolant is 1.72% hotter than SLLC 50/50 coolant..
ANALISIS PENGARUH ARUS LISTRIK DAN PULSE ON-TIME DALAM ELECTRICAL DISCHARGE MACHINING TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN BAJA SKD11 DAN SUJ2 MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN ANOVA Rofiroh, Rofiroh; Rosyidin, Ali; Iskandar, Ahmad; Mahardika, Marlindo
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i3.12193

Abstract

Electrical Discharge Machining (EDM) adalah metode permesinan non-konvesional yang melibatkan pemanfaatan energi panas yang dihasilkan dari percikan listrik antara elektroda dan benda kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perubahan arus listrik dan pulse on-time terhadap kekerasan permukaan Baja SKD11 dan SUJ2 pada proses machining EDM. Dalam penelitian ini lebih difokuskan pada perbandingan dua jenis baja, yaitu Baja SKD11 dan SUJ2. Adapun Baja SKD11 dikenal dengan kekerasan tinggi yang sangat cocok untuk pembuatan cetakan, alat potong presisi dan perkakas industri lainnya, sedangkan Baja SUJ2 ditandai dengan ketahanan aus yang luar biasa untuk pembuatan bantalan serta komponen mesin yang bekerja dalam kondisi gesekan dan beban berat. Proses permesinan menggunakan perubahan parameter arus listrik dengan variasi nilai 4A, 7A dan 10A serta nilai pulse on-time sebesar 10μs, 20μs, 30μs, 40μs, 50μs, 60μs, 70μs, 80μs, 90μs dan 100μs. Pengujian kekerasan dengan Rockwell Hardness Tester di tiga titik berbeda dan menggunakan satuan uji HRB. Nilai kekerasan permukaan Baja SKD11 terkecil terdapat pada arus listrik 4A dengan pulse on-time 10μs yaitu 55,3 HRB dan terbesar pada arus listrik 10A dengan pulse on-time 100μs yaitu 72 HRB. Sedangkan nilai kekerasan permukaan Baja SUJ2 terkecil terdapat pada arus listrik 4A dengan pulse on-time 10μs yaitu 61,66 HRB dan terbesar pada arus listrik 10A dengan pulse on-time 100μs yaitu 80 HRB.
Analisis Konsumsi Daya Listrik Dan Penggunaan Mesin Bar Cutting Merk Seoul Type SUC 35 Candra, Riki; Rohman, Abdul
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i2.11795

Abstract

Mesin bar cutting atau mesin pemotong besi adalah alat yang digunakan untuk memotong besi beton sesuai dengan perencanaan. Penggunaan mesin bar cutting dalam pekerjaan konstruksi bangunan merupakan alat yang sangat diperlukan untuk proses pembuatan rangka beton, karena istilah bar pada nama mesin ini mengacu pada batangan baja tulangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang di konsumsi oleh mesin bar cutting type SUC 35. Diketahui pada saat mesin di hidupkan (inrush) dihasilkan daya sebesar 10.417 watt,  pada saat hidup normal (running) dihasilkan daya sebesar 1.302 watt, kemudian pada saat memotong besi diameter 16mm sebanyak 3 batang sesuai dengan kapsitas yang tertera pada tabel kinerja pemotongan mesin 3.396 W, pada saat memotong besi diameter 25mm 1 batang 4.812 W dan pada saat memotong dengan kapasitas maksimal besi diameter 32mm 10.869 W.
Analisis Variasi Kecepatan Putaran Pisau Pemarut Kelapa dengan Mesin Motor Jupiter Z1 113 CC Ariswanto, Muhamad Riswan; Saleh, Agus
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 4 (2024): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v8i4.12282

Abstract

Coconut is one of the resources that has high economic value in various industries. Although it has many benefits, the coconut grating process is still often done manually, resulting in low production capacity and taking a long time. With the rapid development of technology, the coconut grating machine is the result of technology to crush coconut meat into small grains. In this design, the coconut grating machine uses a 113 CC Jupiter Z1 motor equipped with adjustable speed variations. Therefore, this design aims to analyze the effect of variations in knife rotation speed on the coconut grating machine on time efficiency in the coconut grating process, and design a coconut grating machine equipped with variations in knife rotation speed. The making of this coconut grating machine is intended to be more efficient and is expected to increase the productivity of coconut grating as needed.