cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
Implementasi Pelaksanaan Pembelajaran Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Kelas 1 SDN Sumbersari 1 Fissalma, Nabilla; Lami'ah, Siti; Lami'ah, Radeni Sukma Indra Dewi; Ekawati, Ratna
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13960

Abstract

This study aims to describe the learning process for students with special needs in Grade I at SDN Sumbersari 1 in Malang City, which functions as an inclusive school. The subjects of this study were Grade I teachers and shadow teachers. The method used in this study was a qualitative approach with a case study. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The data analysis technique used was the data analysis components according to Braun and Clarke, which consisted of six stages, including: (1) familiarisation with the data, (2) initial coding, (3) theme construction, (4) theme re-examination, (5) theme definition and naming, and (6) writing a qualitative research report. The results showed that the learning process for students with special needs in Grade I at SDN Sumbersari 1 consisted of planning, implementation, and evaluation of learning. SDN Sumbersari 1 has an Individual Learning Programme (PPI) and Special Assistant Teachers (GPK). At the planning stage, the identification and assessment of learning modules, learning resources, and media used are the same as for regular students, but the learning process is simplified. The implementation of learning consists of an introduction, core activities, and a conclusion using approaches, methods, and media tailored to the abilities and characteristics of the students. The evaluation was conducted flexibly according to the individual abilities of the students, such as observing behaviour and coordinating intensively with parents regarding learning tasks and activities. The main challenges in inclusive learning lie in the limited time available to classroom teachers to give individual attention and the suboptimal division of roles between classroom teachers and Special Assistant Teachers (GPK) in assisting students with special needs during learning. These findings indicate a gap between the demands of inclusion policies, which are individualistic in nature, and the suboptimal division of tasks between classroom teachers and special education teachers (GPK) in the implementation of learning. The practical implications of this study are the need to strengthen school policies regarding a clear division of tasks between classroom teachers and SPAs, improve teacher training on differentiated learning strategies, and develop a more planned model of collaboration between schools and parents. These recommendations are expected to support the implementation of more effective inclusive education in primary schools.
Implementasi Media Zep Quiz dalam Pembelajaran KPK dan FPB di Sekolah Dasar Negeri 2 Ngindeng Sugiantoro, Erfan; Ida Kuliana, Istiro'ah; Rahman Yusuf , Arief
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media interaktif ZEP Quiz dalam pembelajaran matematika pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) di kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua belas siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran selama tiga kali pertemuan, di mana observasi digunakan untuk melihat keaktifan dan interaksi siswa, wawancara untuk menggali pengalaman siswa dan guru, serta dokumentasi untuk merekam proses dan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ZEP Quiz berkaitan dengan meningkatnya motivasi, keaktifan, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, respons yang lebih cepat dalam menjawab soal, serta pemahaman yang lebih sistematis terhadap langkah-langkah penyelesaian KPK dan FPB. ZEP Quiz memiliki karakteristik gamifikasi berupa umpan balik instan, tampilan skor dan peringkat secara real-time, serta batasan waktu yang menantang, yang membedakannya dari platform kuis interaktif lainnya. Fitur umpan balik instan membantu siswa mengenali kesalahan dan memperbaiki jawaban secara langsung, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif. Selain itu, tampilan skor dan peringkat secara real-time mendorong terciptanya kompetisi positif di dalam kelas. Dari perspektif guru, ZEP Quiz mempermudah pelaksanaan penilaian formatif karena sistem mampu merekam perkembangan belajar siswa secara otomatis. Temuan penelitian ini dibahas melalui perspektif teori pembelajaran konstruktivisme dan motivasi belajar, sehingga dapat disimpulkan bahwa ZEP Quiz berpotensi menjadi media pembelajaran digital yang efektif dan relevan dalam mendukung kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Learning Start With A Question Terhadap Hasil Belajar Biologi Kelas X SMAN 1 Labuapi Anggraini, Eva; Artayasa, I Putu; Merta, I Wayan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14379

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan oleh siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh metode pembelajaran yang digunakan oleh guru yang kurang efektif dan tidak memotivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Start With A Question terhadap hasil belajar biologi kelas X SMAN 1 Labuapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Pretest dan Postest Control Group Design, dimana terdapat dua kelompok penelitian, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Learning Start With A Question dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Materi yang digunakan berfokus pada ekosistem. Indikator yang dapat diukur dalam hasil belajar biologi diantaranya aspek kognitif dan analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (0,004<0,05) menggunakan uji ANACOVA antara rata-rata hasil belajar (78,54>42,29) di kelas eksperimen sedangkan di kelas kontrol rata rata hasil belajar (68,33>32,20). Rata-rata nilai postest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, yang mengindikasikan bahwa penggunaan model pembelajaran learning start with a question memberikan dampak positif  peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penerapan model pembelajaran learning start with a question terhadap hasil belajar biologi.