cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 761 Documents
Prototype Bahan Ajar Berbasis H5P (HTML 5 Package) Terintegrasi Dengan LMS Moodle Siti Husnul Bariah; Kuntum Annisa Imania; Siti Arfah Hamidah; Yuniar Purwanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14299

Abstract

Bahan ajar interaktif dan terintegrasi dengan Learning Management System (LMS) menjadi kebutuhan penting dalam mendukung proses pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype bahan ajar berbasis H5P guna meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran, khususnya pada penggunaan LMS Moodle. Metode pengembangan yang digunakan adalah model System Development Life Cycle (SDLC) model prototype, yang meliputi tahapan analisis kebuuthan pengguna, Perancangan sistem dan bahan ajar, Pengembangan Prototype, uji coba terbatas, serta evaluasi dan penyempurnaan produk. Prototype Bahan ajar yang dikembangkan merupakan Interactive Video Penelitian ini dilakukan di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut pada mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak. Uji coba terbatas dilaksanakan pada 30 mahasiswa dalam satu kelas pembelajaran, pengujian prototype melalui uji fungsional sistem dan uji penggunaan (usability) menggunakan angket skala Likert. Hasil pengujian menunjukan aspek fungsionalitas memperoleh persentase 100%, Aspek usability mencapai 90%, dan aspek efektivitas pembelajaran  memperoleh persentase sebesar 83%.  Secara keseluruhan, rata rata kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi aspek teknis, kemudahan penggunaan, dan efektiv dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Infografis Materi Eksplorasi Warna untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas III SD Erinna Qatrunnada; Deni Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media infografis eksplorasi warna sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD. Penelitian dilaksanakan di kelas III SD Negeri 2 Kutoharjo Kabupaten Kendal dengan jumlah subjek 40 siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media infografis eksplorasi warna sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dengan rata-rata hasil validasi materi dan validasi media adalah 92,05% kriteria sangat layak. Dari hasil tanggapan guru dan siswa memperoleh nilai rata-rata 93,45% yang membuktikan bahwa hasil dari tanggapan guru dan siswa termasuk kategori sangat layak. Dari hasil nilai pretest dan posttest terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Pada uji T (paired sample t-test) diperoleh nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa setelah menggunakan media pembelajaran infografis. Hasil N-Gain diperoleh 0,7298, hal ini menyatakan bahwa kriteria yang diperoleh yaitu tinggi. Selanjutnya, presentase N-Gain diperoleh 72,98% kriteria cukup efektif. Oleh karena itu, terbukti bahwa media pembelajaran infografis materi eksplorasi warna layak digunakan sebagai sarana bantu pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa kelas III sekolah dasar.
Pengembangan E-Bahan Ajar berbantuan Augmented Reality pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Materi Ekosistem Guntoro Jati; Novi Setyasto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem. Tujuan penelitiannya untuk mengembangkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality pada mata pelajaran IPAS kelas V materi ekosistem serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. E-bahan ajar divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa dengan hasil persentase kelayakan masing-masing sebesar 94%, 77%, dan 71%, sehingga dinyatakan layak digunakan.  Metodenya adalah Research and Development model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi delapan tahap. Instrumen menggunakan soal pre-test dan post-test keterampilan berpikir kritis. Subjek penelitian melibatkan 40 peserta didik, yakni 12 peserta didik Kelas V SDN Bringin 02 untuk skala kecil dan 28 peserta didik Kelas V SDN Bringin 01 untuk skala besar yang tergabung dalam Gugus Wijayakusuma Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang tahun ajaran 2025/2026.  Hasil penelitian menunjukkan e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality memperoleh respon sangat positif dari guru dan peserta didik pada uji coba skala kecil dan besar. Hasil uji keefektifan menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-gain sebesar 0,74 pada kategori tinggi. Jadi, kesimpulannya e-bahan ajar berbantuan Augmented Reality layak, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bahwa e-bahan ajar dapat mendukung pembelajaran interaktif berbasis teknologi dan sekolah bisa meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital.
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Google Sites Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Keanekaragaman Hayati Kelas V SD Devara Yogiska Ardanti; Novi Setyasto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif berbasis Google Sites dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima di Sekolah Dasar Negeri 03 Tlogotirto pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan uji skala kecil sebanyak 12 siswa dan uji skala besar sebanyak 22 siswa. Metode pengumpulan data meliputi pendekatan tes dan non-tes, seperti wawancara, kuesioner, observasi, hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil uji kelayakan menunjukkan penilaian 95% dari ahli media dan 89% dari ahli materi, yang dikategorikan sebagai “sangat layak.” Efektivitas media berbasis Google Sites dibuktikan melalui uji t, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan nilai N-Gain 0,71 (tinggi). Praktisitas ditunjukkan oleh tanggapan positif dari 93% guru dan 88% siswa yang menilai media tersebut sebagai “sangat praktis.” Temuan penelitian menunjukkan bahwa media interaktif berbasis Google Sites memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi keanekaragaman hayati di siswa kelas lima SD Negeri 03 Tlogotirto.
Pengembangan Media Interaktif Peta Magnetik Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Karina Damayanti; Moh. Fathurrahman
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menganalisis keefektifan media pembelajaran interaktif peta magnetik berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS materi keanekaragaman hayati. Media peta magnetik terdiri atas peta dasar dan komponen magnetik yang dapat dipindahkan secara fleksibel sehingga memungkinkan peserta didik berinteraksi langsung dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Negeri Gabus 01, Pati, Jawa Tengah. Kelayakan media dinilai melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan efektivitas media dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Kemampuan bernalar kritis yang diukur meliputi kemampuan mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan secara logis. Hasil validasi menunjukkan bahwa media peta magnetik berbasis PBL berada pada kategori sangat layak dengan persentase kelayakan ahli materi sebesar 88,33% dan ahli media sebesar 95,31%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,05). Selain itu, uji N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan bernalar kritis pada kategori sedang pada skala kecil dan kategori tinggi pada skala besar. Dengan demikian, media peta magnetik berbasis PBL efektif meningkatkan kemampuan bernalar kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Analisis Kecerdasan Emosional Anak Panti Asuhan X Elvina Aisya Salsabila; Tri Winarsih; Fildzah Malahati
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14400

Abstract

Perkembangan emosional pada masa kanak-kanak usia sekolah dasar menjadi aspek yang penting karena pada masa ini mereka mulai memahami norma sosial dan belajar untuk mengelola perasaannya. Penelitian ini bertujuna untuk melihat dinamika kecerdasan emosional pada anak panti asuhan yang tinggal dilingkungan pengasuhan yang bukan keluarga inti. Penelitian ini dilakukan di Panti Asuhan X yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta, yang merupakan sebuah panti berukuran kecil dan berada dibawah naungan Yayasan dan menerapkan pola pengasuhan kolektif dengan jumlah anak asuh terbatas dan didampingi oleh pengasuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang melibatkan tiga anak laki-laki berusia sebelas tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan skala penelitian sebagai data pendukung yang diolah menggunakan analisis tematik. Hasilnya menunjukkan bahwa kecerdasan emosional yang dimiliki oleh anak panti berbeda-beda meskipun mereka tinggal didalam lingkungan dan pengasuhan yang sama. Sebagaian besar sudah bisa mengenali emosi dasar dan cukup pantai dalam bergaul bersosial, nemun pada aspek yang lain mereka menunjukkan sikap yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional anak panti asuhan terbentuk secara adaptif melalui interaksi sehari-hari, dimana dukungan sosial dan aturan dipanti memegang peran penting dalam proses perkembangan emosi.temuan ini harapanya bisa menjadi dasar untuk pengelola panti dalam merancang program pendampingan emosional sesuai dengan usia anak.
Efektivitas Media Interaktif Wordwall Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Khana Ulin Nuha; Barokah Isdaryanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14461

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of interactive Wordwall media integrated with the Problem-Based Learning (PBL) model on the learning outcomes of fourth-grade students at Gugus Palapa Public Elementary School, Batang Regency. A quantitative approach with a non-equivalent control group quasi-experimental design was used. Participants were divided into an experimental class, which received instruction using Wordwall media with the PBL model, and a control class, which was taught using conventional learning methods. Data were collected through pretest and posttest, then analyzed using independent sample t-test and N-Gain analysis. The t-test results showed that the t-value was greater than the t-table value (6.605 > 2.015) with a significance level of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference in learning outcomes between the two groups. In addition, the N-Gain score for the experimental class was 0.65 (moderate category), while the control class achieved a score of 0.18 (low category). The average posttest score of the experimental class (88.04) was also higher than that of the control class (71.09). These findings indicate that interactive Wordwall media combined with the PBL model is effective in improving IPAS learning outcomes in elementary schools.
Pengembangan Media Pembelajaran Smart Box Sistem Pencernaan Manusia Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SD Negeri Ngadirgo 03 Kota Semarang Estining Kinasih; Desi Wulandari
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14580

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah terbatasnya waktu guru dalam membuat media pembelajaran yang konkret, model pembelajaran berbasis masalah yang kurang efektif, serta rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Smart Box sistem pencernaan manusia berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri Ngadirgo 03 Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall menurut Sugiyono (2023), dengan subjek penelitian peserta didik kelas VB. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes pretest–posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Smart Box berbasis Problem Based Learning validitas produk diperoleh presentase sebesar 93,75% dari validator ahli media dan 92,5% dari validator ahli materi dengan kriteria sangat layak; dan keefektifan produk menggunakan uji paired sample t-test yaitu nilai signifikasi 0,001 yang menyatakan 0,001 < 0,05 Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan rata-rata skor pretest dan posttest. Hasil uji N-Gain sebesar 0,6478 dengan kriteria sedang sehingga terjadi peningkatan pada rata-rata skor pretest dan posttest.
Pengembangan Media Pembelajaran IPAS Berbasis Mystery box untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas IV SD Vinardita Meganesia; Desi Wulandari
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14582

Abstract

This research aims to develop and test the feasibility and effectiveness of Mystery box learning media for substance form materials and their changes in grade IV elementary school students. The research uses the Research and Development model with ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) stages. Preliminary analysis showed that social studies learning was still dominated by lectures, passive students, and low learning outcomes. The Media Mystery box is designed to be concrete, innovative, and interesting, containing practicum activities, educational games, and visual diagrams. Validation by material and media experts showed that the media was very feasible to use with a feasibility percentage of 94.23% and 95.83%, respectively. Small-scale (7 students) and large-scale (22 students) trials showed a significant improvement in learning outcomes, with an N-Gain value of 0.6126 (medium category). The teacher and student response questionnaire showed a very high positive response, with a percentage of teacher responses of 100% and student responses of 98.57%. The results of the study showed that the Mystery box media was effective in increasing students' understanding of concepts, motivation, and involvement in learning science. This media provides a concrete learning experience that supports the understanding of abstract material in an interactive and fun way.
Pengembangan Media Pembelajaran IPAS berbasis Lectora Inspire untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Kebondowo 01 Kabupaten Semarang Alvina Verda Ardani; Desi Wulandari
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14590

Abstract

This research is a Research and Development (R&D) development study with the ADDIE model which aims to develop, test the feasibility, and test the effectiveness of Lectora Inspire-based science learning media on the material "Forces Around Us". The research subjects included 6 students in a small-scale trial and 22 students in a large-scale trial, both from grade IV of Kebondowo 01 Elementary School, Semarang Regency. Data collection techniques used tests and non-tests. The test was in the form of a pretest-posttest, while the non-test included observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results of product validation showed a percentage of feasibility from material experts of 90% and media experts of 95%, both categorized as very feasible. The results of the response questionnaire also supported the feasibility of the media, namely 98.3% in a small-scale trial, 95% in a large-scale trial, and 97.5% from teachers in the very feasible category. The effectiveness of the learning media was shown by the results of the N-Gain test of 80.38% (0.8038) which is included in the high category, as well as the results of the t-test with a Sig. value. < 0.001. These results indicate that the Lectora Inspire-based science learning media is feasible and effective in improving the learning outcomes of fourth-grade students at Kebondowo 01 Elementary School, Semarang Regency.