cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 809 Documents
Pengembangan Media Pengembangan Scrapbook Art and Craft Berbantuan Contextual Teaching Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Kalimat Efektif Siswa Kelas IV SDN Tambakaji 01 Semarang Diah Ayu Oktaviani; Ika Ratnaningrum; Tri Murtini
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14751

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis kalimat efektif siswa kelas IV SDN Tambakaji 01 disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai karakteristik siswa. Hal ini berdampak pada kesulitan siswa dalam menyusun kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran scrapbook art and craft berbantuan contextual teaching learning yang layak digunakan, praktis dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis kalimat efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, dengan Teknik pengumpulan data berupa angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, dan efektivitas menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak dengan persentase validasi ahli materi sebesar 81% dan ahli media sebesar 91%, sedangkan respons guru dan siswa (93%) menunjukkan bahwa media scrapbook art and craft praktis, menarik, dan mudah digunakan dalam pembelajaran. Keefektifan media didukung oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dan postest pada uji kelas kecil dari 64,67 menjadi 82,5 dan pada uji kelas besar dari 55,00 menjadi 78,5 dengan nilai N-Gain sebesar 0,51 (kategori sedang). Dengan demikian, media scrapbook art and craft dinyatakan layak, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis kalimat efektif siswa.
Perbandingan Efektivitas Inquiry Learning dan Problem Based Learning Pada Pembelajaran IPAS Widia Kumara; Sri Sami Asih
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14753

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model Pembelajaran Berbasis Penyelidikan dan Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest pada dua kelompok. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDIT Ar-Rahmah Pacitan tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif dan dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Nilai N-Gain pada kelas Pembelajaran Berbasis Masalah sebesar 0,7 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas Pembelajaran Berbasis Penyelidikan sebesar 0,5 (kategori sedang). Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah lebih efektif dibandingkan Pembelajaran Berbasis Penyelidikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Canva Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Materi Sistem Tata Surya SD Negeri Batursari 1 Mutia Sari; Bagas Kurnianto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14796

Abstract

Rendahnya motivasi belajar peserta didik kelas V SD Negeri Batursari 01 pada materi Sistem Tata Surya, yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah dan penggunaan media PowerPoint yang kurang menarik, mendorong perlunya pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan multimedia interaktif berbasis Canva dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian berjumlah 38 peserta didik yang terbagi dalam uji coba skala kecil dan besar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Paired Sample t-test, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis Canva memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan skor ahli materi 88% dan ahli media 96%. Uji statistik menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan (Sig. < 0,001) dengan rata-rata peningkatan sebesar 10,132 poin. Nilai N-Gain sebesar 0,62 menunjukkan kategori cukup efektif. Dengan demikian, media ini layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Di SDN Laranganluwok Putri Retnawati; Ipin Aripin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14804

Abstract

Pembelajaran IPAS di SDN Laranganluwok belum optimal karena terbatasnya media konkret, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan keefektifan media pembelajaran flashcard berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dengan subjek peserta didik kelas V SDN Laranganluwok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard berbasis AR sangat layak berdasarkan penilaian ahli media (94,23%), materi (87,50%), dan bahasa (95,45%). Hasil implementasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta didik antara pretest (66,25) dan posttest (91,67). Uji-t menghasilkan signifikansi (2-tailed) 0,000 (< 0,05), menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan. Uji N-Gain sebesar 0,76 yang dikategorikan dalam kriteria efektif. Dengan demikian, media pembelajaran flashcard berbasis AR dinyatakan layak dan efektif sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkannya pada materi serta jenjang pendidikan yang lebih beragam guna memperoleh gambaran efektivitas yang lebih luas.
Penerapan Media Interaktif Canva Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas IV Di SDN Tunggulwulung 2 Demitriana Taek; Chusnul Chotimah; Sity Ni'matul Fitriyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca puisi siswa kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi dasar-dasar puisi. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dan siswa masih mengalami kesulitan membaca puisi dengan memperhatikan lafal, intonasi, jeda, ekspresi, dan kelancaran sehingga banyak siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi melalui penerapan media interaktif Canva. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian 30 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 66,66% pada siklus I menjadi 86,66% pada siklus II dan telah melampaui indikator keberhasilan ≥75%. Dengan demikian, penggunaan media interaktif Canva efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa.
Analisis Persepsi Mahasiswa Calon Guru IPA Terhadap Metode Praktikum Sederhana pada Perkuliahan Zat dan Energi Syarful Annam; Rifda Nur Hikmahwati Arif; Ahmad Zuhudy Bahtiar; Amalia Rahmadani; Nur Rahmah Sangkala
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penerapan metode praktikum sederhana pada perkuliahan zat dan energi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan IPA yang telah mengikuti kegiatan praktikum sederhana, dengan jumlah responden sebanyak 93 orang. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang terdiri dari 20 pernyataan yang mencakup aspek pemahaman konsep, ketertarikan & motivasi belajar, keterampilan proses sains, efektivitas metode praktikum, dan aspek evaluasi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap metode praktikum sederhana berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata sebesar 4,03 dengan indikator pemahaman konsep tertinggi, keterampilan proses sains terendah. Praktikum sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran. Namun demikian, pengembangan keterampilan proses sains belum optimal, serta terdapat kendala pada aspek waktu dan frekuensi pelaksanaan praktikum. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode praktikum sederhana memiliki potensi sebagai alternatif pembelajaran yang efektif, khususnya dalam kondisi keterbatasan fasilitas laboratorium. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan desain praktikum yang lebih sistematis dan berbasis inquiry untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
Pengembangan Media Respirapop Berbasis PowerPoint pada Materi Sistem Pernapasan untuk Siswa Kelas V SD Dysta Muflihani; Dewi Tyas
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14881

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V SDN Sampangan 01 Kota Semarang pada materi sistem pernapasan. Peserta didik mengalami kesulitan memahami materi karena keterbatasan media pembelajaran, di mana guru cenderung menggunakan video YouTube yang monoton sehingga menimbulkan kebosanan dan rendahnya daya ingat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan efektivitas media Respirapop berbantuan PowerPoint. Respirapop merupakan buku digital berbasis pop-up dengan visual tiga dimensi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest dan posttest) serta nontes (observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji paired sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Respirapop sangat layak dengan hasil validasi ahli materi sebesar 93% dan ahli media sebesar 96%. Uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,5893 termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, media Respirapop dinyatakan sangat layak dan cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Effectiveness of Instructional Approaches in Promoting Ocean Literacy in Formal Education: A Systematic Literature Review Lianto; Marosa Robi'atul Adawiyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14892

Abstract

Ocean literacy is increasingly recognized as a key component of education for sustainable development, particularly in addressing global marine challenges. However, its integration into formal education remains limited, and the effectiveness of instructional approaches is not yet well understood. This study aims to examine instructional approaches used to promote ocean literacy in formal education, analyze their pedagogical characteristics, evaluate their effectiveness based on learning outcomes, and identify research gaps. A systematic literature review (SLR) was conducted using the Scopus database, covering publications from 2016 to 2026. The study selection followed PRISMA guidelines, resulting in four empirical studies that met the inclusion criteria. The findings indicate that inquiry-based learning (IBL) is the most consistently implemented and effective approach, particularly when combined with experiential and context-based activities such as fieldwork and hands-on practices. These approaches significantly improve students’ knowledge, attitudes, and pro-environmental behavior. In contrast, project-based learning (PjBL) demonstrates moderate and inconsistent effectiveness. Although problem-based learning (PBL) and case-based learning (CBL) are frequently recommended in the literature, no empirical evidence of their implementation was identified. These findings highlight a significant concept–practice gap between theoretically proposed approaches and their practical application. This study emphasizes the importance of experiential inquiry and recommends further empirical research on underutilized approaches such as PBL and CBL.
Pengembangan Media Pembelajaran Majalah Bermuatan Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV SDN 31 Mataram Isna Zuriatni; Khairun Nisa; Muhammad Erfan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa majalah bermuatan kearifan lokal suku Sasak serta menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ASSURE yang terdiri dari 6 tahapan yaitu, 1) menganalisis peserta didik, 2) merumuskan tujuan pembelajaran, 3) memilih metode, media, dan bahan ajar, 4) pemanfaatan media, teknologi, dan bahan ajar, 5) melibatkan partisipasi peserta didik, 6) evaluasi dan revisi. Subjek penelitian berjumlah 17 peserta didik kelas IV sekolah dasar dengan objek berupa majalah “Majalah Edukasi: Jejak Kearifan Lokal Suku Sasak; Harmoni dalam Keberagaman”. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli materi, media, dan instrumen, angket respon guru dan peserta didik, serta tes pilihan ganda (pre-test dan post-test) sebanyak 20 butir soal. Analisis validitas menggunakan Aiken’s V dan reliabilitas menggunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan validitas materi sebesar 0,875, media 0,958, dan instrumen tes 0,925. Reliabilitas 20 soal pilihan ganda sebesar 0,72381 dengan kategori tinggi. Media tergolong sangat praktis berdasarkan respon peserta didik 91% dan guru 88,57%, serta efektif meningkatkan hasil belajar dari 44,71% menjadi 75,53% dengan N-Gain 0,56 kategori sedang.
Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Dalam Video YouTube PWK (Podcast Warung Kopi) Episode Dede Inoen Zaki Farhan Nugraha; Ninah Hasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi bahasa gaul dalam media digital YouTube. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode simak dan teknik catat melalui observasi serta transkripsi tuturan lisan. Sumber data penelitian ini adalah video siniar pada kanal YouTube HAS Creative dalam program Podcast Warung Kopi (PWK) episode narasumber Dede Inoen. Hasil penelitian menemukan sebanyak 42 data tuturan yang mengandung bahasa gaul. Temuan menunjukkan bahwa dari segi bentuk kebahasaan, kategori Serapan Adopsi menjadi yang paling dominan dengan frekuensi 18 data (42,9%), diikuti oleh Leksikal (26,2%), Akronim/Singkatan (14,2%), Serapan Adaptasi (11,9%), dan Pemendekan (4,8%). Berdasarkan fungsi bahasa, penggunaan didominasi oleh Fungsi Ideasional sebanyak 25 data (59,5%), disusul Fungsi Interpersonal (33,3%) dan Fungsi Tekstual (7,2%). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa gaul dalam media baru merupakan bentuk kompetensi komunikatif strategis yang mampu menjembatani penyampaian informasi kompleks dengan kedekatan sosial di ruang publik virtual. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengajaran bahasa Indonesia yang lebih kontekstual terhadap realitas komunikasi digital saat ini.