cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 827 Documents
Pengembangan Booklet Fotosmart Berbasis QR Code untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Fotosintesis Sekolah Dasar Happy Sapna Ayu Valentina; Aan Widiyono
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15031

Abstract

Fokus utama pada riset ini yaitu pengembangan media Booklet Fotosmart berbasis QR Code serta menelaah tingkat kelayakan, kepraktisan, serta efektivitasnya terhadap meningkatnya capaian belajar siswa pada materi fotosintesis. Pada penelitian ini digunakan pendekatan R&D dengan memanfaatkan model pengembangan ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 19 siswa kelas IV. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara, kuesioner, lembar validasi, serta instrumen pretest serta posttest. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media dihasilkan tergolong dalam tingkat kelayakan yang sangat tinggi mengacu pada hasil penilaian oleh ahli media sebesar 100% dan 91,6% serta ahli materi sebesar 90%. Dari aspek kepraktisan, media memperoleh kategori sangat baik yang ditunjukkan melalui respons guru serta siswa. Hasil uji normalitas data pretest serta posttest mendapatkan hasil 0,908 dan 0,067 sehingga data berdistribusi normal. Efektivitas penggunaan media terlihat dari terjadinya peningkatan capaian belajar, dengan rata-rata skor pretest sebesar 55,9 yang mengalami peninggkatan mencapai 77,2 pada posttest. Hasil uji Paired Sample T-Test sebesar < 0,001, oleh sebab itu, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat indikasi perbedaan yang bermakna antara kondisi sebelum serta setelah penggunaan media. Berdasarkan hal tersebut, dapat dinyatakan bahwa, Booklet Fotosmart berbasis QR Code dinyatakan layak, serta menunjukkan tingkat kepraktisan yang baik, serta mampu memberikan kontribusi terhadap meningkatnya capaian belajar peserta didik pada materi fotosintesis.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams–Achievement Divisions) Terhadap Keterampilan Komunikasi Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi Kelas XI MA Hikmatusysyarief NWDI Salut Narmada Imanda Nursaida; Agus Ramdani; M. Yamin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap keterampilan komunikasi peserta didik dalam pembelajaran Biologi kelas XI di MA Hikmatusysyarief NWDI Salut Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design dan desain nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jumlah sampel pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing sebanyak 15 peserta didik. Dalam pelaksanaan pembelajaran dan pengambilan data, penelitian ini tidak menggunakan pretest dan posttest. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan jumlah 10 butir pernyataan, lembar observasi guru yang terdiri atas 10 pernyataan, serta dokumentasi. Seluruh instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,963). Data dianalisis melalui uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji t dua sampel independen menggunakan bantuan SPSS. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa varians kedua kelompok homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dengan mean difference sebesar 9,000 pada lembar observasi guru, sedangkan mean difference pada angket peserta didik sebesar 6,100. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada keterampilan komunikasi peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan model STAD memiliki keterampilan komunikasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan komunikasi peserta didik. Model ini mampu meningkatkan keaktifan, keberanian berpendapat, serta kemampuan berinteraksi peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, model STAD direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik di sekolah.
Media Pembelajaran Berbasis Pendidikan Multikultural dengan Bantuan Google Sites untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Kelas IV SD Luh Juni Anggarini; I Gede Astawan; Gusti Ayu Putu Sukma Trisna
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15427

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi budaya siswa kelas IV di SD Negeri 3 Bulian, berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan angket memperoleh hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki literasi budaya yang kuat, baik dari aspek pengetahuan maupun apresiasi terhadap keberagaman budaya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis pendidikan multikultural dengan bantuan Google Sites untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas IV SD Negeri 3 Bulian. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, guru dan siswa kelas IV sebanyak 22 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode non tes berupa angket dan metode tes berupa soal objektif dengan pemberian pretest dan posstest. Data dianalisis menggunakan analisis validitas, kepraktisan, serta uji paired sample t-test untuk mengetahui efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media memperoleh skor rata-rata 3,87 dan validitas materi sebesar 3,93 dengan kualifikasi sangat baik. Uji kepraktisan memperoleh skor rata-rata 3,93 dari guru dan 3,74 dari siswa dengan kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 26,025 > ttabel 2,080 sehingga terdapat peningkatan yang signifikan pada literasi budaya siswa setelah menggunakan media. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis pendidikan multikultural dengan bantuan Google Sites dinyatakan valid, praktis, dan berpotensi efektif untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas IV sekolah dasar
Keefektifan Metode Latihan Drill berbantuan Jarimatika Ditinjau dari Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Kelas III Materi Perkalian Mezaluna Kharismatika Deazzuri; Yuli Witanto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15782

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas III pada materi perkalian di SD Negeri II Gemawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran drill yang dibantu dengan media manipulatif jarimatika ditinjau dari motivasi dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen jenis Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah 42 siswa kelas III SD Negeri II Gemawang, yang terdiri dari 21 siswa di kelas eksperimen dan 21 siswa di kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi 0,000 untuk motivasi belajar dan 0,009 untuk hasil belajar (p < 0,05). Skor rata-rata motivasi pada kelas eksperimen adalah 53,71, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang sebesar 47,85. Hasil N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 56% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol mencapai 37% (kategori tidak efektif). Kontribusi praktis penelitian ini adalah bahwa metode drill dengan bantuan media manipulatif jarimatika memberikan alternatif pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi guru untuk meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Dengan demikian, metode pembelajaran drill yang dibantu dengan media manipulatif jarimatika terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri II Gemawang pada materi perkalian.
Pengembangan Media APE Balok Cerita Tema Binatang Ternak Sebagai Alat Bantu Dalam Perkembangan Bahasa Anak Kelompok B di TK Islam Nurul Iman Ranisa Fitri; L. Ali Wardana; Fahruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Alat Permainan Edukatif (APE) Story Block bertema hewan ternak sebagai sarana pendukung perkembangan bahasa anak Kelompok B di TK Islam Nurul Iman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa anak, khususnya dalam kegiatan bercerita, yang terlihat dari kesulitan mereka dalam menyusun alur cerita secara runtut, mengungkapkan gagasan, dan berbicara dengan percaya diri. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan di kelas masih terbatas dan kurang memberikan pengalaman belajar yang konkret serta interaktif. Penelitian ini menggunakan metode *Research and Development* (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian adalah 26 anak berusia 5-6 tahun di Kelompok B TK Islam Nurul Iman. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner validasi ahli, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Produk yang dikembangkan adalah media edukatif *Story Block* berbasis rangkaian cerita dengan tema hewan ternak, yang dirancang untuk membantu anak menyusun urutan cerita, memperkaya kosakata, dan meningkatkan keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan b Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Alat Permainan Edukatif (APE) Story Block bertema hewan ternak sebagai sarana pendukung perkembangan bahasa anak Kelompok B di TK Islam Nurul Iman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbahasa anak, khususnya dalam kegiatan bercerita, yang terlihat dari kesulitan mereka dalam menyusun alur cerita secara runtut, mengungkapkan gagasan, dan berbicara dengan percaya diri. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan di kelas masih terbatas dan kurang memberikan pengalaman belajar yang konkret serta interaktif. Penelitian ini menggunakan metode *Research and Development* (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian adalah 26 anak berusia 5-6 tahun di Kelompok B TK Islam Nurul Iman. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner validasi ahli, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Produk yang dikembangkan adalah media edukatif *Story Block* berbasis rangkaian cerita dengan tema hewan ternak, yang dirancang untuk membantu anak menyusun urutan cerita, memperkaya kosakata, dan meningkatkan keterampilan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media *Story Block* memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validasi ahli dengan skor rata-rata 93,25% (kategori sangat layak) dan efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini, yang dibuktikan dengan peningkatan kemampuan bahasa anak sebesar 33,7%. Media ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran bahasa yang interaktif dan menyenangkan, serta bagi anak dalam mengembangkan keterampilan bercerita melalui pengalaman belajar yang konkret dan penuh permainan. Oleh karena itu, media ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik, inovatif, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia 5-6 tahun. ahwa media *Story Block* memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validasi ahli dengan skor rata-rata 93,25% (kategori sangat layak) dan efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini, yang dibuktikan dengan peningkatan kemampuan bahasa anak sebesar 33,7%. Media ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran bahasa yang interaktif dan menyenangkan, serta bagi anak dalam mengembangkan keterampilan bercerita melalui pengalaman belajar yang konkret dan penuh permainan. Oleh karena itu, media ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik, inovatif, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia 5-6 tahun.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Rabiatul Hasanah; Gunawan; Muntari; Joni Rokhmat
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Ajar Fisika Berbasis Masalah yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah R & D dengan desain pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop dan disseminate. Pada tahap develop terdiri dari pengembangan modul ajar, uji validasi, kepraktisan dan keefektivan. Uji validasi dilakukan oleh tiga validator untuk menilai modul ajar dan instrumen. Uji kepraktisan dilakukan untuk memperoleh respon peserta didik, respon guru dan keterlaksanaan pembelajaran, serta melibatkan 18 peserta didik kelas XI IPA 1 di salah satu sekolah di kecamatan Pringgabaya sebagai subjek uji coba. Uji keefektivan dilakukan untuk menganalisis keefektivan Modul Ajar Fisika Berbasis Masalah untuk hasil belajar. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-postest dan melibatkan 36 orang peserta didik kelas XI IPA 2 dan 3 salah satu sekolah di kecamatan Pringgabaya sebagai subjek uji coba. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket validasi, respon guru, respon peserta didik, lembar keterlaksanaan pembelajaran, dan soal tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan indeks validitas Aiken's V, persentase, dan uji N-Gain. Hasil uji validasi modul ajar dan instrumen memiliki rata-rata validasi dengan kategori sangat valid karena indeks validitas > 0,8. Hasil uji kepraktisan meliputi respon peserta didik memiliki rata-rata 96,39% kategori praktis, respon guru 92,95% kategori praktis, dan keterlaksanaan pembelajaran memiliki persentase rata-rata pada tiga kegiatan pembelajaran sebesar 88,88%. Hasil uji keefektivan menunjukkan Modul Ajar Fisika Berbasis Masalah cukup efektif meningkatkan hasil belajar dengan perolehan N-Gain skor sebesar 0,727 kategori tinggi dengan tafsiran efektivitas sebesar 72,68 % kategori cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Modul Ajar Fisika Berbasis Masalah teruji valid, praktis, dan cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Analisis Masalah dan Tantangan Kurikulum Pembelajaran IPA Sains di Sekolah: Systematic Literatur Review dan analisis Bibliometric terhadap Publikasi Tahun 2021-2025 Sri Koimah; Chaerul Rochman; Adam Malik; Tri Wahyu Agustina
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.13862

Abstract

Penelitian ini menganalisis isu dan tantangan utama dalam implementasi kurikulum pembelajaran IPA Sains di sekolah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang dipadukan dengan analisis bibliometrik terhadap 200 artikel jurnal internasional terindeks yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021-2025. Data dikumpulkan menggunakan strategi pencarian terstruktur dengan kriteria inklusi yang jelas, kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak VosViewer melalui analisis co-occurrence kata kunci dan clustering untuk memetakan lanskap tema riset serta keterkaitan antarkonsep. Hasil review menyoroti ketidakselarasan antara tujuan kurikulum dan praktik pembelajaran di kelas, keterbatasan asesmen autentik, kurangnya fasilitas laboratorium, serta hambatan integrasi inovasi digital dan STEM dalam pembelajaran IPA Sains. Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa “problem”, “challenge”, “curriculum”, dan “science education” merupakan kata kunci sentral yang mengelompok dalam beberapa klaster utama, disertai tren peningkatan publikasi dalam satu dekade terakhir dan pola kolaborasi yang masih terkonsentrasi pada negara-negara maju dengan kontribusi terbatas dari konteks negara berkembang. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kebijakan kurikulum yang lebih adaptif terhadap tuntutan abad ke-21, dukungan sarana-prasarana dan asesmen autentik yang lebih sistematis, serta mendorong penelitian lanjutan yang mengeksplorasi desain kurikulum IPA Sains kontekstual dan kolaborasi riset internasional yang lebih inklusif.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pengenalan HTML dan CSS Kelas XI SMK Muhamadiyyah Garut Seni Ariandini; Yuniar Purwanti; Irdam Denni
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video tutorial untuk mata pelajaran Perangkat Web dan Perangkat Bergerak di kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak SMK Muhammadiyah Garut, serta untuk mengukur tingkat kelayakan media tersebut dan respons siswa terhadap penggunaannya pada materi Dasar Pengenalan HTML dan CSS. Menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model ADDIE, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket berskala Likert (mencakup data kualitatif dan kuantitatif). Berdasarkan hasil, disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video tutorial ini layak digunakan untuk siswa kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak pada materi Dasar Pengenalan HTML dan CSS.
Implementasi Program Literasi Berbasis Pendekatan Holistik di Sekolah Alam Auliya Kendal Jenjang Sekolah Dasar Arshanda Gusti Nugrahani; Moh. Farizqo Irvan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14552

Abstract

Minat baca yang rendah serta kecenderungan literasi yang masih berfokus pada aspek kognitif menjadi tantangan dalam pengembangan literasi di sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan literasi yang tidak sekadar baca-tulis, namun memperhatikan perkembangan murid secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program literasi berbasis pendekatan holistik di Sekolah Alam Auliya Kendal jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada guru, murid, dan kepala sekolah, melakukan observasi kegiatan dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dalam bentuk teks naratif, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program literasi di Sekolah Alam Auliya Kendal telah mengacu pada prinsip pendidikan holistik John P. Miller yang meliputi keseimbangan, inklusi, dan keterhubungan. Prinsip tersebut tercermin dalam keterpaduan program literasi dengan pembelajaran sehari-hari, kegiatan literasi berbasis proyek dan pengalaman nyata, serta keterlibatan aktif murid sesuai dengan jenjang mereka. Simpulan menunjukkan bahwa pendekatan holistik dapat menjadi kerangka konseptual dalam implementasi program literasi di sekolah dasar. Hasil ini merekomendasikan pengembangan program literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pada pengalaman belajar kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan.
Pengembangan Media Pop-up Book Digital Materi Eksplorasi Bentuk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Fatimah Haliim; Deni Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14614

Abstract

Rendahnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif menyebabkan hasil belajar siswa pada materi eksplorasi bentuk dalam pembelajaran Seni Rupa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pop-up book digital, menilai tingkat kelayakannya, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Karanganyar Gunung 01 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang dilaksanakan hingga tahap uji coba pemakaian. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa pada uji coba skala kecil dan tiga puluh siswa pada uji coba skala besar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, angket, serta tes pretest dan posttest. Instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up book digital yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi, dengan penilaian ahli media sebesar 95% dan ahli materi sebesar 95,55%. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa yang dibuktikan melalui uji paired sample t-test (t = -17,409; df = 29; Sig. = 0,000). Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,7126 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, media pop-up book digital dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi eksplorasi bentuk.