cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 827 Documents
Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi: Eksplorasi Pengalaman Mahasiswa dalam Penggunaan LMS Berajah Mila Noviana; Nursaptini Nursaptini; Agung Firmansyah Agung Firmansyah; Alviona Putri Rengganis
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15015

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital di Perguruan Tinggi menuntut pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis, tetapi juga mampu mendukung pengalaman belajar mahasiswa secara efektif dan bermakna. Universitas Mataram telah mengembangkan LMS Berajah sebagai platform pembelajaran digital, namun kajian empiris mengenai pengalaman mahasiswa sebagai pengguna utama LMS tersebut masih terbatas. Penelitian ini menjadi penting untuk mengevaluasi dan mengembangkan LMS Berajah agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan LMS Berajah sebagai media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah desain fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman dan makna penggunaan LMS Berajah melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran. Teknik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan 30 informan penelitian. Hasil penelitian yaitu mahasiswa memiliki persepsi tentang pengalaman kemudahan akses pembelajaran dan fleksibilitas belajar, interaksi pembelajaran, kendala teknis, dan kemandirian belajar. Pengalaman mahasiswa dalam penggunaan LMS Berajah menunjukkan sifat dilematik karena memberikan manfaat pembelajaran sekaligus menghadirkan tantangan.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Luas Daerah Bangun Datar Siswa SD kelas V Gugus Ki Hajar Dewantara Ummi Rosyidah; Farid Ahmadi
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15036

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada materi luas daerah bangun datar siswa SD kelas V Gugus Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini penting karena hasil belajar matematika di Sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif Metode eksperimen dan Desain penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs, Bentuk designs yang diterapkan dalam studi ini adalah one group pre-test-post-test design. Sampel dalam Penelitian ini berjumlah 104 siswa yang berasal dari SDN Tugurejo 1 dan SDN Karanganyar 1. Data hasil Penelitian berupa nilai pretest dan posttest kemudian diuji dengan menggunakan uji Normalitas, Wilcoxon dan uji N-Gain menggunakan bantuan program SPSS 25. Hasil uji Normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, dilakukan uji Wilcoxon dengan signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) Hal ini menunjukan bahwa ada perbedaan antara nilai pretest dan posttest secara signifikan. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa berada dalam kategori sedang, dengan nilai signifikansi sebesar 0,4399 atau 43,99%. Dengan demikian, model pembelajaran Reciprocal Teaching terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, meskipun dalam kategori sedang.
Hubungan revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI di kota mataram Rosa Yuniarti; Sukardi Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar pada mata pelajaran Sosiologi guna mengatasi persoalan inisiatif serta ketergantungan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup 5.117 siswa dari SMA Negeri kelas XI di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 371 siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert melalui Google Form dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara revolusi pembelajaran digital dengan kemandirian belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,207 (0,207 > 0,102 r tabel) dan nilai signifikansi 0,01 (0,01 < 0,05). Simpulan penelitian ini secara tegas menyatakan bahwa revolusi pembelajaran digital memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian belajar. Hal ini membuktikan secara nyata bahwa optimalisasi teknologi dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital memiliki kontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan instrumen yang efektif dalam mendorong tanggung jawab serta inisiatif belajar secara mandiri bagi siswa di era modern.
Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Menigkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas IX SMP Negeri 1 Batulayar Tahun Ajaran 2025/2026 Gusti Ayu Ari Kediri; Ketut Sarjana; Ratna Yulis Tyaningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX pada materi bangun ruang sisi datar di SMPN 1 Batulayar tahun ajaran 2025/2026. Penelitian melibatkan 27 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain posttest-only control design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi keaktifan siswa dan tes kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan uji t independent two-tailed, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 80,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 61,44. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 4,502 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,00856 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu, hasil effect size sebesar 1,247 (kategori sangat tinggi) menunjukkan bahwa model Problem Based Learning memiliki pengaruh kuat secara praktis terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Literasi Etika AI terhadap Perilaku Bullying Digital dalam Perspektif PPKn pada Siswa di SMAN 15 GARUT Siska Salsabila; Odang Hermanto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.13616

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan intensitas penggunaan teknologi digital di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia membawa tantangan serius berupa meningkatnya risiko perilaku bullying digital. Kondisi ini menjadi penting untuk dikaji dalam konteks Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berperan strategis dalam pembentukan karakter dan kewarganegaraan digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi etika AI terhadap perilaku bullying digital pada siswa kelas XI di SMAN 15 Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus, yaitu melibatkan seluruh siswa kelas XI yang terdiri atas dua kelas dengan jumlah total 60 siswa. Pemilihan metode sensus dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil sehingga memungkinkan pengambilan data secara menyeluruh dan representatif. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi etika AI berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku bullying digital, yang berarti semakin tinggi literasi etika AI siswa, semakin rendah kecenderungan mereka melakukan bullying digital. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi etika AI melalui pembelajaran PPKn sebagai upaya membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab di tingkat SMA.
Utilization of Google Workspace through a Belajar.id Account in the Learning Activities of Teachers at SMP Negeri 1 Caringin Seli Kusuma Wardani; Dian Rahadian; Yuniar Purwanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14201

Abstract

Digital transformation in education has become a strategic priority in Indonesia, particularly through the implementation of belajar.id accounts as part of the school digitalization program launched by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology. This initiative offers teachers access to Google Workspace for Education as a tool to support digital-based learning and strengthen pedagogical innovation. However, despite its availability, its utilization rate among teachers varies. This study aims to analyze the extent to which teachers at State Junior High School 1 Caringin utilize belajar.id accounts in the learning process, identify factors that support and hinder their utilization, and analyze their impact on teaching practice. This research used a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through online questionnaires, interviews, and observations of teachers involved in digital learning activities. The results indicate that although most teachers have activated and used their belajar.id accounts, their use is still limited to basic features, such as Google Classroom, Google Meet, and Google Drive. Advanced features such as Google Forms, Jamboard, and Google Calendar are used less frequently due to limited digital skills and technical constraints, including internet stability and device access. This study concludes that enhancing digital competency through structured training and school policy support is crucial for optimizing the use of belajar.id as part of a sustainable digital learning ecosystem. Therefore, policies supporting the provision of adequate infrastructure and ongoing training programs for teachers are needed to improve the effectiveness of digital learning implementation.
Students’ Experiences of Cooperative Learning in Developing English Reading Comprehension: Evidence from a Polytechnic Context Sofyan Sukwara Akfan; Festo Andre Hardinsi
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14493

Abstract

This study investigates the role of cooperative learning in supporting students’ English reading comprehension at Politeknik Negeri Fakfak. Adopting a qualitative descriptive approach, the research involved 35 students from the D3 Mechanical Maintenance and Repair Engineering Study Program during a four-week learning period. Data were gathered through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis, and were subsequently examined using thematic analysis. The findings indicate that cooperative learning enhanced students’ reading comprehension by promoting peer scaffolding, collective interpretation of texts, and collaborative clarification of vocabulary and main ideas. In addition, group-based activities encouraged greater engagement, responsibility, and confidence, as students learned in a supportive environment that helped reduce anxiety during reading tasks. These findings suggest that cooperative learning contributes to both the cognitive and affective dimensions of reading comprehension. The study concludes that structured cooperative learning offers an effective pedagogical strategy for developing interactive and meaningful English reading instruction in vocational higher education.
Peningkatan Pemahaman Membaca Melalui Storytelling Berbasis Nilai Budaya Pada Siswa Kelas II Maria Yanona Magun; Siti Ni’matul Fitriyah; Kardiana Metha Rozhana; Muhamad Rifa’i
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14767

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman bacaan siswa kelas dua di SDN Tunggulwulung 3, Malang. Pengamatan awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami isi teks dan mengidentifikasi informasi penting di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan siswa melalui penerapan kegiatan mendongeng yang didasarkan pada nilai-nilai budaya. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian Adalah 25 siswa kelas dua di SDN Tunggulwulung 3 Malang. Teknik pengumpulan data meliputi tes pemahaman bacaan dan lembar pengamatan aktivitas siswa. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase pencapaian belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Persentase pencapaian belajar meningkat dari 40% pada pra-siklus dengan nilai rata-rata 56 menjadi 60% pada Siklus I dengan nilai rata-rata 72, dan mencapai 84% pada Siklus II dengan nilai rata-rata 81. Dengan demikian, mendongeng berdasarkan nilai-nilai budaya efektif dalam meningkatkan pemahaman bacaan di kalangan siswa sekolah dasar.
Pengembangan Buku Saku Dikara Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Indonesia Kaya Budaya Kelas IV SDN Tambakaji 01 Marshafenda Satika; Ika Ratnaningrum; Tri Murtini
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14930

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku Kaya Budaya (Kearifan Lokal) yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah serta keterbatasan penggunaan media yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Buku Saku DIKARA (Digital Bermuatan Kearifan Lokal dan Nilai Karakter), mengetahui tingkat kelayakan media, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 12 peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan non-tes, dengan instrumen berupa pretest dan posttest serta wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Buku Saku DIKARA memperoleh tingkat kelayakan sebesar 96% dari ahli media dan 96% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi paired sample t-test < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,7463 (74,62%) berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa media cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, Buku Saku DIKARA dinyatakan layak dan cukup efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Indonesiaku Kaya Budaya (Kearifan Lokal) di sekolah dasar.
Pengembangan Media Kartu Q-Mono (QR Math Domino) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Pecahan Kelas VI SDN Girirejo 3 Kabupaten Magelang Syaharani Alfa Manunggal; Yuli Witanto
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14943

Abstract

Kajian penelitian ini bertujuan untukmenguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas Q-Mono (QR Math Domino) dalam mengatasi kendala pemahaman konsep materi perkalian pecahan matematika siswa kelas VI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D), menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelompok kecil dan 36 siswa kelompok besar di SD Negeri Girirejo 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Q-Mono dikategorikan “Sangat Layak” berdasarkan skor validasi dari ahli materi sebesar 91,6% dan ahli media sebesar 94,64%. Hasil uji normalitas terbukti bahwa hasil data pretest pada kelompok besar normal, Sedangkan untuk hasil data posttest teruji tidak normal. Media ini mendapatkan respons yang sangat positif dengan tingkat kepuasan guru mencapai 98,21% dan siswa sebesar 93,6%. Pada tahap implementasi skala besar, terdapat peningkatan capaian belajar siswa yang signifikan, kenaikan nilai rata-rata dari 47.57 pada pre-test menjadi 85.68 pada post-test. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, yang membuktikan adanya perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan media. Peningkatan efektivitas media ini didukung oleh perolehan skor N-Gain kelompok kecil sebesar 0,65 pada kategori sedang dan kelompok besar 0,74 yang termasuk dalam kategori tinggi. Untuk itu, Media Q-Mono (QR Math Domino) terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.