cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 827 Documents
Pengembangan Powerpoint Interaktif Berbantuan Canva Pada Pembelajaran Seni Rupa Mengkreasikan Karya Dua Dimensi Kelas IV Nisrina Nirmalasari; Deni Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14689

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Seni Rupa di SD Negeri 1 Galih akibat penggunaan media yang kurang variatif, khususnya pada materi mengkreasikan karya seni rupa dua dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PowerPoint interaktif berbantuan Canva pada materi karya seni rupa dua dimensi kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall, dengan subjek penelitian sebanyak 13 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest dan posttest), angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak dengan persentase 78% dari validator materi dan sangat layak dengan persentase 96% dari validator media. Respon guru dan peserta didik menunjukkan kriteria sangat positif dengan persentase masing-masing 96% dan 92%, yang menandakan bahwa media pembelajaran ini praktis digunakan. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan skor N-Gain sebesar 0,87 yang termasuk dalam kategori tinggi, sehingga terbukti mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, media PowerPoint interaktif berbantuan Canva yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif serta berimplikasi sebagai alternatif inovatif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar.
Hubungan Kemampuan E-readiness Dengan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X di MA Darul Hikmah Darek Iftita Rizkia; Jamaluddin; Dadi Setiadi; Muhlis
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kemampuan e-readiness dengan hasil belajar biologi peserta didik kelas X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Melalui teknik sampling jenuh (total sampling), seluruh anggota populasi dengan jumlah 56 peserta didik dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket tertutup untuk variabel kemampuan e-readiness dan dokumentasi nilai rapor untuk variabel hasil belajar. Analisis data statistik dilakukan dengan uji korelasi pearson product moment serta uji regresi linier sederhana berbantu program SPSS 21 for Windows. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,355, yang berkategori lemah. Analisis regresi menghasilkan persamaan linier Y= 76,680 + 0.497X, dengan nilai koefisien determinasi ( sebesar 0,126, menunjukkan kontribusi e-readiness sebesar 12,6% terhadap hasil belajar biologi. Uji F menghasilkan = 7,805 dengan signifikansi 0,007 (p < 0,05), sehingga hipotesis ) ditolak dan ) diterima. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan secara nyata antara kemampuan e-readiness dengan hasil belajar biologi peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write Berbantuan Media Flash Card Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi di Kelas XI E SMAN 10 Mataram Nadia Anggraini; Nursaptini; Agung Firmansyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media Flash Card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa kelas XI IPS E SMAN 10 Mataram yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media Flash Card mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari segi tingkat pelaksanaan pembelajaran maupun pencapaian hasil belajar. Pada siklus I, tingkat pelaksanaan pembelajaran mencapai 86% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 67% dengan 16 siswa tuntas dari 24 siswa, kemudian meningkat menjadi 83% dengan 20 siswa tuntas pada siklus II, sehingga telah memenuhi KKTP (75). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media Flash Card efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS E SMAN 10 Mataram. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru Sosiologi dalam mengoptimalkan proses pembelajaran melalui pemilihan dan penerapan model serta media pembelajaran yang inovatif sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
Penerapan Model Probing Prompting Berbantuan Short video Untuk Meningkatkan Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI.6 SMAN 1 Pringgarata Laura Febriani; Nursaptini; Agung Firmansyah; Masyhuri
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sosiologi dengan penerapan model Probing-Prompting berbantuan Short Video. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas XI.6 SMAN 1 Pringgarata. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk data hasil observasi dan dokumentasi, serta analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung persentase tingkat partisipasi dan ketuntasan hasil belajar siswa berdasarkan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model Probing-Prompting berbantuan Short Video. Tingkat keterlaksanaan langkah pembelajaran oleh guru sebesar 73% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Kemudian, tingkat partisipasi aktif belajar siswa sebesar 59% pada siklus I meningkat menjadi 85% pada siklus II. Selanjutnya, tingkat ketuntasan hasil belajar kognitif siswa sebesar 52% pada siklus I meningkat menjadi 76% pada siklus II. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Probing-Prompting berbantuan Short Video berhasil meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menjadi acuan bagi guru sosiologi dalam meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa melalui model Probing-Prompting berbantuan media video pendek.
Integrasi Teori Riset Pembelajaran Biologi Melalui Kegiatan Asistensi Mengajar di SMAN 10 Mataram Fitria Herawadini; Baiq Ria Hidayati; Baiq Giri Larasati Putri; Baiq Endang Kurnia Ramdhani
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14138

Abstract

Asistensi mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan calon guru karena menjadi sarana penerapan teori riset pembelajaran ke dalam praktik pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran biologi selama kegiatan asistensi mengajar di SMAN 10 Mataram serta menganalisis relevansinya dengan teori dan hasil riset pembelajaran biologi. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi kepustakaan yang dipadukan dengan refleksi pengalaman lapangan. Data diperoleh dari pengalaman mengajar di kelas X, XI, dan XII serta pelaksanaan program kerja asistensi mengajar yang meliputi apotek hidup, program satu sampah sebelum pulang, pojok baca, dan lomba poster Hari Guru Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning, inkuiri terbimbing, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penguatan literasi sekolah mampu meningkatkan keaktifan belajar, pemahaman konsep biologi, literasi sains, dan pembentukan karakter peduli lingkungan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan asistensi mengajar memiliki relevansi yang kuat dengan teori riset pembelajaran biologi dan berpotensi dikembangkan menjadi penelitian pembelajaran lanjutan.
Implementation of the Jigsaw Type Cooperative Learning Model to Improve Learning Outcomes of Outside Foot Passing in Soccer Games Mohamad Dani Sawaludin; Bahmid Hasbullah; Johanna Matitaputty
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.16113

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of passing skills using the outside of the foot in soccer games through the application of the Jigsaw cooperative learning model. The study used the Classroom Action Research (CAR) method which was implemented in two cycles, including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 30 seventh-grade students of SMP Negeri 15 Ambon. Data were collected through skills tests, observation, and documentation, then analyzed descriptively based on the percentage of learning completion with a Minimum Completion Criteria (KKM) of 76. The results showed that the application of the Jigsaw cooperative learning model was able to improve student learning outcomes. The percentage of learning completion increased from 40% (12 students) in Cycle I to 100% (30 students) in Cycle II. In addition, there was an increase in student activity, cooperation, responsibility, and self-confidence during the learning process. This increase was followed by improvements in passing techniques using the outside of the foot, including body position, placement of the supporting foot, movement coordination, and accuracy of the ball direction. Thus, the Jigsaw type cooperative learning model is effective in improving learning outcomes of passing skills using the outside of the foot in soccer learning in junior high schools
Implementation of Problem Based Learning to Improve Learning Outcomes of Backhand Stroke Skills in Badminton Games Muhammad Yusran; Wilhelmina Unmehopa; Siti Divinubun; Johanna Matitaputty
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.16114

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of backhand stroke skills in badminton through the application of the Problem Based Learning (PBL) model in grade VIII students of SMP Negeri 6 Ambon. The study used the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and McTaggart model which was implemented in two cycles, each including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 28 students. Data collection was carried out through skills tests, observation, and documentation, while data analysis used quantitative descriptive analysis based on the percentage of learning completion. The results showed that the application of PBL was able to improve the learning outcomes of backhand stroke skills. In cycle I, 19 students (68%) achieved learning completion, while 9 students (32%) had not yet completed it. After improvements were made to learning in cycle II, all students (100%) achieved learning completion. In addition to improving learning outcomes, the application of PBL also encouraged increased active participation, critical thinking skills, cooperation, and student confidence during the learning process. These findings indicate that the Problem Based Learning model is effective in improving learning outcomes of backhand stroke skills in physical education learning at the junior high school level