cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PEMANFAATAN GOODIE BAG MENJADI BUNGA HIASAN BERNILAI JUAL Melisa Melisa; Nanna Nanna; Nirwandani Marhum; Erna Erna; Syawal Asril; Ilham Tahir; Samsinar Samsinar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13739

Abstract

Pemanfaatan goodie bag menjadi bunga hiasan bernilai jual. Tujuan program kreativitas mahasiswa – kewirausahaan (PKM-K) adalah membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelola goodie bag menjadi kerajinan tangan berupa hiasan bunga yang bernilai jual. Produk berupa bunga hiasan ini dapat menambah estetika ruangan. Digunakan juga sebagai aksesoris ruangan. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya melakukan survey kelayakan uasaha yang dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan yang tidak mudah rusak dan berkualitas tinggi yang akan diproduksi. Proses (Produksi), proses pembuatan bunga hiasan mulai dari persiapan bahan dan alat sampai bunga hiasan siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kerajinan tangan bunga hiasan yang siap digunakan dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilakukan pada saat produksi produk bunga hiasan dari goodie bag telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak puas menggunakan produk kami. Kesimpulam program PKM-K pemanfaatan goodie bag menjadi bunga hiasan yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk berkreasi untuk mengelola goodie bag menjadi bahan hiasan, selain itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik dalam berwirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN DI SMK NEGERI 1 KOTA TEBING TINGGI Fazli Rachman; Liber Siagian; Maryatun Kabatian; Abdinur Batubara; Arief Wahyudi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13763

Abstract

Revolusi industri 4.0 mendorong tersebut harus segera direspon cermat untuk menyelaraskan edukasi 4.0 dengan industri 4.0 PKM bertujuan membantu meningkatkan kompetensi pedagogik guru SMK Negeri 1 Kota Tebing Tinggi secara khusus dalam pengembangan perangkat pembelajaran digital untuk mendukung pembelajaran dalam jaringan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelatihan, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi. Peserta PKM adalan guru SMK Negeri 1 Kota Tebing Tinggi. PKM dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kota Tebing Tinggi. PKM dilaksanakan dari tanggal 15 November 2021 sampai 23 November 2021. Pelaksanaan PKM berhasil. Hal ini dapat dilihat dari produk perangkat pembelajaran yang telah dihasilkan seperti: rencana pelaksanaan pembelajaran; lembar kerja peserta didik, materi ajar berbasis digital dan media menggunakan Powtoon: Video Maker relatif cukup baik. Keberhasilan PKM tidak diukur hanya berhasil mencapai tujuan, tetapi PKM juga menciptakan proses dan pengalaman pelatihan yang berkualitas untuk peserta.
EFFECTIVE MARKETING STRATEGIES FOR MSMEs DURING RAMADAN IN INDONESIA Sutrisno Sutrisno; Abu Muna Almaududi Ausat; Riko Mersandro Permana; Sonny Santosa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13792

Abstract

The month of Ramadan is an important moment for Muslim communities in Indonesia which is characterised by fasting for a whole month. In addition to having high religious value, the month of Ramadan is also a moment to look forward to shopping and doing business for MSMEs. In Indonesia, MSMEs are one of the largest sectors and contribute significantly to the economy. However, MSMEs still experience many obstacles in marketing their products, especially during the month of Ramadan. Therefore, research is needed on effective marketing strategies for MSMEs during the month of Ramadan in Indonesia. This research is qualitative in nature. Data collection techniques include listening and recording important information to conduct data analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this study concluded that in preparing an effective marketing strategy, MSMEs should consider online presence, special offers, events or competitions, improving product and service quality, collaborating with other businesses, paying attention to customer needs, and halal products. MSMEs should also monitor the performance of their marketing campaigns, consider ethics in marketing, and conduct sufficient research and analysis before designing their strategies.
THE ROLE OF MSMEs IN IMPROVING THE ECONOMY IN RAMADAN Muhammad Ade Kurnia Harahap; Sutrisno Sutrisno; Itot Bian Raharjo; Rini Novianti; Abu Muna Almaududi Ausat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13794

Abstract

Ramadan is a very important month for Muslims around the world. It is considered a holy month, where Muslims fast, worship, and give good deeds. In addition, the month of Ramadan is also an important moment for most businesses, especially MSMEs. This study aims to analyse the role of MSMEs in improving the economy in the month of Ramadan and what factors influence their success in taking advantage of this moment. This research is qualitative in nature. Data collection techniques include listening and recording important information to conduct data analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this study concluded that MSMEs have an important role in improving the economy during Ramadan. MSMEs can increase community consumption and income, create jobs, and encourage economic growth. To increase the role of MSMEs in improving the economy during Ramadan, MSMEs need to carry out several strategies such as improving product and service quality, optimising marketing, improving operational efficiency, innovating and adapting to changes in trends and demand, as well as expanding networks and collaborating with other parties.
PEMANFAATAN LIMBAH BANGUNAN UNTUK BERTANAM HIDROPONIK GUNA MENCAPAI DESA PELESTARIAN LINGKUNGAN TERBAIK Dira Ernawati; Pardi Sampe Tola; Primasari Cahya Wardhani; Nur Aini Fauziyah; Nailul Hasan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13804

Abstract

Desa mojokumpul terdapat di Kecamatan Kemlagi, kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Desa tersebut memiliki anggota Ibu-Ibu dalam organisasi PKK yang yang dapat meningkatkan daya enterpreneurship dalam hal pemanfaatan barang bekas pakai yang terdapat di sekitar desa. Namun, warga belum memahami secara jelas mengenai proses penanaman tanaman sayur dan buah dengan sistem hidroponik sederhana maupun vertical. Dengan demikian, penyuluhan pemanfaatan barang bekas pakai dalam bertanam hidroponik bertujuan sebagai upaya menambah wawasan mitra dalam mencapai kategori desa mampu mengelola limbah rumah tangga dan menjadi desa terbaik dalam pelestarian serta penghijauan. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan praktek kepada peserta. Pada program ini terdapat tiga tahapan, persiapan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan persiapan mencari mitra desa yang sesuai, penyediaan alat dan bahan, maupun penyusunan materi yang diberikan. Tahap implementasi, kegiatan penyampaian materi dan praktek bertanam hidroponik oleh penyuluh. Pada tahap ketiga, evaluasi, akan diberikan post-questions secara lisan kepada peserta mengenai pemahaman materi yang telah disampaikan dalam penyuluhan dan praktik bertanam hidroponik. Dari hasil kegiatan diperoleh peningkatan pemahaman tentang bertanam hidroponik dari barang bekas. Diketahui bahwa 25% peserta paham memahami materi dan praktek bertanam dengan hidroponik dari barang bekas setelah dilakukan penyuluhan. Meskipun nilai presentase peningkatan pemahaman materi tidak menunjukkan hasil yang cukup signifikan, tetapi adanya penyuluhan diharapkan dapat membuka wawasan bagi warga mengenai bertanam hidroponik dapat dilakukan dengan penggunaan barang bekas yang terdapat di lingkungan rumah.
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BAGI KOMUNITAS PEREMPUAN PESISIR PADA MASA AFTER PANDEMICOVID-19 DI DESA GALESO KAB POLEWALI MANDAR Eni Susanti; Wandi Abbas; Asma Amin; Andi Ismira; Sriwiyata Ismail
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.13810

Abstract

Pada era globalisasi dan otonomi daerah, desa merupakan bagian yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan dan bersetuhan langsung dengan masyarakat terutama dalam peningkatan perekonomian warga desa. Seperti halnya di desa Galeso, Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa agar dapat menjadi solutif bagi warga desa yakni pemanfaatan hasil laut menjadi produk yang bernilai ekonomis. Masalah yang timbul dan dihadapi di desa Galeso adalah minimnya pemahaman dan pengetahuan kelompok UKM perempuan pesisir terkait pemanfaatan dan pengelolaan hasil laut untuk menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis tinggi yakni pembuatan abon ikan. Metode yang digunakan dalam kegitana ini ialah melalui pelatihan langsung kepada kelompok wanita Sipatuo yakni dengan tahap Sosialisasi, pengolahan dan pemnafaatan hasil laut ikan. Tujuan pelaksanaan program ini adalah menyediakan media untuk pengelolaan potensi yang dimiliki desa Galeso yakni dengan melakukan pelatihan kepada Kelompok Wanita UKM Sipatuo agar dapat mengembangkan potensi hasil laut menjadi produk olahan. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi; proses produksi mulai dari penghalusan, penggorengan abon, proses packaging untuk pengemasan dan pemasaran yang dilakukan secara konvensinal dan melalui e-commerce. Adapun Hasil dari kegiatan ini ialah menghasilkan kelompok wanita yang lebih prduktif yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi kelompok wanita dan dapat dijual ke daerah lain khususnya di kabupaten Polewali Mandar.
RUMAH CERDAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA AEK GODANG Feri Irawan; Akhir Abadi Tanjung; Yuskana Harahap; Rahmi Herawati Harahap; Raja Muda Harahap
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan disekolah tidak selamanya sesuai dengan hasil yang diharapkan, oleh karena itu diperlukan pembelajaran tambahan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang di cita-citakan orangtua. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di desa-desa seluruh inidonesia, salah satunya yaitu melalui program Kerja yang dilakukan oleh mahasiswa KKN T Institut Teknologi dan Sains Paluta yaitu dengan mendirikan rumah cerdas bagi anak-anak desa Aek Godang. Rumah cerdas merupakan rumah yang dibuat untuk sumber pembelajaran setelah kegiatan pembelajaran disekolah. Program rumah cerdas ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan peserta didik dan membantu dalam meningkatkan prestasi bagi anak-anak sekolah dasar. Kegiatan ini dilakukan di desa Aek Godang, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, bentuk kegitan yang dilaksanakan terdiri dari bimbingan belajar membaca, belajar menghitung, belajar menulis dan lain sebagainya. Kegiatan ini memberikan hasil berupa peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta didik akan pentingnya belajar dan menumbuhkan semangat belajar anak-anak sekolah dasar untuk menimba ilmu dan menguasai kemampuan membaca, berhitung.
KEGIATAN GOTONG ROYONG DAN PERBAIKAN FASILITAS UMUM BERSAMA WARGA SG BERUA MALAYSIA Aripin Triyanto; Hadi Zakaria; Alvino Oktaviano; Khatijah Omar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan terkait dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat masih menjadi kendala saat ini. Perlunya penerapan reboisasi untuk mendapatkan cadangan oksigen untuk pernafasan. Penggunaan metode dalam penyelesaian masalah yaitu dengan melakukan kegiataan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) gotong royong bersama masyarakat sekitar berupa kebersihan lingkungan sekitar, memperbaiki fasilitas umum dan menanam kembali pohon untuk menghasilkan oksigen yang lebih banyak sehingga baik untuk pernafasan. Proses pelaksanaan kegiatan yaitu penyusunan proposal dan dokumen, penyusunan anggaran biaya, breafing, persiapan peralatan sebelum ke area kegiatan. Tujuan kegiatan antara lain memberikan wawasan mengenai pentingnya kebersihan untuk kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar, memberikan materi mengenai reboisasi untuk penghasil oksigen dan menyampaikan fungsi ilmu elektro dalam kehidupan sehari-hari melalui sosialisasi. Hasil dari kegiatan adalah penerapan kebersihan lingkungan dengan pengumpulan sampah, penanaman pohon dan perapihan fasilatas umum.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN TRADITIONAL BULLYING DAN CYBERBULLYING DI SMP SWASTA BAKTI-II MEDAN Toni Hidayat; Nila Lestari; Yuni Shara; Abdul Malik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus kegiatan pengabdian di SMP SWASTA BAKTI –II bertujuan untuk menambah dan meningkatkan kemampuan guru-guru dan tenaga kependidikan memahami pentingnya manajemen sekolah yang baik dan berperan dalam mencegah bullying secara tradisional ( fisik,verbal dan psikis), dan juga terjadi pada platform media sosial (cyber bullying). Perilaku siswa yang mencerminkan sikap bullying memang banyak terjadi tanpa disadari oleh guru maupun siswa itu sendiri. Banyak sekolah yang seolah menutup masalah bullying dan menganggapnya sebagai sesuatu yang benar. Belum lagi, tindakan bullying pada siswa ternyata dilakukan tanpa sadar oleh guru di dalam sekolah. Hal ini kadang dilakukan tanpa sadar dan jika tindakan tersebut terus berlangsung bisa memberikan luka dan trauma pada siswa. Padahal, sekolah adalah tempat bagi siswa-siswi menggunakan sebagian waktunya selain di rumah. Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah menerapkan manajemen sekolah untuk mencegah terjadinya bullying pada siswa di sekolah serta peran penting sekolah dan guru tentunya. Mitra kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah Sekolah dan Guru- guru SMP Swasta Bhakti II Tanjung Mulia Medan. Permasalahan mitra yaitu belum adanya kebijakan anti bullying. Solusi yang akan dilakukan dalam program ini adalah sosialisasi untuk peningkatan pemahaman implementasi manajemen sekolah dalam mencegah bullying dengan respon yang bersifat segera dan respon yang bersifat jangka panjang, yaitu melalui kebijakan anti bullying. Metode yang diterapkan adalah klasikal dan individual. Metode pendekatan ini dalam bentuk ceramah dan praktek. Pendekatan individual dilakukan pada saat praktek berupa memberi sosialisasi pengetahuan mengenai manejemen sekolah dalam mencegah bullying. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga sekolah serta respon segera dalam mencegah bullying
MENINGKATKAN POTENSI DESA MELALUI PRODUKTIVITAS KACANG HIJAU DI DESA PURBASINOMBA Richi Andrianto; Rina Irawan; Ranizah Mungkur; Annisa Hannum Harahap; Ibra Dianaran Siregar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang Hijau sudah lama dikenal dan ditanam oleh masyarakat tani di Indonesia. Keadaan agroekologi di Indonesia sangat sesuai untuk pengembangan budidaya kacang hijau. Proses pertumbuhan kacang hijau memperlukan tanah yang tidak terlalu banyak mengandung partikel liat. Pertumbuhan tanaman didefinisikan sebagai bertambah besarnya tanaman yang diikuti oleh peningkatan berat kering. Proses pertumbuhan tanaman terdiri dari pembelahan sel, perbesaran sel dan diferensiasi sel. Pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah air. Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup. Air sering kali membatasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kebutuhan air bagi tanaman berbeda-beda, tergantung jenis tumbuhan dan fase pertumbuhannya. Kekurangan air dapat mempengaruhi turgor sel sehingga akan mengurangi perkembangan sel, sintesis protein, dan sintesis dinding sel. Ketersediaan air akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Kehilangan air dari tanaman oleh transpirasi merupakan suatu akibat yang tidak dapat dielakkan dari keperluan membuka dan menutupnya stomata untuk masuknya CO2 dan kehilangan air melalui transpirasi lebih besar melalui stomata daripada melalui kutikula. Tanaman dalam kondisi kekurangan air terus menerus akan mengalami stress air. Pengaruh ketersediaan air terhadap pertumbuhan tanaman tergantung pada tingkat ketersediaan air yang dialami dan jenis atau kultivar yang ditanaman. Pengaruh awal dari tanaman yang mendapat kekurangan air adalah terjadinya hambatan terhadap pembukaan stomata daun yang kemudian berpengaruh besar terhadap proses fisiologis dan metabolisme dalam tanaman. Di Indonesia, Kacang hijau umumnya dibudidayakan setelah kedelai atau kacang tanah. Kacang hijau memiliki peran strategis karena memiliki keunggulan agronomis dan ekonomis. Kacang hijau menjadi komoditas pilihan yang selalu dibudidayakan oleh sebagian besar petani di Desa Purbasinomba, setelah mereka membudidayakan padi di sawah. Permasalahan yang dihadapi adalah tingkat produktivitas usahatani kacang hijau masih rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani kacang hijau.