cover
Contact Name
Nasib Tua Lumban Gaol
Contact Email
nasib.t.lumbangaol@gmail.com
Phone
+6285362996917
Journal Mail Official
junssihotang@iakntarutung.ac.id
Editorial Address
Kampus I : Jalan Pemuda Ujung No. 17 Tarutung Kampus II : Jalan Raya Tarutung-Siborongborong KM 11 Silangkitang Kec.Sipoholon Kab. Tapanuli Utara
Location
Kab. tapanuli utara,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Christian Humaniora
ISSN : 25986317     EISSN : 25991965     DOI : 10.46965
Jurnal Christian Humaniora Jurnal Christian Humaniora (JCH) merupakan salah satu media publikasi yang menghimpun karya ilmiah berkaitan dengan ilmu sosial humaniora yang berbasiskan kekristenan. JCH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Dalam satu tahun, JCH menerbitkan 10 artikel pada masing-masing terbitan di bulan Mei dan November. Scope Pendidikan Agama Kristen, Sosiologi Kristen, Manajemen Pendidikan Kristen, Musik Gerejawi, Filsafat Kristen, Psikologi Kristen, Pastoral Konseling, dan Kepemimpinan Kristen.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023): November 2023" : 14 Documents clear
Kekristenan dan Sistem Sekolah sebagai Ruang Antara dan Titik Tolak Intelektual Awal Batak Purba, Dian; Siagian, Albiner
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2347

Abstract

Menggunakan pendekatan sejarah, penelitian ini menelisik hubungan kekristenan dan kemunculan intelektualisme dan intelektual orang Batak pertama di Tarutung. Penelitian ini menggunakan arsip sejarah, koran, majalah sezaman dan juga biografi untuk  menggambarkan dinamika perkembangan sekolah zending dan juga sekolah di luar zending di Tarutung. Penelitian ini juga memaparkan peran sentral pembukaan perkebunan di Sumatra Timur dan juga ketidakpuasan orang-orang Tarutung dengan sistem sekolah yang dikembangkan zending sebagai alasan mereka pergi merantau. Semua dinamika itu diuraikan dengan menggunakan dua tokoh terkenal yang pernah bersekolah di Tarutung, yakni TB Simatupang dan Sitor Situmorang. Penelitian ini berkesimpulan pendidikan memainkan peran sangat penting memperkenalkan orang Batak dengan hamajuon (modernitas) dan intelektualisme.
Teologi Praktis Dalam Gereja Untuk Mewujudkan Moderasi Agama Berdasarkan Matius 5:13-16 Ndruru, Beriaman; Bilo, Dyulius Thomas; Hia, Yeremia
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2366

Abstract

Konflik umat beragama di Indonesia menjadi tantangan yang pelik dalam membangun keutuhan dan kesatuan wawasan bangsa. Dewasa ini, tidak jarang terjadihnya praktik keagamaan yang bersifat eksklusif yang melahirkan radikalisme dan fanatisme. Bahkan rawan terjadi diskriminatif dari kebanyakan kelompok terhadap minoritas. Artikel ini untuk menanggapi tantangan yang ada dengan menawarkan gagasan yang bersifat deradikalisasi. Salah satu cara yang ditempuh adalah mewujudkan moderasi beragama yang baik ditinjau dari prepektif pembelajaran agama kristen. Metode ini mengejawatahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan serta membangun kebaikan universal yang berlandaskan prinsip adil, berimbang serta menaati konstitusi konvesi berbangsa. Moderasi beragama harus dipahami sebagai tanggungjawab bersama dalam menjaga keseimbangan yang paripurna. Dengan harapan bahwa semua suku, etnis, budaya, agama dan pihak politik hendaknya saling mendengarkan satu dengan yang lain serta belajar mengendalikan dan meluluh lantakkan perbedaan di antara mereka. Riset ini ditulis menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Bersumber pada hasil kajian, peran hamba Tuhan dalam mewujudkan moderasi beragama dengan meningkatkan perilaku saling mengasihi, meningkatkan perilaku saling tolong membantu, serta meningkatkan perilaku saling menghargai perbedaan. Kesimpulan akhir dari artikel ini adalah bahwa esensi peran Hamba Tuhan sangat penting. Peran ini mempunyanyi nilai simbiosis mutualisme terhadap bangsa dalam mewujudkan moderasi beragama yang baik di Indonesia.
Reintegrasi Harmonisasi Sosial Melalui Upacara Adat Merbayo di Tengah Keberagaman Bagi Suku Pakpak Boang Manik, Sonia Shindy A.; Silalahi, Mery; Simbolon, Rusmauli; Lase, Sudirman; Simbolon, Jupalman Welly
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan reintegrasi harmonisasi sosial melalui upacara adat merbayo di tengah keberagaman masyarakat Pakpak Boang yang ada di kecamatan Gunung Meriah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori solidaritas, teori konflik dan teori reintegrasi. Penelitian ini dilakukan di beberapa desa yang terdapat di kecamatan Gunung Meriah, di antaranya desa Sukamakmur, desa Sanggaberu Silulusan, desa Blok 15 dan desa Blok 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upacara adat merbayo merupakan salah satu cara untuk dapat merajut kembali harmonisasi sosial masyarakat Pakpak Boang yang ada di kecamatan Gunung Meriah. Melalui banyaknya tahapan-tahapan di dalam upacara adat merbayo mendukung dalam proses mengembalikan atau menyatukan kembali harmonisasi sosial masyarakat, setelah adanya perseteruan-perseteruan akibat pembongkaran dan pembakaran gereja yang terjadi di kecamatan Gunung Meriah pada tahun 2015 silam.
Belajar Dari Banjir Bandang Parapat: Melihat Kembali Perjanjian Dengan Ciptaan (Sebuah Tafsir Sosiologi-Ekologi Kejadian 9:8-17 Allah, Alam, Manusia) Siregar, David Petrus
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2367

Abstract

Konfrensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia di Stockholm (Deklarasi Stockholm) pada Juni 1972 menunjukan sebuah panggilan pembaharuan dalam memperhatikan alam. Melalui pembaharuan ini lapisan masyarakat dunia mulai sadar akan setiap ancaman dari kerusakan lingkungan bagi keberlangsungan hidup seluruh ekosistem dunia (ada sebuah kebenaran yang baru tersingkap atau mungkin hal ini telah diketahui). Tulisan ini akan berfokus pada penggalian dan meneliti literatur/kepustakaan yang ada dan tidak melakukan penelitian lapangan. Kajian ini diawali dengan fenomena yang terjadi mengenai kedudukan antara Allah, manusia, serta alam. Hubungan ini membawa kepada sebuah tanda perjanjian dan tekad Allah bahwa tidak ada lagi kehidupan yang akan dihanyutkan dan dihabiskkan oleh Air Bah (Kej. 9:11). Memperhatikan di Kej. 8:21 bahwa tekad Tuhan ini berasal dari hati-Nya untuk tidak membinasakan bumi seperti yang telah Ia lakukan, kekuatan dari tekad Tuhan ini menggambarkan pembangunan hubungan kembali Allah, alam, dan manusia. Kisah ini menjadi sebuah rujukan penulis anonim deutro Yesaya (Yes 40-55).
Jokowi’s Speech on the 78th Indonesian Independence Day: A Critical Discourse Analysis Butar Butar, Mei Lastri E.F.
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2357

Abstract

This study aims to analyze Jokowi’s speech on the 78th Indonesian Independence Day using the critical discourse analysis model developed by Norman Fairclough. A qualitative research design was employed in the conduct of this study. The data for this study were comprised of Jokowi’s speech on 78th Indonesia Independence Day. The analysis of Jokowi’s Independence Day speech employs linguistic choices, including pronouns for authority and community-building.. Discourse markers, English loanwords, and repetition enhance coherence and emphasis. Figurative language engages the audience emotionally and imaginatively. The discourse practice analysis reveals the speech's strategic delivery during a pivotal national event, emphasizing leadership, unity, economic growth, social development, and civil discourse. The social analysis uncovers insights into Indonesia's priorities through the inclusion of local culture, the political context, and the promotion of economic diversification and cultural heritage preservation. Jokowi deftly balances his authority as president with the importance of unity and public trust..
Adaptasi Konseling Teologis di Era Digital Herman, Samuel; Mulyadi, Jeremy
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2298

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, konseling teologis menghadapi transformasi signifikan dalam hal komunikasi dan interaksi. Penelitian "Adaptasi Konseling Teologis dalam Era Digital" membahas urgensi untuk mengintegrasikan teknologi sebagai alat pendukung, bukan pengganti, dalam memberikan dukungan emosional, spiritual, dan mental kepada individu. Tantangan utama meliputi perlunya mengelola privasi dan keamanan data klien dalam lingkungan konseling teologis online, sambil mempertimbangkan kesenjangan aksesibilitas teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi adaptasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan memberikan panduan praktis bagi konselor dalam mempertahankan esensi pelayanan konseling teologis dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat dan kompleks.
Aku Membaptis Kamu Dengan Air Upaya Menafsir Matius 3:1-11 (Baptisan Yohanes) Melalui Perspektif Baptis Batak Sibarani, Daniel Parsaoran
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2378

Abstract

Adegan baptis yang dilakukan oleh Yohanes merupakan sebuah kisah yang menggugah pembaca akan makna esensial akan ritual ini ketika dilakukan. Pemahaman akan ritual baptisan akan semakin terpahami terutama ketika kita mencoba membaca melalui perspektif baptis batak, dimana bagi tradisi batak sendiri air dan praktek baptis bukanlah barang yang baru tetapi merupakan sebuah ritual esensial atas pembersihan diri. Air yang digunakan oleh Yohanes pembaptis bukanlah air sembarangan namun sebuah air yang mengandung roh dan mana kehidupan yang membersihkan segala kekotoran termasuk dosa, demikian juga figur Yohanes sebagai seorang pimpinan ritual memberikan sebuah pemahaman bahwa dia diberikan mandat oleh Allah untuk membersihkan dosa dari yang dibaptis. 
Peranan Agama-Agama dalam Upaya Menciptakan Perdamaian Malingkas, Melky
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2387

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah memahami konsep perdamaian dalam konteks agama-agama di Indonesia dan upaya-upaya menciptakan suatu kondisi yang penuh dengan perdamaian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedamaian dapat diciptakan dalam realitas perbedaan melalui ajaran agama-agama. Kedamaian merupakan cita-cita dari semua agama. Upaya yang dilakukan untuk menciptakan perdamaian adalah pendidikan perdamaian di sekolah formal, agama sebagai lembaga pengajar kedamaian, dan dialog menjadi solusi perdamaian. Kesimpulan yang dapat diberikan adalah setiap agama hendaknya terus berjuang mengajarkan nilai-nilai kedamaian kepada umat.
Pola Asuh Orang Tua dan Keteladanan Guru PAK dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Laguboti Napitupulu, Purnama
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Asuh Orang tua dan Keteladanan Guru PAK dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Laguboti, Metode penelitian dalam penulisan ini adalah metode pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini akan digali secara wawancara tentang Pola Asuh Orang tua dan Keteladanan Guru PAK dalam Pembentukan Karakter. Dari hasil penelitian pola asuh dalam dalam Pembentukan Karakter Siswa ialah 1) Keterlibatan orangtua  melibatkan anak mengambil keputusaan, 2) Melaksanakan doa secara berganti-gantian kepada anak dalam memimpin doa, 3) Mempertimbangkan saran anak, ketika keluarga dalam mengahadapi permasalahan. 4) Antusias memberikan kebebasan berpendapat kepada anak. 5) Menerapkan sikap adil dalam keluarga dengan tidak berpihak kepada siapapun, 6) Senantiasa jujur dengan memberikan hak-hak kepada siswa dengan adil, 7) Memberikan contoh kepada anak-anak, 8) Mengawasi pertemanan anak, tanpa membuat mereka merasa terkekang. Hasil penelitian keteladanan guru Pendidikan Agama Kristen  dalam pembentukan karakter siswa ialah 1) Mendidik, mengajar, melatih, memimpin, memotivasi, membimbing, 2) Membawa siswa untuk menyerahkan hidupnya di pimpin oleh Yesus Kristus sesuai dengan firman Tuhan dalam Galatia 5:22-23, 3) Menjadi teladan bagi semua orang khususnya dalam lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat serta dalam lingkungan gereja. 4) Memberikan ilmu pengetahuan tentang agama Kristen yang berdasarkan Alkitab, berpusat pada Yesus Kristus, dan bergantung pada Roh Kudus kepada peserta didik dalam kegiatan belajar- mengajar, 5) Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pekerjaan Tuhan, 6) Menghadirkan damai bagi peserta didik dalam komunitas yang majemuk demi memperkuat nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang majemuk, 7) Membangun kasih sayang sesama, dalam perkataan dan perbuatan, 8) Menahan kesabaran atas kenakalah peserta didik, dimulai dengan strategi dengan menggunakan pendekatan hati.
Teknik Mengajarkan Alat Musik Keyboard dalam Mengiringi Lagu Ibadah di Gereja Pada Kursusan Celvi Musik Tarutung Nadeak, Rowilson
Jurnal Christian Humaniora Vol 7, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jch.v7i2.2358

Abstract

Dalam tata ibadah di gereja, musik mempunyai peranan yang sangat penting dan memiliki tempat khusus dalam kedudukannya. Musik sangat berkaitan dengan berjalannya liturgis gereja, berkaitan erat dengan keahlian pemain musik dalam memainkan alat musik pengiring. Alat musik yang digunakan dalam pelayanan ibadah minggu, pada awalnya berawal dari alat musik orgel, kemudian berkembang menjadi piano. Gereja-gereja tua yang ada di Indonesia pada umumnya, dulunya menggunakan organ sebagai alat musik pengiring dalam tata ibadah minggu. Sejalan dengan berkembangnya zaman, keberadaan alat musik organ,lambat laun tersingkirkan dengan alat musik yang lebih modern lagi yaitu keyboard. Alat musik keyboard yang memiliki banyak sekali style / gaya musik yang mempengaruhi perubahan alat musik yang digunakan. Banyaknya antusias masyarakat yang ingin turut serta dalam kegiatan pelayanan dalam rumah ibadah, memicu semangat orangtua untuk memberikan pengetahuan bermain alat musik khususnya keyboard dalam memainkan lagu-lagu ibadah di gereja. Oleh karena itu, penulis mengangkat penelitian yang berjudul Tehnik mengajarkan alat musik keyboard dalam mengiringi lagu ibadah di Gereja pada kursusan Celvi Music Tarutung.

Page 1 of 2 | Total Record : 14