Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles
7,112 Documents
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ARTICULATE STORYLINE DI KELAS VIII SMP BIMASENA SCHOOL
Ine Sachintania;
Eggie Nugraha;
Marlia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1400
This study is motivated by the low skills and interest of students to write and Indonesian language learning becomes boring, less interesting, and seems monotonous because of the selection of models and media that are not appropriate. This research aims to describe: (1) how students learn to write explanatory texts in Class VIII SMP Bimasena School before using the problem-based learning model assisted by articulate storyline media; (2) how students learn to write explanatory texts in Class VIII SMP Bimasena School after using the problem-based learning model assisted by articulate storyline media; (3) the difference in the ability to write explanatory texts of students in Class VIII SMP Bimasena School in the experimental class and control class using the problem-based learning model assisted by articulate storyline media. The method used, namely pure experiment with pretest-posttest control group design. The results of this study, namely: (1) the value of experimental class students has not met the minimum completeness criteria that have been determined before applying the problem-based learning model assisted by articulate storyline media, this can be proven from the average value and recapitulation of the value that the average pretest of the experimental class is 17.3; (2) the value of experimental class students has met the predetermined minimum completeness criteria after applying the problem-based learning model assisted by articulate storyline media, this can be proven from the average value and recapitulation of the value that the average posttest of the experimental class is 86.5; (3) the experimental class has a higher value compared to the control class after receiving treatment, this can be proven from the recapitulation of the pretest and posttest and seen from the results of the independent sample t-test test, the Sig. (2-tailed) value is 0.001 <0.05.
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP NILAI-NILAI KARAKTER SISWA SD NEGERI KALICARI 01 SEMARANG
Dian Nur Izzah;
Choirul Huda;
Ikha Listyarini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1402
ABSTRAK Ekstrakurikuler pramuka adalah pendidikan eksternal yang menggunakan sistem untuk membimbing dan membentuk karakter anggotanya. Kegiatan pramuka dianggap sebagai kegiatan pelengkap dari proses kegiatan belajar di sekolah. Nilai-nilai yang terkandung dalam kepramukaan sangat membantu dalam proses menanamkan karakter kepada anak-anak. Usia anak sekolah dasar sangat tepat untuk meletakkan fondasi bagi pembentukan konsep moralitas dan menumbuhkan nilai karakter di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini memberikan informasi dan pengetahuan baru tentang pengembangan nilai-nilai karakter melalui ekstrakurikuler pramuka di SD N Kalicari 01 Semarang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai karakter siswa berlangsung dengan baik dibuktikan dengan memulai pembiasaan baik yang dilakukan oleh warga sekolah. Ekstrakurikuler Pramuka menerapkan pola bermain sambil belajar yang berguna untuk memperhatikan perkembangan pola pikir siswa dalam menerima pembelajaran dari materi dan tugas yang diberikan kakak Pembina Siaga maupun Penggalang. Jadi, dapat disimpulkan bahwa nilai karakter pramuka dilakukan melalui pembiasaan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Pramuka, Nilai Karakter
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 3 PENADARAN
Margareta Luluk Oktavia;
Choirul Huda;
Ervina Eka Subekti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1403
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Penadaran yang cenderung rendah. Hal tersebut disebabkan oleh pasca pandemi Covid-19 yang membuat kegiatan mengajar belajar secara tatap muka masih terbatas, kurangnya kesadaran orangtua dalam memperhatikan atau membimbing anaknya untuk belajar ketika di rumah, dan masih ada siswa yang belum lancar dan lambat membaca. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan jenis One Group PreTest – Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Penadaran tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 27 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis statistik data akhir pada saat pretest dan posttest dengan uji t diperoleh hasil bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang pembelajaranya menggunakan model pembelajaran Word Square dengan yang tidak. Rata- rata nilai posttest siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat mencapai 93,70. Kata kunci: Word Square, hasil belajar, Bahasa Indonesia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP MENGKREASIKAN ISI TEKS FABEL SISWA KELAS VII SMP DAARUL AITAM PALEMBANG
Ummuh Aisyah;
Dessy Wardiah;
Darwin Effendi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1404
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap mengkreasikan isi teks fabel siswa kelas VII SMP Daarul Aitam Palembang. Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest-Only Control Design. Populasi dari penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Daarul Aitam Palembang yang sebanyak 126 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling . Sampel pada penelitian ini dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dimana kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa serta kelompok kontrol sebanyak 31 siswa. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan keberhasilan peneliti mampu merencanakan dan menilai pembelajaran memerankan kembali isi teks fabel, dapat dibuktikan dari hasil penilaian guru Bahasa Indonesia mengenai persiapan perencanaan pembelajaran. Peneliti mendapatkan hasil rata-rata sebesar 77,66 dalam merencanakan pembelajaran memerankan kembali isi teks fabel pada kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Role Playing. Pada kelompok kontrol nilai rata-rata yang di dapat sebesar 64,35. Perbedaan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan selisih sebesar 13,31. Pada kelompok eksperimen menunjukkan kenormalan data pada nilai Asymp.Sig 0,558 > 0,05 dan kenormalan data pada kelompok kontrol dengan nilai Asymp.Sig 0,361 > 0,05. Teknik analisis data pada riset menggunakan uji Independent Samples Test-Mann Whitney U. Taraf nilai Asymp.Sig (2 Tailed) 0,0 0> 0,05, dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada pemakaian model pembelajran Role Playing terhadap mengkreasikan isi teks fabel siswa kelas VII SMP Daarul Aitam Palembang.
KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DALAM PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SD 19 PALEMBANG
Florens Dianni Nurhabiba;
Misdalina Misdalina;
Tanzimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1405
This study aims to describe the ability of higher order thinking skills in differentiated learning at SD Negeri 19 Palembang. Method research used is descriptive quantitative research method with pre-experimental form and one-group pretest-posttest design. The population in this study amounted to 54 students consisting of class IV A who totaling 25 students, IV B totaling 29 students. In this research using 1 class for sampling using purposive sampling, namely class IV A. Data collection techniques used were tests, questionnaire and documentation. The data analysis technique used is the n - gain test. The results of the pretest and posttest n-gain ability higher order thinking skills is 0.55 medium category. HOTS ability in differentiated learning applied is as expected, meaning that the average student can parse information in HOTS questions and determine the initial steps to find correct answer. Keywords: Ability, Higher Order Thinking Skill, Learning Differentiate
PENGARUH PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD NEGERI 4 TUGUMULYO
Refi Arista;
Destiniar;
Putri Dewi Nurhasana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1406
The study aims to determine whether there is any effect of the constructivism approach on geometric shapes on student learning outcomes in class IV SD Negeri 4 Tugumulyo. This research is a type of quantitative research using the Pre-Experimental type Experimental method with the One-Group Pretest-Posttest Method design. The variables of this study consist of the independent variable (X), namely the Constructivism Approach and the dependent variable (Y), namely the results of learning Mathematics. The population in this study were all fourth grade students at SDN 4 Tugumulyo, totaling 30 students. The sample of this research is students of class IV, totaling 30 students. The data collection technique in this study was a question test in the form of 10 multiple choice questions. The results of this study indicate that the pretest (initial test) of students' knowledge has an average value of 46.44 in the less good category, after being given treatment using the constructivism approach the final test results (posttest) show an average value of 80.33 in the good category and experiencing enhancement. Obtained Tcount = 19.561 > Ttable = 1.671 with a significant level of α = 0.05, (Tcount = 19.561 > Ttable = 1.671) according to the criteria for testing the hypothesis if Tcount > Ttable then Ho is rejected and Ha is accepted. Thus there is an effect of the use of a constructivist approach to flat shape material on student learning outcomes in class IV. Keywords: Constructivism, Flane figure, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI THEMATIC SMART BERBASIS DARING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS V SD KUSUMA BHAKTI SEMARANG
Fadlilatur Rohmah;
M.Yusuf Setia W;
Fajar Cahyadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1407
Latar belakang yang mendorong penelitian dan pengembangan ini adalah maraknya game daring dikalangan pelajar serta kurangnya media dengan pemanfaatan teknologi.dalam pembelajaran tematik kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar . Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pengembangan dan kevalidan media. Game Edukasi Thematic Smart sebagai media pembelajaran kelas lima? 2.) Bagaimana respon guru dan respon siswa terhadap game edukasi thematic smart dalam pembelajaran tematik kelas lima? Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui pengembangan, kevalidan dan respon guru serta siswa mengenai media Game Edukasi Thematic Smart dalam pembelajaran. Subjek penilitian pada uji coba lapangan dilakukan pada kelas V SD Kusuma Bhakti Semarang dengan jumlah peserta didik 27. Jenis Penelitian ini berdasarkan langkah-langkah pengembangan yang dikemukakan Sugiyono (2017:408-426) yang diambil delapan langkah (a) Potensi dan Masalah; (b) Pengumpulan Data; (c) Desain Produk; (d) Validasi Desain; (e) Perbaikan Desain; (f) Uji Coba Produk; (g) Revisi Produk; dan (h) Produk Siap Digunakan. Hasil validasi penelitian dapat disimpulkan bahwa media Game Edukasi Berbasis Daring tema 9 benda-benda disekitar kita Kelas V Sekolah Dasar dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Saran yang dapat disampaikan oleh peneliti supaya penggunaan media Game Edukasi Thematic Smart pada saat uji pengembangan, perlu dipersiapkan oleh wali kelas dan peneliti agar saat uji coba tidak terjadi eror pada game.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SDN GAJAHMUNGKUR 04
Isnayni Erfin Iswanto;
Choirul Huda;
Fine Raffiane
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1408
ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar matematika kelas IV SDN Gajahmungkur 04. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pretest dan post test yaitu dengan desain terdapat suatu kelompok diberi materi dan soal untuk menentukan hasilnya. Dengan jumlah peserta didik 27 yang terdiri dari 17 laki-laki dan 10 perempuan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model problem based learning ( PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik peningkatan hasil belajar dengan sig >0,05 berdistribusi normal, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan Thitung= 2,819 maka uji hipotesis tolak ????0. Sehingga berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika kelas IV SDN Gajahmungkur 04 Kata Kunci : PBL, Matematika, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE (RADEC) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SD
Ani Nurjannah;
Maharani Oktavia;
Puji Ayurachmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1409
The problem that occurs from this study is the lack of students' creative thinking skills in science learning caused by the application of science material that still uses conventional models and questions and answers. The purpose of this study was to determine the effect of the application of the RADEC model on students' creative thinking skills in science learning class V SD N 88 Palembang. The research method used is the experimental method with a pretest-posttest control group design. The subjects of this study were students in grades V1 and V2 of SD N 88 Palembang, totaling 61 students. Methods of data collection using tests and documentation. The test instrument is in the form of essay questions totaling 10 questions to measure students' creative thinking abilities. The data analysis technique uses the Independent Sample T-test. The results showed that the application of the RADEC model could improve elementary students' creative thinking skills in science material which could be seen from the results of the hypothesis test (Independent Sample T-Test) in the form of a significance value in this study, namely 0.000 <0.05, which means Ho was rejected, Ha was accepted. Keywords: RADEC Model, Ability to think creatively
PENGARUH MEDIA RITATOON TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD NEGERI 12 TANJUNG BATU
Anisa Rahmawati;
Allen Marga Retta;
Puji Ayurachmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1410
The background of the problem in this study is the lack of learning outcomes in mathematics learning caused by the application of mathematical material using only student books without the help of other media. This study aims to determine the effect of using ritatoon media on the learning outcomes of third grade students at SD Negeri 12 Tanjung Batu. The research method used is the experimental method with a pretest-posttest control group design. The subjects of this study were students in class III A and III B of SD Negeri 12 Tanjung Batu, totaling 43 students. Methods of data collection using tests and documentation. The test instrument is in the form of multiple choice questions totaling 10 questions to measure student learning outcomes. Data analysis technique using Independent Sample T-test. The results showed that the influence of ritatoon media can improve elementary school students' learning outcomes in mathematics material which can be seen from the learning outcomes of hypothesis testing (Independent Sample T-Test) in the form of a significance value in this study, namely 0.000 > 0.05, which means Ho is rejected Ha is accepted. Keywords: ritatoon media, student learning outcomes