cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 7,685 Documents
ANALISIS DESAIN PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PELAJARAN MATEMATIKA SD Doni Nofrizal; Syafri Ahmad; Salmaini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5099

Abstract

This study aims to analyze the design of the application of differentiated learning in the implementation of the Independent Curriculum in Mathematics lessons in Elementary Schools (SD). Differentiated learning as an instructional strategy that adapts learning to the needs, interests, and learning styles of students is expected to accommodate the diversity of student characteristics in the mathematics learning process. The research method used is descriptive qualitative, with a content analysis approach to learning planning documents, interviews with teachers, and observations of learning practices implemented. The results of the study indicate that the application of differentiated learning in the context of the Independent Curriculum can increase the effectiveness of mathematics learning in elementary schools, by providing freedom for teachers to adjust learning materials and strategies according to the level of ability and needs of students. This finding also indicates the importance of developing teacher professionalism in designing and implementing differentiated learning to ensure the achievement of equitable and inclusive educational goals.
PELAKSANAAN ASESMEN DIAGNOSTIK NON-KOGNITIF DALAM MEMETAKAN KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X AKL 2 DI SMK NEGERI 2 SEMARANG Sifa Sofiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5100

Abstract

The aim of the research is to map students' learning needs in learning Indonesian through non-cognitive diagnostic assessments. Non-cognitive diagnostic assessments can facilitate learning and provide complete information as feedback for teachers, students and parents so that they can find out the results of the goals that have been set and can serve as a guide in determining strategies, approaches, techniques and methods in the learning process furthermore. In this research, students' learning needs were mapped in learning Indonesian, especially in the classroom. The research uses a qualitative approach. The results obtained were that students' learning needs based on interests and talents were in good condition, and students' learning needs based on learning styles were found to vary. namely 17 people need a visual learning style, 8 people need an auditory learning style, and 11 people need a kinetic learning style. Based on the results of the non-cognitive diagnostic assessment analysis, the Indonesian language teacher has created a learning preparation plan, process plan, content plan and ongoing evaluation steps.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENUMBUHKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DI SEKOLAH DASAR Zulfatul Khoiriyah; Siti Fatonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Dasar. Model Discovery Learning sangat penting karena melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan eksplorasi, percobaan, dan observasi. Dengan pendekatan ini, peserta didik diberi kesempatan untuk menemukan dan memahami konsep-konsep IPA secara mandiri, menjadikan mereka agen aktif dalam proses penemuan, bukan sekadar penerima informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan literatur, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Siswa diberikan ruang untuk berpikir kritis dan kreatif, serta didorong untuk merumuskan hipotesis mereka sendiri. Proses ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga membantu mereka membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang diajarkan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa model Discovery Learning tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan motivasi peserta didik dan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, yang sangat penting dalam pendidikan modern.
PENGGUNAAN DIGITAL TOOLS UNTUK EVALUASI PEMBELAJARAN KELAS V DI SDN 216 SONDARIAH KOTA BANDUNG Irawati Nuraeni; ArfI Purnama Nur Indah; Ramanda Putri Mardiyyana; Selvi Novitasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5104

Abstract

Dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat telah membawa dampak yang positif terutama pada dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar dan salah satu inovasinya adalah penggunaan platfrom digital dalam evaluasi Pembelajaran, Meskipun terdapat berbagai keunggulan seperti kemudahan akses, respon instan terhadap hasil jawaban siswa, serta ketersediaan berbagai fitur menarik, terdapat tantangan yang perlu diatasi. Beberapa masalah yang muncul antara lain adalah ketidakmampuan beberapa siswa dalam menggunakan digital tools secara efektif, adanya ketergantungan pada pendampingan guru atau orang tua, serta kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal karena fitur-fitur yang ada pada platform digital seperti Quizizz, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan platform digital, khususnya Quizizz, dalam evaluasi pembelajaran di SDN 216 Sondariah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas V dan observasi langsung terhadap penggunaan digital tools dalam evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital tools seperti Quizizz meningkatkan antusiasme dan motivasi siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN PENDEKATAN TARL, CRT, DAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS I SD Nia Listiani; Arfilia Wijayanti; Ika Susianingsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran PBL menggunakan pendekatan TaRL, CRT, dan berdiferensiasi terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas IA SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi penerapan sila Pancasila dalam lingkungan sekolah dan keluarga. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu mixed method dengan desain sequential explonatory. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pembelajaran PBL yang diperoleh menggunakan pendekatan TaRL sebesar 80,3, hasil belajar pendekatan CRT adalah 74,1, dan hasil belajar pendekatan berdiferensiasi yaitu 76,2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menggunakan pendekatan TaRL memperoleh rata-rata tertinggi dibandingkan pendekatan lainnya. Hal ini karena pendekatan TaRL mampu menyesuaikan proses pembelajaran PBL dengan tingkat kemampuan peserta didik, sehingga mereka lebih termotivasi untuk belajar dan mendukung pencapaian hasil belajar menjadi lebih baik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN ANTUSIAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD INPRES 3 BIROBULI Ni Putu Novi Damayanti; Nashrullah; Arni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5116

Abstract

This study aims to increase the enthusiasm for learning Indonesian language subjects through the application of interactive media for fourth-grade students at SD Inpres 3 Birobuli. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method, which is carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of this study were 20 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews and documentation, then analyzed descriptively to see the increase in student enthusiasm for learning. The indicator of success in this study is the achievement of 80% of students who have high enthusiasm for learning. The results showed a significant increase in each indicator of student enthusiasm for learning after the application of interactive media. The average percentage of student enthusiasm for learning increased from 55.5% in the pre-cycle, to 76.3% in cycle I, and reached 87% in cycle II. These findings indicate that interactive media can increase student enthusiasm for learning, by making the learning process more interesting and motivating. The application of interactive media in learning is recommended to continue to be developed and adjusted to student needs in order to achieve optimal learning outcomes.
KETERLIBATAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM EKSTRAKURIKULER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL Zafirah Nur Amalia; Sabrina Putri Salsabila; Naila Kamila Anandhita; Decenni amelia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5122

Abstract

Student involvement in extracurricular activities plays a very important role in developing social skills. This study aims to analyze student involvement in extracurricular activities and their influence on social skills. Extracurricular activities not only provide opportunities for students to explore their interests and talents, but also involvement in extracurricular activities can help students develop social skills, such as communication, cooperation, empathy, and problem-solving skills. The method used in this study is a literature review, where a literature review is a study used to collect information and data with the help of various materials available in the library such as documents, books, journals, articles and others. by reviewing various previous studies related to the relationship between involvement in extracurricular activities and students' social skills. Based on the literature analysis, it was found that students who actively participate in extracurricular activities, such as sports, scouts, or arts, tend to have better social skills. Thus, to obtain optimal results, it is necessary to select extracurricular activities that are in accordance with the social needs of students, as well as efforts to create a supportive environment for them to develop.
PENGGUNAAN PERMAINAN HEDBANZ MENEBAK KATA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS III DI SDN 3 TALAGA JAYA Mutiya R. Uliyasi; Evi Hasim; Fidyawati Monoarfa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5124

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya keterampilan siswa SDN 3 Telaga Jaya dalam berbicara dan penguasaan kosa kata yang dimiliki siswa masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya tes, observasi dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 28 siswa, 17 siswa (60%) masih kurang dalam kemampuan berbicara. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 28 siswa kemampuan berbicara memperoleh (22%) atau 6 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (28%) atau 8 orang siswa meningkat. Siklus I pertemuan III meningkat menjadi 13 orang (43%) dalam kemampuan berbicara. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (92%) atau 26 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan hedbanz secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi permainan interaktif, seperti hedbanz, dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif dan kemampuan berbicara. Dengan demikian penggunaan permaianan hedbanz menebak kata dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih kurangnya keterampilan siswa SDN 3 Telaga Jaya dalam berbicara dan penguasaan kosa kata yang dimiliki siswa masih rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya tes, observasi dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 28 siswa, 17 siswa (60%) masih kurang dalam kemampuan berbicara. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 28 siswa kemampuan berbicara memperoleh (22%) atau 6 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (28%) atau 8 orang siswa meningkat. Siklus I pertemuan III meningkat menjadi 13 orang (43%) dalam kemampuan berbicara. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (92%) atau 26 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan hedbanz secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya integrasi permainan interaktif, seperti hedbanz, dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif dan kemampuan berbicara. Dengan demikian penggunaan permaianan hedbanz menebak kata dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas III di SDN 3 Talaga Jaya.
PENERAPAN MEDIA GARIS BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SD INPRES JONGAYA Ahmady Farmansyah; Syaripa Juhadaeni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan Media garis bilangan di kelas 4 SD Inpres Jongaya. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Inpres Jongaya sebanyak 26 orang. Adapun persentasi siswa tuntas dari penelitian ini yaitu 90% sedangkan peresentase siswa yang tidak tuntas sebesar 64,85% pada siklus I dan pada siklus II persentase siswa tuntas menjadi 85,68% dan persentase siswa tidak tuntas menjadi 66,75%. Jadi pada penelitian ini yang menggunakan media garis bilangan dapat dikatakan berhasil sebab siswa yang tuntas mengalami peningkatan dari siklus I meningkat di siklus II.
PROFIL PENERAPAN KURIKULUM FILANESIA DI AKADEMI SEPAK BOLA KOTA SEMARANG Fanny Yudha Pratama
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5126

Abstract

Kurikulum filanesia adalah salah satu jenis kurikulum yang menjadi tumpuan atau acuan pemain sepak bola melalui karakter dirinya masing-masing dengan bimbingan pelatih baik sejak usia dini hingga pemain profesional. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bentuk pemahaman pelatih sepak bola yang mengikuti liga askot U-13 Kota Semarang terkait kurikulum filanesia. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dalam bentuk observasi, wawancara, dan angket. Populasi yang digunakan adalah pelatih akademi sepak bola U-13 yang mengikuti kompetisi Liga Askot Semarang 2023 dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 9 orang pelatih dijadikan sampel. Instrumen dalam penelitian ini memanfaatkan hasil angket berupa kuesioner. Hasil penelitian ini membutktikan bahwa sebagian pelatih sudah mengetahui kurikulum filanesia. Dari beberapa kategori pemahaman yang dibuat, diperoleh 75% presentase terbanyak pada kolom keterampilan dengan penilaian sangat setuju dari pelatih dan presentasi paling rendah adalah 0,00%. Simpulan dari penelitian ini adalah mayoritas pelatih di akademi sepakbola yang mengikuti kompetisi liga askot U-13 sudah memahami tentang penerapan kurikulum filanesia dan sudah memahami dasar-dasar kepelatihan dalam kurikulum filanesia.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue