cover
Contact Name
Dr. Intan Dwi Hastuti
Contact Email
jurnal.jpin@gmail.com
Phone
+6281216119880
Journal Mail Official
intancendekiamataram@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok Q 11 Ling. Geguntur Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia
ISSN : 27228134     EISSN : 26208466     DOI : https://doi.org/10.47165/jpin
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) mempublikasikan artikel kajian teori atau penelitian terkait dengan Pendidikan. JPIn menerima publikasi dari guru-guru (PAUD, SD, SMP, SMA), Dosen, serta dari pemerhati dan peneliti pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
Karakteristik Hasil Pengelasan Metal Inert Gas (MIG) Pada Plat Baja ST 37 Dengan Variasi Arus 120 A, 130 A, 140A, Dan 150A Alexander Sebayang; Efrata Tarigan; Faisal Fahmi Hasan; Anasril Anasril
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.433

Abstract

Pengelasan (welding) merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam teknologi manufaktur. Dalam pengerjaan pengelasan harus memperhatikan kesesuaian pada konstruksi las agar tercapai hasil yang optimal. Untuk itu pengelasan perlu memperhatikan beberapa hal yang penting diantaranya efisiensi pengelasan, penghematan tenaga, penghematan energi, dan tentunya biaya yang murah. Pada kebutuhan welding dengan kualitas tinggi seperti sambungan pada bejana bertekanan seperti heat exchanger, pipa bertekanan dan konstruksi jembatan, struktur baja lainnya, pengelasan harus direncanakan dengan baik. Pada penelitian ini metode pengelasan yang digunakan adalah Metal Inert Gas (MIG), hal ini sangat erat hubungannya dengan arus listrik, ketangguhan, cacat las, serta retak yang pada umumnya mempunyai pengaruh yang fatal terhadap keamanan dari konstruksi yang di las. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pengaruh hasil pengelasan yang digunakan Metal Inert Gas (MIG) dengan menggunakan variasi Arus 120 A, 130 A, 140 A, dan 150 A terhadap kekuatan tarik, pada pelat baja St 37. Pengujian hasil pengelasan yang digunakan adalah dengan metode destructive test yaitu berupa uji tarik (tensile test). Parameter yang diamati adalah ada tidaknya cacat pada test piece hasil pengelasan yang diuji tarik tersebut. Apabila ada cacat berupa retak di logam las-an, mengacu ke standar BS EN ISO, maka ditentukan  apakah hasil pengelasan diterima (accepted) atau ditolak (rejected). Parameter pengujian dan hal-hal yang terkait dengan pengujian  mengacu pada standar ASTM E8. semakin besar arus pengelasan MIG pada baja ST 37 makan semakin besar pula nilai tegangan ultimatenya dimana nilai tegangan ultimate (tu) N/mm2 tertinggi adalah pada arus 150 A diikuti 140 A, 130 A, 120 A. Hal ini dikarenakan semakin besar arus pengelasan maka struktur mikro hasil pengelasan akan semakin halus
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTKESTUAL DENGAN STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Intan Dwi Hastuti; Sutarto Sutarto; Ahmad Muzanni
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.434

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran untuk dipelajari setiap jenjang. Perencanaan Pembelajaran  disusun berdasarkan strategi REACT. Penelitian ini menggunakan  metode quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPK Mardy Wiyata Malang dan SMP BSS Malang tahun ajaran 2021/2022. Hasil pengujian hipotesis yang diperoleh menunjukan terdapat pengaruh strategi REACT terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP BSS School Malang.
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (Mmp) Terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Matematika Siswa Di Kelas VIII B Smp Negeri 7 Kota Sungai Penuh Nofyta Arlianti
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.436

Abstract

Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru selama ini masih kurang melibatkan keaktifan murid. Selama ini guru hanya menggunakan metode mencatat di papan tulis dan tanya jawab dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui seberapa besar pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII B Smp Negeri 7 Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan Kuantitatif. Setelah dilakuakn analisis diperoleh rhitung rtabel  atau 0,463 0,412 dan harga r = 0,463 yang berharga positif maka terdapat pengaruh positif dari model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Matematika siswa, dan koofisien determinasi (r)2 = 0,214, jadi besarnya hubungan VariabelX terhadap Y adalah 21,4%. Ini berarti pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Matematika siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Kota Sungai Penuh adalah sebesar 21,4%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat berarti pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap Tingkat Pemahaman Konsep Matematika siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Kota Sungai Penuh.
Analisis Soal-soal Latihan dalam Buku Teks Matematika SMP Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Adinda Julia; Safrudiannur Safrudiannur; Jefferson R. Watulingas
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.362

Abstract

Penelitian ini menganalisis jenis soal-soal persamaan linear satu variabel pada lima buku teks Indonesia, satu buku teks Malaysia, dan dua buku teks matematika Singapura. Penelitian ini menggunakan metode content analysis. Data dikumpulkan dikode berdasarkan dimensi jenis pertanyaan matematis dan situasi kontekstual. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan mengecek kembali data yang diperoleh, kemudian data dari beberapa sumber dilihat kesamaan dan perbedaan menggunakan teknik percentage of agreement. Hasil pengkodean menunjukkan bahwa soal-soal latihan persamaan linear satu variabel pada buku teks matematika Indonesia (total 435 butir soal; 67 diantaranya berupa pilihan ganda atau PG) , Malaysia (total soal 37 butir tanpa PG) dan Singapura (Total soal 254 butir tanpa PG) sebagian besar merupakan jenis soal latihan prosedur tunggal, kecuali buku Indonesia terbitan Erlangga dan Platinum yang didominasi oleh jenis soal dengan prosedur ganda (penyelesaian lebih dari satu langkah). Di sisi lain, hampir semua soal dalam buku teks dominan disajikan dalam konteks matematika murni terkecuali buku teks Indonesia terbitan Erlangga yang memiliki lebih banyak masalah ilustratif. Soal yang memiliki konteks membutuhkan penggunaan teknologi hanya ditemukan pada buku teks Indonesia Kurikulum Merdeka dan Singapura, sedangkan di buku-buku teks lainnya tidak terdapat soal-soal yang secara eksplisit membutuhkan penggunaan teknologi.
Persepsi Guru MTsN 1 Lima Puluh Kota Tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) TETI ASMARNI
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2 (2022): JPIn: Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.429

Abstract

The government, in this case the Ministry of Education and Culture as the organizer of education in Indonesia, always tries to make changes for the better. The writing of this article aims to analyze the perceptions of MTsN 1 Lima Puluh Kota teachers about the Minimum Competency Assessment (AKM). This research uses a survey method with descriptive qualitative research type. Data were obtained through interviews and documentation. The data obtained was analyzed by reducing the data by describing the results of the interview. The results showed that almost all teachers had a positive perception of the AKM. Some of the obstacles encountered during the implementation of the AKM and character survey came from the factor of students who were slow in operating computers and did not understand the meaning of questions with various types of questions. The obstacle on the teacher's side was the teacher's competence in assisting students to prepare for the AKM. The efforts of madrasah and teachers to complete infrastructure, train students to operate computers, train students with questions, habituation of madrasah literacy activities. The results showed that minimum competency assessment needs to be socialized to students and training for teachers.
Pengaruh Variasi Jumlah Elektroda Dan Jenis Katalis Terhadap Produksi Gas Hidrogen Pada Elektrolisis Air Laut Ayu Lestari; Yeti Kurniasih; Dahlia Rosma Indah; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.384

Abstract

Potensi energi terbarukan adalah mengubah air laut menjadi gas hidrogen yang diproduksi melalui proses elektrolisis. Elektrolisis adalah proses pemisahan molekul air (H2O) menjadi gas hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dengan mengalirkan arus listrik. Energi gas hidrogen dari air laut tidak menyebabkan polusi, ringan dan sustainable sehingga dapat menjadi salah satu solusi terhadap pengurangan pemanasan global. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses elektrolisis yaitu penggunaan katalisator dan luas permukaan elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh jumlah elektroda dan jenis katalis terhadap jumlah gas hidrogen yang diperoleh melaui proses elektrolisis air laut. Proses elektrolisis dilakukan dengan memvariasikan jumlah elektroda mulai dari 2,4,6,8 dan 10, serta memvariasikan jenis katalis yang digunakan yaitu HCl, HNO3, dan H2SO4. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah elektroda berbanding lurus dengan produksi gas hidrogen massa tertinggi dihasilkan pada jumlah 10 plat elektoda dengan massa sebesar 6,9966 gr. Penambahan katalis pada elektrolisis, massa gas hidrogen tertinggi yang dihasilkan adalah 6,9966 gr pada konsentrasi 0,1 M untuk H2SO4, katalis HCl massa gas hidrogen yang dihasilkan 6,6633 gr pada konsentrasi 0,1 M, dan katalis HNO3 massa gas hidrogen yang dihasilkan 5,6300 gr. Jenis katalis yang optimal digunakan pada proses elektrolisis air laut yaitu H2SO4.
PEMBUATAN PETA DESA RANTAU MAPESAI KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Lisa Trisnawati; Sri Agustin; Nedra Niswita; Sahriyal Sahriyal; Agung Nugroho; Sri Guntur
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 1: April 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i1.435

Abstract

Desa Rantau Mapesai terletak di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Desa tersebut memiliki luas wilayah 5000 ha, terdiri dalam dua wilayah yaitu Dusun I Beringin dan Dusun II Jaya yang terbagi dalam 4 Rukun Warga dan 8 Rukun Tetangga. Desa Rantau Mapesai membutuhkan peta desa sebagai sumber informasi yang dapat digunakan sebagai penunjang dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan di desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan peta Desa Rantau Mapesai, sehingga dengan adanya peta tersebut dapat diketahui posisi desa terhadap kawasan disekitarnya, mengidentifikasi potensi-potensi desa, dapat dijadikan sebagai dasar 2 JPIn: Jurnal Pendidik Indonesia, 5(2), 2022 © 2022 JPIn: Jurnal Pendidik Indonesia p-ISSN 2722-8134, e-ISSN 2620-8466 pengambilan kebijakan pembangunan desa dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan observasi/survei awal dan identifikasi masalah, memperoleh surat pernyataan bersedia kerjasama dengan mitra, tahapan persiapan dan pengambilan data ditigasi serta data pendukung lainnya, pengolahan data, pembuatan layout peta, mengkonsultasikan hasil layout kepada kepala desa beserta perangkat desa dan penyerahan file atau hasil cetakan. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peta gambar dengan memperlihatkan layout peta informasi geospasial yang dapat ditemui di Desa Rantau Mapesai. Peta Desa Rantau Mapesai ini dapat dijadikan sebagai bahan penunjang dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan di desa.
Analisis Vibrasi Terhadap Massa Pakai Pompa Suntrifugal Unit 4 Fatty Acid Pada PT. Unilever Oleochemical Indonesia Muhammad Anhar Pulungan; Siti Maretia Benu; Sihar Siahaan
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.437

Abstract

Pompa merupakan salah satu komponen penting di industri oleochemical. Peran pompa disini sebagai alat transfer produk dari satu unit ke unit yang lain. Dalam menjalankan fungsinya ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya vibrasi. Vibrasi merupakan gerakan bolak balik dari mesin atau elemen mesin dari posisi setimbang (diam). Vibrasi juga merupakan salah satu parameter analisa dalam predictive maintenance khususnya digunakan untuk mendeteksi sumber dan gejala kerusakan. Kerusakan ini biasanya disebabkan karena beberapa hal diantaranya kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan mekanik dan kerusakan yang disebabkan karena permasalahan bearing. Keruaskan mekanik contohnya misalignment, unbalance, dan juga loosenenss. Sedangkan untuk masalah bearing itu berupa BPFO, BPFI, BSF, dan FTF. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab kerusakan yang terjadi pada pompa sentrifugal agar bisa menghindari hal yang akan mengakibatkan terjadinya breakdown maintenance. Metode yang penulis gunakan dalam pengumpulan data vibrasi adalah observasi dan analisa data. Setelah melakukan analisa vibrasi terhadap pompa sentrifugal pada unit 4, diperoleh hasil temuan yang mengindikasikan kerusakan pada bearing yaitu BPFO. Sehingga dapat disimpulkan bahwa diperlukan perbaikan dengan penggantian bearing.
The Feasibility Of Supardi’s Tempeh Business In Banjarbaru Jumiatai Jumiati; Misransyah Misransyah
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya usaha tersebut dari gambaran kuantitatif dari aspek keuangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survei. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Rukun Mufakat RT. 003 RW. 003 Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Bisnis Tempe Supardi. Penelitian menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, kuesioner dan studi pustaka. Metode literatur yang berkaitan dengan metode penelitian. Teknik Analisis Data. Metode perhitungan Aspek Keuangan adalah:Perhitungan hasil penelitian menunjukkan pendapatan rata-rata Rp.255.200.000,- dan pengeluaran Rp.199.314.000 per tahun. Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 37.401.900,-, Internal Rate Of Return (IRR) 18,92%, Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) 2,9, Profitability index ( PI) 1,9. Dari perhitungan kelayakan usaha di atas menunjukkan Usaha Tempe Supardi layak untuk dijalankan usahanya.
Guyub Kasripahan Sebagai Fenomena Modal Social Di Kota Salatiga Y. Haris Nusarastriya; Agus Bambang
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.465

Abstract

Guyub Kasripahan merupakan fenomena sosial yang masih hidup dan berlaku sampai sekarang dan hidup di tengah-tengah kehidupan yang serba modern yang condong individual dan kapitalistik. GUYUB KASRIPAHAN merupakan fenomena sosial sebagai modal social. Penelitian ini suatu daya tarik tersendiri bagi peneliti untuk mencari tahu Mengapa terbentuk kumpulan/oraganiasi sosial “GUYUP KASRIPAHAN” Mengapa diperlukan organisasi sosial “GUYUP KASRIPAHAN’, Perubahan perubahan apa yang terjadi didalam pelaksanaan “GUYUP KASRIPAHAN”, Mengapa “GUYUP KASRIPAHAN” masih bertahan sampai sekarang. Faktor-faktor inilah yang hendak dikaji berangkat dari ketertarikan peneliti tersebut.