cover
Contact Name
Dr. Intan Dwi Hastuti
Contact Email
jurnal.jpin@gmail.com
Phone
+6281216119880
Journal Mail Official
intancendekiamataram@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok Q 11 Ling. Geguntur Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia
ISSN : 27228134     EISSN : 26208466     DOI : https://doi.org/10.47165/jpin
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) mempublikasikan artikel kajian teori atau penelitian terkait dengan Pendidikan. JPIn menerima publikasi dari guru-guru (PAUD, SD, SMP, SMA), Dosen, serta dari pemerhati dan peneliti pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
Hubungan Self-Esteem dengan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Resiliensi Siswa Orangtua Bercerai Febriady Huta Uruk; Niko Risko
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.390

Abstract

Resiliensi dibutuhkan oleh siswa dalam menghadapi perceraian orangtua yang oleh self esteem dan dukungan sosial teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji hubungan self-esteem dan dukungan sosial teman sebaya dengan resiliensi siswa orangtua bercerai di SMA Negeri di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa orangtua bercerai di SMA Negeri Kota Sungai Penuh yang berlatarbelakang orangtua bercerai, sedangkan sampel penelitian menggunakan teknik Total Sampling dan data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket dengan model skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa self esteem siswa orangtua bercerai di seluruh SMA Kota Sungai Penuh terbanyak berada pada kategori sedang, pada dukungan sosial teman sebaya terbanyak pada kategori tinggi, dan resiliensi terbanyak berada pada kategori sedang. Sedangkan pada pengujian hubungan masing-masing variabel ditemukan bahwa terdapat hubungan antara self esteem dan dukungan sosial teman sebaya terhadap Resiliensi sebesar 15,9%. Implikasi hasil penelitian dapat dijadikan sebagai rujukan dalam meningkatkan resiliensi siswa dengan meningkatkan self esteem dan dukungan teman sebaya, peran aktif dari guru dalam meningkatkan self-esteem dan dukungan teman sebaya, sehingga siswa mampu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapinya, hingga siswa dapat memiliki resiliensi yang baik.
Peranan Kepolisian Sebagai Law Enforcement Di Indonesia Dikaitkan Dengan Perspektif Sosiologi Hukum DM, Mohd. Yusuf; Gurning, Rijen; Sukrizal, Sukrizal; Saragih, Geofani Milthree
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.366

Abstract

Indonesia merupakan negara hukum, sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi hukum terdapat beberapa penegak hukum yang memiliki peranan penting di dalamnya. Kepolisian adalah salah satu law enforcement yang memiliki peranan penting dalam penegakan hukum di Indonesia. Secara konstitusional, di dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 ditegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki tugas penting dalam melindungi, menganyomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini. Di dalam penelitian ini akan dibahas mengenai sejarah singkat kelahiran kepolisian di Indonesia dan peranan Kepolisian sebagai penegak hukum dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban negara. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan telah bayak dinamika dalam perkembangan institusi kepolisian di Indonesia serta peranan penting kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban negara Indonesia.
Kinerja Pengeringan Jamur Tiram Menggunakan Alat Pengering Tipe Rak Dengan Energi Surya Menggunakan Tiga Buah Kolektor Melvin B.H Sitorus; Syariful Hikmah Sormin; Melvin Emil Simanjuntak
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.410

Abstract

Budidaya jamur tiram merupakan usaha yang tidak membutuhkan lahan yang luas, proses perawatannya relatif mudah, serta bahan bakunya mudah didapat dan murah. Meskipun jamur tiram tidak tergolong sebagai kebutuhan pangan pokok, namun banyak diminati oleh masyarakat karena kandungan gizinya yang tinggi dan non kolesterol. Pengolahan pascapanen untuk jamur tiram antara lain pengawetan dengan menggunakan teknik penjemuran dibawah sinar matahari karena kandungan airnya yang tinggi untuk menjamin agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.  Metode pengeringan akan tidak efektif apabila cuaca yang tidak menentu ditambah lagi kemungkinan kontaminasi produk, masalah higienitas, dan berbagai hal yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas dan kuantitasnya . Pada penelitian ini digunakan tiga buah kolektor surya untuk mengatasi kelemahan pada pengeringan konvensional dimana udara dilewatkan melalui kolektor surya pada suhu tinggi, kemudian udara panas dialirkan melalui bahan yang akan dikeringkan dengan bantuan fan. Setelah pengujian didapati penurunan kadar air pada rak 4 lebih cepat terjadi dengan kadar air berkurang dari 92.47% menjadi 7.15%. Laju pengeringan rata-rata untuk keempat rak sebesar 0,578481 gr/mnt.
Break Event Point Dan Analisis Tingkat Pendapatan Usaha Budidaya Ikan Air Tawar Di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Muhammad Rizali MM; Nor Ainaya Azizah
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan break event point dan analisis tingkat pendapatan pada usaha budidaya ikan air tawar di Desa Tiwingan lama. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar pada tahun 2021 yang memiliki keramba jarring apung berjumlah 13 rumah tangga yang ada di Desa Tiwingan Lama, selanjutnya semua populasi tadi dijadikan sampel
Pengembangan Bahan Ajar Berdasarkan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Matematika Smp Kelas VIII Rahman Hidayat; Intan Dwi Hastuti; Sutarto Sutarto
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.404

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar berdasarkan model PBL berorientasi pada pemecahan  masalah matematis pada materi sistim koordinat kartesius. Penelitian ini merupakan model pengembangan (Research and Development). Model pengembangan ADDIE yaitu (Analysis, Design, Development, Impelementation, and Evaluation). Model ADDIE dikembangkan oleh Dick and Carey (1996) guna merancang sistem pembelajaran. Bahan ajar Model PBL Layak digunakan untuk siswa kelas VIII dengan uji kelayakan validator sebesar 84,4 %.
Politik Hukum Kedudukan Dan Peranan Komisi Yudisial Di Indonesia Mohd. Yusuf DM; Hendrik Hendrik; Rahmad Supeno; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.379

Abstract

Komisi Yudisial merupakan salah satu lembaga Negara di Indonesia yang baru terbentuk pada masa reformasi. Lahirnya Komisi Yudisial didorong dari adanya permasalahan dalam dunia kekuasaan kehakiman di Indonesia. Pada dasarnya, Komisi Yudisial lahir untuk menjaga dan menegakkan marwah hakim yang ada di Indonesia. Komisi Yudisial secara konstitusional diatur dalam Bab Kekuasaan kehakiman pada UUD 1945. Namun, apabila dikaji pada dasarnya Komisi Yudisial bukanlah lembaga Negara yang melaksanakan fungsi, tugas dan kewenangan sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman, melainkan hanya sebagai lembaga Negara pembantu dalam kekuasaan kehakiman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana politik hukum kedudukan dan peranan dari lembaga negara Komisi Yudisial di Indonesia.
Tinjauan Yuridis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efetivitas Penegakan Hukum Di Masyarakat DM, Mohd. Yusuf; Sugianto, Sugianto; Pangaribuan, Roland Latarsa; Putra Utama, Andi Wahyu; Saragih, Geofani Milthree
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.369

Abstract

Hukum merupakan suatu hal yang abstrak, karena tidak dapat dilihat dan disentuh, namun dapat dirasakan keberadaannya. Hal ini karena hukum bukan suatu benda, melainkan tindakan (setelah dimplementasikan). Untuk mengkaji hal tersebut, maka kita harus memperhatikan eksistensi hukum melalui efektivitas hukum yang ada di tengah-tengah masyarakat. Membahas mengenai efektivitas hukum di tengah-tengah masyarakat berarti membahas mengenai daya kerja atau pengimplementasian suatu hukum dalam mengatur dan/atau memaksa masyarakat untuk patuh dan taat terhadap hukum. Maka, sudah pasti terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efektivitas hukum tersebut. Kemudian, juga terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi hukum tersebut benar-benar berfungsi di dalam masyaralat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas penegakan hukum di masyarakat yaitu kaidah hukum (peraturan), penengak hukum, sarana atau fasilitas dan kesadaran masyarakat itu sendiri
VALIDASI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS CANVA PADA MATERI IMPULS DAN MOMENTUM DI KELAS X SMKN 4 KERINCI Enny Zarvianti; Dwitri Pilendia; Lobis Sandra
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.431

Abstract

Penggunaan media pembelajaran merupakan alat bantu pendidik yang dapat membantu proses penyampaian pelajaran, tercapainya tujuan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan guru diharapkan menyiapkan media pembelajaran yang kreatif, serta berfikir inovatif untuk mendesain media pembelajaran agar mampu menarik perhatian peserta didik. Peserta didik kurang memahami materi yang di sampaikan guru, sehingga mereka tidak mampu menyimpulkan materi yang disampaikan. Terlihat dari data hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan hanya 62,93%. Guru membutuhkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar dapat mendorong pemahaman peserta didik dan minat belajar peserta didik terhadap. Salah satu media pembelajaran yang digunakan dengan menggunakan media  pembelajaran berbasis Canva. Dalam pengembangan media pembelajaran berbasis Canva dilakukan beberapa tahap pengujian salah satunya tahap pengujian Validitas untuk mengetaahui layak atau tidaknya media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Dengan model pengembangan 4-D (Four D) Instrumen penelitian yang dilakukan menentukan kevalidan, praktikalitas, dan efektifitas media pembelajaran Canva dalam penerapannya. Untuk mengetahui validitas media yang dikembangkan, maka dibuat angket respon ahli yang dibagi menjadi dua tahap, yaitu validasi media dan validasi materi. Hasil dari penelitian ini  dihitung menggunaakan rumus Aiken’s dan diperoleh rata-rata nilai vaiditas media pembelajaran berbasis Canva yaitu 0,85 dengan kategori “Valid”. Serta hasil uji validitas ahli materi dan ahli bahasa media pembelajaran Canva dengan rata-rata 0,713 dengan kategori Valid yang tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Canva pada materi Impuls dan Momentum kelas X TBSM valid dan layak digunakan sebagai salah satu media pembelajaran layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.
Sosialisasi Penanggulangan Kenakalan Remaja: Upaya Preventif pada Remaja Awal Nilda Elfemi; Yuhelna Yuhelna; Dian Kurnia Anggreta; Isnaini Isnaini; Erningsih Erningsih; Sarbaitinil Sarbaitinil
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.430

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan sasaran kegiatan siswa SMP (remaja awal) tentang upaya penanggulangan kenakalan remaja. Fenomena kenakalan remaja yang terjadi di Sumatera Barat juga tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi di Kota-kota besar. Kenakalan remaja saat ini beragam, mulai dari membolos sekolah, kebut-kebutan di jalan, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar pelajar, dan lainnya. Persoalan kenakalan remaja sulit di akomodir oleh pihak sekolah karena tuntutan remaja yang begitu kompleks. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak (sinergi keluarga inti, keluarga luas, lembaga pendidikan, pemerintah, perguruan tinggi) dalam mengatasi kenakalan tersebut. Berbagai studi menunjukkan secara struktur, pihak tersebut berkontribusi dalam upaya preventif. Namun dalam artikel ini dinyatakan perlu pelibatan peer group memperkuat upaya preventif kenakalan remaja. Atas dasar ini, kami tim pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat memberikan pemahaman kepada siswa tentang kenakalan remaja, sebagai upaya penyadaran untuk menghindari kenakalan remaja, serta membentuk remaja yang menjalankan fungsi kontrol dalam mencegah kenakalan remaja yang berpotensi dilakukan oleh kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memfokuskan pada siswa SMP N 2 Mungka, Kabupaten 50 Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa kelas 1, kelas 2, serta guru.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL TERHADAP PENERAPAN BELOK KIRIK LANGSUNG (LTOR) Sahriyal Sahriyal; Erny Erny; Aldi Marzuliadir
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.432

Abstract

Permasalahan yang timbul dengan penerapan belok kiri langsung (LTOR) pada persimpangan Jalan Laksamana Laut Yos Sudarso, Jalan Bupati Tulus, Jalan Raya Soeprapto, Jalan Hasanuddin tersebut menimbulkan masalah lebar efektif kaki pendekat karena harus menyediakan lajur khusus belok kiri. Dampak langsung yang bersifat negatif adalah manakala operasional simpang bersinyal menerapkan belok kiri langsung (LTOR) secara tidak ‘proporsional’, terutama pada jam sibuk adalah menurunnya kinerja simpang bersinyal itu sendiri, diantaranya ditunjukkan adanya antrian kendaraan pada lengan simpang yang cukup panjang, dan apabila ada simpang di dekat simpang tersebut maka menimbulkan overlap.