cover
Contact Name
Abdul Wahid
Contact Email
tuturlogi@ub.ac.id
Phone
+6285241222599
Journal Mail Official
tuturlogi@ub.ac.id
Editorial Address
Gedung A Fisip Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27211495     EISSN : 27210162     DOI : -
Tuturlogi is a bilingual (English and Bahasa), peer-reviewed journal, and specializes in Indonesian communication studies in particular and Southeast Asian communication studies in general. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary communication issues through the publication of articles, research reports, community service project and any comments from contemporary communication issues. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 86 Documents
Kritik Terhadap Tren Wisata Foto di Indonesia : Kasus Tebing Breksi Yogyakarta Dhona, Holy Rafika; Astari, Wulan
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 2 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.917 KB) | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.02.2

Abstract

Salah satu cara pengembangan dunia wisata sekarang adalah wisata foto. Wisata foto dalam perbincangan akademis seringkali diamati dari perspektif pelaku bisnis wisata sebagai wisata yang efektif dan efisien. Wisata foto dapat dianggap sebagai proses mediatisasi, proses dimana logika media mempengaruhi dimensi kehidupan pariwisata manusia. Dalam proses itu, wisata foto sama halnya dengan membuat wisatawan menjadi buruh dalam industri wisata. Dengan menganalisis objek wisata Tebing Breksi, artikel ini berupaya menjelaskan tiga hal; 1) bagaimana mediasi Tebing Breksi dan pengaruhnya pada produksi ruang wisata Tebing Breksi dan; 2) bagaimana mediatisasi terjadi di dalamnya dan 3) bagaimana wisatawan dalam mediatisasi Tebing Breksi menjadi buruh wisatawan justru ketika ia melakukan pelesir. Artinya, wisata foto sebenarnya adalah mengubah waktu bersenang-senang manusia menjadi waktu kerja.
Innovative Thought of Critical Ethnography in the Dominance of Excellent Theory in the Research and Practice of Public Relations Kriyantono, Rachmat
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 1 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.393 KB) | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.01.1

Abstract

This study aims to describe the critical ethnographic approach as innovative thinking in the study and practice of public relations amid the dominance of excellent theory. The importance of promoting this approach is also driven by the desire that public relations studies and practices are not fixed on just one type of paradigm, but other paradigms must be developed to enrich the study of Public relations. By reviewing 20 literature, books and journal articles, the author reveals some criticism of the excellent theory, a dominant theory in public relations research and practices. The excellent theory, which is called a normative model, is perceived difficult to apply to different organizational conditions, therefore, there is an assumption that the model is only utopian. The symmetric model is too focused on communication between organizations and the public so that it pays little attention to aspects of relationships. Some critics offer new approaches that based on the view that the practice and study of public relations should not be limited to placing public relations activities as a value-free entity and based on certain systematics and standards to guarantee its objectivity. This view leads to offer a critical ethnography to be adopted in public relations research and practices.
DAMPAK DARI PENGETAHUAN KONSUMEN MENGENAI KOSMETIK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK Azzahra, Bunga; Afriani, Anindita Lintangdesi
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 2, No 1 (2021): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.002.01.5

Abstract

Seorang konsumen biasanya mencari informasi tentang produk yang akan mereka beli. Informasi tersebut tentang merek, kualitas, kuantitas, hingga harganya. Informasi yang konsumen dapatkan bisa memengaruhi cepat atau lambatnya konsumen dalam mengambil keputusan terhadap produk yang mereka inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengetahuan konsumen mengenai produk kosmetik terhadap durasi berpikir konsumen dalam membeli produk berdasarkan brand reputation, brand engagement, dan influencer. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner online yang disebarluaskan melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) brand reputation berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. 2) brand engagement berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. 3) influencer berpengaruh signifikan dan positif terhadap decision making konsumen. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa influencer sangat berpengaruh terhadap decision making dengan menunjukkan hasil persentase terbesar, yakni 29,1%. Namun begitu, peran brand reputation dan brand engagement juga sangat mendukung untuk meningkatkan durasi berpikir konsumen dalam memutuskan produk kosmetik yang akan dibeli.
Selubung Ketidakadilan Peran Gender dalam Motherhood pada Film Athirah Siautta, Sarah Yoshina; Widyaningrum, Anastasia Yuni; Setyarinata, Agatha Winda
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 3 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.03.2

Abstract

Often times Indonesian films raise issues around women, especially about mothers, which is linked to gender inequality between men and women. The films that depict women unfairly in a disadvantageous position is a product of patriarchal culture. Women, especially mothers, often have less dominant roles and positions in all fields; also women are rarely used as main characters. The same is the case with the characterization of the mother in the film Athirah. In this study, we discussed about how motherhood is shown in the film Athirah. This study employed semiotic method proposed by Charles Sander Peirce. The results of this study indicate that Athirah's motherhood revolves around her role as a wife and husband's companion, as a household organizer and leader, and also as a child caregiver. The depiction of motherhood in the film Athirah is still trapped in the classic depiction of a woman in an unequal gender construction. This inequality is shown in the double burden carried by Athirah's figure.
Membingkai Risma di Portal Berita Online: Jejak Penanganan Covid-19 di Surabaya Khoirulla, Annas Kholif; Abiyu, Sulthan; Raihan, Sheila Anindya Tsany; Febrianita, Roziana
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 2, No 1 (2021): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.002.01.4

Abstract

Keputusan Pemerintah yang menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional turut memengaruhi kebijakan penanganan bencana di daerah, terutama di Kota Surabaya. Kebijakan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini seringkali diberitakan media online sebagai ajang pertaruhan kepentingan kepala daerah. Studi ini berupaya menggali peran pemimpin perempuan dalam mengatasi Covid-19 dan kebijakan penanganan di saat pandemi. Berita dua media online, Kompas.com dan Detik.com, dikumpulkan sepanjang Mei-Oktober 2020 untuk dianalisa dengan menggunakan metode framing model Entman. Tujuannya untuk memahami penggambaran performa pemimpin perempuan yang ditonjolkan dalam proses pemberitaan, penggunaan argumentasi, memperkuat pemberitaan serta menemukan dan menyelesaikan setiap permasalahan terkait virus Corona. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Detik.com dan Kompas.com menggambarkan Tri Rismaharini dalam penanganan Covid-19 secara kompeten dan memenuhi syarat untuk penyebaran informasinya melalui portal berita. Detik.com membingkai beberapa informasi dengan kesan tidak memihak pada siapapun dan natural dalam menyampaikan informasi serta isu-isu yang diangkat. Sedangkan Kompas.com sangat memperhatikan dalam menentukan siapa narasumber yang dipilih untuk memperkuat informasi yang dipaparkannya.
Penerapan Proses Employer Branding Pada Perusahaan E-Commerce (Studi Kasus pada Shopee Indonesia) Radhinda, Pitaloka Ayu
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 3 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.03.3

Abstract

The success of a company depends on its branding managed human resources. Therefore it is important for the company to pay attention to the image or image attached to the company. This article seeks to find out how employer branding is implemented at the e-commerce company Shopee Indonesia. This research was conducted using a qualitative approach and a case study research method. Data collected from interviews with key informants throughout 2018. The results stated that the application of employer branding in Shopee Indonesia is carried out through a program that refers to the company's vision and mission, personality, and core value. Employer branding program refers to the Employee Value Proposition (EVP) strategy of internal marketing and external marketing. Shopee packages the program through #LifeAtShopee which is run by several departments within Shopee. Employer branding programs at Shopee are not only to attract potential employees and keep employees as company assets, but also to influence Shopee's image in the eyes of the public externally and internally.
Komunikasi Verbal dan Nonverbal dalam Kegiatan Mendongeng di Rumah Dongeng Yogyakarta Nurdiarti, Rosalia; Prabowo, Reno
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 2, No 1 (2021): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.002.01.6

Abstract

Dongeng merupakan salah satu kegiatan komunikasi, yaitu bercerita dengan menggunakan bahasa verbal lisan dan bahasa nonverbal seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan parabahasa. Penting bagi seorang storyteller dalam kegiatan mendongeng dapat memadukan kedua jenis komunikasi tersebut. Hal ini bertujuan untuk membantu penonton agar lebih memahami pesan cerita yang terdapat di dalam dongeng. Untuk mencapai itu semua, penting memahami unsur-unsur yang terdapat di dalam dua jenis komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sehingga peneliti dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan para storyteller. Instrumen pengambilan data menggunakan dokumentasi, wawancara, dan pengamatan langsung yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah komunikasi verbal di dalam dongeng yaitu dengan menggunakan bahasa lisan secara langsung, sedangkan komunikasi nonverbal di dalam dongeng meliputi kinetik, parabahasa, penampilan fisik, dan artefak. Hal ini sangat memberikan pengaruh bagi penyampaian pesan di dalam dongeng.
Cyber Public Relations Sadewa Market dan Interaktivitas Penggiat UMKM di Jawa Tengah Hasna, Sofia
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 3 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.03.4

Abstract

Sadewa Market UMKM website is one of the alternative public services in Central Java with empowerment programs on UMKM. Sadewa Market functioned as a means for cyber public relations in the digital age. This article seeks the activities of Cyber Public Relations on the Sadewa Market Website and the extent to which interactivity is built between the government and the community. Through case studies, this research was conducted with interviews and observations to the central Java provincial government and UMKM actors throughout 2017-2018. This study revealed that the Cyber PR Activity of Sadewa Market UMKM Website is intended to increase interactivity between the Central Java Provincial Government and UMKM activists. Cyber PR activities are driven by the Dinas Koperasi & UMKM of Central Java Provincial Government through attracting visitors, engagement & dialogue, defensive/crisis, and building campaigns.  The digital assistance page on the Website of Sadewa Market encourages interactivity, integration, and information publication. Public engagement is part of Cyber PR activities by emphasizing feedback and asymmetric communication. There are several notes on Cyber PR Website activities, namely regular media monitoring programs, social listening, and content design activities for the formation of public opinion. These notes need to be considered so that Cyber PR activities can be consistent and sustainable.
Pemenuhan Kebutuhan Informasi Karyawan PT Antavaya Melalui Program Acara Celebrity on Vacation Trans TV Christina, Selly; Sitinah, Sitinah; Kuniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya; Sandi, Fitriana; Marta, Rustono Farady
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 2, No 1 (2021): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.002.01.2

Abstract

Beragam program acara ditayangkan televisi sebagai penghibur serta pemberi kepuasan kebutuhan informasi bagi audiens. Celebrity on Vacation merupakan acara andalan Trans TV yang diharapkan mampu memberikan pemenuhan kebutuhan informasi penontonnya. Penelitian ditujukan untuk mengukur pengaruh program televisi terhadap pemenuhan kebutuhan informasi bagi karyawan PT. Antavaya Tour and Travel berdasarkan Teori Komunikasi Harold D Lasswell dan Teori Pemenuhan Informasi. Paradigma positivistik digunakan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui instrument yang disebarkan pada karyawan PT Antavaya tour and travel. Studi ini menyebutkan, program acara Celebrity in Vacation belum dianggap memenuhi kebutuhan pencarian informasi mengenai destinasi wisata. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antar kedua variabel tidak signifikan yang artinya tidak saling memengaruhi. Hal ini disebabkan durasi yang pendek pada program ini membuat kurangnya informasi yang dapat diperoleh audiens. Pendapat kami adalah dengan memperhatikan kolom komentar di media sosial seperti youtube, instagram dan lain-lain, dapat mengatasi keterbatasan media massa konvensional yang memiliki delay feedback.
Institution Image Bidang Penaatan Peraturan Lingkungan DLHK Kabupaten Karawang Lestari, Saras Desca; Hariyanto, Fajar; Tayo, Yanti
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 3 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.03.5

Abstract

Communication is a very decisive aspect for the delivery of public services, so service providers must know how to communicate well so that they can influence others in the service. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Interviews were conducted with informants determined by purposive sampling, the informants were employees who handled services at DLHK Karawang, and the society who received services. And use one of three important aspects/dimensions in public service communication, namely Institution/Corporate Image. The results showed that, communication of public services provided by the PPL DLHK Karawang had given a pretty good impression. Communities and companies have received complete information and good service, because important aspects/dimensions in service communication already exist in the DLHKKarawang. However there are still some shortcomings, DLHKKarawang does not have brochures, leaflets or films about services. Yet in the implementation of public service communication must pay attention to all things that can support the achievement of the goal of providing excellent service.Keywords: Communication, Public Services, institution image, Communication Public Services.Komunikasi merupakan aspek yang sangat menentukan bagi pelakasanan pelayanan publik maka petugas pemberi layanan harus mengetahui bagaimana berkomunikasi yang baik sehingga mampu mempengaruhi orang lain dalam pelayanan. Penelitian ini mengguanakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wawancara dilakukan terhadap informan yang ditentukan secara purposive sampling, informan tersebut yaitu pegawai yang menangani pelayanan di DLHK Kabupaten Karawang, dan masyarakat yang menerima layanan.Serta menggunakan satu dari tiga aspek/dimensi penting dalam komunikasi pelayanan publik yaitu Institution/Corporate Image.Hasil penelitian menunjukan bahwa, komunikasi pelayanan publik yang diberikan oleh bidang PPL DLHK Kabupaten Karawang sudah memberika kesan yang cukup baik.Masyarakat maupun perusahaan sudah mendapatkan informasi yang lengkap dan pelayanan yang baik, karena aspek/dimensi penting dalam komunikasi pelayanan sudah ada pada DLHK Kabupaten Karawang.Namun masih terdapat beberapa kekurangan yaitu,DLHK Kabupaten Karawangtidak memiliki brosur, leaflet maupun film tentang pelayanan. Padahal dalam pelaksanaan komunikasi pelayanan publik haruslah memerhatikan semua hal yang dapat mendukung tercapainya tujuan pemberian pelayanan yang prima.Kata Kunci: Komunikasi, Pelayanan Publik, institution image, Komunikasi Pelayanan Publik.