Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
958 Documents
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN UNTUK PEMBERDAYAAN IBU PKK RW 03 KETAWANG GEDE KOTA MALANG
Masreviastuti Masreviastuti;
Mahmudatul Himmah;
Helmy Adisaksana Adisaksana;
Lilies Nur Aini;
Fauziah Fauziah;
Fullchis Nurtjahjani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.116 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.884
Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati dan menghargai. Manusia dianugerahi kemampuan untuk berpikir, kemampuan untuk memilah serta memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kelebihan itulah manusia seharusnya mampu mengelola lingkungan dengan baik. Tidak hanya lingkungan yang perlu dikelola dengan baik, kehidupan sosial manusia pun perlu dikelola dengan baik. Untuk itulah dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya yang berjiwa pemimpin, paling tidak untuk memimpin dirinya sendiri. Di RW 03 Kelurahan Ketawang Gede jumlah anggota PKK yang terdiri dari Ibu-ibu yang jumlahnya 30 orang dengan profesi 90%: wirausaha, 10% Karyawan Swasta dan PNS usia antara 25 – 50 tahun di mana mereka selalu banyak yang perlu dilakukan kerja mandiri dan Tim. Oleh karena itu perlu adanya bekal ilmu pengetahuan dan ketrampilan kepemimpinan bagi PKK RW 03 Kelurahan Ketawang Gede Kel Lowokwaru untuk dapat membentuk dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Dengan berjiwa pemimpin manusia akan dapat mengelola diri, kelompok & lingkungan dengan baik. Khususnya dalam penanggulangan masalah yang relatif pelik & sulit, sehingga dituntut kearifan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan agar masalah dapat terselesaikan dengan baik
USAHA PENGEMBANGAN MUTU PRODUK KOLANG-KALING KHAS DESA CIDADAP
Firdaus Hendry Prabowo Yudho;
Muhammad Syamsul Taufik;
Adi Rahadian
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.271 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.875
Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Universitas Suryakancana, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan masyarakat desa setempat. Kolaborasi bertujuan untuk melihat dan menganalisis potensi yang dapat dikembangkan masyarakat. Potensi yang dimaksud mencakup berbagai macam aspek yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat desa setempat seperti aspek pendidikan, ekonomi, hukum, kesehatan, sosial, budaya, dan lain sebagainya, berkaitan dengan tema yang diusung oleh Universitas Suryakancana dalam KKN, maka aspek kegiatan yang diprioritaskan oleh mahasiswa adalah ekonomi, secara khusus bidang kewirausahaan di lingkungan masyarakat pedesaan. Berdasarkan hal tersebut, tim mahasiswa KKN di desa Cidadap yang terdiri dari 12 orang mahasiswa dari berbagai lintas program studi dan fakultas di lingkungan Universitas Suryakancana telah melaksanakan beberapa program kerja untuk meningkatkan kualitas perekonomian warga masyarakat desa Cidadap dengan beberapa tahapan yang akan digambarkan lebih lanjut. Hasil akhir daripada kegiatan ini adalah adanya peningkatan mutu dan kualitas produk kolang-kaling di desa Cidadap sebagai produk yang memiliki variasi dan kemasan yang lebih baik, yang diikuti pula dengan peningkatan harga jual dari komoditas tersebut di mata konsumen.
PELATIHAN BISNIS PENJUALAN ONLINE BAGI ORANG MUDA KATOLIK PAROKI ST. MARIA TUGUMULYO MUSIRAWAS
Antonius Singgih Setiawan;
Ming Chen;
Andrew Gunawan;
Agatha Septiana Sri Ratnasari;
Antonny Wijaya
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.828 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1093
Digitalisasi bisnis penjualan ini merupakan sebuah transformasi bisnis yang signifikan dari yang awalnya bersifat konvensional menjadi virtual. Tujuan besar dari digitalisasi bisnis penjualan ini adalah untuk memberikan kinerja penjualan yang lebih cepat, semakin mendekatkan jarak antara penjual dan pembeli secara virtual dan dapat diakses secara global karena basis utama dalam implementasi digitalisasi bisnis penjualan adalah dengan memanfaatkan teknologi internet. Revolusi industri 4.0 telah membawa dampak pada munculnya praktik digitalisasi ekonomi dan mendorong berkembangnya praktik bisnis penjualan secara online. Namun demikian, belum semua orang tahu dan paham bagaimana menekuni bisnis penjualan secara online. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan yang mampu memfasilitasi masyarakat guna mendapatkan literasi mengenai usaha bisnis penjualan secara online. Kegiatan ini bertujuan memberikan peningkatan wawasan dan keterampilan Orang Muda Katolik (OMK) St. Maria Tugumulyo mengenai potensi penjualan secara online. Dengan memiliki literasi yang baik tentang bisnis penjualan online, anggota OMK St. Maria Tugumulyo bisa meningkatkan jiwa kewirausahaan mereka dengan memanfaatkan bisnis penjualan secara online. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan dan simulasi dalam membuat online shop melalui platform Tokopedia, cara mempromosikan produk, dan cara mengidentifikasi pemasok. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif atas pikiran dan pandangan para peserta dalam hal pilihan bisnis pada masa kini. Peserta mulai memiliki pikiran terbuka untuk memanfaatkan teknolgi internet dalam membuat bisnis yang dapat memberikan tambahan penghasilan
SOSIALISASI PENGENALAN DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MESJID BERDASARKAN PSAK NO. 45
Ratna Dina Marviana;
Ulfa Nurhayani;
Ihsan Abdullah;
Riva Ubar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.662 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1228
Pengabdian Kepada Masyarakat ini berfokus pada tiga penyelesaian permasalahan khusus dan permasalahan prioritas. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Para Pengurus mesjid tidak memiliki pemahaman tentang arti penting Laporan pertanggungjawaban pengurus mesjid. Sebagai pengurus mesjid mereka harus tahu bahwa bentuk pertanggungjawaban terhadap dana-dana yang masuk ke mesjid harus di pertanggungung jawabkan penggunaannya di hadapan jamaah; 2) Pengurus Mesjid tidak memiliki wawasan tentang dasar-dasar Akuntansi. Dalam pembuatan laporan keuangan. 3) Para pengurus Mesjid belum memiliki wawasan tentang pentingnya pembuatan laporan keuangan sebagai bentuk Pertanggung jawaban Pengurus Mesjid kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode wawancara pada saat survey lokasi, metode ceramah pada saat sosialisasi dan pengenalan prinsip-prinsip dasar akuntansi, dan PSAK 45, metode tutorial digunakan pada saat pelatihan penyusunan laporan keuangan mesjid sesuai dengan PSAK 45, dan metode diskusi pada saat Kegiatan tanya jawab. metode analisis deskriptif digunakan pada tahap pasca pelaksanaan dalam penyusunan laporan akhir PKM. Luaran pelaksanaan kegiatan mencakup: 1) Para pengelola mesjiid mampu menjelaskan kembali arti pentingnya laporan pertanggungjawaban pengurus mesjid terhadap jamaah. Para pengurus mesjid memahami Pengertian, tujuan, prinsip, manfaat, dan format laporan pertanggungjawaban; 2) Para pengelola mesjid mampu memahami dasar dasar akuntansi dan siklus akuntansi; 3) Para pengelola mesjid mahir menyusun laporan keuangan mesjid pada saat pelaksanaan kegiatan PKM. Peserta yang berperan serta dalam training/pelatihan adalah 25 orang. Peserta ini adalah Pengurus Mesjid Nurul Huda yang bersedia untuk dilatih. Waktu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah kamis, Tanggal 25 Februari 2021 tepatnya jam 08.30–16.00 WIB. Kegiatan PKM berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan peserta sangat antusias mengikuti sesi pelatihan. Hal ini terbukti pada jumlah kehadiran lebih dari 95 persen dari jumlah yang ditargetkan oleh tim pengabdi.
PENINGKATAN APARATUR DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA KOTA RANTANG
Nur Ambia Arma;
Junaidi Sopang;
Tomi Jaffisa
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.445 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.573
Desa memiliki hak istimewa dimana sejak dikeluarkannya Undang-Undang No.6 tahun 2014 tentang Desa, bahwa desa telah diberikan kewenangan dari pemerintah pusat untuk dapat mengurus sendiri urusan pemerintahan desanya. Sehingga demikian, pemerintah desa memiliki peran yang besar dalam memajukan desa dan membawa desa menjadi lebih mandiri dan berdaya saing melalui pembangunan desa yang direncanakan. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai perencanaan pembangunan desa. Melalui metode workshop, tim akan memberikan arahan apa yang dimaksud dengan pembangunan desa berdaya saing dan bagaimana menerapkannya termasuk pentingnya komunikasi pembangunan dalam pengimplementasiannya. Hasil pengabdian ini berupa peningkatan pemahaman aparatur sehingga mereka dapat menentukan program prioritas yang akan direncanakan seperti peningkatan sumber daya manusia, peningkatan bidang kewirausahaan, pembuatan taman wisata kolam pancing dan pertanian, serta membuat taman bunga.Â
PELATIHAN PERUMUSAN PERATURAN DESA DI DESA BUSUNG, SERI KUALA LOBAM BINTAN KEPULAUAN RIAU
Kustiawan Kustiawan;
Nazaki Nazaki
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.523 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.880
Pemangku pemerintahan desa memegang peranan penting di dalam merumuskan kebijakan desa di Desa Busung, Seri Kuala Lobam, Bintan Kepulauan Riau.Kebijakan desa tersebut adalah peraturan desa, peraturan kepala desa, dan peraturan bersama kepala desa. Tujuan pelatihan ini adalah soft skill pengetahuan dan keterampilan bagi penyelenggara pemerintahan desa dalam hal merumuskan peraturan desa tentang pariwisata gurun telaga biru. Pelatihan dan pendampingan memberikan dampak positif pada pemangku pemerintahan desa dan kelompok masyarakat berupa meningkatnya pemahaman dan minat merekatentang bagaimana membuat perumusan peraturan desa untuk mengembangkan wisata desa. Dengan adanya masukan dan saran dari tim pengabdian membuat peserta lebih termotivasi, dan kegiatan pengabdian masyarakat ini memberi kesadaran akan pentingnya peraturan desa untuk melindungi dam menertibkan desanya,serta dapat memperkuat kelembagaan pemerintahan desa yang lebih efektif. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan teknik ceramah berupa pemberian materi dan praktek dengan pendampingan pembuatan peraturan desa beserta tahapan-tahapannya. Hasil dari pelatihan dan pendampingan ini yakni para pemangku pemerintahan desa dan kelompok masyrakat memiliki ketrampilan lebih baik dalam merumuskan kebijakan desa dalam hal ini perumusan peraturan desa.
PEMBERDAYAAN HUKUM BAGI SANTRI PESANTREN AL-FATTAH SEKARAN LAMONGAN TERKAIT LABEL HALAL PADA KOSMETIK
Eny Sulistyowati;
Arinto Nugroho;
Mahendra Wardhana;
Muh. Ali Masnun
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (546.221 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1069
Indonesia dengan penduduk mayoritas beragama Islam, berkewajiban melindungi masyarakat muslim, di antaranya melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Konsumen muslim merupakan pangsa pasar yang menjanjikan keuntungan besar bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk. Berdasarkan hal tersebut konsumen harus menjadi konsumen yang cerdas. Untuk menjadi konsumen yang cerdas perlu dilakukan pemberdayaan hukum dengan pemberian pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum terkait peraturan perundang-undangan terkait label halal pada kosmetik khususnya bagi Santri Pondok Al Fattah Sekaran Lamongan. Metode yang ditawarkan dalam mengatasi persoalan tersebut meliputi (1) sosialisasi, (2) penayangan video, (3) diskusi, (3) simulasi baik di kelas maupun di swalayan. Hasil kegiatan menunjukkan, sesudah mengikuti kegiatan para santri : 1) memiliki pengetahuan hukum terkait peraturan perundang-undangan terkait label halal pada kosmetik; 2) memiliki pemahaman hukum artinya mereka memahami maksud dan tujuan pemerintah mengeluarkan terkait peraturan perundang-undangan terkait label halal pada kosmetik; 3) terkait sikap hukum, para santri menyetujui dikeluarkannya peraturan perundang-undangan terkait label halal pada kosmetik. Tetapi dari aspek perilaku hukum, tim kurang berhasil membentuk perilaku hukum para santri untuk menaati peraturan perundang-undangan terkait. Mayoritas para santri masih memilih dan/atau membeli kosmetik yang tidak mencantumkan label halal
SOSIALISASI COPING STRESS DI ERA PANDEMI COVID-19 IBU-IBU PKK RW 21 KELURAHAN PURWANTORO MALANG
Fullchis Nurtjahjani;
Fadloli Fadloli;
Yulis Nurul ‘Aini;
Ane Fany Novitasari;
Mohammad Maskan;
Kadek Suarjuna Batubulan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (367.278 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1189
Kebijakan yang ditetapkan selama masa pandemi membuat beberapa pihak mengalami stres, salah satunya adalah ibu rumah tangga. Berdasarkan observasi yang dilakukan di PKK RW 21 Kelurahan Purwantoro Kota Malang diketahui bahwa ibu rumah tangga yang mendapatkan beban terbesar dalam melakukan pekerjaannya. Selain mengerjakan pekerjaan rutin mengurus rumah tangga, ibu juga harus mendampingi anaknya belajar di rumah, dan tidak jarang ibu rumah tangga mengambil peran sebagai guru bagi putra putrinya. Beban yang ditanggung oleh ibu rumah tangga tidak hanya double birden, akan tetapi bisa banyak beban yang ditanggungnya. Selain itu permasalahan pada sektor keuangan juga memberikan dampak pada tingkat stress yang dirasakan oleh Ibu-Ibu PKK RW 21 Kelurahan Purwantoro Kota Malang. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada anggota PKK yang mayoritas adalah ibu rumah tangga agar dapat mengatasi stress yang dialami selama masa pandemi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode alih pengetahuan, diskusi dan tanya jawab, serta pemecahan permasalahan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 37 orang dari total anggota aktif PKK yang berjumlah 40 orang. Selanjutnya, peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi dan sharing permasalahan serta saling memberikan solusi. Kemudian terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum dan sesudah penyampaian materi dengan beberapa poin yaitu pemahaman definisi stres dari 70% peserta menjadi 80% peserta. Selanjutnya, pemahaman ruang lingkup stres dari 65% peserta menjadi 75% peserta. Sementara untuk pemahaman aspek-aspek strategi coping stress dari 45% menjadi 85%. Dengan adanya peningkatan pemahaman terhadap coping stress maka dapat disimpulkan kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik
BIMBINGAN IMPLEMENTASI SERVANT LEADERSHIP PADA IBU-IBU PKK RW O3 KELURAHAN KETAWANGGEDE MALANG
Masreviastuti Masreviastuti;
Mahmudatul Himmah;
Abdullah Helmy;
Lilies Nur Aini;
Fauziah Fauziah;
Fullchis Nurtjahjani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.48 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1224
Pemimpin memiliki peran kunci dalam menjaga kelangsungan organisasi melalui upaya menggerakkan segenap personil sesuai tanggungjawab yang diemban, terlebih ketika diperhadapkan pada kemajuan dan perubahan dewasa ini semakin memposisikan pentingnya pemimpin. Konstribusi dari masing-masing anggota dapat dipicu oleh peran pemimpin dan kesadaran dari setiap anggota. RW 03 Kelurahan Ketawang Gede jumlah anggota PKK yang terdiri dari Ibu-ibu yang jumlahnya 30 orang dengan profesi 90%: wirausaha, 10% Karyawan Swasta dan PNS usia antara 25-50 tahun dimana mereka harus berperan aktif dalam pelaksanaan program PKK. Oleh karena itu perlu adanya bekal Ilmu Pengetahuan dan Ketrampilan Kepemimpinan bagi PKK RW 03 Kelurahan Ketawang Gede Kel Lowokwaru untuk dapat membentuk dan memiliki jiwa servant leadership. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian Bimbingan dan Pelatihan Tentang Implementasi Servant Leadership untuk Pemberdayaan PKK RW 03 Kelurahan Ketawang Gede Kecamatan Lowokwaru di Kota Malang telah berhasil dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan presentase peringkat 1 sebelum dan sesudah pemberian materi yang meningkat dari 19% menjadi 63%, dimana peringkat 1 berarti peserta memiliki pengetahuan lebih tentang servant leadership. Selanjutnya terjadi penurunan presentase pada peringkat 2 dan peringkat 3 dimana dalam hal ini hanya tersisa 22% dan 14% peserta yang memiliki pengetahuan rata-rata dan pengetahuan rendah tentang servant leadership
INTRODUKSI DASAR HUKUM PARIWISATA DAN NEW NORMAL DALAM PENGELOLAAN DESA PARIWISATA BULUH CINA, KAMPAR
Dwi Anindya Harimurti;
Maya Rizki Sari;
Putri Miranda;
Tiwi Putriana Isabela;
Sri Wahyuni Purba;
Nadia Rahma Sari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.539 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1600
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ilmu mengenai hukum Pariwisata dan aturan new normal yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau dalam menjalankan kegiatan sehari-hari dimasa pandemi Covid 19. Desa Buluh Cina memiliki potensi alam yang besar dan menunggu pengelolaan yang tepat, baik oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Masyarakat desa Buluh Cina sudah mengelola hutan alam menjadi tempat wisata alam. Permasalahan yang ada pada mitra adalah kurangnya kesadaran pemandu wisata dalam menerapkan aturan protokol kesehatan dan tingkat keamanan bagi pengunjung pada saat berwisata didaerah tersebut. Hal ini tentu saja berdampak pada rendahnya minat wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Buluh cina. Tujuan yang hendak dicapai untuk memberikan penyuluhan mengenai hukum pariwisata serta kondisi new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan dapat menjalankanya sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan pendekatan kualitatif berupa observasi secara langsung kepada pemandu wisata desa buluh cina tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut masih banyak dari pemandu wisata disana yang tidak mengikuti aturan keamanan wahana wisata serta tidak melakukan aturan new normal sebagai mana mestinya. Dengan tidak menggunakan jaket pelampung saat mengarungi danau, tidak menggunakan tali pengaman saat menunggang gajah dan tidak mematuhi protokol 5M