cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 190 Documents
Implementasi Program Pemerintah tentang Aplikasi E- Kohort bagi Bidan Praktik Mandiri di Kabupaten Pelalawan Riau Fonda, Yulia; Gunarmi, Gunarmi; Dedi, Bacius
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.244

Abstract

Aplikasi e-kohort adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk memonitor kemajuan kesehatan ibu hamil. Keunggulan dari kohort digital adalah memudahkan bidan dalam mencatat informasi kesehatan ibu hamil, mempercepat proses pengisian data, menyimpan data dengan aman, dan dapat diakses kapan saja dalam jangka waktu yang lama. Penerapan aplikasi E-kohort KIA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data kesehatan ibu dan anak, serta memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih cepat dan terpadu antara bidan, Puskesmas, dan instansi terkait lainnya. Tujuan penelitian menganalisis pengalaman bidan tentang program aplikasi e-kohort bagi bidan praktik mandiri di Kabupaten Pelalawan Riau. Metode Penelitian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis deskriptif. Data deskriptif berupa kalimat tertulis atau lisan dari partisipan serta observasi perilaku mereka digunakan dalam prosedur penelitian dengan 7 bidan sebagai partisipan dalam penelitian ini. Hasil penelitian tentang pengalaman bidan implementasi aplikasi e- kohort di Kabupaten Palalawan Riau menghasilkan empat tema yaitu (1) partisipan berespon positif dan menerima sebagai bidan praktek mandiri dengan adanya aplikasi e-kohort, (2) pengumpulan data dari pasien kurang lengkap dan kendala jaringan, (3) peran puskesmas sangat bagus dan membantu, dan (4) peningkatan aplikasi e-kohort. Kesimpulannya hasil penelitian tentang pengalaman bidan tentang implementasi aplikasi e-kohort di Kabupaten Palalawan Riau menghasilkan empat tema yaitu (1) partisipan berespon positif dan menerima sebagai bidan praktek mandiri dengan adanya aplikasi e-kohort, (2) pengumpulan data dari pasien kurang lengkap dan kendala jaringan, (3) peran puskesmas sangat bagus dan membantu, dan (4) peningkatan aplikasi e-kohort.
Perubahan Siklus Menstruasi Akseptor Kontrasepsi Suntik 1 Bulan Cyclofem dan Suntik 2 Bulan Gestin F2 Rajadiah, Ervina Yuni; Sunartono, Sunartono; Suryantara, Bima
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.246

Abstract

Beberapa wanita mengalami masalah menstruasi akibat penggunaan metode kontrasepsi. Sebagian besar ibu mengeluhkan efek samping penggunaan kontrasepsi, termasuk ketidakteraturan menstruasi. Namun, masalah ini biasanya bersifat hormonal dan tidak dialami oleh semua orang dengan efek yang sama. Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidaksesuaian dan ketidakseimbangan hormon. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis perubahan siklus menstruasi pada akseptor kontrasepsi suntik 1 bulan Cyclofem dan akseptor kontrasepsi suntik 2 bulan Gestin F2. Metode Penelitian ini termasuk dalam penelitian Randomized Control Trial (RCT). Populasi penelitian adalah akseptor baru KB suntik 1 bulan dan 2 bulan di Prakter Mandiri Bidan Ervina Tangerang. Penelitian ini berlangsung selama 2 bulan atau 2 kali siklus menstruasi. Teknik random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak. Jumlah sampel 36 responden terdiri dari 18 orang kelompok cyclofem dan 18 orang kelompok gestin f2. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji mann whitney. Hasil analisis uji Mann-Whitney tersebut diketahui bahwa nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,678 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan perubahan siklus menstruasi antara kelompok cyclofem dan kelompok gestin f2.
Classical Music Interventions to Reduce Anxiety in Pregnancy Permatasari, Ineke; Farona, Isabela
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.249

Abstract

To calming mind, people can be intend with music therapy and free their body from mentally, physicaly, and emotional stress who rapidly experience by pregnant women, its also a train to patients to be able relax. Pregnant women generally experience anxiety due to changes in body shape, hormones or preparation for childbirth. This experience study conducting and providing classical music as therapy a interventions to pregnant women which proven in several study to reducting anxiety. Use a quasi-experimental design, one group pre and post test research design. This aimed a purposive sampling tehniques of 30 respondents. Study performed a significant relationship among classical music that decreasing a level of anxiety of pregnant women showed a p value = 0.000 < 0.05, N 30. Conclusions that there is a significant effect between classical music as therapy to reducing a level of anxiety of pregnant women.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Pra Sekolah Nafisah, Khilda Durrotun; Wulansari, Kurnia Retno; Hadi, Yuni Riska
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.262

Abstract

Kemandirian didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengelola tindakan, waktu, keputusan, resiko, dan semua kegiatan secara mandiri tanpa mendapat bimbingan dari orang lain. Pola asuh orang tua adalah bagian penting dari kemandirian seorang anak. Dan terbentuknya karakter pada anak prasekolah sangat dipengaruhi oleh pola asuh. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua, mengidentifikasi tingkat kemandirian anak dan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak prasekolah. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan presentase kemudian dianalisis dengan menggunakan uji sperman rank. Cara pengambilan sample dengan cara total sampling. Sample yang digunakan sejumlah 100 orang tua siswa. Hasil penelitian diperoleh pola asuh orang tua yang mendominasi yaitu pola asuh demokratis menunjukkan 63%, kemandirian anak menunjukkan yang paling banyak yaitu tingkat rendah 52%. Dengan hasil uji analisis sperman rank didapat hasil signifikasi 0,673 (p 0,05). Maka menunjukkan tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak prasekolah.
Hubungan Jenis Kelamin dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Amalia, Silviatul; Safitri, Yulia Retno; Aslina, Wiwit Indriyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.263

Abstract

Perilaku seks pranikah pada remaja masih menjadi masalah hingga saat ini. Negara Indonesia berada di peringkat kedua di ASEAN dan di peringkat ke tujuh tertinggi di dunia. Seks pranikah merusak masa depan remaja, seperti putus sekolah dan tanggung jawab menjadi orang tua muda. Dampak yang ditimbulkan oleh perilaku seksual remaja, yang merupakan sumber masalah yang harus segera diselesaikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan perilaku seksual pranikah dikalangan remaja. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. 216 responden dengan teknik simple random sampling, Pengambilan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas, data di uji menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, dengan nilai p=0,000 (<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku seks pranikah. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor penting dalam memahami sikap terhadap hubungan seksual yang merupakan fakta yang konsisten dengan temuan dari negara-negara Asia. Hal ini dipengaruhi oleh stigma atau norma subyektif yang ada di masyarakat bahwa remaja laki-laki dianggap wajar dalam melakukan perilaku. Menanamkan nilai-nilai 8 fungsi keluarga, mengawasi media komunikasi agar tidak menyalahgunakan, dan mendorong remaja untuk bergabung di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK) untuk mencegah TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (tidak menikah muda, melakukan hubungan seks sebelas tahun atau lebih muda) merupakan cara untuk menghentikan seks pranikah.
Hubungan Pengetahuan tentang Premenstrual Syndrome dengan Kecemasan Amalia, Silviatul; Aningsih, Sri; Safitri, Yulia Retno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.265

Abstract

Premenstrual syndrome lebih sering terjadi pada remaja, yang merupakan kelompok wanita yang subur, 70-90% wanita usia subur mengalami sindrom premenstrual. Di seluruh dunia, PMS didiagnosis pada 47,8% wanita usia reproduksi. Sekitar 20% dari mereka mengalami gejala yang cukup parah sehingga mengganggu rutinitas sehari-hari mereka, dan sisanya mengalami gejala yang ringan hingga sedang. Salah satu Gejala PMS yaitu kecemasan. Kecemasan dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perasaan gugup, ketakutan, atau khawatir. Kecemasan yang berlebihan atau berkepanjangan dapat berbahaya bagi kesehatan mental seseorang, meskipun beberapa tingkat kecemasan ringan mungkin tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan dapat terjadi karena tidak cukup pengetahuan, pengalaman, atau informasi tentang premenstrual syndrome pada remaja putri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan premenstrual syndrome dengan tingkat kecemasan pada remaja putri. Metode penelitian ini kuantitatif, sampel sebanyak 63 individu yang mengalami sindrom premenstrual dan mengalami menstruasi menggunakan teknik purposive sampling. Data diuji dengan uji rho spearman. Penelitian ini dilakukan di 63 pondok jember. Sebagian besar responden berusia 13 tahun, 25 responden (39,7%), dan menggunakan informasi lingkungan, 49 responden (77,8%). Sebagian besar responden juga mengalami kecemasan berat, 38 responden (60,3 %). Hasil uji analisis rho spearman menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, dengan nilai p=0,009 (<0,05). Ada hubungan antara pengetahuan tentang premenstrual syndrome (PMS) dan tingkat kecemasan remaja perempuan. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, atau informasi tentang kondisi ini dapat menyebabkan gejala kecemasan yang lebih parah. Kesehatan mental dapat terancam oleh kecemasan yang berlebihan atau berkepanjangan.
Analisis Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah Berdasarkan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) di Puskesmas Ulee Kareng Ladia, Rahmadani; Iskandar, Iskandar; S, Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.266

Abstract

Kualitas tidur adalah ukuran seberapa baik seseorang tidur dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti kemampuan untuk tetap tertidur tanpa terganggu. Adanya masalah dalam tidur seringkali berhubungan dengan kenaikan risiko kematian serta berbagai kondisi kesehatan seperti depresi, hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan obesitas. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kualitas tidur terhadap tekanan darah pada populasi lansia di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh menggunakan skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi yaitu 1.696 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling menggunakan rumus Lemeshow sehingga jumlah sampel 96 orang. Pengolahan data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi dan chi square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 75 dari 96 lansia (78,1%) mengalami kualitas tidur yang rendah dan 68 lansia (70,5%) memiliki tekanan darah tidak normal. Analisis statistik menunjukkan p value = 0,000 dan nilai r = 0,413, yang mengindikasikan korelasi positif tapi signifikan antara kualitas tidur dan tekanan darah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur tekanan darah lansia tersebut cenderung semakin tidak stabil. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar lansia untuk memperbaiki kualitas tidur mereka sebagai cara untuk mengendalikan atau memperbaiki tekanan darah mereka.
Pengaruh Edukasi Kesehatan tentang Metode Fast sebagai Upaya Deteksi Dini Stroke Dilingkup Pre Hospital Alfisyahri, Cut; Riza, Saiful; Pratama, Angga Satria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.270

Abstract

Stroke adalah sebuah kondisi yang timbul karena adanya gangguan fungsi saraf yang disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah di otak yang terjadi akibat pendarahan. Tahap awal terjadinya stroke dapat dideteksi secara praktis dan mudah dengan metode FAST. FAST mengidentifikasi stroke melalui tiga ciri utama yaitu perubahan simetri pada wajah (Facial drooping), kelemahan dalam menggerakkan lengan (Arm weakness), kesulitan dalam berbicara (Speech difficulties) dan pentingnya cepat mendapatkan bantuan medis dengan pergi ke rumah sakit menggunakan ambulans (Time). Penelitian ini mengkaji manfaat dari edukasi kesehatan menggunakan metode FAST untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi awal stroke di luar rumah sakit di area layanan Puskesmas Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya. Jenis penelitian quasi-experimental dan metode pre-posttest and between two group. Penelitian ini melibatkan 129 orang yang mengalami stroke dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisis dilakukan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan media cetak dan audiovisual tentang metode FAST dalam deteksi dini stroke dengan nilai p = 0,000 pada kedua media tersebut. Kemudian dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa edukasi kesehatan melalui media cetak dan audiovisual efektif dalam meningkatkan deteksi dini stroke di lingkungan pre-hospital.
Status Gizi, Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi dan Perilaku Konsumsi Makanan pada Remaja di MA Madania Endartiwi, Sri Sularsih; Setianingrum, Pramukti Dian
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.271

Abstract

Latar Belakang: berdasarkan data Riskesdas, prevalensi remaja usia 13-18 tahun dengan status gizi pendek atau sangat pendek cukup tinggi, yakni 25,7% untuk usia 13-15 tahun dan 26,9% untuk usia 16-18 tahun. Selain itu, 8,7% remaja usia 13-15 tahun tergolong kurus, sementara 8,1% usia 16-18 tahun sangat kurus. Prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas mencapai 16,0% pada usia 13-15 tahun dan 13,5% pada usia 16-18 tahun. Sebagian besar remaja memiliki aktivitas fisik rendah, dengan pola konsumsi makanan didominasi jajanan olahan, kue basah, gorengan, dan kerupuk. Penelitian ini menganalisis status gizi, pengetahuan kesehatan reproduksi, serta perilaku konsumsi makanan pada remaja di MA Madania Yogyakarta. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasinya adalah remaja kelas XI dan XII MA Madania Yogyakarta berjumlah 57 siswa pada bulan Februari 2024. Teknik pengambilan sampelnya adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuesioner kepada responden. Data dianalisis menggunakan uji Kendall Tau. Hasil: Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai Pearson’s R sebesar 0,026 dimana nilai tersebut < 0,05. Artinya ada hubungan antara status gizi dengan perilaku konsumsi makanan. Selain itu, hasil uji Kendal Tau diperoleh nilai Pearson’s R sebesar 0,04 dan nilai tersebut <0,05. Artinya ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku konsumsi pangan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku konsumsi makanan pada remaja di MA Madania Yogyakarta. Remaja dapat memperbaiki perilaku konsumsi makanan agar status gizinya bagus.
Dukungan Sosial Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Pada Lanjut Usia: Systematic Review Nurcandra, Fajaria; Adrianto, Naifa Athiya Putri; Hakim, Jiddan Azizan; Maharani, Ghania Danisha; Lubis, Fariz Putra Utama
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 2 (2025): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i2.239

Abstract

Penurunan fungsi organ tubuh pada lansia menyebabkan peningkatan kerentanan tubuh terhadap komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit hipertensi. Penyakit kronis ini tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, akan tetapi penderita dapat mengontrol hipertensi dengan menerapkan pola hidup sehat dan kepatuhan dalam rutin mengkonsumsi obat sehingga dibutuhkan perhatian khusus dan dukungan sosial bagi penderita sebagai upaya pengawasan pengendalian hipertensi sehingga tidak menjadi risiko timbulnya penyakit lain, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan sebagainya. Penelitian dilakukan dengan tujuan meneliti pengaruh dukungan sosial terhadap kualitas hidup pasien pada hipertensi lansia. Dalam kajian ini metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis dengan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analysis), metode PECO (Population, Exposure, Comparison, and Outcome) untuk membentuk kriteria dalam identifikasi artikel, artikel yang digunakan didapatkan melalui 4 database online (Google Scholar, Sciencedirect, Pubmed, Garuda), studi dinilai dengan menggunakan Skala Newcastle-Ottawa (NOS) untuk mengukur tingkat relevan artikel. Kriteria yang termasuk pada review ini adalah artikel yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, jurnal terbitan tahun 2015-2024 dan desain penelitian cohort, cross-sectional, dan case report. Dari 661 artikel yang telah kami temukan, terdapat 5 artikel yang telah memenuhi kriteria. Hasil dari kajian ini adalah terdapat hubungan antara pemberian dukungan sosial kepada bagaimana pasien hipertensi lansia meningkatkan kualitas hidupnya. Oleh karena itu, dukungan sosial sangat diperlukan bagi lansia dalam memenuhi kebutuhan sosialnya agar mendapatkan dan menjaga kualitas hidup dalam menjalani masa pengobatan hipertensi pada pasien lansia.