Articles
806 Documents
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Wirausaha dan Konservasi Lingkungan di Desa Peresak Kecamatan Narmada
Rosalina Edy Swandayani;
Arista Suci Andini;
Syuhriatin Syuhriatin;
Diah Meidatuzzahra;
Hasan Basri;
Slamet Mardiyanto Rahayu;
Meilinda Pahriana;
Baiq Diah Fitasari
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.479
Program pengabdian yang akan dilaksanakan adalah penanaman dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Selain dapat menghemat pengeluaran keluarga, tanaman obat tersebut jika dibudidayakan dan diolah dapat dijual sehingga menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini peserta akan diberikan pengetahuan tentang tanaman obat dan pendampingan untuk penanaman, pelatihan budidaya serta pengolahan hasil TOGA menjadi produk minuman kesehatan. Adapun kegiatan ini dilakukan di Dusun Tanak Tepong Selatan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Pancor Godang 1. Adapun metode kegiatan berupa sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan tanaman obat serta pelatihan dalam pengolahan menjadi minumaan kesehatan. Selain itu dalam kegiatan tersebut peserta diberikan penjelasan terkait manfaat budidaya tanaman obat untuk konservasi lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah peserta menjadi lebih mengetahui manfaat tanaman yang ada disekitar mereka di bidang kesehatan, ekonomi dan konservasi lingkungan. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim PKM Prodi Biologi dengan topik kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan TOGA untuk Wirausaha dan Konservasi Lingkungan Di Desa Peresak, Kecamatan Narmada mendapat tanggapan yang sangat baik dari para peserta. Peserta lebih leluasa berekspresi dan bertanya terkait manfaat tanaman kesehatan dan proses pembuatan minuman kesehatan tersebut.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM-P Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi
Abd. Hakim Laenggeng;
Samsurizal M. Suleman;
Moh. Sabran
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.480
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan, wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Biologi dalam penyusunan proposal PKM-P (PKM-R). Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan sumberdaya manusia bagi mahasiswa dalam menghasilkan produk proposal yang berkualitas, memiliki daya saing yang kompetitif dalam mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa, khususnya bidang PKM-P (PKM-R). Untuk mencapai tujuan tersebut, diterapkan metode dan pendekatan berupa pelatihan yang disesuaikan dengan target sasaran mitra. Kurangnya kemampuan dan pemahaman dalam merancang dan menyusun proposal terkait PKM mendorong tim pengabdian memadukan ide-ide dan gagasan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan melakukan kegiatan Pelatihan. Pelatihan menggunakan metode workshop berbasis kelompok. Materi yang diberikan terkait dengan Program Kreativitas Mahasiswa; identifikasi masalah, ide/gagasan dalam menetapkan topik dan teknik sitasi (mendeley) sampai pada sistematika dan teknik penyusunan proposal. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata peserta sebesar 21% dari sebelum kegiatan pelatihan secara umum mencapai rata-rata 69%, setelah mengikuti kegiatan pelatihan, pengetahuan peserta meningkatkan menjadi rata-rata 90%.
Penyuluhan Dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar(BHD) Kecamatan Mapili Kabupaten Polewali Mandar
Idawati Ambohamsah;
Farmin Arfa;
Rahmadani Tanjung
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.481
Bantuan hidup dasar merupakan serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan henti jantung. Pemberian pengetauan bantuan hidup dasar ini membuat masyarakat dapat mengindetifikasi tanda-tanda korban yang membutuhkan pertolongan pertama, mengetaui cara melakukan bantuan hidup dasar yang benar dan tepat. Kondisi kegawatdaruratan ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bantuan hidup dasar dilakukan penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sasaran dalam memahami serta menerapkan pelaksanaan tatalaksana bantuan hidup dasar serta mengaplikasikannya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Rumpa Kecamatan Mapili pada tanggal 10 September 2020 dengan jumlah sampel 20 responden. Dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan bahwa sebelum penyuluhanhanya 4 responden (20%) mengetahuai dan memberikan pertolongan pertama,setelah dilakukannya penyuluhan sebanyak 15 responden (75%) masyarakat mampu mengetahui dan memberikan dan memberikan pertolongan pertama pada korban henti nafas dan jantung.dan juga masyarakat lebih percaya diri untuk senantiasa memberikan pertolongan pertama pada korban henti nafas dan jantung.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Power Point bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Muhammadiyah 3 “Ikrom” Wage Sidoarjo
Budi Tri Cahyono;
Wahyu Nugroho
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.485
Perkembangan teknologi dan informasi pada masa pandemi Covid-19 mengharuskan pendidik dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi komputer. Siswa diharapkan dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber termasuk dari guru, sehingga guru dituntut untuk dapat membimbing siswa mampu memperoleh informasi dengan baik. Informasi yang diperoleh siswa dalam pembelajar diantaranya adalah pengetahuan. Pengetahuan yang berupa logika dan fisik tidak dapat ditransfer secara utuh dari pikiran guru kepikiran siswa. Penggunaan media pembelajaran power point interaktif untuk membuat media pembelajaran video masih belum dimaksimalkan oleh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Ranting Wage, Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru untuk membuat video pembelajaran bagi kebutuhan siswa didiknya. Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru SDN Muhammadiyah 3 “Ïkrom” Wage Sidoarjo dengan materi pembuatan video pembelajaran menggunakan power point, ketika selesai pelatihan diadakan evaluasi, dan diberikan pendampingan untuk melihat penerapan dan ketercapaian dari pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran.
Diseminasi Fun Physical Fitness Training untuk Guru Pendidikan Jasmani Olahraga Keseharan (PJOK)
Heryanto Nur Muhammad;
Noorce Anita Kumaat;
Sri Wicahyani;
Lucy Widya Fathir
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.486
Pada masa ini banyak persoalan di lapangan terkait dengan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Keseharan (PJOK) yang seyogyanya dilakukan dengan praktik langsung dengan tatap muka, namun kita semua harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah tentang pembelajaran jarak jauh/daring. Dalam kondisi pandemi yang tidak menentu ini dibutuhkan terobosan-terobosan seorang guru dalam upaya menjaga kebugaran siswa agar proses tumbuh kembang siswa serta tingkat kebugaran jasmani mereka terjaga dengan baik. Oleh karena itu S3 Ilmu Keolahragaan Pascasarjana UNESA melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berusaha untuk memberikan kontribusi berupa pemberian keterampilan kepada mitra melalui kegiatan diseminasi Fun Physical Fitness Training. Fun Physical Fitness Training adalah sebuah program aktifitas kebugaran jasmani yang dapat dilakukan oleh siapa saja dari segi usia maupun jenis kelamin. Dengan pemaparan, pendampingan, serta perancangan materi aktifitas fun physical fitness training memberikan wawasan baru bagi guru. Guru dapat secara mandiri menyusun aktifitas-aktifitas pembelajaran aktivitas kebugaran jasmani yang diapliaksikan dalam pembelajaran.
Aksi Vaksinasi Peduli Covid- 19 dan Gerakan Kembali ke Kampus di STIE Bina Karya Tebing Tinggi
Sri Hardiyanti Damanik;
Rakhmawati Purba;
Suci Etri Jayanti S
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.487
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas dimasa pandemi Covid-19 mewajibkan seluruh akademisi pendidikan diwajibkan untuk mendapatkan vaksinasi, termasuk di STIE Bina Karya Tebing Tinggi. Hal ini sesuai dengan surat keputusan bersama 4 (empat) menteri No. 23425/A5/ HK.01.04/2021 tanggal 8 Agustus 2021 perihal panduan penyelengaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dan instruksi Gubernur Sumatera Utara No. 188.54/39/INST/2021 tanggal 30 Agustus 2021. Uraian permasalahan inti dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membantu program pemerintah dalam percepatan tingkat pencapaian vaksinasi di lingkungan pendidikan dan memenuhi kewajiban dalam melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka di lingkungan akademik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah reduksi data. Hasil dalam pengabdian ini adalah kegiatan berjalan maksimal dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Tebing Tinggi. Pencapaian target dalam kegiatan ini sudah mencapai 100 persen. Implementasi dari kegiatan pengabdian ini masih terjadi adanya kekurangan dalam pelaksanaan aksi vaksinasi peduli covid-19 dan gerakan kembali ke kampus terletak pada kuota vaksin yang terbatas untuk masyarakat dan terpenuhi untu sivitas akademik STIE Bina Karya Tebing Tinggi.
Improving the Skills Public Speaking Students in La-Tansa Islamic Boarding School
Sabrina Zulfa Ajizah;
Muhammad Raihan Khalis;
Najla Najla
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.488
Komunikasi merupakan kebutuhan bagi setiap manusia sebagai makhluk sosial dalam berinteraksi dengan sesama makhluk. Kemampuan berkomunikasi secara verbal (verbal) menggunakan bahasa Inggris telah lama menjadi kebutuhan bagi orang yang berinteraksi dengan orang asing, dan kemampuan ini tidak dapat dikuasai dalam waktu singkat. Kegiatan ini fokus kepada melakukan penguatan kegiatan Muhadhoroh. Muhadhoroh juga dapat membantu membentuk karakter siswa yang berani, tegas, menghargai pendapat orang lain, tangga untuk berubah dan bekerja di bawah tekanan. Muhadhoroh merupakan suatu kegiatan yang perlu dilakukan dalam suatu lembaga pendidikan, karena dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berbicara di depan umum atau yang biasa disebut dengan public speaking.
Penguatan Desa Mandiri di Era New Normal Covid-19
Imadoeddin Imadoeddin;
Khairil Anwar;
Sukma Umbara TF;
Syaiful Anam;
Hasbullah Hasbullah
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.489
Desa Mandiri mencerminkan kemauan masyarakat desa yang kuat untuk maju, dihasilkannya produk/karya yang membanggakan dan kemampuan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Karsa, karya, sembada desa mencakup bidang ekonomi, budaya dan sosial yang bertumpu pada tiga daya yakni berkembangnya kegiatan ekonomi desa dan antar desa, makin kuatnya sistem partisipatif desa, serta terbangunnya masyarakat di desa yang kuat secara ekonomi dan sosial-budaya serta punya kepedulian tinggi terhadap pembangunan serta pemberdayaan desa. Pembinaan dan pendampingan terhadap desa binaan akan mempengaruhi dan mempercepat pembangun desa guna tercapainya desa mandi di desa ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Awal pelaksanaan pembinaan dan pendampingan pada masyarakat desa ambat mengalami hambatan yang signifikan karena efek Covid-19 sehingga sebagian dari mereka memilih tidak berinteraksi dengan orang luar (asing). Namun seiring berjalannya waktu terdapat peluang bagi penulis dan tim dalam mensukseskan program-program yang telah dirancang belum menuai hasil yang maksimal karena terdapat hasil berbanding terbalik antara input, dan output yaitu, terbukanya akses dalam pelaksanaan program desa binaan sehingga sebagian program terealisasi secara efektif dan masyarakat memiliki apresiatif yang tinggi. Kemudian follow-up dari kegiatan pembinaan dan dampingan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat guna tercapainya desa mandiri di Desa Ambat Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.
Sosialisasi Pentingnya Menumbuhkan Minat Baca di SD Negeri 236 Rumpala II Sinjai Barat
Nasrullah Nasrullah;
Irvan Muliyadi;
Touku Umar;
Agus Darmawan M
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.490
Membaca merupakan kegiatan proses memahami isi teks dengan bersuara atau dalam hati dan juga untuk menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan. Kegiatan proses membaca menjadi salah satu jenis kemampuan berbahasa melalui tulisan yang bersifat reseptif karena dengan membaca seseorang akan memperoleh informasi, ilmu pengetahuan, dan pengalaman-pengalaman baru yang belum diketahui sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri 236 Rumpala II Sinjai Barat dengan metode pemberian sumbangan koleksi bacaan, penyuluhan tentang pentingnya membaca serta pembinaan pengelolaan perpustakaan. Tujuan pengadian kepada masyarakat ini diharapkan siswa SD Negeri 236 Rumpala II Sinjai Barat lebih memahami pentingnya membaca serta pustakawan juga mampu mengelola perpustakaan dengan baik sehingga siswa lebih senang berkunjung ke perpustakaan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyararakat ini menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan lancar serta antusias siswa dalam menyimak materi juga sangat aktif, sehingga minat baca siswa SD Negeri 236 Rumpala II Sinjai Barat dan pengelolaan perpustakaan tentu akan lebih baik lagi.
Pendampingan Penggunaan Smartphone Android untuk Pembelajaran Online bagi Anak-anak Sekolah di Desa SP2 Karya Mulia Kecamatan Megang Sakti
Agus Susilo;
Marianita Marianita;
Andriana Sofiarini
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.493
Permasalahan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penggunaan Smartphone Android untuk pembelajaran daring bagi anak-anak di Desa SP 2 Karya Mulia yang sangat bebas dan tidak terbatas. Sehingga semangat belajar daringnya menurun, namun penggunaan Smartphone Android meningkat untuk bermain dan aktivitas diluar jam pelajaran Sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan penggunaan Smartphone Android untuk pembelajaran online bagi remaja Sekolah di Desa SP2 Karya Mulia Kecamatan Megang Sakti. Metode pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan observasi ke Desa SP 2 Karya Mulia yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan dilapangan. Selanjutnya dilakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terkait peran orang tua dalam memberikan pengawasan terhadap penggunaan Smartphone Android bagi anak-anaknya selama pembelajaran daring. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam lingkungan keluarga mendukung anak untuk mengikuti pembelajaran secara daring dengan memberikan fasilitas berupa Smartphone Android sangat bagus sekali yang tentunya dengan fasilitas jaringan internet yang memadai. Namun orang tua perlu tahu bahwa anak-anaknya harus tetap dalam pengawasan penggunaan Smartphone tersebut. Hal ini karena, untuk menghindari agar anak-anaknya tidak sembarangan mengakses situs yang tidak bertanggung jawab. Simpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah perlu kerjasama yang baik antara orang tua dan dunia pendidikan di Sekolah dalam mensukseskan pendidikan dimasa pandemi Covid-19 ini. pengawasan kepada anak-anaknya dalam menggunakan Smartphone Android adalah solusi mengatasi ruang gerak dalam mengakses situs-situs terlarang.