Articles
806 Documents
Pendampingan Remaja di Kota Yogyakarta dalam Upaya Pencegahan Konsumsi Tinggi Sugar Sweetened Beverages, Obesitas, dan Penyakit Berisiko
Astri Praba Shinta;
Nurul Jannah;
Ryan Rohmansyah
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.467
Dari tahun ke tahun konsumsi Sugar-Sweetened Beverages atau minuman dengan tambahan gula (SSB) di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat memicu peningkatan berat badan dan berisiko terjadinya obesitas. Remaja usia sekolah mulai mengalami peningkatan selera makan namun tidak diikuti dengan aktivitas fisik yang cukup sehingga dapat menimbulkan risiko terjadinya obesitas. Status gizi pada remaja akan menyebabkan perubahan status gizi di masa dewasa. Obesitas menjadi salah satu faktor pemicu penyakit-penyakit berisiko. Kegiatan pendampingan berupa pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pada proses pendidikan kesehatan, para siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang risiko konsumsi tinggi SSB dan obesitas. Materi pendidikan kesehatan yang diberikan adalah mencakup bidang gizi dan farmasi. Pendampingan remaja dengan pendidikan kesehatan ini dapat menjadi salah satu upaya dalam pencegahan obesitas pada remaja. Selain itu, pendidikan kesehatan yang berisi tentang pemilihan makanan dan minuman yang sesuai dengan gizi seimbang, aktivitas fisik untuk remaja, serta risiko konsumsi tinggi SSB dan obesitas dapat meningkatkan pengetahuan, menurunkan tingkat konsumsi SSB, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dalam upaya pencegahan terjadinya obesitas.
Sosialisasi Manajemen Strategi Pemasaran Produk Air Minum Kemasan “Wk Siompu” BUMDes Karongo Desa Wakinamboro Kec. Siompu Kab. Buton Selatan
La Sudarman;
Murni Sari;
Ahmad Amiruddin
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.468
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “Air Kemasan WK Siompu”, yang merupakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Wakinamboro berperan penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi juga berperan dalam penyerapan tenaga kerja. UMKM ini jika sudah beroperasi diharapkan mampu bersaing dengan produk air mineral kemasan yang sudah lama eksis di masyarakat. Untuk meningkatkan daya saing produk air kemasan “WK Siompu” maka diperlukan strategi khusus untuk memasarkan produk tersebut. Strategi yang dimaksud adalah manajemen strategi pemasaran produk 4 P yang akan memberikan solusi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metode kegiatan pengabdian ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari: fokus diskusi kelompok, penyusunan materi sosialisasi, sosialisasi manajemen strategi pemasaran, evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan sosialisasi ini dibagi dalam tiga tahap yakni tahap registrasi peserta, proses pelaksanaan dan tahap akhir kegiatan. Hasil yang dicapai adalah peserta diharapkan mampu menerapkan manajemen strategi pemasaran 4 P jika produk air minum kemasan telah diproduksi secara masal. Kegiatan ini selain memberikan tambahan pengetahuan, juga memberikan cara mengaplikasikan manajemen strategi pemasaran produk 4P dalam pemasaran produk air kemasan “WK Siompu”.
Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Pendampingan Parenting bagi Masyarakat Desa Ketro
Bakti Sutopo;
Riza Dwi Tyas W
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.470
Kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan pendampingan parenting bagi masyarakat di Desa Ketro Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur bertujuan memberikan pemahaman, penjelasan, sekaligus wahana tukar-menukar pengalaman terkait stunting dan parenting di tengah-tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan menggunakan dua metode, yakni ceramah dan bermain drama. Kegiatan berjalan lancar dengan para peserta antusias mengikuti kegiatan sampai purna. Adapun dari evaluasi kegiatan menyebutkan terdapat faktor pendorong dan penghambat. Faktor pendorong di antaranya terdapat kerjasama yang baik antar komponen, dukungan sepenuhnya dari aparat desa dan tenagan kesehatan lokus kegiatan, dan antusiasme warga yang menjadi peserta kegiatan. Adapun faktor penghambat minimnya pengetahuan awal peserta atas stunting dan parenting, keterbatasan dana kegiatan, dan kemampuan konsentrasi dan daya tangkap peserta yang bervariasi.
Membangun Nilai-nilai Demokrasi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Limboto Kabupaten Gorontalo
Lucyane Djaafar;
Roni Lukum;
Zulfikar Adjie;
Refandi Damopolii;
Sintia Wantu;
Siti Ramiati Alim
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.471
Nilai demokrasi pada siswa merupakan perilaku toleransi, menghargai pertentangan pendapat dan mengetahui keberagaman di lingkungan sekolah. Kurangnya sikap dan prilaku nilai-nilai demokrasi pada siswa SMP N 2 Limboto yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: (a) kurangnya perhatian dari lingkungan keluarga terhadap proses pembelajaran anak dirumah; (b) Sebagain besar lingkungan tempat tinggal anak berada di pinggiran Danau Limboto kabupaten Gorontalo dimana di lingkungan setempat banyak anak-anak yang putus sekolah dan mengkonsumsi alkohol; (c) Banyak siswa yang berasal dari panti asuhan yang keadaan ekonominya kurang baik; (d) Faktor kekurangan dalam bidang ekonomi menyebabkan anak setelah pulang sekolah menjadi buruh di pasar. Adapun solusi penyelesaiannya adalah dengan melakukan sosialisasi pentingnya membangun nilai-nilai demokrasi melalui pendidikan Kewarganegaraan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan sosialisasi/penyuluhan kepada siswa SMP Negeri 2 limboto. Hasil yang dicapai menumbuhkan nilai-nilai demokrasi pada diri siswa, hal ini dapat dilihat dari perubahan sikap siswa yaitu menjadi lebih perhatian pada saat guru sedang menjelaskan materi pelajaran, banyak yang bertanya ketika guru membuka kesempatan untuk bertanya keadaan kelas menjadi lebih hidup dengan berbagai pendapat dari siswa dan tidak membosankan, berpikir kritis, lebih disiplin.
Produksi Lampion Sabut Kelapa dalam Meningkatkan UMKM di Desa Buhu Kecamatan Telaga Jaya
Sandri J. Dotutinggi;
Rasid Yunus;
Yayan Sahi
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.472
Pemanfatan limbah sabut kelapa yang sering dibiarkan begitu saja menjadi salah satu masalah utama di Desa Buhu yang saat ini memiliki perkebunan kelapa yang cukup luas. Faktor kurangnya kapasitas komunikasi masyarakat dan kurangnya kemitraan antara pemerintah dan masyarakat membuat masyarakat khususnya kesulitan untuk mewujudkan program mengelolah potensi limbah sabut kelapa. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan sebuah inovasi lampion dengan bahan dasar sabut kelapa untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa yang ada dengan membentuk UMKM Lampion Sabut Kelapa. Adapun metode yang digunakan adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada karang taruna dan PKK cara pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi bahan dasar pembuatan lampion sabut kelapa. Hasil dan kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yakni meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa, kemudian terbentuknya UMKM Lampion Sabut Kelapa di Desa Buhu,Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Pelatihan Membatik bagi Kelompok Ibu Rumah Tangga Nagari Cubadak Kabupaten Tanah Datar
Taufik Akbar;
Bambang Wijaksana;
Wardi Metro;
Ahmad Bahrudin;
Hendratno Hendratno
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.473
Batik adalah sebuah karya seni Indonesia dan juga salah satu komoditi ekonomi kreatif. Keberadaannya memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat serta mendukung sektor pariwisata, Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa pelatihan batik bagi kelompok Ibu-ibu rumah tangga di Nagari Cubadak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan keterampilan membatik dan membuka peluang wirausaha batik bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah demonstrasi dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan antusias peserta yang tinggi untuk membatik dengan motif ragam hias buah nangka dan coklat sebagai ciri khas kearifan lokal daerah.
Penyuluhan Bahaya Pergaulan Bebas dan LGBT pada Remaja Wirid Masjid Nurul Ikhlas Kelurahan Pegambiran Padang
Rahmadhani Rahmadhani;
Deni Maisa Putra;
Yulfa Yulia
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.474
Pada zaman era teknologi dimana semakin berkembang semakin beragam pula tingkah laku serta masalah sosial yang terjadi di masyarakat terutama masalah remaja. Perkembangan teknologi yang telah banyak memberi pengaruh buruk bagi remaja sehingga menyebabkan terjadinya kenakalan remaja. Berdasarkan data di Indonesia wilayah Sumatera Barat 2018 di 4 titik yaitu Kota Padang, Bukittinggi, Solok dan Kabupaten Solok diperkirakan 14.469 orang pelaku hubungan lelaki seks dan lelaki (LSL) atau gay di Sumbar. Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan juga penuh dengan masalah-masalah. Remaja yang disebabkan orang tuanya yang terlalu kejam, tidak dapat menyesuaikan didikan dengan keperluan anak untuk berautonomi, ataupun sebaliknya menyebabkan orang tua tersebut tidak peduli untuk memantau perkembangan sosial anak tersebut. Pelajar seperti ini berpotensi untuk mencari teman sebaya yang mempunyai masalah yang kemudian menjadi faktor penarik untuk terlibat dalam gejala sosial. Kekecewaan terhadap keluarga ataupun lingkungan sekitarnya terus berpengaruh kepada perilaku remaja yang menyimpang untuk mengespresikan untuk disayangi menyebabkan individu resah takut ditinggalkan dan sanggup melakukan apa saja untuk mendapatkan kasih sayang.
Pelatihan Pembuatan Perangkap Serangga pada Kelompok Wanita Tani Suka Maju Kelurahan Malumbi
Yonce Melyanus Killa;
Uska Peku Jawang;
Marten Umbu Nganji;
Lusia Danga Lewu;
Melycorianda H. Ndapamuri;
Suryani K. K. L. Kapoe
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.476
Kelompok Wanita Tani (KWT) Suka Maju merupakan salah satu kelompok tani yang ada di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur yang melakukan kegiatan pertanian kususnya dibidang hortikultura. Kegiatan pertanian yang dilakukan sering terjadi masalah salah satunya dari organisme pengganggu tanaman (OPT) sehingga membutuhkan pengetahuan untuk melindungi tanaman yang dibudidayakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknik pengendalian hama terutama serangga yang ramah lingkungan dan menggunakan bahan bekas. Metode kegiatan yaitu Sosialisasi, Ceramah Praktek pembuatan perangkap kuning dan memasang perangkap di lahan serta monitoring. Hasil sosialisasi menunjukan anggota kelompok tani paham dan dapat membedakan OPT dan dapat membuat perangkap kuning dari bahan bekas dan mampu membuat perangkap kuning dan mengaplikasikan atau memasangnya pada lokasi lahan budidaya. Hasil monitoring ditemukan beberapa serangga yang terperangkap atau lengkep pada perangkap kunung seperti lalat buah (Bactrocera sp.) dan imago dari ulat crop (Plutella xylostela) serta beberapa serangga lain.
Penyuluhan Napza pada Remaja Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar
Idawati Ambohamsah;
Fredy Akbar;
Herliana Herliana
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.477
NAPZA singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan aktif lainya. narkotika dan psikotropika jika digunakan dengan baik dan benar akan memberikan manfaatnya bagi pasien melalui resep dokter sebagai anestesi dan penenang pasien. Penyalahgunaan NAPZA di Indonesia sudah meluas merupakan tindak kejahatan yang sudah memakan banyak korban dan menyebabkan bencana berkepanjangan bagi manusia. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah remaja mampu memahami bahaya penyalahgunaan narkoba, remaja yang awalnya memiliki pemahaman yang rendah diharapkan melalui penyuluhan ini semakin memiliki pemahaman yang meningkat terkait bahaya narkoba, mengarahkan generasi muda kepada hal yang positif dan mengurangi penyebaran narkoba khususnya di Desa Rumpa. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Rumpa Kecamatan Mapilli pada tanggal 12 Januari 2020. Dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemberian materi tingkat pengetahuan remaja mengenai bahaya penyalahgunaan napza meningkat. Hal ini dapat dilihat melalui kategori hasil kuesioner. Lebih dari 20 peserta dapat menjawab dengan sangat baik yang menunjukkan 73% tingkat pengetahuan remaja meningkat, sedangkan sebelum dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan remaja masih kurang, lebih dari 20 peserta menjawab pertanyaan dengan kategori kurang sebanyak 16%.
Sosialisasi Penggunaan Metode Konstruktivisme Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi di Sekolah SMP NU Tebat Jaya
Sugiarti Sugiarti;
Kesi Kesi
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.478
Menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang digunakan untuk berkomunikasi tanpa tatap muka dengan orang lain. Keterampilan menulis narasi merupakan salah satu aspek kemampuan berbahasa yang diajarkan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Kemampuan menulis narasi siswa kelas VII SMP NU Tebat Jaya masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan atau solusi dalam meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi menggunakan metode konstruktivisme di SMP NU Tebat Jaya. Metode berarti cara. Dalam pemakaian umum metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan menggunakan metode ini diharapkan dapat peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi. Untuk membangun pengetahuan siswa dalam proses belajar mengajar berdasarkan pengalaman yang telah dimiliki siswa sebelumnya. Disini guru dapat memanfaatkan pengalaman siswa untuk dijadikan ide dalam menulis karangan narasi. Karangan narasi merupakan salah satu karangan yang dapat dijadikan alat untuk menyampaikan pengetahuan atau informasi kepada orang lain. serta dapat menghubungkan pelajaran yang diperoleh di sekolah dengan kehidupan sehari-hari dari pengalaman yang pernah dialaminya. Selain itu siswa juga dapat menggali ide-ide yang ada dalam diri siswa sehingga tercipta peroses belajar mengajar yang menyenangkan dan tidak membosankan.Jadi metode konstruktivisme diterapkan dalam pembelajaran menulis karangan narasi supaya kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi lebih baik lagi.