Articles
806 Documents
Limbah Gelas Plastik Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Hiasan Dinding pada Siswa SD Negeri No. 101230 Situmba Kec. Sipirok
Enni Sari Siregar;
Erni Yusnita Siregar
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.779
Permasalahan lingkungan seperti limbah yang sampai saat ini terus diupayakan penyelesaiannya sudah selayaknya menjadi perhatian khusus, dimana hal ini apabila dibiarkan secara terus menerus akan menyebabkan dampak yang lebih banyak, terutama bagi kesehatan manusia. Limbah plastik kini banyak ditemukan diberbagai tempat terutama di sekolah, karena plastik digunakan sebagai wadah berbagai macam produk karena dianggap praktis. Sebagai salah satu upaya mengurangi masalah ini, penulis melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan memberikan pelatihan kepada anak-anak berupa limbah gelas plastik yang dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan hiasan dinding agar anak-anak dapat termotivasi untuk meningkatkan kreatifitas dengan memanfaatkan limbah yang sangat mudah mereka jumpai. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri No. 101230 Situmba Kec. Sipirok. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan yang dimulai dengan memberikan penjelasan dan mendemonstrasikan kepada siswa tentang bagaimana cara mengolah limbah plastik yang dalam kegiatan ini dipergunakan kemasan minuman ringan sebagai bahan dasar pembuatan hiasan dinding. Dari hasil pelaksanaan pelatihan siswa langsung mendapatkan informasi tentang bahaya limbah plastik terhadap keberlangsungan ekosistem di masa yang akan datang. Selanjutnya meningkatnya pengetahuan dan pemahaman siswa tentang olahan limbah plastik menjadi barang bernilai.
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Kegiatan Pengelolaan Pojok Baca di Kelas
Andi Lely Nurmaya G;
Irsan Irsan;
Wa Ode Nurfita Sari;
Asrita Asrita
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.788
Literasi sangat penting bagi siswa karena membantu mereka mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritisnya. Membiasakan literasi pada siswa sejak dini akan membantu mereka mengembangkan keterampilan yang sangat dibutuhkan untuk sukses di masa depan. Budaya literasi yang tertanam pada siswa mempengaruhi tingkat keberhasilan dan kemampuan siswa untuk memahami informasi analitis, kritis, dan reflektif. Pojok baca merupakan salah satu fasilitas yang diperuntukkan bagi siswa untuk membaca dan mengakses buku secara mandiri di kelas serta siswa akan merasa lebih tertarik untuk membaca dan mengakses buku, karena tersedia banyak buku yang menarik dan dapat dipilih sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Pembuatan dan pemanfaatn pojok baca yang dilaksanakan di SDN 6 Baubau berjalan dengan baik dan mendapatkan apresiasi yang baik dari pihak sekolah. Dengan adanya pojok baca di SDN 6 Baubau diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi yang telah dibangun sebelumnya.
Pemanfaatan Content Management System sebagai Media Informasi bagi Sivitas Akademika di Perguruan Tinggi
Sumardin Sumardin;
Agus Halid;
Fitriana M Sabir;
Pasnur Pasnur;
Andi M Yusuf;
Tatik Maslihatin;
Muhammad Arafah;
Ilham Ilham;
Muhajirin Muhajirin;
Khaidir Rahma Nasir;
Randy Angriawan;
Butsiarah Butsiarah;
Andi Maulidinnawati Abdul Kadir Parewe
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.766
Pemanfaatan teknologi telah berperan penting dalam membantu menyelesaikan aktivitas keseharian, sehingga sangat memudahkan dalam bekerja contohnya seperti dalam mengolah data, proses perhitungan yang cepat, dan membuat materi mengajar serta membuat suatu aplikasi (sistem informasi) dengan beberapa aplikasi sesuai fungsi sebagai alat bantu guna efisiensi waktu kerja. Metode yang digunakan yaitu dengan metode tutorial sebaya pada sistem informasi dibuat dengan aplikasi Word Press sebagai alat bantu untuk memudahkan dalam membuat aplikasi yaitu web site profil kampus salah satunya yang berfungsi untuk memperkenalkan kampus dengan beberapa informasi yang sehubungan dengan profil kampus. Memudahkan admin kampus/pengguna dalam memberikan informasi secara online. Aplikasi WordPress memiliki ke unggulan utama yaitu terdapat tema atau template web site yang dapat pilih sesuai selera dan WordPress mudah disesuaikan tanpa coding sehingga dapat diterapkan dengan mudah dan dipelajari oleh orang awam atau pengguna bukan di bidang teknologi secara autodidak. Hasil yang diharapkan dengan penerapan aplikasi WordPress mampu membantu admin kampus/pengguna dalam membuat web site informasi online. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengguna yaitu admin kampus aktif dalam memberikan informasi seputar profil kampus dan beberapa informasi lain mencakup isi kampus seperti informasi kegiatan, libur kampus, pengisian KRS sesuai waktu yang telah ditetapkan secara online dan tepat waktu.
Penguatan Karakter Gotong Royong Siswa Sekolah Dasar Melalui Produksi Film Tari Bertema Kebersihan Lingkungan
Yesriva Nursyam;
FX Yatno Karyadi;
Hamzaini Hamzaini
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.767
Produksi film-tari yang tematis dapat dilakukan melalui kolaborasi seni drama, tari, musik dan film. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih kepekaan siswa dalam hal gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bentuk kegiatan terdiri ataspelatihan seni tari dan produksi film. Materi kegiatan terdiri dari pembuatan koreografi aktivitas menjaga kebersihan lingkungan dan latihan gerakan tarian yang bermakna kerjasama dan komunikasi.Hasil produksifilm-tari menunjukkan bahwa antusiasme siswa sekolah dasardalam berkesenian mampu berkontribusi dalam menguatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan lingkungan dannilai-nilai gotong royong.
Efektivitas Pelaksanaan Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short Course) dalam Penanggulangan TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang
Helmanis Suci;
Ledia Restipa
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.768
Terjadinya TB Paru menjadi masalah Tuberkulosis yang selanjutnya disingkat TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang paru dan organ lainnya. kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat serta tidak optimalnya pelaksanaan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short Course). Pelaksanaan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short Course) dilakukan di sarana-sarana Kesehatan Pemerintah dengan Puskesmas sebagai ujung tombak pelaksanaan program. Pelaksanaan strategi DOTS kepada pasien TB paru yang dilakukan setiap bulannya dalam bentuk penyuluhan yang diikuti lebih dari 30 orang pasien TB paru setiap bulannya, namun dianggap kurang efektif karena dilakukan hanya satu kali dalam sebulan. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan perubahan dalam efektifitas pelaksanaan strategi DOTS setiap minggunya terhadap pasien TB paru dengan harapan dapat merubah pola gaya hidup pasien TB paru dalam menjalani perawatan terutama dalam pelaksanaan strategi DOT kepada pihak terkait seperti DinKes, puskesmas, dapat mengprogramkan kegiatan ini secara rutin Meningkatkan komitmen melalui kerjasama dalam hal pendanaan dengan pihak-pihak terkait baik instansi pemerintah ataupun swasta agar pelaksanaan penanggulangan Tb paru seperti penjaringan suspek, penyuluhan, penyediaan stok obat dapat terlaksanakan secara maksimal serta bekerjasama dengan Puskesmas.
Terapi Pijat Perineum terhadap Derajat Laserasi Perineum
Ika Putri Ramadhani;
Amrina Amran
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.769
Salah satu penyebab utama perdarahan adalah robekan jalan lahir, termasuk didalamnya laserasi perineum (Kemkes RI, 2013). Robekan jalan lahir terjadi hampir semua persalinan pada ibu pertama bersalin dan kadang terjadi pada persalinan berikutnya. Rupture perineum dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada luka jahitan. Beberapa faktor penyebab terjadinya rupture perineum antara lain faktor janin, faktor dari penolong persalinan seperti cara memimpin meneran, komunikasi dengan ibu, ketrampilan untuk mempertahankan perineum perineum tetap utuh pada saat ekspulsi kepala, melakukan episotomi dan posisi pada saat meneran. Pijat perineum merupakan teknik memijat pada bagian perineum saat hamil atau beberapa waktu sebelum persalinan dapat meningkatkan perubahan hormonal sehingga dapat melembutkan jaringan ikat, jaringan perineum menjadi lebih elastis dan lebih mudah teregang. Elastisitas perineum yang meningkat dapat mencegah terjadinya robekan perineum atau tindakan episiotomi. Praktek Mandiri Bidan (PMB) merupakan fasilitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. PMB Ika Putri Ramadhani berada di daerah Kalumbuk dimana masih kejadian ruptur perineum derajat 3 masih banyak terjadi disebabkan karena kakunya perineum. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Ika Putri tahun 2021, bahwa dengan pijat perineum dapat menurunkan derajat ruptur perineum pada ibu bersalin. Berdasarkan hal diatas penulis akan melakukan PKM Edukasi dan Implementasi.
Pengambangan SDM untuk Desa Wisata Papringan Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung Jawa Tengah
Ratih Pratiwi;
Devi Trihandari Widyatania;
Jamal Luthfi;
Riesmita Kustanti;
Sapta Yulinar Maulidya;
Sofwan Baharrudin
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.770
Pasar Papringan Ngadiprono lahir karena inisiasi untuk memanfaatkan lahan bambu di Dusun Ngadiprono yang diabaikan dan tidak diperhatikan oleh masyarakat. Daya tarik dari Pasar Papringan Ngadiprono terletak pada penggunaan mata uang dari bambu dan segala hal yang ciri khas dengan kehidupan masyarakat Jawa mulai dari musik, kerajinan, pakaian, dan juga makanan yang dijual. Lokasinya sendiri dibangun tengah-tengah lahan bamboo sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Antusias masyarakat menyambut keberadaan Desa Wisata Papringan ini belum diimbangi dengan kesiapan masyarakat Desa Ngadimulyo sehingga menimbulkan masalah baru. Metode yang digunakan dalam implementasi keilmuan ini dilakukan dengan penyuluhan dan sosialisasi bagi masyarakat setempat terutama yang memiliki andil dalam operasional Desa Wisata Papringan. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan kesiapan kepada masyarakat untuk terus menjalankan Desa Wisata Papringan dengan lebih maksimal dan memuaskan.
Human Capital dan Peran Quadrope Helix dalam Mengembangkan UMKM di Desa Campurejo Panceng
Sri Umiyati;
Sri Wahyuni;
Wildan Taufik Raharja
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.780
Jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik berkembang pesat. Quadruple Helix merupakan salah satu pilar utama mendorong tumbuhnya UMKM dan menjadi salah program trobosan baru untuk UMKM guna meninggkatkan kualitas produk dan SDM. Peran Quadruple Helix bagi UMKM sangat diperlukan, karena pemerintah selalu berupaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dalam sektor pertanian agar lebih inovatif, kreatif dan proaktif bisa bergerak dalam ekonomi yang berbasis inovasi, sehingga diperlukan dukungan semua pihak yaitu pemerintah bersama dengan akademisi, pengusaha dan dukungan masyarakat yang tergabung dalam Quadruple Helix untuk meningkatkan pertumbuhan sektor UMKM. Metode pelaksanaan kegiatanm melalui tahapan diantaranya: 1). Survei di desa Campurejo kecamatan Panceng kabupaten Gresik dengan menggali data dan menggali permasalahan-permasalahan yang telah dihadapi oleh Pelaku usaha/UMKM. 2). Pelaksanaan Kegiatan, Sosialisasi dan FGD dilakukan selama 1 hari dengan memberikan pengetahuan dan informasi tentang UMKM dan FGD dengan pelaku usaha / UMKM. 3). Evaluasi Kegiatan, Sosialisasi dan FGD tentang mengembangkan UMKM melalui Human Capital dan Peran Quadrupe Helix telah dihadiri 25 orang sebagai target. Hasil pengabdian masyarakat dari kegiatan tersebut para pelaku usaha /UMKM memahami bahwa untuk mencapai kemandirian usaha menjadi sukses harus mampu memberikan sebuah peluang dan penguatan pada produk UMKM dalam bersaing dipasaran. Karena didalamnya terdapat sinergisitas antara masyarakat, akademisi, pebisnis, dan goverment.
Pelatihan Masyarakat dalam Komunikasi Mitigasi Bencana Tanah Longsor Desa Ponggang, Kec. Serangpanjang, Kab. Subang
Ari Sulistyanto;
Dwinarko Dwinarko;
Pagi Muhamad;
Tabrani Sjahrizal;
Achmad Jamil;
Abdul Haris
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.789
Bencana tanah longsor merupakan bencana yang berdampak pada kerugian besar baik material dan non material. Akibatnya, membutuhkan respon cepat agar dampak kerugian dapat dikurangi. Respon cepat sulit dilakukan karena pengetahuan dan pelaksanaan akan mitigasi bencana belum sepenuhnya dipahami masyarakat Desa Ponggang yang wilayahnya rentan terhadap bencana tanah longsor. Oleh karena itu, perlunya penyiapan masyarakat di daerah rawan bencana. Melalui metode pelatihan dengan pendekatan ceramah dan simulasi didapatkan hasil, masyarakat Desa Ponggang menyadari adanya potensi bencana tanah longsor dan memahami prosedur dalam melakukan mitigasi bencana mulai dari tahap pra bencana merupakan deteksi dini terhadap adanya potensi bencana. Hal terpenting dalam tahapan ini adalah komunikasi. Tanggap bencana merupakan upaya untuk melakukan penyelamatan korban bencana, dan pasca bencana adalah bentuk pemulihan dan evaluasi bencana. Keseluruhan dari tahapan dalam mitigasi bencana akan disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai petunjuk pelaksanaan dilapangan dalam menangani bencana. Disamping itu, adanya kesadaran lingkungan untuk mencegah bencana melalui gerakan penghijauan di perbukitan Desa Ponggang.
Pendampingan Project Base Learning Pemanfaatan Limbah di Sekolah melalui Pelatihan Pembuatan Ecoenzim pada Guru di SMAN 3 Kota Tidore Kepulauan
Abdu Masud
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.790
Program kemitraan masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi professional guru IPA dan Biologi di kota Tidore kepulauan. Bioteknologi merupakan konsep Biologi yang pada pembelajaran dengan pendekatan student center saat ini, menuntut guru dan peserta didik untuk berproses kerja ilmiah. Salah satu materi trend bioteknologi adalah fermentasi. Berdasarkan hasil survei dikatahui bahwa masih banyak guru dan siswa yang kesulitan dalam mengimplementasikan dalam pembelajaran khususnya project based learning dalam Bioteknologi. Metode Pelatihan dan pendampingan kepada mitra guru Biologi dan IPA merupakan program utama pengabdian masyarakat ini. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa mitra dalam hal ini guru Biologi dan fisika serta kimia dan siswa di SMAN 3 kota Tidore 96% telah merasa mendapatkan manfaat dan pengetahuan tentang pembelajaran biologi, teknologi ecoenzim, selain itu pemahaman dalam implementasi pendekatan STEM dan manajemen Lab Biologi, serta sosialisasi bahaya sampah dan manajemen pengelolaan sampah pada siswa yang merupakan permintaan dari pihak sekolah.