cover
Contact Name
I Gusti Agung Nyoman Dananjaya
Contact Email
guz.d4nan@gmail.com
Phone
+6281805541490
Journal Mail Official
guz.d4nan@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra Jalan Kamboja No 17 Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
DWIJENAGRO: JURNAL ILMIAH
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 19793901     EISSN : 27229815     DOI : -
Jurnal dwijenAGRO memuat ringkasan hasil penelitian, ulasan (review) mengenai perkembangan topik teoritik Ilmu Pertanian (Agribisnis) dan artikel ilmiah. Jurnal diterbitkan secara berkala (Mei & November) oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Dwijendra.
Articles 197 Documents
PEMASARAN KOPI ARABIKA DI DESA WEJANG MALI KECMATAN LAMBA LEDA TIMUR KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Ni Nengah Yastini; Elviana Hasta
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi Arabika adalah satu-satunya komoditi andalan di Manggarai Timur dengan luas lahan tertinggi yang ada di Nusa Tenggara Timur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah saluran pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur, (2) berapakah marjin pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui (1) saluran Pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali Kecamatan Lamba Leda Timur (2) untuk mengetahui marjin pemasaran Kopi Arabika di Desa Wejang Mali,Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simple Snowball sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Analisis data menggunakan marjin pemasaran dan farmer’ share. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran: pertama petani→pedagang kecil→ pedagang besar→ eksportir. Kedua petani→pedagang besar→ eksportir. Ketiga, petani→ ASNIKOM. Marjin pemasaran saluran I sebesar Rp 22.000.00, marjin pemasaran saluran II sebesar Rp 21.000.00 dan marjin pemasaran saluran III 20.000.00 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa saluran yang paling banyak digunakan oleh petani produsen adalah saluran I yaitu 25 orang atau 68,57%. Namun keuntungan yang paling tinggi yaitu pada saluran III mencapai 77,77%. Rendahnya minat petani produsen untuk menggunakan saluran III adalah proses pencapaian pemasaran memakan waktu yang lama dibandingkan proses pemasaran pada saluran I.
PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN KELOMPOK WANITA TANI “JEMPIRING” KABUPATEN BADUNG SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI (COVID – 19) Gd. Ngurah Indra Arya Aditya; Suryathi, Ni Wayan Suryathi; Ni Ketut Karyati; I Made Pasma Suartika; I Ketut Sudama
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui perbandingan kinerja keuangan kelompok wanita tani “jempiring” kabupaten badung sebelum dan selama pandemi (Covid – 19). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Jenis datanya adalah data kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Kelompok Wanita Tani Jempiring Kabupaten Badung sebelum dan selama pandemi covid-19 kinerja keuangan tetap dapat dipertahankan, baik dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Meskipun terdapat penurunan kinerja keuangan pada saat atau selama pandemi Covid-19, tetapi penurunan tersebut masih dalam batas yang wajar.
ANALISIS USAHATANI PORANG DI DESA WATU MANGGAR KECAMATAN MACANG PACAR KABUPATEN MANGGARAI BARAT Dicky Marsadi; I Wayan Dirgayana; Viktoria Asni
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman porang merupakan tanam umbi-umbian yang mengandung zat glukoman dalam bentuk gula kompleks dan serat larut yang berasal dari ekstrak akar tanaman. Porang menjadi salah satu komoditi pertanian yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan punya peluang cukup besar untuk di ekspor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya penerimaan usahatani porang, untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani porang, untuk mengetahui R/C ratio usahatani porang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Watu Manggar Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat secara Purpusive Sampling, dengan beberapa pertimbangan yaitu petani di Desa Watu Manggar telah mengembangkan tanaman porang dilahannya, dan pengembangan porang di wilayah Desa tersebut berpotensi memberikan penghasilan yang baik kepada petani. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang dan sampelnya 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data skunder dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan data kuantitatif yaitu analisis usahatani. Kesimpulan yang diambil yaitu penerimaan petani sebesar 2.100.000 dan jumlah biaya 1.214.000, rata-rata pendapatan petani porang 886.000, Besar R/C Ratio 1,72 artinya usahatani porang di Desa Watu Manggar menguntungkan.
STRATEGI PEMASARAN WORTEL DI DESA BATURITI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Ida Ayu Candrika Dewi
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki iklim yang mendukung untuk pengelolaan usahatani, seperti tanaman hortikultura termasuk wortel. Bali merupakan pulau yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil bercocok tanam atau bertani, sehingga pertanian merupakan salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam kesejahteraan kehidupan penduduk masyarakat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Strategi pemasaran wortel di UD. Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan dan untuk mengetahui kendala pemasaran Wortel di UD.Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja di UD. Panca Serani, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Responden dalam penelitian ini adalah 10 orang, yaitu: Manager, Sekretaris, Bagian Produksi, Bagian Pemasaran, serta karyawan yang menangani pemasaran Wortel. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumen dan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Strategi pemasaran Perusahaan UD.Panca Serani tetap memperhatikan 4P, yaitu product (produk) price (harga), place (distribusi pemasaran produk) dan promotion (promosi produk) dan beberapa kendala yang di hadapi oleh perusahan UD.Panca Serani adalah fluktuasi harga di pasar (tingkat konsumen), pembayaran yang tidak tunai, bertambahnya perusahan yang baru sebagai pesaing, terbatasnya kepastian untuk melakukan peningkatan promosi dan terbatasnya produk. Saran dari penelitian ini ialah selalu menjaga dan tetap meningkatkan kualitas produk Wortel yang di tawarkan kepada masyarakat agar tetap mempertahankan kepuasan pelanggan.
FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PEMASARAN TANAMAN HIAS CALATHEA SILVER (Calathea Sp) PADA CV. DEWATA INDAH Dananjaya, I Gusti Agung Nyoman
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pemasaran Tanaman Hias Calathea Silver pada CV. Dewata Indah. Penelitian ini dilakukan pada CV. Dewata Indah, Desa Panjer Belong, Kecamatan Kesiman, Kota Denpasar, dengan menggunakan metode purposive berdasarkan pertimbangan-pertimbangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif mengenai faktor internal dan ekternal perusahan. Hasil penelitian menunjukan faktor internal kekuatan dan kelemahan, kekuatan adalah terdapat beragam jenis tanaman hias, lokasi yang strategis, beberapa tanaman hias dibudidayakan sendiri, tanaman hias yang dijual terawat dengan baik, pelayanan yang sopan dan ramah. Sedangkan yang termasuk kelemahan adalah belum tersedianya tempat parkir dan lemahnya kegiatan promosi produk. Faktor internal adalah peluang dan ancaman. Yang termasuk peluang adalah berkembangnya pemukiman penduduk, kualitas produk yang diakui oleh konsumen dan respon masyarakat yang baik. Sedangkan yang termasuk ancaman adalah kondisi tanaman hias yang rentan terhadap bunga dan penyakit, pesaing yang bergerak di bidang yang sama.
PERANAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI TERNAK KARYA PADANG KERTHA DI DESA APUAN, KECAMATAN BATURITI, KABUPATEN TABANAN Made Mika Mega Astuthi
dwijenAGRO Vol 12 No 1 (2022): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.12.1.1270.1-8

Abstract

Kehadiran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan peranan penyuluh pertanian di tengah-tengah masyarakat tani di desa masih sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sumber daya manusia (petani) sehingga mampu mengelola sumber daya alam yang ada secara intensif demi tercapainya peningkatan produktifitas dan pendapatan atau tercapainya ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh dalam pengembangan kelompok tani. Penelitian dilakukan pada Kelompok Tani Ternak Karya Padang Kertha di Desa Apuan,Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, secara purposive sampling yaitu pengambilan secara sengaja. Pada penelitian ini jumlah populasi 78 orang dan jumlah Sampel yang diambil adalah 39 orang.Peran penyuluh yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyuluh sebagai pembimbing, motivator, komunikator,edukator, fasilitator dan dinamisator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh sebagai pembimbing, motivator, komunikator,edukator, fasilitator dan dinamisator sudah termasuk dalam kriteria baik.Itu artinya penyuluh sudah melaksanakan seluruh tindakan yang dapat memotivasi petani untuk berpartisipasi dalam kelompok tani, optimal melakukan penyuluhan dan berupaya meningkatkan pengetahuan petani melalui kegiatan pelatihan, dan juga mampu merubah sikap anggota kelompoktani kearah yang lebih baik sehingga keterampilan yang dimiliki petani meningkat
DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN DENGAN KEBERADAAN PETERNAK BABI DI DESA PENEBEL, KECAMATAN PENEBEL, TABANAN Kadek Ayu Charisma Julia Dewi
dwijenAGRO Vol 12 No 1 (2022): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.12.1.1271.9-14

Abstract

Daging babi adalah salah satu produk hasil ternak yang mempunyai permintaan sangat tinggi di Bali. Ternak babi selain memberikan keuntungan atau dampak positif secara sosial dan ekonomi untuk peningkatan pendapatan masyarakat, ternyata juga menimbulkan beberapa dampak lingkungan bagi warga disekitar yang berdekatan dengan peternak babi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sosial ekonomi dan lingkungan dengan adanya peternakan babi di Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Pemilihan lokasi ini ditentukan secara purposive sampling dengan teknik penentuan sampel secara sengaja atau dengan pertimbangan tertentu, dimana pertimbangannya yaitu masyarakat yang bertempat tinggal dekat dengan usaha peternakan babi. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat tidak menjadi peternak babi yang bertempat tinggal di dekat usaha peternakan babi. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah responden 38 orang. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan peternak babi di Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan berdampak pada aspek sosial , ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Aspek sosial meliputi hubungan interaksi masyarakat sekitar dengan peternak babi untuk ikut belajar beternak babi serta termotivasi untuk ikut beternak, dan selain itu masyarakat sekitar sering membeli langsung daging babi kepeternak untuk upacara agama maupun upacara adat. Dari aspek ekonomi masyarakat memperoleh harga yang lebih murah saat membeli daging babi, ataupun babi guling dari pada membeli di pasar, serta adanya lapangan pekerjaan untuk bekerja di peternakan babi. Dampak lingkungan memberikan dampak yang kurang bagus karena limbah dibuang kesungai sehingga diperlukan solusi untuk pembuangan limbah kotoran babi.
ANALISIS USAHATANI CENGKEH DI DESA DENO KECAMATAN POCO RANAKA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR I Wayan Gede Wiryanata
dwijenAGRO Vol 12 No 1 (2022): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.12.1.1272.15-20

Abstract

Salah satu komoditi dalam subsektor perkebunan di Indonesia adalah cengkeh yang memiliki potensi tinggi dalam perdagangan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan petani cengkeh: (2) untuk mengetahui besarnya penerimaan dari usahatani cengkeh: (3) untuk mengetahui besarnya pendapatan dari usahatani cengkeh: (4) untuk mengetahui tingkat R/C Ratio dalam usahatani cengkeh. Penelitian ini dilakukan di Desa Deno Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur yang dipilih secara sengaja. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang petani, dan diambil sebanyak 30 petani sebagai sampel secara acak sederhan. Data yang dikumpulkan adalah data perimer dan data sekunder dengan menggunakan teknik wawanca, kuesioner, observasi dan dokumentasi data dianalisa dengan metode deskriptif Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata total biaya yang dikeluarkan oleh petani cengkeh adalah Rp 3.665.000. Rata-rata penerimaan yang diterima oleh petani cengkeh adalah Rp 8.480.000. Rata-rata pendapatan usahatani cengkeh adalah Rp 4.815.000. R/C Rasio usahatani cengkeh di Desa Deno Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur adalah sebesar 2,31 yang berarti usahatani cengkeh menguntungkan.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA JERUK KEPROK DI DESA BELANTIH, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI Ni Nengah Putri Adnyani
dwijenAGRO Vol 12 No 1 (2022): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.12.1.1273.21-28

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui besarnya pendapatan yang dikeluarkan oleh petani jeruk keprok; (2) Untuk mengetahui pendapatan usahatani jeruk keprok (3) Untuk mengetahui tingkat R/C ratio dalam usahatani jeruk keprok. Penelitian ini dilakukan di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali yang mengembangkan tanaman jeruk keprok sebagai usahataninya, jumlah populasi dalam penelitiaan ini adalah 60 orang petani. Pada penelitian ini diambil sebanyak 30 petani. Hasil pembahasan dan penelitian menunjukan bahwa rata-rata biaya yang dikeluarkan petani jeruk keprok di Desa Belantih adalah Rp 7.374.000 Rata-rata produksi 44 are dalam satu tahun periode produksi 4.140, yang dijual dengan harga Rp 3.500/kg dilokasi petani. Rata-rata penerimaan usahatani jeruk keprok permusim tanam adalah Rp 14.490.000. serta pendapatan petani adalah Rp 7.116.000. Dengan R/C yang telah dianalisis didapat 1,9. Maka berarti bahwa usahatani yang dilakukan petani sampel adalah efisien atau dengan kata lain usahatani jeruk keprok menguntungkan.
PENGARUH HARGA, PROMOSI, DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA RUMAH MAKAN WARUNG BEBEK D’UMA DI DENPASAR Anak Agung Ngurah Oka Suryadinatha Gorda; Ni Ketut Karyati; Ni Wayan Suryathi; Anak Agung Ayu Rai Wahyuni; I Putu Anantakarna Dananjaya
dwijenAGRO Vol 12 No 1 (2022): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.12.1.1274.22-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga, promosi dan lokasi secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen Warung Bebek D’uma dan sampel yang digunakan sebanyak 75 orang. Teknik analisis data menggunakan Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Asumsi Klasik, Anaisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Deaterminasi, Uji F dan Uji t. Dari hasil penelitian diperoleh hasil: (1) Harga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Keputusan pembelian, dimana diperoleh nilai koefisien t sebesar 3,642, nilai koefisien regresi sebesar 0,233 dan signifikansi sebesar 0,001, (2) Promosi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap keputusan pembelian, diperoleh nilai koefisien t sebesar 3,702, nilai koefisien regresi sebesar 0,213 dan signifikansi sebesar 0,000. (3) Lokasi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap keputusan pembelian, diperoleh nilai koefisien t sebesar 2,205, nilai koefisien regresi sebesar 0,135 dan signifikansi sebesar 0,031, dan (4) harga, promosi dan lokasi secara bersama - sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dimana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Saran dalam penelitian ini adalah Warung Bebek D’uma hendaknya selalu membuat kebijakan harga yang sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, membuat papan nama yang mudah dillihat oleh konsumen, serta Warung Bebek D’uma selalu aktif melakukan promosi di media sosial agar nantinya lebih dikenal oleh banyak konsumen.