cover
Contact Name
Elihami
Contact Email
elihamid72@gmail.com
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
eihamid72@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jendral Sudirman No.17, Enrekang, Sulawesi Selatan Universitas Muhammadiyah Enrekang
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27217957     DOI : Journals' DOI: 10.33487/mahaguru
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Enrekang. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian  tentang kependidikan dasaran dengan berbagai topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Pentingnya Pancasila dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknoogi pada Era Revolusi Industri 4.0 Rika Hanipah; Dinie Anggraeni Dewi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3438

Abstract

Perubahan dunia industri kini telah berada di titik Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu luar biasa memukau dan selalu terbarukan, perubahan ini juga telah memberikan dampak yang lebih luas terhadap globalisasi. Untuk menjawab tantangan zaman yang dihadapi diperlukan Pancasila sebagai landasan dan prinsip moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karna perubahan ini datang dengan dampak positif dan juga negatifnya, untuk itu diperlukan adanya upaya preventif yang harus dilakukan yakni dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak bertentangan dengan Pancasila, rasional dan masuk dalam nilai-nilai Pancasila, serta menjadikan Pancasila sebagai ciri khasnya. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan budaya dan ideologi bangsa. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif atau penelitian kepustakaan yang mengkaji jurnal dan artikel yang diterbitkan secara nasional maupun internasional. Tujuan artikel ini adalah untuk menggali pentingnya Pancasila sebagai landasan kebangsaan, ideologi bangsa, jati diri bangsa dan landasan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam kemajuan Iptek dan Revolusi Industri 4.0 serta menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan Pancasila.
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Era Modern Nur Syamsa Mutiara Tarwan; Dinie anggraeni dwi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3443

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa indonesia. Sebagai dasar negara, pancasila di jadikan sebagai ideologi bangsa dan negara indonesia, pancasila merupakan kristalisasi dari nilai adat, nilai budaya dan nilai agama yanng terkandung dalam pandangan hidup di indonesia. Mengaktualisasikan nilai pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara adalah suatu keniscayaan. Yang dimana agar pancasila tetap relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi masyarakat. Aktualisasi nilai pancasila dalam kehidupan praksis adalah selalu terjadinya perubahan dan pembaharuan dalam mentransformasikan nilai pancasila kedalam norma dan praktik hidup dengan menjaga kosistensi, relevansi, dan kontekstualisasinya.
Pengimplementasian Nilai Pancasilla pada Siswa SD Guna Meningkatkan Sikap Patritisme Cinta tanah Air Auliadi Auliadi; Dinie Anggraeni Dewi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3444

Abstract

Pendidikan pancasila sangatlah penting bagi seluruh bangsa Indonesia, khususnya generasi muda saat ini. Pendidikan Pancasila juga merupakan upaya untuk menanamkan bagaimana seseorang harus memiliki kecintaan terhadap negara Indonesia yang tinggi. Sebagai bangsa yang memiliki sejarah Panjang dalam mencapai negara Indonesia merdeka maka bangsa harus memiliki rasa cinta pada tanah air, patriotisme dan nasionalisme. Seiring perkembangan zaman dan juga teknologi rasa cinta pada tanah air semakin berkurang karena maraknya budaya asing yang mempengaruhi bangsa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pengimplementasian Pendidikan Pancasila bagi anak Sekolah Dasar (SD) agar tumbuh rasa cinta terhadap tanah air dan juga sikap patriotisme. Jika pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka jiwa patriotisme dan juga cinta tanah air akan muncul dengan sendirinya. Upaya penguatan dalam membentuk generasi muda yang cinta tanah air mungkin dapat dilakukan pada anak Sekolah Dasar yang masih murni dan juga agar mereka lebih mengenal dan mencintai negaranya.
Pengaruh Mode Pembelajaran Konstruktivisme Berbasis Pembelajaran Abad 21 dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar Nur Syam; Syamsunardi Syamsunardi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran konstruktivisme berbasis pembelajaran abad 21 dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar. Jenis penelitian eksperimen sederhana yang bersifat semu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif bersifat Quasi Experimental Design dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB di SDN 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar dengan jumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Penelitian model pembelajaran konstruktivisme berbasis pembelajaran abad 21 dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar dikatakan baik dimana terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dilihat dari nilai hasil belajar siswa dengan perolehan nilai interval 85-100, frekuensi 5, persentase 50% dengan kualifikasi sangat baik, interval 69-85, frekuensi 5, persentase 50% dengan kualifikasi baik. Secara keseluruhan nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 100% Dari peningkatan hasil belajar siswa diketahui bahwa terdapat Pengaruh model pembelajaran konstruktivisme berbasis pembelajaran abad 21 dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 81 Kalukubodo Kabupaten Takalar
Menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme Pada Anak Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran IPS Gina Amalia; Auliadi Auliadi; Tin Rustini; Muh. Husen Arifin
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3485

Abstract

Many Indonesian citizens, including elementary school children, have been carried out by external developments due to increasing technological growth. They forget that the true identity of an Indonesian citizen is to love his own country. Therefore, more is needed to improve nationalism in Indonesia, which starts as early as at Sd through ips study. The education materials given are about Indonesia's independence process. At the first meeting before class, children are taught to pray before and after learning to create a religious consciousness so that children realize that in the Indonesian state, there is a variety of religions and a growing love for the Indonesian state. Additionally, there are methods given during learning that are contextual teaching and learning (TCL) and higher order thinking skill (hots). Contextual teaching and learning (TCL) is a system that links learning materials to daily life, such as taking the possible values of Indonesia's independence from hard work, cooperation, and foremost nationalism and patriotism. Then, there is called higher order thinking skill (hots) which is the method of discussion students perform about taking a meaning from the Indonesian independence event. With such a method, it will add to the student's knowledge and love of the country. In addition, students become proficient at thinking critical of the learning materials. As a result of this writing was the invention of several methods and ways that a teacher can promote nationalism in elementary school students by studying ips related materials for Indonesia's independence process. Not only teachers but parents also contribute greatly to the efforts of increasing nationalistic values in their children
Menurunnya Nilai Pancasila Sila Ke 5 Sebagai Dampak Perkembangan Teknologi Pada Kaum Generasi Milenial Febby Nur Adhari; Dinie Anggraeni Dewi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3487

Abstract

Abad ke 21 merupakan abad yang identic dengan teknologi, pada abad ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Dengan adanya gadget yang semakin canggih segala sesuatu bisa dilakukan didalam rumah, salah satunya adalah berbelanja. Dengan gadget kita bisa berbelanja di rumah saja secara mudah, praktis, dan cepat. tetapi ternyata hal ini juga berdampak buruk bagi masyarakat Indonesia karena menimbulkan perilaku konsumtif terutama pada generasi millennial. Perilaku konsumtif ini juga bertentangan dengan pancasila sila ke 5 yaitu tidak bersifat boros dan tidak bergaya bermegah-megahan. Artikel ini Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif deskriptif atau study pustaka yang menelaah jurnal-jurnal yang telah diterbitkan secara nasional maupun internasional. Penulisan karya ilmiah ini juga bertujuan untuk mengetahui mengkaji mengenai menurunnya nilai pancasila sila ke 5 sebagai dampak perkembangan teknologi terhadap perilaku konsumtif pada generasi milenial.
Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar di Tengah Pengaruh Negatif Globalisasi Gina Amalia; Dinie Anggraeni Dewi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3488

Abstract

Di zaman sekarang yang semakin modern ini menyebabkan arus globalisasi semakin cepat menyebar di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia disertai dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Dari adanya globalisasi tak hanya pengaruh positif, tetapi terdapat pengaruh negatif yang dapat menyerang terhadap berbagai kalangan dewasa, remaja dan pada anak Sekolah Dasar (SD) seperti mengikuti budaya asing dari gaya hidupnya, maraknya pembulian, rasisme, dan lain sebagainya. Dengan adanya pengaruh tersebut, tentunya akan menciptakan pribadi dengan karakter yang tidak baik seperti sifat egoisnya menjadi semakin tinggi tingkatanya. Dengan peristiwa demikian, maka harus menemukan solusi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan solusi atas fenomena atau permasalahan tentang pengaruh negatif dari globalisasi pada anak Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu uraian atau penggambaran dari solusi fenomena tentang adanya globalisasi disertai dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan studi litelatur dengan mencari teori-teori yang relevan dengan penelitian ini. Teori-teori tersebut berbentuk jurnal maupun buku. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan penggambaran atau penjelasan mengenai solusi dari pengaruh negatif globalisasi terhadap anak Sekolah Dasar (SD). Hasil penelitian ini terkait fenomena atau permasalahan tentang pengaruh negatif globalisasi pada anak Sekolah Dasar (SD) yaitu dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila pada saat pembelajaran seperti diskusi dengan teman terkait suatu materi, berdoa sebelum dan sesudah belajar, dan membaca buku tentang nilai-nilai Pancasila agar dapat meningkatkan sesnsitivitasnya terhadap Pancasila. Tentunya untuk dapat menerapkan hal ini harus dengan cara yang menarik dan tidak membosankan. Guru sendiri harus bisa memikirkan cara kreatif tersebut secara benar agar pada saat pembelajaran berlangsung dapat terlaksana sesuai harapan.
Menanamkan Sikap Budaya Lokal di Era Globalisasi pada Anak SD Denis Desfriyati; Arfi Purnama Nur Indah; Tin Rustini; Muh.Husen Arifin
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3504

Abstract

Di era globalisasi, karakter yang muncul pada anak SD yaitu anak-anak cenderung dipengaruhi oleh globalisasi. Hal ini dapat ditunjukkan dengan pola perilaku anak SD yang menunjukkan merosotnya nilai-nilai karakter dalam tiap individu. Misalnya seperti kurang sopan santun, mencontek saat ujian, kurangnya kepekaan sosial dan lain sebagainya. Metode yang digunakan untuk tulisan ini bersifat deskriptif kualitatif dan studi literatur. Serta dilakukan juga metode studi kepustakaan yang dilakukan yaitu dengan cara mengumpulkan data dengan membaca dan menelaah literatur yang telah ditemukan oleh peneliti lain yang berhubungan dengan topik dan masalah yang berhubungan dengan permasalahan yang berkaitan dengan topic “Menanamkan Sikap Mencintai Budaya Lokal di Era Globalisasi Pada Anak SD”. Ditengah maraknya arus perkembangan zaman yang masuk ke Indonesia, Seiring dengan kemajuannya zaman kebudayaan lokal yang ada disuatu daerah mulai dilupakan. Kesadaran masyarat untuk mau menjaga kebudayaan yang mereka miliki masih terbilang minim. Karena anak-anak pada zaman sekarang ini lebih tertarik dengan budaya asing yang sudah masuk ke wilayah yang dimilikinya, karena budaya asing yang masuk tersebut lebih bersifat prakris dan sesuai dengan perkembangan zaman yang sedang trend.
Implementasi Nilai Sosial di Sekolah Dasar pada Siswa Kelas Awal dalam Upaya Membangun Karakter Anak Bangsa Desi Nursyifa Ramdhani; Syifa Dilla Khansa; Muh. Husen Arifin; Tin Rustini
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3508

Abstract

Proses pembentukan karakter anak bangsa melalui nilai-nilai sosial dan mengimplementasikannya agar siswa berperilaku baik dan tidak merugikan diri sendiri dari kegiatan yang menyimpang, sehingga anak dapat berperilaku sesuai dengan nilai-nilai sosial. Pelaksanaan nilai-nilai sosial dengan menanamkan nilai toleransi, nilai kejujuran, nilai kerjasama, nilai menghargai, nilai keadilan, nilai kemandirian. Dengan membangun nilai-nilai tersebut dapat berdampak pada perilaku sosial siswa. Disisi lain pendidikan memiliki permasalahan yang terjadi pada siswa seperti malas sekolah, hal ini mengikis proses pembelajaran yang tidak akan berjalan dengan baik, kemudian bullying terhadap teman, hal ini siswa yang mengalami bullying berdampak pada diri mereka sendiri seperti tidak percaya diri, merasa tidak punya teman, sampai tidak mau sekolah. Dan malas mengerjakan tugas dimana siswa mengutamakan bermain gadget seperti keadaan pendidikan saat ini. Dalam menerapkan nilai-nilai sosial, siswa dapat menggunakan strategi pembelajaran kooperatif dimana siswa ditekankan untuk bekerja sama dalam kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih.
Berlakunya Perubahan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) Edi Syahputra; Alvindi Alvindi
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 1 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i1.3544

Abstract

Pedoman ejaan yang ada di Indonesia mengalami banyak perubahan dan perkembangan. Artikel ini membahas dua masalah meliputi bagaimana proses perkembangan ejaan dari masa ke masa? apa saja perubahan pedoman ejaan yang terjadi akibat perubahan EYD menjadi PUEBI? Karya ilmiah ini dibuat guna mengetahui perkembangan yang terjadi dalam pedoman ejaan yang berlaku di Indonesia serta mengetahui perubahan apa saja yang terjadi antara EYD dan PUEBI yang berlaku saat ini. Perkembangan ejaan bahasa Indonesia dimulai pada tahun 1901 hingga tahun 2015. Perubahan yang terjadi dalam pedoman ejaan membuktikan bahwa adanya kemajuan dalam bidang pendidikan dan memantapkan fungsi Bahasa Indonesia.

Page 7 of 20 | Total Record : 193