cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN ASPEK-ASPEK HUKUM TRANSNASIONAL BAGI MASYARAKAT DI KOTA DEPOK Khoirur Rizal Lutfi; Wardani Rizkianti; Heru Sugiyono
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i1.10855

Abstract

Depok City, West Java Province is a city with high mobility both on a national and transnational scale. One of the reasons is due to its proximity to the capital city. One example of a transnational nature is the high number of Umrah pilgrims who come from this city. One proof is the data in the number of Umrah pilgrims from the city of Depok who failed to leave due to the Covid 19 pandemic which reached approximately 4,000 people. One of the cases that was also appalling was Reinhard Sinaga, an Indonesian citizen or Depok resident, to be more precise, who was caught in a legal case abroad. Likewise, the human trafficking syndicate in the city of Depok has been attracting attention for a while. In addition, several Depok City residents have married foreign citizens such as the Dutch and Swedish. Based on this, it is important to provide an understanding for the Depok community regarding the aspects of transnational law so that they can find out preventive and curative steps against potential legal issues that arise, both from the civil and criminal aspects of a transnational nature. The understanding given to Depok residents was carried out by providing legal education related to material aspects of transnational law and opening up opportunities for discussion to answer related questions. The results of the implementation of this activitiy indicate an increase in the understanding of the people of Depok City regarding transnational legal aspects. That was seen from the interactive session.ABSTRAK:Kota Depok, Provinsi Jawa Barat merupakan kota dengan mobilitas yang tinggi baik dalam skala nasional maupun yang bersifat transnasional (lintas batas Negara). Salah satu penyebabnya adalah karena kedekatanya dengan Ibu Kota. Salah satu contoh yang bersifat transnasional adalah tingginya angka jamaah umroh yang berasal dari kota ini. Salah satu bukti adalah data jumlah jamaah umroh dari kota Depok yang gagal berangkat akibat pandemi Covid 19 mencapai kurang lebih 4.000 orang. Salah satu kasus yang juga menggemparkan adalah Reinhard Sinaga, warga negara Indonesia atau warga Depok lebih tepatnya yang terjerat kasus hukum di luar negeri. Begitu juga terjadinya sindikat human traficking di kota Depok yang beberapa saat menyita perhatian. Selain itu tercatat beberapa warga Kota Depok yang menikah dengan Warga Negara Asing seperti Belanda dan Swedia. Berdasarkan hal tersebut maka penting kiranya untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat Depok terkait aspek-aspek hukum transnasional sehingga dapat mengetahui langkah preventif maupun kuratif terhadap persoalan-persoalan hukum yang potensial muncul, baik dari aspek perdata maupun pidana yang bersifat transnasional. Pemahaman yang diberikan kepada warga Depok dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan hukum terkait materi aspek-aspek hukum transnasional dan membuka kesempatan berdiskusi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat Kota Depok terkait aspek-aspek hukum transnasional. Hal ini terlihat dari apresiasi masyarakat dalam sesi interaktif.
Daftar Redaksi Daftar Redaksi -
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT KARDIOVASKULER DAN STROKE MELALUI PENYULUHAN DAN PENAPISAN FAKTOR RISIKO PADA WARGA DI SEKITAR JAKARTA BARAT Shirly Gunawan; Paskalis Gunawan; Novendy Novendy
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9609

Abstract

Cardiovascular disease is the number one cause of death worldwide. The risk factors for this disease are multifactorial, both modifiable and non-modifiable. Uncontrolled risk factors due to the lack of public knowledge will impact the increased risk of suffering from cardiovascular disease and stroke. Therefore, various preventive efforts were made. One of them is by increasing public knowledge through counseling and screening on risk factors for cardiovascular disease and healthy living habits. A team from the Faculty of Medicine, Tarumanagara University, collaborated with PKK (family welfare empowerment) cadres, carried out community service activities (PKM) in Tomang Village with local community participants. The team conducted data collection on daily living habits, anthropometric data, blood pressure checks, blood sugar, and total cholesterol checks to determine cardiovascular disease and stroke risk factors. A pretest and post-test were delivered to assess cardiovascular disease and stroke knowledge before-after the counseling. Several findings, which are risk factors for cardiovascular disease and stroke, were found. From one hundred and thirty participants,  105 people (80.77%) were overweight (obesity). Eighty-four people (64.62%) had blood pressure above normal. Ten people (7.69%) whose blood sugar was above the normal limit, and 64 people (49.23%) had high total cholesterol levels.  Seventy-seven people (59.23%) had no exercise habits. The mean pretest score was 6.92 points, and the post-test score was 7.37 points. Statistical analysis showed a mean difference between the pretest and post-test values of 0.45 points with a p-value of 0.003 (p <0.005). This activity is beneficial and expected to be carried out continuously to control risk factors for cardiovascular disease and stroke.ABSTRAK:Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab nomor satu kematian di seluruh dunia. Faktor risiko penyakit ini bersifat multifaktorial, baik yang dapat dimodifikasi maupun yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor risiko yang tidak terkendali akibat kurangnya pengetahuan masyarakat, akan berdampak terhadap peningkatan risiko menderita penyakit kardiovaskuler dan stroke. Oleh karena itu, dilakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan tentang faktor risiko penyakit kardiovaskuler dan stroke dan kebiasaan hidup sehat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara,bekerja sama dengan ibu-ibu kader PKK (pemberdayaan kesejahteraan keluarga) dan Kelurahan Tomang, di RPTRA Kelurahan Tomang dengan peserta warga masyarakat sekitar. Kegiatan diisi dengan penyuluhan serta demo senam, pendataan kebiasaan hidup sehari-hari, pemeriksaan antropmetri, tekanan darah, gula darah sewaktu dan kolesterol total untuk mengetahui faktor risiko penyakit kardiovaskuler dan stroke. Sebelum dan sesudah penyuluhan, dilakukan pretest dan post test bagi peserta untuk menilai pengetahuan tentang penyakit kardiovaskuler dan stroke. Beberapa temuan yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler dan stroke ditemukan pada kegiatan ini, yaitu sebanyak 105 orang warga (80,77%) mengalami kegemukan (obesitas), 84 orang (64,62%) yang memiliki tekanan darah di atas normal, 10 orang (7,69%) yang gula darah sewaktunya di atas normal, 64 orang (49,23%) yang kadar kolesterol totalnya tinggi dan 77 orang (59,23%) tidak memiliki kebiasaan olahraga. Rerata nilai pretest sebesar 6.92 poin dan nilai post test sebesar 7.37 poin. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan rerata antara nilai pretest dan post test sebesar 0.45 poin dengan p value sebesar 0.003 (p<0.005).
OPTIMALISASI POTENSI KEWIRAUSAHAAN DAN PEMASARAN PRODUK UNGGULAN DESA TAMIYANG Yolla Margaretha; Asni Harianti; Nur Nur; Maya Malinda; Chandra Kuswoyo; Rully Arlan Tjahjadi; Allen Kristiawan8; Olivia Vania Olius; Meryana Meryana
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9347

Abstract

Tamiyang is a village that has abundant agricultural and plantation products, one of which is mango. Besides that, there are also a lot of raw materials available in the village. The two sources of raw materials available in nature, both mango and wood, have not been used optimally to add value, especially to improve the community's economy. The community service activities discuss the optimization of entrepreneurial potential and marketing for Tamiyang's superior products. This activity was carried out by means of a Focus Group Discussion and Training. Through this activity, it is hoped that it will have an impact on improving the economy of the community itself. In particular, at this community service, we are helping Tamiyang people to make a product that is unique, namely Si Mayang. Mayang stands for Mangga Tamiyang, which in Tamiyang Village is indeed very abundant in the yields of mangoes. In addition, we also monitor the continuation of the manufacture and promotion of coffin products that have been made before. Through this community service activity, Tamiyang Village has a product in the form of Manisan Si Mayang which is the hallmark of the area. In addition, the initial stage of optimizing coffin products produced by the community was also achieved, in the form of a design improvement plan and a proper coffin pricing determination. ABSTRAK:merupakan desa yang memiliki hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah, salah satu hasil perkebunan yang dihasilkan adalah mangga. Selain itu juga banyak sekali bahan baku yang tersedia di desa tersebut. Kedua sumber bahan baku yang tersedia di alam, baik itu mangga dan kayu belum dimanfaatkan secara optimal untuk menambah nilai, khususnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Adapun kegiatan pengabdian masyarakatnya membahas optimalisasi potensi kewirausahaan dan pemasaran bagi produk unggulan Tamiyang. Kegiatan ini dilakukan dengan Focus Group Discussion dan Pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan nantinya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat itu sendiri. Secara khusus, pada pengabdian kepada masyarakat kali ini kami membantu masyarakat Tamiyang membuat produk yang menjadi keunikannya, yaitu Manisan Si Mayang. Mayang ini kepanjangan dari Mangga Tamiyang, yang mana di Desa Tamiyang ini memang sangat berlimpah sekali hasil panen dari buah mangga. Selain itu kami juga melakukan pemantauan mengenai kelanjutan dari pembuatan dan promosi produk peti mati yang sudah pernah dibuat oleh sebelumnya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Desa Tamiyang memiliki produk berupa Manisan Si Mayang yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Selain itu juga dicapai tahap awal dari optimalisasi produk peti mati yang diproduksi oleh masyarakat, berupa rencana perbaikan desain dan penentuan harga peti mati yang layak.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT PARU PADA ANAK JALANAN DAN MARJINAL KOMUNITAS SAHABAT ANAK GROGOL JAKARTA BARAT Octavia Dwi Wahyuni; Hadisono Hadisono; Twidy Tarcisia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9490

Abstract

Lung and respiratory disease are a condition that generates the largest burden of disability-adjusted life-years (DALYs) and most common in the world. The top estimated 10 causes of death worldwide are in 2040, three of them are due to lower respiratory tract infections, chronic obstructive pulmonary disease and lung cancer, which are members of "The Big Five". Common risk factors for respiratory disease are active and passive smoking, pollutants, densely populated areas with low socioeconomic conditions. So, the most vulnerable to exposure are street and marginalized children. In Sahabat Anak Community, which serves street and marginalized children, many children who suffer from acute respiratory infection or cough and colds that aren’t getting better, some even have tuberculosis and shortness of breath. That is because they don’t understand and care about the situation. Therefore, the easiest solution is providing health education and examples directly to prevent disease transmission. Participants were 100 children who assisted by Sahabat Anak Grogol, aged 4-19 years, but only 77 children from grade 4 elementary school filled the questionnaire. The results of the pre-test and post-test to determine the level of knowledge and understanding obtained an average increase from 28.57% to 71.43%. Pollutants on the road (vehicle fumes, dust, cigarette smoke, etc.) are the main risk factors for COPD in street children. Increased understanding and knowledge can change behaviour so the incidence of non-communicable and non-communicable lung and airway diseases in Sahabat Anak Community can reduced and ultimately will improve their quality of lifeABSTRAK:Penyakit paru dan saluran napas merupakan keadaan yang menghasilkan beban disability-adjusted life-years (DALYs) terbesar dan paling sering terjadi di dunia. Estimasi 10 terbanyak penyebab kematian di seluruh dunia pada tahun 2040, tiga diantaranya diakibatkan berturut-turut oleh infeksi saluran napas bawah, penyakit paru obstruksi kronik dan kanker paru yang merupakan anggota “The Big Five”. Faktor risiko umum dari penyakit paru dan saluran napas tersebut yaitu perokok aktif maupun pasif, polutan, wilayah padat penduduk dengan sosioekonomi rendah sehingga yang paling rentan terpapar adalah anak jalanan dan marginal. Di Komunitas Sahabat Anak yang melayani anak-anak jalanan dan marjinal masih banyak yang menderita ISPA (infeksi saluran napas akut)/batuk pilek tidak sembuh-sembuh, beberapa bahkan TBC dan sesak napas. Hal tersebut karena mereka tidak paham dan tidak peduli mengenai keadaan tersebut. Oleh karena itu, maka solusi yang paling mudah dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan contoh langsung cara pencegahan penularan penyakit. Peserta kegiatan adalah 100 anak binaan Sahabat Anak Grogol dengan rentang usia 4-19 tahun, tetapi pengisian kuesioner hanya dilakukan oleh 77 anak dari kelas 4 SD ke atas. Hasil pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman didapatkan rerata peningkatan 28,57% menjadi 71,43%. Polutan di jalan (asap kendaraan, debu, asap rokok, dan lain-lain) menjadi faktor risiko utama terjadinya PPOK pada anak jalanan. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan dapat merubah perilaku sehingga menurunkan angka kejadian penyakit paru dan saluran napas tidak menular serta tidak menular di Komunitas Sahabat Anak dan akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka. 
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN MENGGUNAKAN MODEL BISNIS CANVAS BAGI SISWA/I SMK SANTO LEO MANGGA BESAR JAKARTA Ary Satria Pamungkas; Hannes Widjaya; Hendra Wiyanto; Herlina Budiono
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9403

Abstract

The development of entrepreneurship in the country is diverse and demands change for changes according to the latest advances in technology and information. The role of entrepreneurship for economic growth in a time when a changing world demands change as well. The younger generation is a priority target in Entrepreneurship Education. By fostering an entrepreneurial spirit and changing the thinking pattern of the younger generation, it is hoped that it will slowly but surely reduce the unemployment rate. The proportion of the population whose education is quite good has increased, but the increase has not been satisfactory, because there are still some of them are elderly, and the proportion with low education is quite large. The solution to facing the challenges of this big change is none other than the mastery of information, technology and international markets. A seemingly simple but difficult and time-consuming way to fundamentally transform Indonesian entrepreneurship by transforming low potential into high quality entrepreneurs. This is not only increasing output and per capita income, but also awakens the spirit of entrepreneurship, independence, work, and development of the national economy. The era of rapid technology plays an important role in encouraging new entrepreneurialism. SMK Santo Leo students have succeeded in making a canvas model for business which is expected to be achieved per group according to the expectations of PKM team. ABSTRAK:Perkembangan kewirausahaan di tanah air beragam dan menuntut perubahan demi perubahan sesuai kemajuan teknologi dan informasi terkini. Peranan kewirausahaan bagi pertumbuhan ekonomi di saat dunia yang terus berubah menuntut perubahan pula. Generasi muda menjadi target prioritas dalam Pendidikan Kewirausahaan. Dengan menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta mengubah pola berpikir generasi muda diharapkan perlahan namun pasti akan menurunkan tingkat pengangguran. Proporsi penduduk yang pendidikannya cukup baik mengalami peningkatan, tetapi peningkatan tersebut belum memuaskan, karena masih ada sebagian yang belum mengenyam pendidikan formal, kebanyakan usia sudah lanjut, dan proporsi yang pendidikannya rendah cukup besar. Solusi menghadapi tantangan perubahan yang besar ini tidak lain adalah dalam penguasaan informasi, teknologi, dan pasar internasional. Cara yang terlihat sederhana namun sulit dan membutuhkan waktu untuk mengubah secara mendasar wirausaha Indonesia dengan mengubah potensi yang rendah menjadi wirausaha yang berkualitas tinggi. Hal tersebut tidak sekedar meningkatkan output dan pendapatan per kapita, melainkan kebangkitan semangat jiwa kewirausahaan, berdikari, karya, serta pengembangan perekonomian nasional. Era teknologi yang pesat berperan penting dalam mendorong entrepreneurial baru. Oleh karena itu program Pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai program untuk menumbuhkan dan menciptakan ide-ide kreatif dan unik kepada generasi muda khususnya siswa-siswi SMK Santo Leo Mangga Besar agar dapat memiliki minat dan pengetahuan dasar mengenai perencanaan kewirausahaan dengan menggunakan model canvas. Siswa siswi SMK Santo Leo berhasil membuat model canvas untuk bisnis yang diharapkan per kelompok dapat tercapai sesuai harapan tim PKM.
PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE DALAM RANGKA MENINGKATKAN STRATEGI PEMASARAN JUAL BELI DI ERA MILENIAL Muhammad Rifan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i1.11823

Abstract

Utilization of information technology or the Internet in the business world, especially marketing can expand the covered area of marketed product. One of the information technologies in the millennial era is the online shop. This technology can make it easier for business actors or shop owners to ease products and make it easier for consumers to get product information. However, there are limitations to the community's ability to carry out the online shop. For this reason, the State University of Jakarta provided training on development the online shop through a workshop on August 8, 2020. This activity is a form of community service as part of practicing the knowledge owned and provided regularly to the community. The methods used are lectures, question and answer, and practice the skills to create the online shop. The conclusion of this activity is that online shop creation training in order to improve buying and selling strategies in the millennial era carried out through training and practice can increase the knowledge and skills of participants with an increase in knowledge of 42%. All participants agreed that P2M was useful and had a positive impact on the participants' careers because the material, delivery, and implementation of activities were very relevant, according to expectations and the right time allocation. Training participants are expected to understand, know, practice and be able to manage online stores as well as possible in accordance with the theory and skills that have been given and exemplified by the resource personsABSTRAKPemanfaatan teknologi informasi atau internet yang bersifat global dalam dunia usaha khususnya pemasaran dapat memperluas penyebaran informasi produk yang dipasarkan. Salah satu teknologi informasi pada era milenial adalah toko online. Teknologi ini dapat memudahkan pelaku usaha atau pemilik toko dalam mempromosikan produk dan memudahkan konsumen dalam mendapatkan informasi produk. Namun demikian terdapat keterbatasan kemampuan masyarakat untuk mengimplementasikan toko online ini. Untuk itu, Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Toko Online melalui workshop pada tanggal 8 Agustus 2020. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian mengamalkan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta diberikan secara berkesinambungan secara periodik kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan praktik keterampilan dalam pembuatan toko online. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan pembuatan toko online dalam rangka meningkatkan strategi jual beli di era milenial yang dilakukan melalui pelatihan dan praktik dapat menambah pengetahuan dan keterampilan peserta dengan peningkatan pengetahuan sebesar 42%.Seluruh peserta setuju bahwa P2M bermanfaat dan memberi dampak positif bagi karir peserta karena materi, penyampaian, dan pelaksanaan kegiatan sangat relevan, sesuai harapan dan alokasi waktu yang tepat. Peserta pelatihan diharapkan dapat memahami, mengetahui, mempraktikkan serta dapat mengelola toko online dengan sebaik mungkin sesuai dengan teori dan keterampilan yang telah diberikan dan dicontohkan oleh narasumber.
PENELITIAN TINDAKAN KELAS DENGAN MENGGUNAKAN SPSS BAGI GURU SMK SANTO LEO JAKARTA Urbanus Ura Weruin; Lerbin Aritonang; Miharni Tjokro Saputro; Herlina Budiono
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9425

Abstract

Classroom Action Research (CAR) is a scientific observation of classroom learning practices. As part of action research, research is intended as input, evaluation, and improvement of the quality of learning in the classroom. CAR training is important and relevant for the following reasons. First, CAR can improve the quality of education through improving the quality of the learning process. Second, motivating teachers to research and produce scientific works from the environment of daily learning activities. Third, improve the competency standards of teachers; especially pedagogical competence and professional competence. Fourth, stimulate the critical power and sensitivity of teachers to the dynamics of classroom learning. The Cycle of CAR starts from the planning, implementation, observation, and reflection stages. The instrument to analyze classroom action research data is SPSS. CAR Training using SPSS is needed because some teachers are not familiar using SPSS to measure the learning process in class. The teachers of SMK Santo Leo felt the need to receive this training. This PKM activity was carried out to enhanced teacher’s knowledge and skills to used SPSS in classroom action research. The results were that the teachers appreciated this activity and welcomed it positively. They are able to understand classroom action research procedures; able to compile a research proposal; compile a research questionnaire; and able to determine data analysis tools using SPSS. The following training stage is to provide assistance to teachers in conducting research practices and analyzing data so the theoretical knowledge and skills they acquire can be applied.  ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan observasi ilmiah terhadap praktik pembelajaran di kelas. Sebagai bagian dari action research, penelitian terhadap kegiatan pembelajaran tersebut dimaksudkan sebagai masukan, evaluasi, perbaikan, dan peningkatan mutu pembelajaran dalam kelas. Pelatihan PTK merupakan sesuatu yang penting dan relevan karena alasan-alasan berikut. Pertama, PTK dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan mutu proses pembelajaran. Kedua, memotivasi para guru untuk meneliti dan menghasilkan karya-karya ilmiah dari lingkungan kegiatan pembelajaran sehari-hari dalam kelas. Ketiga, meningkatkan standar kompetensi para guru; khususnya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Keempat, merangsang daya kritis dan kepekaan para guru terhadap dinamika pembelajaran di kelas. Siklus PTK dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang dapat dipakai untuk menganalisis data PTK sehingga hasil yang diperoleh akurat adalah dengan menggunakan SPSS. Pelatihan PTK dengan menggunakan SPSS perlu dilakukan karena sebagian guru belum terbiasa menggunakan SPSS untuk mengukur proses belajar di kelas. Guru-guru SMK Santo Leo merasa perlu mendapatkan pelatihan tentang penelitian tindakan kelas dengan menggunakan SPSS. Maka kegiatan PKM ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan menggunakan SPSS dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Hasilnya adalah guru-guru mengapresiasi kegiatan PKM ini dan menyambut positif. Mereka semakin mampu memahami prosedur penelitian tindakan kelas; mampu menyusun proposal penelitian; menyusun kuesioner penelitian; serta mampu menentukan alat analisis data dengan menggunakan SPSS. Tahap pelatihan berikut yang perlu dilakukan adalah melakukan pendampingan terhadap para guru dalam melakukan praktik penelitian dan menganalisis data sehingga pengetahuan dan keterampilan teoretis yang mereka peroleh dapat diaplikasikan.
EDUKASI POLA MAKAN SEHAT DALAM UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI DI MASA PANDEMI COVID-19 Meilani Kumala
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i1.10555

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease (NCD) with a high prevalence in both developed and developing countries, including Indonesia. Riskesdas 2018 shows the prevalence of hypertension in 2018 is increased by 8.3% compared to 2013. Studies that have been conducted shows that sufferers of Corona-19 virus infection (COVID-19) have been increased in severity when accompanied by hypertension. The first case of COVID-19 in Indonesia was found in DKI Jakarta. The area of Tomang urban village is one of the 25th urban villages with the highest number of Covid-19 cases in Jakarta. Among other NCDs, hypertension and diabetes mellitus are found in high numbers in Tomang, West Jakarta. According to this condition, preventive efforts are needed to reduce the high risk of complications in NCDs sufferers such as hypertension, in the Tomang area, West Jakarta. Appropriate dietary intake, including balanced nutrition and adequate fluid intake, is one of the ways to control hypertension and increase immunity. As a concrete action in raising awareness to the community in Tomang Village, West Jakarta, education has been carried out regarding the pattern of healthy and balanced diet as an effort to prevent and control hypertension and also prevent COVID-19. The results of these educational activities based on the pre-post test showed that most of them had increased knowledge about healthy food intake and balanced nutrition after receiving this education. A regular education to the public is needed regarding a balanced nutritional diet including an appropriate food intake pattern in controlling hypertension and efforts to increase immunity.ABSTRAK:Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan angka kejadian yang tinggi baik di negara maju maupun negara sedang berkembang termasuk Indonesia. Data Riskesdas 2018, didapatkan peningkatan angka kejadian hipertensi sebesar 8,3% dibandingkan angka kejadian hipertensi pada tahun 2013. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan penderita infeksi virus Corona-19 (COVID-19) tingkat keparahan meningkat bila disertai hipertensi. Kasus pertama COVID-19 di Indonesia ditemukan di DKI Jakarta. Wilayah kelurahan Tomang yang merupakan daerah mitra FK Untar termasuk dalam 25 kelurahan dengan jumlah kasus tertinggi Covid-19 di Jakarta. Angka kejadian hipertensi serta DM di kelurahan Tomang, Jakarta Barat, didapatkan merupakan penyakit yang cukup tinggi diantara PTM lainnya. Untuk itu perlu dilakukan upaya preventif untuk menurunkan risiko komplikasi yang tinggi pada penderita PTM seperti hipertensi, di wilayah Tomang Jakarta Barat. Asupan makanan dengan pola makanan sehat, bergizi mencakup gizi seimbang dan aman serta asupan cairan yang sesuai kebutuhan adalah salah satu langkah untuk mengendalikan hipertensi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sebagai bentuk nyata untuk meningkatkan kesadaran kepada msayarakat di kelurahan Tomang Jakarta Barat, telah dilakukan edukasi mengenai pola asupan makanan sehat dan seimbang sebagai salah satu upaya pencegan dan pengendalian hipertensi dan pencegahan COVID-19. Hasil kegiatan edukasi tersebut berdasarkan pre-pos tes menunjukkan sebagian besar terdapat peningkatan pengetahuan tentang asupan makanan sehat dan gizi seimbang setelah mendapat edukasi. Perlu dilakukan edukasi secara rutin kepada masyarakat terkait pola makan gizi seimbang merupakan pola asupan makanan yang sesuai dalam mengendalikan hipertensi dan upaya meningkatkan kekebalan tubuh
PEMBUATAN ALAT BANTU KOMUNIKASI EDUKATIF UNTUK PENYANDANG CEREBRAL PALSY PANTI ASUHAN SAYAP IBU, BINTARO PROTOTYPE: FITTED HEAD POINTING DEVICE Maitri Widya Mutiara; Augustina Ika Widyani; Margaretha Sandi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.10015

Abstract

Communication is the main tool for humans to convey information, especially for people with disabilities, communication is very much needed so that they can comunicate Communication will support educational patterns and people with disabilities will be able to get the ideal education. The Banten branch of the Sayap Ibu Foundation has a Special School which is an institution that is engaged in providing education for neglected children with special needs, especially persons with disabilities with Cerebral Palsy conditions. The contribution of product design procurement in designing user-based tools in providing educational communication aids for Cerebral Palsy children at the Sayap Ibu Orphanage is an effort to realize the design of assistive devices for independent educational patterns so that they can type with motor limitations in moving their fingers. Trials and fundamental research in multidisciplinary child development and special education combined in the contribution of tactical design, this design product was developed by the principal, therapist, and the writing team to be realized into a useful design product for Cerebral Palsy children in supporting communication in education they received. With the trial & error method that has been carried out by partners, it is developed with detailed mapping of respondent activities that will be made on a 1: 1 scale for educational communication tools, namely Prototype: Fitted Head Pointing Device. The typing aid that is placed on the head and hands due to the limitations of the respondents in moving their fingers is considered very effective in helping them to type and express their limited forms of communication.ABSTRAK:Komunikasi adalah alat dan modal utama untuk manusia dapat menyampaikan informasi, terutama untuk penyandang disabilias komunikasi menjadi sangat dibutuhkan untuk mereka dapat menyampaikan informasi dan mendapatkan informasi. Komunikasi akan menunjang pola edukasi dan penyandang disabilitas akan dapat mendapatkan pendidikan yang ideal. Yayasan Sayap Ibu cabang Banten memiliki Sekolah Sayap Ibu yang merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang terlantar khususnya penyandang disabilitas dengan kondisi Cerebral Palsy. Kontribusi pengadaan produk desain dalam perancangan alat bantu berbasis pengguna dalam penyediaan alat bantu komunikasi edukatif untuk anak Cerebral Palsy Panti Asuhan Sayap Ibu ini adalah upaya mewujudkan perancangan alat bantu untuk pola edukasi mandiri agar mereka dapat mengetik dengan keterbatasan motorik dalam menggerakan jemari tangan mereka. Uji coba riset mendasar dalam multidisiplin tumbuh kembang anak dan pendidikan khusus dipadu dalam kontribusi desain taktis produk desain ini dikembangkan oleh kepala sekolah, terapis, dan tim penulis untuk dapat di realisasikan menjadi sebuah produk desain yang bermanfaat untuk anak Cerebral Palsy dalam menunjang komunikasi di pendidikan yang mereka terima. Dengan metode uji coba (trial & eror) yang telah di lakukan pihak mitra di kembangkan dengan pemetaan detail aktivitas responden akan dibuat dalam skala 1:1 alat bantu komunikasi edukatif yaitu Prototype: Fitted Head Pointing Device. Alat bantu mengetik yang di letakan di kepala dan tangan karena keterbatasan responden dalam menggerakan jemari ini dianggap sangat efektif untuk membantu mereka dapat mengetik dan mengekspresikan bentuk komunikasi mereka yang terbatas