cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGEMBANGKAN HARAPAN DAN CITA-CITA PARA SISWA DI RUMAH LANGIT, JAKARTA handayani, penny; Erianti, Dela; Sugito, Irene Betzy; Lumbu, Irene Novalia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.27073

Abstract

Rumah Langit is a social community in East Jakarta that provides education for kids from Marginalized people. Inthe application of teaching and learning activities, a phenomenon was found where there is a lack of opportunitiesfor students to explore themselves extensively, which results in them to not having the opportunity to fulfill their fullpotential, hopes, and also dreams that causes them to not have a motivation for studying. Learning motivation isan inner drive within students that pushes them to engage in learning activities and provides direction to theirlearning so that the desired learning goals can be achieved. The lack of motivation causes them to only come toRumah Langit to meet and play with their friends. Students of Rumah Langit also often demonstrate undisciplinedbehavior while in learning. This issue finally causes the learning activities on Rumah Langit to be unconducivethere for the goal of the study is not fulfilled. To address tis problem, a psychoeducational intervention programwas conducted for the students of Rumah Langit, aged 4-16 years old, in two sessions held on May 19th and 24th.The intervention program aims to help the student understand and cultivate their hope, dream, and learningmotivation, as well as familiarize them with the practical application of these elements in their daily lives. To findout the success of the intervention that we did, we conducted a monitoring and evaluation of the students of RumahLangit, the Teacher, and also the Management of Ruma Langit. Monitoring and evaluation are done by a pretest,posttest, a form of evaluation, and also a questionnaire for teacher, management, and parents of students.Keywords: dreams; hopes; learning discipline; learning motivation ABSTRAKRumah Langit adalah sebuah komunitas sosial di Jakarta Timur yang menyediakan rumah belajar bagi anak-anakdari kaum marjinal. Dalam penerapan kegiatan belajar mengajar, ditemukan sebuah fenomena kurangnyakesempatan untuk mengeksplor diri secara luas yang menyebabkan para siswa belum menyadari potensi diri,harapan, dan cita-cita mereka di masa depan sehingga mereka tidak memiliki motivasi belajar. Motivasi belajaradalah dorongan dalam diri siswa yang menggerakannya untuk melakukan kegiatan belajar, serta memberikan arahpada kegiatan belajarnya sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Kurangnyamotivasi belajar menyebabkan mereka datang ke Rumah Langit hanya untuk bertemu dan bermain bersamateman-teman. Siswa Ruma Langit juga sering menunjukkan perilaku tidak disiplin dalam pembelajaran di kelas.Permasalahan tersebut akhirnya membuat suasana pembelajaran seringkali berjalan dengan tidak kondusifsehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai. Untuk mengatasinya, dilakukan program intervensi berbentukpsikoedukasi terhadap para siswa Rumah Langit yang memiliki rentang usia 4-16 tahun dalam dua kali pertemuan,yaitu pada tanggal 19 dan 24 Mei. Program intervensi dilakukan agar para siswa memahami dan memiliki harapan,cita-cita, dan motivasi belajar, serta mengetahui penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahuikeberhasilan dari program intervensi yang dilakukan, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap para siswa,pengajar, pengurus, dan orang tua siswa di Rumah Langit. Monitoring dan evaluasi dilakukan dalam berbagai cara,seperti pretest, posttest, lembar evaluasi siswa, serta form kuesioner evaluasi bagi pengajar, pengurus, dan orangtua siswa.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK KOMUNIKASI PEMASARAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) MASYARAKAT LOMBOK-NUSA TENGGARA BARAT Andriano, Stefanus; Harrison, Alfonso; Jessica, Theodora; Francessa, Cecilia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.27076

Abstract

The Covid-19 pandemic has been going on since 2020 and for two years has dealt a serious blow to the tourism industry in Indonesia. One step taken to increase the number of tourist visits is to set a long-term target which is expected to be achieved by 2024. Certain cultures have been developed to become the main pillars of replacing natural tourism, examples of which are woven cloth craft products produced by the Sasak tribe in Rembitan Village, Central Lombok, as well as Virgin Coconut Oil (VCO) which not only has various benefits, but is also produced directly. by residents of Selamat Village, North Lombok. The main focus in this community service project is to overcome obstacles where community groups in the area have limited knowledge and skills in marketing the products they produce. Based on this context, Titian Foundation partners invited the Community Service Team from the Communication Studies Program at the Indonesian Catholic University Atma Jaya Jakarta to collaborate in holding training on the use of social media and improving skills in using these platforms for marketing communications purposes. Taking place in two locations, two groups of craftsmen in two different villages finally learned about the importance of creating and utilizing social media as a marketing medium for craft products. After the training is complete, the community can regularly implement marketing communication activities to potential consumers through the use of social media under the supervision of the Titian Foundation   ABSTRAK Pandemi Covid-19 berlangsung sejak 2020 dan selama dua tahun memberikan pukulan telak bagi dunia industri pariwisata di Indonesia. Satu langkah yang diambil untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan adalah menetapkan target jangka panjang yang diharapkan tercapai pada tahun 2024. Beberapa budaya tertentu dikembangkan menjadi pilar utama pengganti pariwisata alam, contoh di antaranya adalah produk kerajinan kain tenun yang dihasilkan oleh suku Sasak di Desa Rembitan-Lombok Tengah, serta Virgin Coconut Oil (VCO) yang tak hanya memiliki beragam manfaat, namun juga diproduksi secara langsung oleh warga Desa Pemenang-Lombok Utara. Fokus utama dalam proyek pengabdian masyarakat ini adalah mengatasi hambatan di mana kelompok masyarakat di daerah tersebut memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk-produk yang mereka hasilkan. Berdasarkan konteks tersebut, mitra Titian Foundation mengajak Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta untuk bekerjasama dalam menyelenggarakan pelatihan penggunaan media sosial serta meningkatkan keterampilan menggunakan platform tersebut untuk keperluan komunikasi pemasaran. Bertempat di dua lokasi, dua kelompok pengrajin di dua desa berbeda akhirnya belajar mengenai pentingnya membuat dan memanfaatkan media sosial sebagai salah satu media pemasaran produk kerajinan. Setelah pelatihan selesai masyarakat bisa secara reguler menerapkan sebuah aktivitas komunikasi pemasaran kepada para calon konsumennya melalui pemanfaatan media sosial dibawah pengawasan Titian Foundation.
PEMBAHASAN MENGENAI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG DI SMA TARSISIUS 1 JAKARTA Jonathan, Michelle Leevia; Widyasari
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27248

Abstract

Accounting is an important science to study. Considering that there are many high school students who have started small businesses, our PKM team carries out discussion activities regarding accounting material, one of which is regarding financial reports of trading companies. The aim of holding this lesson is for students to understand the basics of accounting, especially regarding financial reports. This material was discussed at Tarsisius I High School on Wednesday, for 90 minutes. This learning was carried out after we prepared the teaching materials that would be taught to students at Tarsisius 1 High School. The teaching materials we prepared were in the form of theory, example questions and quiz questions to find out how far the students understood about financial reports in trading companies. The lecturer explains the material for 10 to 15 minutes, and then our PKM Team continues with discussing example questions. The discussion of this example question is carried out with the aim that students who study financial reports can better understand the material we want to convey. After discussing the sample questions, we held a quiz with prizes at the end of our learning and also aimed to assess how well we understood and how influential our material discussion activities were on the students. The quiz lasts 10 to 15 minutes with a total of 10 questions via quizizz. The results we got after the quiz, students understood more about the financial reports of trading companies. So it can be concluded that the results of the discussion regarding the trading company's financial reports went well. ABSTRAK Ilmu akuntansi merupakan suatu ilmu yang penting untuk dipelajari. Mengingat banyaknya siswa/i Sekolah Menengah Atas yang sudah memulai bisnis kecil kecilan, maka tim PKM kami melakukan kegiatan pembahasan mengenai materi akuntansi, salah satunya mengenai laporan keuangan perusahaan dagang. Tujuan dari diadakannya pembelajaran ini adalah agar siswa/I memahami mengenai dasar-dasar akuntansi, terutama mengenai laporan keuangan. Pembahasan materi ini dilakukan di SMA Tarsisius I pada hari Rabu, selama 90 menit. Pembahasan materi dilakukan setelah kami mempersiapkan bahan ajar yang akan diajarkan kepada para pelajar di SMA Tarsisius 1. Bahan ajar yang kami siapkan berupa teori, contoh soal, dan soal kuis untuk mengetahui seberapa jauh siswa/i memahami tentang laporan keuangan di perusahaan dagang. Pemaparan materi dilakukan selama 10 hingga 15 menit oleh dosen, dan kemudian Tim PKM kami melanjutkan dengan pembahasan contoh soal. Pembahasan contoh soal ini dilaksanakan bertujuan agar siswa/i yang mempelajari mengenai laporan keuangan ini, dapat lebih paham mengenai materi yang ingin kami sampaikan. Setelah pembahasan contoh soal dilakukan, kami mengadakan kuis berhadiah sebagai akhir pembelajaran kami dan juga bertujuan untuk menilai seberapa paham dan seberapa berpengaruh kegiatan pembahasan materi kami terhadap siswa/i. Kuis berlangsung selama 10 hingga 15 menit dengan total 10 soal melalui quizizz. Hasil yang kami dapatkan setelah kuis, siswa/I lebih memahami tentang laporan keuangan perusahaan dagang. Sehingga dapat disimpulkan, hasil dari pembahasan mengenai laporan keuangan perusahaan dagang berjalan dengan baik.
PELATIHAN AYAT JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA SISWI SMA Dewi, Syanti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27293

Abstract

Learning about accounting is important, because it is important in daily financial management and needs to beapplied from an early age to high school students. In Economics subjects, material about Accounting is notdiscussed in detail and is only limited to students who choose the social sciences group. Apart from that, studentsalso think that accounting is a dif icult material so they tend not to be interested in this material. Based on theseproblems, our community service team held training activities with the aim of enriching students' knowledgeregarding accounting while changing the perception that accounting is a material that is dif icult to learn. Our teamhad the opportunity to explain the topic of the trading company accounting cycle, especially the part in preparingadjusting journal entries in November 2023. This training was given to students in classes X (ten), XI (eleven), andXII (twelve) through accounting extracurricular activities provided by Tarsisius High School 1. Training is carriedout in face-to-face form, starting with preparing teaching materials, providing theoretical explanations, discussingexample questions, then closing with a quiz with prizes which all Tarsisius 1 High School students take part in.Based on the results of the quiz and the good enthusiasm of the Tarsisius 1 High School students can be concludedthat the training activities have provided good results and have helped in increasing the students' understanding ofthe material. ABSTRAK: Pembelajaran mengenai ilmu akuntansi merupakan hal yang penting, karena berkaitan penting dalam pengelolaankeuangan sehari-hari dan perlu diterapkan sejak dini kepada siswa-siswi sekolah menengah. Pada mata PelajaranEkonomi, materi tentang akuntansi tidak dibahas secara terperinci dan hanya terbatas bagi siswa-siswi yang memilihrumpun ilmu sosial. Selain itu, siswa-siswi juga menganggap bahwa akuntansi adalah materi yang sulit sehinggamereka cenderung tidak tertarik dengan materi ini. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim pengabdian masyarakatkami, mengadakan kegiatan pelatihan dengan tujuan untuk memperkaya pengetahuan siswa-siswi terkait akuntansisekaligus mengubah persepsi bahwa akuntansi adalah materi yang sulit dipelajari. Tim kami mendapatkankesempatan untuk memaparkan topik mengenai siklus akuntansi perusahaan dagang terutama bagian dalampenyusunan ayat jurnal penyesuaian pada bulan November tahun 2023. Pelatihan ini diberikan kepada siswa-siswikelas X (sepuluh), XI (sebelas), hingga XII (dua belas) melalui kegiatan ekstrakurikuler akuntansi yang disediakanoleh SMA Tarsisius 1. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk tatap muka, dimulai dengan mempersiapkan bahan ajar,melakukan pemaparan teori, membahas contoh soal, lalu ditutup oleh kuis berhadiah yang diikuti seluruhsiswa-siswi SMA Tarsisius 1. Berdasarkan kuis serta antusiasme yang baik dari siswa-siswi SMA Tarsisius 1 dapatdisimpulkan bahwa kegiatan pelatihan memberikan hasil memuaskan dan telah membantu dalam meningkatkanpemahaman siswa-siswi terkait dengan materi tersebut.
IMPLEMENTASI PEMASARAN DIGITAL PASCA PANDEMI BAGI WANITA PELAKU UMKM DI PACITAN Setyawan, Ignatius; Listyarti, Indra
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27296

Abstract

Gusti Ayu Ngurah Megawati (Mrs. Mega) is the female owner of the Temon Palm Sugar UMKM, Tenggar Hamlet,Temon Village, Arjosari District, Pacitan. This great woman started a business making temon palm sugar in 2020.When in 2020, Mrs. Mega and her husband went home to Pacitan, it turned out that the Covid pandemic hit. As aresult, they couldn't return to Kalimantan. The dif icult and uncertain economic situation made this husband andwife take the initiative to make natural products from the local area. One of the agricultural products produced andwhich has been an occupation for generations is a product from palm trees, commonly known as palm sugar.According to her extraordinary perseverance, this palm sugar business has developed extraordinary. Based ondiscussions with Mrs. Mega, an agreement was achieved to an online interactive webinar on 12 November 2023involving the PKM team and Mrs. Mega as speakers as well as PLUT KUKM Pacitan together with women MSMEactors in Pacitan as an audience. An important result of the PKM activity on November 12 2023 was thecommitment between the PKM team and Mrs. Mega who acted as a speaker with an audience of women MSMEactors who were coached to immediately implement digital marketing to support future business development. Oneform of commitment achieved is the determination of women MSME actors to further update their business profilesdigitally, both blogs and websites, and they will be more serious about using social media and market placesappropriately. ABSTRAK; Gusti Ayu Ngurah Megawati (ibu Mega) merupakan sosok wanita pemilik dari UMKM Gula Aren Temon, Dusun Tenggar, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Sosok wanita hebat ini memulai usaha pembuatan gula aren temon tahun 2020.. Ketika tahun 2020 bu Mega dan suami mudik ke Pacitan, ternyata pandemi covid melanda Akibatnya mereka tidak bisa kembali ke Kalimantan. Keadaan ekonomi yang sulit dan tidak menentu membuat pasangan suami istri ini berinisiatif untuk membuat produk alamiah daerah setempat Salah satu hasil pertanian yang dihasilkan dan sudah merupakan pekerjaan turun-temurun adalah produk dari pohon aren yang biasa dikenal dengan gula aren. Berkat ketekunan luar biasa dari ibu Mega maka usaha gula aren ini berkembang luar biasa, sehingga hal inilah yang mendorong dilakukannya PKM ini. Berdasarkan dua kali diskusi dengan ibu Mega pada tanggal 23 Agustus 2023 dan 29 September 2023 maka diperoleh kesepakatan PKM dalam bentuk webinar interaktif secara daring tanggal 12 November 2023  melibatkan tim PKM dan bu Mega sebagai pihak pembicara serta pihak PLUT KUKM Pacitan bersama wanita pelaku UMKM di Pacitan sebagai audiens.  Hasil penting kegiatan PKM tanggal 12 November 2023 adalah komitmen antara tim PKM dan bu Mega yang bertindak sebagai pembicara dengan para audiens wanita pelaku UMKM yang dibina untruk segera menerapkan  pemasaran digital untuk mendukung perkembangan bisnis ke depan. Salah satu bentuk komitmen yang dicapai adalah tekad wanita pelaku UMKM untuk lebih memperbaharui profil bisnis mereka secara digital baik blog dan website serta mereka akan lebih serius lagi dalam menggunakan media sosial dan market place secara tepat guna.
PELATIHAN SIAP MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL: PEMANFAATAN CHAT GPT UNTUK PELAJAR Ekadjaja, Margarita; Bravo, Christiandinata Tjandra; Valentina
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27348

Abstract

Developments in the field of technology have given rise to various new innovations in everyday life and resulted in digital transformation which can make it easier for us to carry out activities. Not having a comprehensive understanding of technology. being able to take advantage of the benefits of digital transformation in our daily lives, so outreach is needed to increase understanding regarding this matter, especially to the younger generation. PKM partner is X High School located in the GreenVille Housing complex, West Jakarta. The school is very open and supports its students in taking advantage of technological advances. However, the existence of a curriculum that does not support it and the limited knowledge of students regarding the latest technology creates obstacles for PKM partners in achieving their goals. The PKM FEB UNTAR team collaborated with X High School to conduct offline outreach in the X School ballroom on the topic of tips for success in facing digital transformation. The active role of partners is manifested by their cooperative attitude in explaining problems and attending all seminar events held. The main target of this activity is that students can understand basic knowledge related to digital technology so that they have the skills needed in the digital transformation that is happening today. The training ran orderly and smoothly due to good cooperation from all parties involved. The students were able to search for ideas by using the GPT Chat application after this activity ended ABSTRAK Perkembangan di bidang teknologi memunculkan berbagai inovasi baru dalam kehidupan sehari-hari dan mengakibatkan terjadinya transformasi digital yang memudahkan kita menjalankan suatu kegiatan. Belum adanya pemahaman tentang teknologi, membuat kita tidak dapat memanfaatkan keuntungan dari transformasi digital dalam kehidupan sehari-hari sehingga diperlukan sebuah sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman terkait hal tersebut, khususnya kepada generasi muda. Mitra PKM  adalah SMA XYZ yang terletak di kompleks Perumahan GreenVille Jakarta Barat. Pihak sekolah sangat terbuka dan mendukung para siswanya dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Namun, keberadaan kurikulum yang kurang mendukung dan adanya keterbatasan pengetahuan siswa mengenai teknologi terkini, menciptakan hambatan dari mitra PKM dalam mencapai tujuannya. Tim PKM FEB UNTAR melakukan kerja sama dengan SMA XYZ untuk melakukan sosialisasi secara offline di ballroom Sekolah X dengan topik siap menghadapi transformasi digital. Peran aktif mitra diwujudkan dengan sikap kooperatif nya dalam menguraikan permasalahan dan mengikuti seluruh acara seminar yang dilakukan. Target utama dari kegiatan ini adalah para siswa dapat memahami pengetahuan dasar yang berkaitan dengan teknologi digital sehingga mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam transformasi digital yang sedang terjadi pada masa kini. Pelatihan berjalan dengan tertib dan lancar karena adanya kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat. Para siswa mampu melakukan pencarian ide dengan memanfaatkan aplikasi Kecerdasan Buatan Chat GPT setelah kegiatan ini berakhir.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK MINUMAN PROBIOTIK KOMBUCHA DAN SPA KOMBUCHA RUMAHAN Salomon, Lithrone Laricha; Helena Juliana Kristina; Natasia Aurelia; Rina Sugianto Gunawan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27351

Abstract

Environmental awareness is something that really needs to be introduced in various circles. This also needs to be instilled in the church through movements in each environment. The PKM team partners with one of the neighborhoods in this church, namely the St. Yulius neighborhood with around 60 heads of families. The St Yulius environmental sector feels it is necessary to develop educational activities and real practices, so that people become more aware of the problem of global warming. Currently, Yulius's environment has sorted its waste, made eco enzymes, and planted and cared for trees. Seeing the existing behavior, the PKM team proposed a training that could increase people's knowledge and real practice through making kombucha. In this PKM, participants are taught how to make kombucha tea and kombucha coffee as probiotic drinks, namely drinks that contain good microorganisms to maintain a healthy digestive tract. Apart from that, participants also learned about advanced processing of kombucha for home SPA products such as skin cream, skin toner and hair tonic. Based on the questionnaire distributed, all participants who took part in this activity said this activity was very useful and increased their insight. Through this training, it is also hoped that awareness will grow among participants regarding the problem of global warming which has a negative impact on colonies of microorganisms that are invisible to the eye. In fact, humans really need the presence of colonies of microorganisms that are good for the health of the human body ABSTRAK Kepedulian lingkungan hidup adalah hal yang sangat perlu dikenalkan di berbagai kalangan. Hal ini juga perlu ditanamkan di gereja melalui gerakkan di masing-masing lingkungan. Tim PKM bermitra dengan salah satu lingkungan yang ada di Gereja ini, yaitu lingkungan st Yulius dengan jumlah kepala keluarga sekitar 60 kepala.  Sie lingkungan hidup St Yulius merasa perlu mengembangkan kegiatan edukasi dan praktik nyata, agar umat semakin peduli terhadap masalah pemanasan global. Saat ini lingkungan Yulius sudah memilah sampahnya, membuat eco enzim, serta menanam dan merawat pohon. Melihat perilaku yang ada maka, tim PKM mengusulkan suatu pelatihan yang dapat menambah pengetahuan dan praktik nyata umat melalui pembuatan kombucha. Dalam PKM ini, peserta diajarkan cara pembuatan teh kombucha dan kopi kombucha sebagai minuman probiotik, yaitu minuman yang mengandung mikroorganisme baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, peserta juga mempelajari pengolahan lanjutan kombucha untuk produk SPA rumahan seperti krem kulit, toner kulit dan tonik rambut. Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini berdasarkan kuesioner yang disebarkan mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan mereka. Melalui pelatihan ini juga  diharapkan semakin tumbuh kesadaran di kalangan peserta akan masalah pemanasan global yang berdampak buruk bagi koloni mikroorganisme yang tak tampak oleh mata. Sementara disisi lain manusia juga sangat membutuhkan kehadiran koloni mikroorganisme yang baik untuk kesehatan tubuh manusia.
BERKENALAN DENGAN DASAR ETIS ETIKA BISNIS MENURUT ETIKA EMMANUEL LEVINAS Weruin, Urbanus Ura
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27358

Abstract

The development of information technology and economic globalization are changing perceptions, practices and core values in business. It is increasingly realized that the priority of business is not just seeking personal or corporate profit by any means necessary but rather must adhere to ethical business principles. A number of parties are calling for the spectrum of business ethics to be broadened and its application to be radical because future economic practices do not just require conventional business ethics but rather radical, relevant, reflective and brilliant models of business ethics. A model of business ethics that has a new perspective; a model of business ethics that appreciates multiple points of view; a business ethics model that injects critical awareness so that business people have autonomous ethical awareness. Levinas's ethical thinking was chosen as a frame of reference in introducing business ethics in this PKM because radical. For Levinas, business ethics is not a choice but an ethical obligation that is absolute and asymmetrical. Ethics originates from moral demands for every human being. But the moral basis is not in each individual or corporation but in others, in the environment, in society at large. That morally every person and every company has an ethical responsibility to be responsible for the needs and interests of other people. This kind of ethical demand is called radical because it places ethical weight not on individuals or corporations but on Others who are outside individuals and corporations. This PKM was carried out together with PT. Crown Pratama as partner. The aim of this PKM is to broaden the understanding of PKM partner staff and employees about the importance of business ethics and its application in business practices. Business ethical values such as honesty, fairness, responsibility and the interests of society as a whole cannot be defeated for personal or corporate gain. The results of this PKM show that 75.6% said they were able to understand and be useful for individuals and corporations. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan globalisasi ekonomi mengubah persepsi, praktik, dan nilai-nilai utama dalam bisnis. Sejumlah pihak menyerukan agar spektrum etika bisnis diperluas dan penerapannya perlu radikal karena praktik ekonomi masa depan tidak sekadar membutuhkan etika bisnis konvensional melainkan model etika bisnis yang radikal, relevan, reflektif, dan brilian. Sebuah model etika bisnis yang memiliki cara pandang baru; sebuah model etika bisnis yang mengapresiasi banyak sudut pandang; sebuah model etika bisnis yang menginjeksi kesadaran kritis agar para pelaku bisnis memiliki kesadaran etis yang otonom. Pemikiran etika Levinas dipilih sebagai kerangka acuan dalam memperkenalkan etika bisnis dalam PKM ini secara radikal. Bagi Levinas, etika bisnis bukan sebuah pilihan melainkan sebuah kewajiban etis yang bersifat mutlak dan asimetris. Tetapi dasar moral tersebut bukan pada diri masing-masing individu atau korporasi melainkan pada Yang Lain, pada lingkungan, padamasyarakat luas. Bahwa secara moral setiap orang dan setiap perusahaan memiliki tanggung jawab etis untuk bertanggungjawab atas kebutuhan dan kepentingan orang lain. Tuntutan etis semacam ini disebut radikal karena meletakkan bobot etis tidak pada individu atau korporasi melainkan pada Yang Lain yang berada di luar individu dan korporasi. PKM ini dilakukan bersama PT. Crown Pratama sebagai mitra. Tujuan PKM ini adalah memperluas pemahaman para staf dan karyawan mitra PKM tentang pentingnya etika bisnis dan penerapannya dalam praktik berbisnis. Nilai-nilai etika bisnis seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan tidak bisa dikalahkan demi keuntungan personal atau perusahaan. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa 75,6% menyatakan mampu memahami dan berguna bagi individu dan korporasi.
PELATIHAN JURNAL UMUM PERUSAHAAN DAGANG KEPADA SISWA SMAN 2 JAKARTA Natalia, Natalia; Susanti, Merry
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27372

Abstract

This teaching assistance report aims to evaluate teaching assistance in merchandising companies general journal training for students at State Senior High School 2 Jakarta. This assistance was carried out with the aim of helping school, especially accounting teachers, in teaching Accounting, as well as to increase student’s understanding of the concept and application of general journal for merchandising companies. Teaching assistance at State Senior High School 2 Jakarta was carried out for 12 weeks. This report presents the evaluation results which include success in delivering the material and challenges faces during the assistance. This teaching assistance provides benefits to the writer, namely the improvement of the writer’s soft skills. Teachers also felt the benefits through the lightness of the teacher’s task in teaching and the benefits for students are that students understand the material being taught. The methods used during teaching assistance were conventional methods, question and answer, and discussion. The conventional method involved explaining the material in front of the class using a projector and a whiteboard. The question-and-answer method involved asking students questions after explaining the material. The discussion method was used when students work on the practice questions given in groups where students can discuss with their fellow group members and the author will go around to help if students encounter difficulties. After completing the teaching assistance at SMA Negeri 2 Jakarta, it can be concluded that the majority of students have understood the general journal material for trading companies ABSTRAK Laporan asistensi mengajar ini bertujuan untuk mengevaluasi asistensi mengajar dalam pelatihan jurnal umum perusahaan dagang kepada para murid di SMA Negeri 2 Jakarta. Asistensi ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu sekolah khususnya guru akuntansi dalam mengajar akuntansi, serta untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dan aplikasi jurnal umum perusahaan dagang. Asistensi mengajar di SMA Negeri 2 Jakarta dilakukan selama 12 minggu. Laporan ini menyajikan hasil evaluasi yang mencakup keberhasilan dalam menyampaikan materi dan tantangan yang dihadapi selama asistensi. Asistensi mengajar ini memberi manfaat kepada penulis, yaitu meningkatnya soft-skill penulis. Guru juga merasakan manfaatnya melalui ringannya tugas guru dalam mengajar serta manfaat bagi siswa adalah siswa memahami materi yang diajarkan. Metode yang digunakan selama asistensi mengajar adalah metode konvensional, tanya jawab, dan diskusi. Metode konvensional dilakukan dengan menjelaskan materi di depan kelas dengan bantuan proyektor dan papan tulis. Metode tanya jawab dilakukan dengan saling bertanya kepada murid setelah menjelaskan materi. Metode diskusi dilakukan saat para siswa mengerjakan latihan soal yang diberikan secara berkelompok dimana para siswa dapat berdiskusi dengan teman sesama kelompoknya dan penulis akan berkeliling untuk membantu apabila siswa menemukan kesulitan. Setelah menyelesaikan asistensi mengajar di SMA Negeri 2 Jakarta dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami materi jurnal umum perusahaan dagang.
PEMBEKALAN MATERI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA DI SMA NEGERI 2 JAKARTA Kusumajaya, Clarissa Eunike; Susanti, Merry
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27373

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar bertujuan untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan keterampilan mahasiswa melalui pengalaman langsung mengajar di satuan pendidikan. Dalam periode yang telah ditetapkan, yaitu mulai bulan Agustus hingga November 2023, tim MBKM akan menyampaikan materi-materi akuntansi kepada siswa-siswi SMAN 2 Jakarta. Salah satu materi yang akan dibawakan oleh tim MBKM adalah materi laporan keuangan. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal, serta melatih kemampuan adaptasi dan pemecahan masalah. Asistensi mengajar di satuan pendidikan diharapkan dapat membantu sekolah mitra dalam memberikan pengajaran tentang materi akuntansi, khususnya dalam materi laporan keuangan. Dalam melakukan pengajaran, tim MBKM menggunakan berbagai metode yang berbeda, seperti metode konvensional dalam penjelasan materi dan metode diskusi yang dilakukan saat siswa-siswi menjawab latihan soal. Pengggunaan metode diskusi diharapkan mampu membantu siswa-siswi untuk lebih memahami materi yang diajarkan serta membentuk keterampilan siswa-siswi dalam berpikir kritis. Hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim MBKM menunjukkan bahwa siswa-siswi telah memahami laporan keuangan dengan baik. Terlibat dalam kegiatan mengajar dan belajar secara simultan memberikan pengalaman berharga yang tidak dapat ditemukan selama proses pembelajaran di universitas. MBKM Asistensi Mengajar di satuan pendidikan membawa manfaat signifikan bagi pengembangan pribadi dan profesional mahasiswa serta memberikan kontribusi positif dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah mitra. Program yang memberikan dampak besar ini sesuai dengan tujuan lebih luas MBKM dan memperkuat kerjasama antara institusi pendidikan dan mahasiswa.